Antrean makan pagi menjadi pemandangan tersendiri dalam kegiatan Jambore Pandu Pengenal (Jampanal) Hizbul Wathan Jawa Timur 2026 yang berlangsung pada 28–30 Oktober 2026 di Bumi Perkemahan Hizbul Wathan, Sumbersuko, Kertosari, Purwosari, Pasuruan, Jawa Timur.
Di tengah padatnya aktivitas perkemahan, para peserta terlihat mengantre dengan tertib untuk mendapatkan jatah makan yang disediakan panitia melalui dapur umum. Berbeda dari kebiasaan makan dalam sebagian kegiatan perkemahan, peserta Jampanal diminta membawa peralatan makan masing-masing.
Satu per satu peserta mengikuti alur pembagian makanan sambil menunggu giliran. Mereka membawa alat makan sendiri, kemudian menggunakannya untuk menikmati hidangan yang telah disiapkan. Meski harus mengantre, suasana tetap berlangsung penuh semangat dan kebersamaan.
Kegiatan sederhana ini ternyata memberikan pengalaman tersendiri bagi para pandu pengenal. Mereka tidak hanya belajar tentang kemandirian selama berkemah, tetapi juga berlatih bersabar, disiplin, menjaga ketertiban, dan menghargai hak orang lain.
Salah satu peserta Athifa Nahda Muhabbin dari Lamongan, mengaku senang mengikuti Jampanal Hizbul Wathan 2026. Ia merasa kagum dengan sistem penyediaan makanan yang berbeda dari kegiatan perkemahan pada umumnya.
“Saya sangat kagum karena pola makannya berbeda dari kemah pada umumnya. Meskipun harus antre, saya tetap senang karena kegiatan ini melatih kesabaran dan ketertiban,” ungkap Athifa.
Menurutnya, pengalaman tersebut menjadi bagian menarik dari kegiatan jambore. Antrean makan bukan sekadar menunggu giliran, melainkan kesempatan untuk belajar mengikuti aturan dan membiasakan diri bersikap tertib dalam kehidupan sehari-hari.
Hal senada disampaikan Tsamira, peserta dari MTs Muhammadiyah 15 Al Mizan Lamongan. Ia mengaku bahagia dapat mengikuti Jampanal dan merasakan secara langsung suasana kebersamaan bersama pandu pengenal dari berbagai sekolah.
“Saya sangat senang bisa ikut Jambore Pengenal ini. Saya juga senang bisa ikut antre makan pagi hari ini,” ujar Tsamira, pada Jum’at (30/10/2026)
Baginya, pengalaman makan bersama dalam suasana perkemahan menjadi kenangan tersendiri. Selain dapat mengikuti berbagai kegiatan kepanduan, ia juga berkesempatan berinteraksi, menjalin pertemanan, dan belajar hidup bersama peserta lainnya.
Sistem dapur umum dan antrean makan ini menjadi salah satu bentuk pembelajaran nyata dalam Jampanal Hizbul Wathan 2026. Pendidikan kepanduan tidak hanya berlangsung melalui materi, permainan, atau kegiatan lapangan, tetapi juga melalui kebiasaan sederhana yang dilakukan setiap hari.
Dalam antrean, peserta belajar bahwa setiap orang memiliki hak yang sama untuk mendapatkan makanan. Mereka perlu menunggu giliran, tidak mendahului peserta lain, serta mengikuti ketentuan yang telah disepakati bersama.
Kebiasaan membawa peralatan makan sendiri juga menjadi sarana melatih tanggung jawab dan kemandirian. Peserta dibiasakan menyiapkan kebutuhan pribadi, menjaga barang milik sendiri, serta membangun kesadaran untuk tidak selalu bergantung pada orang lain. (*)
Artikel Antre Makan Jampanal HW Jatim, Peserta Belajar Sabar dan Tertib pertama kali tampil pada PWMU.CO.



