Transformasi Mengajar: Pengenalan dan Pemanfaatan Kecerdasan Artifisial Bagi Guru SD
INFOMU.CO | Medan – Pesatnya perkembangan dunia teknologi digital menjadi faktor pendukung babak baru pada dunia industri yang dikenal dengan revolusi industri 4.0, tidak terkecuali pada bidang pendidikan. Transformasi Mengajar pada Abad 21” dirancang khusus untuk meningkatkan kompetensi guru Sekolah Dasar (SD) dalam menghadapi tuntutan pembelajaran di era digital dan kecerdasan artifisial. Pelatihan ini ada tiga pokok bahasan utama yang saling melengkapi, yaitu fondasi pembelajaran abad 21, literasi digital, dan kecerdasan artifisial dalam pembelajaran, yang disusun secara terpadu agar guru memperoleh pemahaman yang
menyeluruh dan aplikatif. Namun kenyataan nya belum seluruh seluruh guru belum menerapkan secara maksimal pembelajaran dengan kecerdasan artifisial.
Berdasarkan informasi tersebut, tim pengabdian masyarakat PKM UMSU menawarkan pelatihan tentang Transformasi mengajar mengenai pengenalan dan pemanfaatan kecerdasan artifisial (kecerdasan buatan) untuk guru Sekolah Dasar. Alhamdulillah, hal ini disambut dengan baik oleh Deliana Simamarta, S.Pd. SD selaku Kepala SD Negeri 066054 Medan.
Tim Pengabdian terdiri dari Ketua Rahmat Mushlihuddin (Dosen FKIP), Arief Aulia Rahman,
S.Pd, M.Pd, CISHR (Dosen FKIP) dan Indah Purnama Sari, ST., M.Kom (Dosen FIKTI) sebagai Anggota pengabdian. Diharapkan pada kegiatan ini menambah pengetahuan dan pemahaman guru-guru di SD Negeri 066054 Medan tentang Koding dan Kecerdasan Artifisial (KA) mulai diberlakukan secara bertahap pada tahun ajaran 2025/2026
melalui ketetapan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) lewat Permendikdasmen Nomor 13 Tahun 2025.
Pada saat kegiatan pembukaan pelatihan transformasi mengajar mengenai pengenalan dan pemanfaatan kecerdasan artifisial (kecerdasan buatan) untuk guru Sekolah Dasar, Kepala SD Negeri 066054 Medan Ibu Deliana Simamarta, S.Pd. SD menyampaikan bahwa mengharapkan kepada guru-guru di SD Negeri 066054 Medan dapat menerapkan pembelajaran Koding dan Kecerdasan Artifisial dalam pembelajaran di kelas terutama di kelas 5 dan 6 sesuai dengan aturan Kemendikdasmen walaupun di Sekolah belum memiliki perangkat pembelajaran komputer.
Ketua tim PKM UMSU, Rahmat Mushlihuddin menyampaikan kepada awak media bahwa dengan pelaksanaan kegiatan ini diharapkan Fondasi Pembelajaran Abad 21, Literasi Digital dan Kecerdasan Artifisial dalam Pembelajaran SD dapat terlaksana dengan baik sesuai program dari Kemendikdasmen. Tujuan dari kegiatan ini peserta diharapkan memahami konsep transformasi pembelajaran abad 21, merancang dan menerapkan aktivitas unplugged learning, mengintegrasikan literasi digital dalam pembelajaran sehari-hari, serta memahami konsep dasar, etika, dan pemanfaatan kecerdasan artifisial secara aman dalam mendampingi siswa SD.
Kegiatan ini dilaksanakan bertempat di SD Negeri 066054 Medan, Jl. Kasuari II, Kelurahan Tegal Sari Mandala II, Kecamatan Medan Denai, Kota Medan, Sumatera Utara. (***)






