WARTAPTM.ID, PURWOKERTO — Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) kembali menegaskan eksistensinya di kancah internasional melalui kontribusi pemikiran dalam forum akademik global. Rektor UMP, Jebul Suroso, hadir sebagai pembicara dalam webinar internasional bertajuk Future-Proofing University Learning: Strategic and Innovative e-Learning yang diselenggarakan oleh OpenLearning, Kamis (15/4/2026).
Forum ini menghadirkan sejumlah akademisi dari berbagai negara, seperti Dr. D’oria Islamiah Rosli (Universiti Tun Hussein Onn Malaysia), Nurazlikha Sa’adi (University of Technology Sarawak), serta Dr. Nik Ani Afiqah Haji Mohamad Tuah (Universiti Brunei Darussalam). Diskusi tersebut menjadi ruang strategis untuk mengkaji arah masa depan pembelajaran digital di perguruan tinggi.
Dalam pemaparannya, Jebul Suroso menekankan bahwa transformasi e-learning tidak dapat dimaknai semata sebagai adopsi teknologi. Lebih dari itu, transformasi menuntut integrasi antara perangkat digital, pendekatan pedagogi adaptif, serta penguatan budaya akademik di lingkungan perguruan tinggi.
Ia menjelaskan, teknologi berperan sebagai instrumen pendukung, sementara keberhasilan pembelajaran sangat ditentukan oleh kesiapan sistem, kualitas sumber daya manusia, dan keberlanjutan pengelolaan institusi.
“Pemanfaatan teknologi harus diiringi dengan pembangunan ekosistem pembelajaran yang kuat. Kunci utamanya terletak pada bagaimana institusi menjaga kualitas pengajar, sistem yang terintegrasi, serta budaya akademik yang adaptif,” ujarnya.
Sebagai bentuk implementasi, UMP telah mengembangkan sistem pembelajaran digital berbasis Learning Management System (LMS) SMART Class. Platform ini mengintegrasikan berbagai fitur pembelajaran, mulai dari materi berbasis video, modul interaktif, forum diskusi, hingga evaluasi berbasis data.
Melalui sistem tersebut, proses pembelajaran dapat dipantau secara real time, sekaligus meningkatkan partisipasi dan keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan akademik.
Selain aspek teknologi, Jebul juga menyoroti pentingnya kepemimpinan institusi dalam memastikan keberlanjutan transformasi pendidikan. Menurutnya, inovasi tidak cukup berhenti pada tahap perencanaan, melainkan harus diikuti dengan komitmen jangka panjang dalam penguatan sistem.
“Transformasi pendidikan membutuhkan kepemimpinan yang konsisten. Inovasi harus dijalankan secara berkelanjutan agar mampu memberikan dampak nyata bagi kualitas pembelajaran,” tegasnya.
Partisipasi UMP dalam forum internasional ini menjadi bagian dari upaya memperkuat jejaring global sekaligus membuka peluang kolaborasi lintas negara, khususnya dalam pengembangan e-learning dan riset pendidikan.
Ke depan, UMP terus berkomitmen untuk menghadirkan model pembelajaran digital yang strategis dan inovatif, sejalan dengan semangat Muhammadiyah dalam memajukan pendidikan berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi.
The post UMP Perkuat Kiprah Global, Rektor Soroti Transformasi e-Learning Berbasis Ekosistem appeared first on Warta PTM.



