• Tentang
  • Sumber
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Sabtu, April 25, 2026
  • Login
  • Home
  • BeritaMu

    Ketika ‘Iqra’ Mulai Terlupakan

    Tafsir Al-Qur’an: Antara Tradisi dan Tantangan Kontemporer

    Cyber Spirituality: Tafsir Al-Qur’an di Era Artificial Intelligence

    MAPETA Mutusmart Bekali Murid Kelas XII Siap Hadapi Dunia Kerja

    Corak Tafsir: Dari Sufi hingga Saintifik

    Resmi! Ini Daftar Baru Harga LPG 3 Kg, 5,5 Kg-12 Kg, Berlaku 22 April

    Trending Tags

    • Kabar PTMA

      Ketika ‘Iqra’ Mulai Terlupakan

      Tafsir Al-Qur’an: Antara Tradisi dan Tantangan Kontemporer

      Cyber Spirituality: Tafsir Al-Qur’an di Era Artificial Intelligence

      MAPETA Mutusmart Bekali Murid Kelas XII Siap Hadapi Dunia Kerja

      Corak Tafsir: Dari Sufi hingga Saintifik

      Resmi! Ini Daftar Baru Harga LPG 3 Kg, 5,5 Kg-12 Kg, Berlaku 22 April

      Trending Tags

      • Hukum Islam

        Qiyamul Lail 4 Rakaat, Apakah Pakai Tahiyat Awal?

        Shalat Sunnah Rawatib Apa Saja?

        Shalat Dhuha Secara Berjamaah, Apakah Dituntunkan?

        Lafal Takbir Hari Raya Sesuai Tuntunan Rasulullah SAW

        Khutbah Idul Fitri dan Idul Adha 1 Kali atau 2 Kali, dan Haruskah Diawali Takbir?

        Khatib Shalat Id Terlambat Datang, Bagaimana Menyikapinya?

      • SekolahMu
        SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

        SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

        Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

        Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

        Di SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen, Kemenko PMK Luncurkan Gerakan Tanam 10 Juta Pohon

        Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

        Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

        Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

        Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

        Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

        Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

        Trending Tags

        • Majelis Virtual
        No Result
        View All Result
        Virtumu - Muhammadiyah All Channel
        Advertisement
        • Home
        • BeritaMu

          Ketika ‘Iqra’ Mulai Terlupakan

          Tafsir Al-Qur’an: Antara Tradisi dan Tantangan Kontemporer

          Cyber Spirituality: Tafsir Al-Qur’an di Era Artificial Intelligence

          MAPETA Mutusmart Bekali Murid Kelas XII Siap Hadapi Dunia Kerja

          Corak Tafsir: Dari Sufi hingga Saintifik

          Resmi! Ini Daftar Baru Harga LPG 3 Kg, 5,5 Kg-12 Kg, Berlaku 22 April

          Trending Tags

          • Kabar PTMA

            Ketika ‘Iqra’ Mulai Terlupakan

            Tafsir Al-Qur’an: Antara Tradisi dan Tantangan Kontemporer

            Cyber Spirituality: Tafsir Al-Qur’an di Era Artificial Intelligence

            MAPETA Mutusmart Bekali Murid Kelas XII Siap Hadapi Dunia Kerja

            Corak Tafsir: Dari Sufi hingga Saintifik

            Resmi! Ini Daftar Baru Harga LPG 3 Kg, 5,5 Kg-12 Kg, Berlaku 22 April

            Trending Tags

            • Hukum Islam

              Qiyamul Lail 4 Rakaat, Apakah Pakai Tahiyat Awal?

              Shalat Sunnah Rawatib Apa Saja?

              Shalat Dhuha Secara Berjamaah, Apakah Dituntunkan?

              Lafal Takbir Hari Raya Sesuai Tuntunan Rasulullah SAW

              Khutbah Idul Fitri dan Idul Adha 1 Kali atau 2 Kali, dan Haruskah Diawali Takbir?

              Khatib Shalat Id Terlambat Datang, Bagaimana Menyikapinya?

            • SekolahMu
              SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

              SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

              Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

              Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

              Di SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen, Kemenko PMK Luncurkan Gerakan Tanam 10 Juta Pohon

              Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

              Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

              Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

              Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

              Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

              Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

              Trending Tags

              • Majelis Virtual
              No Result
              View All Result
              Virtumu - Muhammadiyah All Channel
              No Result
              View All Result
              Home BeritaMu

              Hagia Sophia dan Palestina

              by
              13/07/2023
              in BeritaMu
              0
              744
              VIEWS
              Share di FacebookShare di TwitterShare di WA

              muhammadiyah.or.id –

              Hagia Sophia dan Palestina

              WartaTerkait

              Ketika ‘Iqra’ Mulai Terlupakan

              Tafsir Al-Qur’an: Antara Tradisi dan Tantangan Kontemporer

              Cyber Spirituality: Tafsir Al-Qur’an di Era Artificial Intelligence

              MAPETA Mutusmart Bekali Murid Kelas XII Siap Hadapi Dunia Kerja

              Oleh: Hasnan Bachtiar

              Saya tidak heran dengan gegap gempita perayaan pembukaan Hagia Sophia sebagai masjid di Turki. Memang tampak menggembirakan. Bahkan, hal itu mampu meningkatkan kebanggaan kaum Muslim di seluruh dunia mengenai peradaban Islam yang pernah berdiri lama di sana (Turki Utsmani).

              Namun, kebanggaan terhadap agama dan peradaban berbasis agama, sepertinya tidak ada hubungannya dengan Palestina yang sedang dihinggapi nestapa. Memang sejak kalah perang tahun 1940an dan kemudian kalah telak pada 1960an oleh Israel, Palestina sudah sangat menyedihkan.

              Kesedihan ini semakin bertambah, karena sejak beberapa tahun yang lalu, kota suci Jerusalem diduduki sebagai ibu kota Israel. Saat ini, wilayah Palestina di Tepi Barat (berbatasan dengan Yordania) dan Bukit Golan (dengan Suriah), sedikit demi sedikit dirampas oleh Israel dan dijadikan sebagai hunian rakyatnya.

              Ketika Donald Trump, Presiden Amerika menyarankan “the deal of the century” untuk memastikan perdamaian kedua belah pihak yang bertikai, ternyata justru tidak adil dan sangat merugikan Palestina. Dengan proposal perdamaian yang berat sebelah ini, Palestina hanya akan mendapatkan seper-sepuluh dari keseluruhan tanah Palestina raya.

              Tentu saja, Israel senang dengan “deal” ini dan giat mencaplok tanah rakyat Palestina. Bahkan, demi menyukseskan programnya itu, Benjamin Netanyahu memerintahkan Israeli Defense Force (IDF) untuk mengelilingi wilayah Gaza, benteng pasukan Hamas dengan berbagai armada dan senjata militer yang siap ditembakkan. Jadilah Gaza saat ini sebagai “kamp konsentrasi yang panjang dan besar” jauh lebih mengerikan dibandingkan dengan apa yang terjadi di zaman Nazi.

              Mungkinkan kaum Muslim di dunia bersatu? Secara realistis, tidak. Bagaimana dengan negara-negara Muslim di kawasan Timur Tengah? Mereka masing-masing memiliki kepentingan domestik dan regional. Sehingga, agaknya sulit mengharapkan solidaritas antar negara di sana.

              Arab Saudi seperti menjadi musuh abadi Iran. Sementara itu, negara-negara “monarki” di Teluk Arab-Persia, tampaknya tidak pernah berjalan beriringan dengan negara yang pro-Ikhwanul Muslimin. Dalam konteks ini, Qatar diasingkan oleh Organisasi Kerjasama Negara-Negara Teluk (Gulf Cooperation Council).

              Terhadap Palestina, Saudi yang pro-Amerika cenderung memihak Israel ketimbang negara saudara seagamanya. Sementara Mesir dan Yordania sendiri, dukungannya hanya akan berlaku jika mereka memiliki kepentingan domestik yang rasional. Sedangkan Suriah, Yaman, Irak dan Libya, mereka masih berjibaku dengan perang sipil yang terjadi di dalam negeri. Mereka juga disebut sebagai negara-negara proxy, yang berfungsi sebagai arena kontestasi global.

              Mungkin pengecualian berlaku untuk Kuwait dan Oman. Kendati di GCC mereka tetap taat di bawah koordinasi Saudi, namun kebijakan luar negeri mereka dianggap netral dan pro-perdamaian. Selebihnya, Uni Emirat Arab dan Bahrain jelas pro-Saudi dan cenderung enggan mencampuri urusan Israel-Palestina.

              Di Afrika Utara, seperti Maroko, Tunisia dan Aljazair, termasuk juga Sudan, memiliki sikap tertentu terhadap Palestina. Namun, terkadang, karena posisi mereka yang agak jauh dari pusat konflik, pengaruhnya sama sekali tidak signifikan.

              Di Asia dan Asia Tenggara, Pakistan, Bangladesh, Malaysia, Indonesia dan Brunei, serta negara Muslim lainnya, tentu secara moral memihak Palestina. Bahkan, mayoritas negara-negara di dunia, juga memilih untuk berdiri di sisi Palestina. Tapi tatkala berhadapan dengan gerak politik Israel dan Amerika, seolah kekuatan internasional yang menanggung prinsip moral ini terhempaskan begitu saja.

              Jika sesama saudara Muslim di Timur Tengah saja tidak bisa bersatu, apakah mungkin mengharapkan persatuan global (Pan-Islamisme)? Tentu impian ini bersifat utopis, meskipun secara moral penting sekali.

              Posisi Turki saat ini membanggakan. Erdogan menjadikan Hagia Sophia sebagai instrumen politik yang manjur menaklukkan kepentingan domestik. Hanya saja dalam persoalan Palestina, Turki tidak pernah memiliki posisi yang pasti dan konsisten. Suatu ketika, oleh karena gerak pragmatisme tertentu, Turki membuka hubungan dagang dengan Israel. Namun ketika kepentingannya diusik, Erdogan menyumpah serapah ke arah wajah Netanyahu.

              Kembali ke uforia Hagia Sophia. Seandainya kebangkitannya dianggap sebagai kebangkitan umat Islam dan negara-negara Muslim di kawasan berminat untuk menggenggam tali persaudaraan agama, mereka masih harus berhadapan dengan dinamika politik global yang dimainkan Rusia, Tiongkok dan Amerika.

              Inilah ironi yang harus kita hadapi sekarang ini. Sebenarnya, kenyataan pahit yang dialami Palestina adalah kenyataan pahit bagi seluruh kaum Muslim di dunia. Hanya saja, bagaimana meletakkan keberpihakan terhadap perdamaian dan kemanusiaan, harus tertuang dalam gerak politik yang masuk akal dan lebih realistik.

              Kita harus ingat, bahwa jargon-jargon dan dukungan moral memang dibutuhkan. Itulah yang memperkuat spirit hidup bagi rakyat Palestina. Namun, ketika Dewan Keamanan PBB dan hukum internasional dipecundangi oleh Israel dan Amerika, negara-negara pro-Palestina di dunia tidak bisa berbuat apa-apa.

              Mudah-mudahan, kali ini Hagia Sophia menjadi langkah awal gerak perdamaian kaum Muslim dunia. Semoga tidak keliru menggerakkan bidak catur pada langkah berikutnya.

              Hasnan Bachtiar, Dosen Universitas Muhammadiyah Malang, menekuni hukum perang dan hubungan internasional

              Sumber: Majalah SM Edisi 16 Tahun 2020

              –Read Moremuhammadiyah.or.id

              Share98Tweet62Send
              Previous Post

              Perpustakaan Penyangga Peradaban

              Next Post

              SD Birrul Walidain Siapkan Media Ajar Berbasis Digital

              InfoLain

              BeritaMu

              Ketika ‘Iqra’ Mulai Terlupakan

              25/04/2026
              BeritaMu

              Tafsir Al-Qur’an: Antara Tradisi dan Tantangan Kontemporer

              25/04/2026
              BeritaMu

              Cyber Spirituality: Tafsir Al-Qur’an di Era Artificial Intelligence

              25/04/2026
              Next Post

              SD Birrul Walidain Siapkan Media Ajar Berbasis Digital

              Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

              Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

              Stay Connected

                • Trending
                • Comments
                • Latest

                Kaprodi MPI SPs UMJ Hadiri Muktamar Hidayatul Qur’an di Makkah

                05/09/2024

                Gebrakan Baru! Nasyiatul Aisyiyah Luncurkan 10 Program Unggulan di Tanwir II

                05/09/2025

                Kepemimpinan IMM: Dari Nilai Hingga Transformasi Gerakan

                03/10/2025

                MPI PWM Jateng Gelar Pesantren Digital Ramadan, Siapkan Jurnalis Muda Andal!

                18/03/2025

                Perkuat Internasionalisasi Muhammadiyah, PCIM Arab Saudi Kuatkan Kelembagaan

                0

                Cerita Perkembangan dan Corak Beragam Islam di Amerika

                0

                Ngaji on the Street Makin Asyik saat Belajar Qiroah

                0

                Kompak, Walikota Melton dan Orang tua Siswa Takjub dengan Muhammadiyah Australia College

                0

                Dosen UMSB Raih Hibah Nasional, Teliti Dampak Galodo terhadap Kelestarian Amfibi di Padang

                25/04/2026

                UM Sumatera Barat Buka Prodi Informatika, Perkuat SDM Digital Berbasis Teknologi

                25/04/2026

                UMP Perkuat Kiprah Global, Rektor Soroti Transformasi e-Learning Berbasis Ekosistem

                25/04/2026

                Pilmapres PTMA 2026 Perkuat Ekosistem Mahasiswa Unggul Berbasis Nilai dan Inovasi

                25/04/2026
                Virtumu – Muhammadiyah All Channel

                Virtumu adalah kumpulan ragam informasi muhammadiyah dari berbagai kanal internet, dengan harapan akan menjadi wahana warta terpadu.

                Follow Us

                Kategori Info

                • BeritaMu (27,897)
                • Hukum Islam (1,415)
                • Kabar PTMA (3,564)
                • KesehatanMu (70)
                • Majelis Virtual (6)
                • Muktamar48 (7)
                • ortomMu (15)
                • sekolahMu (10)
                • Uncategorized (7,428)

                Info terbaru

                Dosen UMSB Raih Hibah Nasional, Teliti Dampak Galodo terhadap Kelestarian Amfibi di Padang

                25/04/2026

                UM Sumatera Barat Buka Prodi Informatika, Perkuat SDM Digital Berbasis Teknologi

                25/04/2026

                UMP Perkuat Kiprah Global, Rektor Soroti Transformasi e-Learning Berbasis Ekosistem

                25/04/2026
                • Tentang
                • Sumber
                • Advertise
                • Privacy & Policy
                • Contact

                © 2025 VM - Virtual Muhammadiyah by Virtumu1912.

                No Result
                View All Result

                © 2025 VM - Virtual Muhammadiyah by Virtumu1912.

                Welcome Back!

                Sign In with Facebook
                Sign In with Google
                OR

                Login to your account below

                Forgotten Password?

                Retrieve your password

                Please enter your username or email address to reset your password.

                Log In