PWMJATENG.COM, SURAKARTA — Fakultas Hukum dan Ilmu Politik (FHIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta menggelar pertemuan penting bersama orang tua wali mahasiswa angkatan 2025/2026. Kegiatan ini berlangsung di Ruang Meeting B1-B2 Gedung Edutorium KH Ahmad Dahlan UMS pada Rabu (20/5). Langkah nyata ini menjadi momentum penting untuk memperkuat komunikasi antara pihak kampus dan keluarga dalam mengawal masa depan mahasiswa baru UMS.
Oleh karena itu, pihak fakultas berkomitmen penuh untuk menyelaraskan visi pendidikan demi kenyamanan belajar mahasiswa. Sinergi ini juga bertujuan agar orang tua dapat memantau perkembangan akademik anak secara berkala.
Sinergi dan Amanah Pendidikan di Kampus UMS
Dekan FHIP UMS, Prof. Dr. Kelik Wardiono, S.H., M.H., menyampaikan apresiasi tinggi atas kehadiran para wali mahasiswa. Pihak kampus menyambut hangat kehadiran mereka, baik yang datang langsung ke lokasi maupun yang bergabung lewat Zoom Meeting. Selanjutnya, beliau menegaskan bahwa pertemuan ini bukan sekadar agenda seremonial tahunan kampus.
“Kami menyadari bahwa bapak ibu melangkah ke sini bukan sekadar untuk menghadiri pertemuan biasa. Lebih dari itu, bapak dan ibu hadir untuk menyerahkan sepotong masa depan putra-putri tercinta,” ujar Kelik.
Menurutnya, para mahasiswa baru yang memilih Universitas Muhammadiyah Surakarta bukan sekadar angka statistik pendaftaran. Pihak pengelola kampus menganggap mereka sebagai amanah besar yang harus dijaga serta dikembangkan potensinya. Saat ini, kampus bereputasi ini telah memiliki 12 fakultas dengan 66 program studi, termasuk Program Doktor Ilmu Hukum.
Oleh sebab itu, pendidikan yang sukses memerlukan keselarasan rasa antara ruang kelas dan ruang doa di rumah. Pihak fakultas juga sangat mengharapkan doa tulus yang konsisten dari orang tua di sepertiga malam. Sebab, ketajaman akal anak saat kuliah di UMS sangat bergantung pada keikhlasan sujud serta restu dari keluarga.
Pembentukan Karakter Unggul Mahasiswa Baru UMS
Sementara itu, Wakil Dekan I FHIP UMS, Dr. Syaifuddin Zuhdi, S.HI., M.HI., memaparkan materi penting mengenai sistem akademik. Beliau menjelaskan program pengkaderan serta pendidikan Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK) di lingkungan FHIP UMS. Melalui program ini, fakultas tidak hanya mengasah kemampuan akademik mahasiswa semata.
Sebaliknya, kampus berkomitmen penuh dalam membentuk karakter dan jati diri yang kuat. Pihak pengelola fakultas merancang kurikulum agar mampu mencetak lulusan yang unggul dan memiliki integritas. Dengan demikian, mahasiswa baru UMS akan tumbuh menjadi manusia yang memiliki ketajaman akal sekaligus keluhuran budi pekerti.
Apresiasi dan Harapan Orang Tua Wali
Kegiatan positif dari Universitas Muhammadiyah Surakarta ini mendapatkan respons yang sangat baik dari para orang tua. Umi Canggih, seorang wali mahasiswa asal Purwodadi, mengaku mendapatkan banyak informasi baru mengenai sistem perkuliahan. Menariknya, ini merupakan anak ketiganya yang menempuh pendidikan di kampus ini setelah kakak-kakaknya lulus.
Senada dengan hal itu, Endah Safitri Wati selaku wali mahasiswa asal Grobogan juga menyatakan rasa syukurnya. Pertemuan humanis ini berhasil mempererat hubungan silaturahmi antara orang tua dan segenap civitas akademika. Akhirnya, para orang tua berharap agar program interaktif seperti ini terus berjalan secara rutin pada masa mendatang.
Kontributor: Fika
Editor: Alafasy
The post FHIP Universitas Muhammadiyah Surakarta Gandeng Wali Mahasiswa Baru Guna Cetak Lulusan Unggul appeared first on Muhammadiyah Jateng.




