• Tentang
  • Sumber
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Sabtu, Oktober 24, 2026
  • Login
  • Home
  • BeritaMu

    Cara Memohon Hujan Menurut Dai Champions Standardisasi MUI: Istigfar dan Ikhtiar Ekologis Harus Seimbang

    Inovasi Olahan Rumput Laut di Sumba Timur, UMPWR dan Unkriswina Sulap Pesisir Jadi Produk Kuliner Bernilai Tinggi

    Gelar Wisuda UMPWR 2026, Rektor Ingatkan 548 Lulusan Agar Tumbuh, Tangguh, dan Bermanfaat bagi Masyarakat

    RS UMS AR Fachrudin Perkuat Tata Kelola Rumah Sakit Ramah Lingkungan Bersama DLH Surakarta

    Tingkatkan Keselamatan Bayi Baru Lahir, RS UMS AR Fachrudin dan IBI Kartasura Gelar Pelatihan Resusitasi Neonatus

    Kapolda Sumut Sambangi Muhammadiyah, Siap Dukung Sukses Muktamar ke-49

    Kapolda Sumut Sambangi Muhammadiyah, Siap Dukung Sukses Muktamar ke-49

    Trending Tags

    • Kabar PTMA

      Cara Memohon Hujan Menurut Dai Champions Standardisasi MUI: Istigfar dan Ikhtiar Ekologis Harus Seimbang

      Inovasi Olahan Rumput Laut di Sumba Timur, UMPWR dan Unkriswina Sulap Pesisir Jadi Produk Kuliner Bernilai Tinggi

      Gelar Wisuda UMPWR 2026, Rektor Ingatkan 548 Lulusan Agar Tumbuh, Tangguh, dan Bermanfaat bagi Masyarakat

      RS UMS AR Fachrudin Perkuat Tata Kelola Rumah Sakit Ramah Lingkungan Bersama DLH Surakarta

      Tingkatkan Keselamatan Bayi Baru Lahir, RS UMS AR Fachrudin dan IBI Kartasura Gelar Pelatihan Resusitasi Neonatus

      Kapolda Sumut Sambangi Muhammadiyah, Siap Dukung Sukses Muktamar ke-49

      Kapolda Sumut Sambangi Muhammadiyah, Siap Dukung Sukses Muktamar ke-49

      Trending Tags

      • Hukum Islam

        Lafal Salam Mengakhiri Shalat dan Salam Penutup Khutbah

        Adakah Azan Iqamah untuk Shalat Sendirian?

        Roh Anak Dikorbankan untuk Pesugihan

        SG Casino: El Playground Definitivo para Sesiones de Juego Cortas y de Alta‑Intensidad

        5Gringos Casino: High‑Intensity Slots & Live Play for Quick Wins

        Magius Casino: Quick‑Hit Slots en Snelle Winsten

      • SekolahMu
        SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

        SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

        Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

        Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

        Di SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen, Kemenko PMK Luncurkan Gerakan Tanam 10 Juta Pohon

        Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

        Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

        Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

        Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

        Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

        Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

        Trending Tags

        • Majelis Virtual
        No Result
        View All Result
        Virtumu - Muhammadiyah All Channel
        Advertisement
        • Home
        • BeritaMu

          Cara Memohon Hujan Menurut Dai Champions Standardisasi MUI: Istigfar dan Ikhtiar Ekologis Harus Seimbang

          Inovasi Olahan Rumput Laut di Sumba Timur, UMPWR dan Unkriswina Sulap Pesisir Jadi Produk Kuliner Bernilai Tinggi

          Gelar Wisuda UMPWR 2026, Rektor Ingatkan 548 Lulusan Agar Tumbuh, Tangguh, dan Bermanfaat bagi Masyarakat

          RS UMS AR Fachrudin Perkuat Tata Kelola Rumah Sakit Ramah Lingkungan Bersama DLH Surakarta

          Tingkatkan Keselamatan Bayi Baru Lahir, RS UMS AR Fachrudin dan IBI Kartasura Gelar Pelatihan Resusitasi Neonatus

          Kapolda Sumut Sambangi Muhammadiyah, Siap Dukung Sukses Muktamar ke-49

          Kapolda Sumut Sambangi Muhammadiyah, Siap Dukung Sukses Muktamar ke-49

          Trending Tags

          • Kabar PTMA

            Cara Memohon Hujan Menurut Dai Champions Standardisasi MUI: Istigfar dan Ikhtiar Ekologis Harus Seimbang

            Inovasi Olahan Rumput Laut di Sumba Timur, UMPWR dan Unkriswina Sulap Pesisir Jadi Produk Kuliner Bernilai Tinggi

            Gelar Wisuda UMPWR 2026, Rektor Ingatkan 548 Lulusan Agar Tumbuh, Tangguh, dan Bermanfaat bagi Masyarakat

            RS UMS AR Fachrudin Perkuat Tata Kelola Rumah Sakit Ramah Lingkungan Bersama DLH Surakarta

            Tingkatkan Keselamatan Bayi Baru Lahir, RS UMS AR Fachrudin dan IBI Kartasura Gelar Pelatihan Resusitasi Neonatus

            Kapolda Sumut Sambangi Muhammadiyah, Siap Dukung Sukses Muktamar ke-49

            Kapolda Sumut Sambangi Muhammadiyah, Siap Dukung Sukses Muktamar ke-49

            Trending Tags

            • Hukum Islam

              Lafal Salam Mengakhiri Shalat dan Salam Penutup Khutbah

              Adakah Azan Iqamah untuk Shalat Sendirian?

              Roh Anak Dikorbankan untuk Pesugihan

              SG Casino: El Playground Definitivo para Sesiones de Juego Cortas y de Alta‑Intensidad

              5Gringos Casino: High‑Intensity Slots & Live Play for Quick Wins

              Magius Casino: Quick‑Hit Slots en Snelle Winsten

            • SekolahMu
              SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

              SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

              Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

              Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

              Di SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen, Kemenko PMK Luncurkan Gerakan Tanam 10 Juta Pohon

              Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

              Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

              Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

              Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

              Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

              Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

              Trending Tags

              • Majelis Virtual
              No Result
              View All Result
              Virtumu - Muhammadiyah All Channel
              No Result
              View All Result
              Home Kabar PTMA

              Aksi Demonstrasi 20 Oktober di Berbagai Kota, Mahasiswa dan Masyarakat Sipil Soroti Pendidikan hingga Krisis Lingkungan

              admin by admin
              23/10/2026
              in Kabar PTMA
              0
              744
              VIEWS
              Share di FacebookShare di TwitterShare di WA

              WARTAPTM.ID — Peringatan dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka pada Selasa (20/10/2026) diwarnai demonstrasi mahasiswa dan berbagai elemen masyarakat sipil di sejumlah kota Indonesia. Massa aksi menyampaikan tuntutan mengenai penanganan krisis lingkungan, ketimpangan ekonomi, kebebasan sipil, serta keterjangkauan dan pemerataan akses pendidikan.

              Meski bergerak melalui aliansi dan membawa tuntutan yang berbeda, sejumlah isu yang disuarakan menunjukkan perhatian serupa terhadap persoalan kesejahteraan masyarakat dan akuntabilitas pemerintah. Rangkaian demonstrasi tersebut berlangsung dengan dinamika yang beragam, mulai dari penyampaian aspirasi secara tertib, dialog dengan wakil rakyat, hingga ketegangan antara sebagian massa dan aparat keamanan.

              WartaTerkait

              UMG Belajar Pengelolaan Tracer Study ke Umsida untuk Persiapan Akreditasi Institusi

              Respons Karhutla di Kalimantan Tengah, Muhammadiyah Dampingi Warga Terdampak

              Muhadjir Effendy: Transformasi UMJT Harus Dibuktikan dengan Peningkatan Mutu

              Pakar Umsura: Aksi Greenpeace Tunjukkan Kekuatan Visual dalam Isu Krisis Iklim

              Demonstrasi di Jakarta, Mahasiswa Dorong Gerakan Bersama Masyarakat Sipil

              Di Jakarta, mahasiswa dari sejumlah perguruan tinggi bersama organisasi masyarakat sipil yang tergabung dalam Komite Selamatkan Daulat Rakyat (Sadar) menggelar demonstrasi di kawasan Tugu Proklamasi dan Tugu Tani, Jakarta Pusat. Rangkaian kegiatan diawali dengan aksi simbolik di Tugu Proklamasi pada pagi hari, kemudian berlanjut dengan penyampaian tuntutan di Tugu Tani pada sore hari.

              Aksi tersebut melibatkan sejumlah organisasi mahasiswa, termasuk Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI), bersama kelompok masyarakat sipil lainnya. Salah satu hal yang menonjol adalah keputusan sejumlah mahasiswa tidak mengenakan jaket almamater sebagai upaya membaur dengan peserta aksi dari berbagai latar belakang.

              Koordinator Bidang Sosial Politik BEM UI, Muhammad Hafidz Haernanda, menjelaskan bahwa demonstrasi tersebut tidak dimaksudkan hanya sebagai gerakan organisasi mahasiswa dari satu perguruan tinggi.

              “Kami ingin aksi ini tidak hanya aksi BEM UI,” ujar Hafidz, sebagaimana diberitakan Tirto pada 20 Oktober 2026.

              Aksi Demonstrasi 20 Oktober di Berbagai Kota, Mahasiswa dan Masyarakat Sipil Soroti Pendidikan hingga Krisis Lingkungan
              Para mahasiswa yang tergabung dalam Komite Selamatkan Daulat Rakyat (Sadar) menggelar demonstrasi di kawasan Tugu Proklamasi dan Tugu Tani, Jakarta. (Foto. JPNN)

              Dalam aksi tersebut, Komite Sadar mengusung lima tuntutan utama. Pertama, mendesak penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) sebagai bencana nasional, pemulihan ekosistem, serta penegakan hukum terhadap korporasi yang terbukti bertanggung jawab. Kedua, perbaikan tata kelola kebijakan ekonomi untuk mengatasi ketimpangan sosial.

              Tiga tuntutan berikutnya mencakup penghentian penyempitan ruang sipil dan militerisasi, pemberantasan korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN), serta penurunan biaya pendidikan dan penyelenggaraan pendidikan yang lebih berpihak kepada masyarakat. Dalam seruan aksi yang lebih luas, peserta demonstrasi juga menyoroti keterjangkauan layanan kesehatan dan pelayanan publik.

              Selain berorasi, peserta aksi menggunakan sejumlah simbol, termasuk topeng yang dimaknai sebagai representasi masyarakat yang merasa tertindas. Demonstrasi di kawasan Tugu Tani dilaporkan berakhir sekitar pukul 18.30 WIB dengan massa berangsur meninggalkan lokasi.

              Aksi Demonstrasi Mahsiswa di Yogyakarta

              Di Yogyakarta, demonstrasi berlangsung di depan Gedung DPRD Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Jalan Malioboro, dengan melibatkan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi dan organisasi. Mereka antara lain berasal dari Universitas Islam Indonesia (UII), unsur mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM), Aliansi UMY Bergerak, Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), serta sejumlah kelompok mahasiswa lainnya.

              Sejak siang, massa secara bergantian menyampaikan kritik terhadap kebijakan pemerintah. Kelompok mahasiswa UII, misalnya, membawa tujuh tuntutan yang mencakup evaluasi komunikasi politik pemerintah, perampingan kabinet, penghentian keterlibatan militer dalam ranah sipil, hingga pembebasan peserta gerakan sosial yang masih ditahan.

              Aksi Demonstrasi 20 Oktober di Berbagai Kota, Mahasiswa dan Masyarakat Sipil Soroti Pendidikan hingga Krisis Lingkungan
              Mahasiswa dari berbagai kelompok dan universitas berunjuk rasa di Gedung DPRD DIY, Selasa (20/10). (Foto. Istimewa)

              Ketua DPRD DIY, Nuryadi, turut menemui para demonstran. Dalam pertemuan tersebut, ia menyatakan bahwa aspirasi mahasiswa akan ditindaklanjuti dan diteruskan kepada pemerintah pusat.

              “Kami menindaklanjuti aspirasi kalian semua. Dua tahun sudah berlalu pemerintahan kali ini, maka menjadi wajar kalau rakyat memberikan evaluasi,” kata Nuryadi, sebagaimana dilaporkan detikJogja.

              Mahasiswa Unismuh Makassar Usung Enam Persoalan Nasional

              Sementara itu, di Makassar, mahasiswa Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar yang tergabung dalam Aliansi Unismuh Satu menggelar demonstrasi di Jalan Andi Pangerang Pettarani. Mereka menjadikan momentum dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran sebagai kesempatan untuk menyampaikan enam tuntutan terkait persoalan nasional.

              Enam isu yang disoroti meliputi pemerataan akses pendidikan, pengusutan pihak yang bertanggung jawab atas karhutla, krisis orientasi partai politik, penguatan supremasi sipil dan reformasi TNI, penghentian deforestasi, serta penanganan tingginya angka kriminalitas.

              Jenderal lapangan Aliansi Unismuh Satu, Agung Gemilar, menilai persoalan tersebut membutuhkan penyelesaian konkret dari pemerintah. Menurutnya, mahasiswa memiliki tanggung jawab sosial untuk turut mengawal kebijakan publik, termasuk persoalan yang berdampak langsung pada kehidupan masyarakat.

              “Aksi ini merupakan bentuk tanggung jawab moral mahasiswa dalam memperjuangkan keadilan dan kesejahteraan masyarakat,” ujar Agung, sebagaimana diberitakan Journalist Independent pada 20 Oktober 2026.

              Pada sektor pendidikan, mahasiswa Unismuh Makassar menempatkan pemerataan akses sebagai salah satu tuntutan utama. Mereka mendorong agar kesempatan memperoleh pendidikan dapat menjangkau masyarakat yang menghadapi keterbatasan ekonomi dan hambatan akses.

              Aliansi Unismuh Satu juga menegaskan pentingnya penegakan hukum dalam menangani karhutla dan perlindungan kawasan hutan. Mereka menyatakan akan terus mengawal enam persoalan yang disuarakan setelah demonstrasi berakhir.

              Greenpeace Soroti Dampak Krisis Iklim terhadap Biaya Hidup

              Di luar aksi mahasiswa, Greenpeace Indonesia turut menyampaikan kritik melalui demonstrasi di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, pada Selasa pagi (20/10/2026).

              Sejumlah aktivis membentangkan dua spanduk berukuran besar dari Patung Selamat Datang. Spanduk pertama bertuliskan “Tangani Krisis Iklim, Turunkan Biaya Hidup”, sedangkan spanduk lainnya menyampaikan pesan “Bencana Makin Parah, Hidup Makin Susah, Apa Kerja Pemerintah?”

               

              Sejumlah aktivis Greenpeace Indonesia menggelar aksi damai di kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat
              Sejumlah aktivis Greenpeace Indonesia menggelar aksi damai di kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat. (Foto. Greenpeace Indonesia)

              Melalui aksi tersebut, Greenpeace mendesak pemerintah memperkuat penanganan krisis iklim dengan mempertimbangkan dampaknya terhadap kesejahteraan masyarakat. Organisasi lingkungan itu menilai cuaca ekstrem, banjir, dan kebakaran hutan tidak hanya menimbulkan kerusakan ekologis, tetapi juga mengganggu kesehatan, pekerjaan, penghasilan, dan pemenuhan kebutuhan dasar.

              Dalam siaran persnya pada 20 Oktober 2026, Greenpeace merujuk laporan penelitian berjudul Besok Harga Naik! Gambaran Dampak Krisis Iklim dari Tempat Kerja, Meja Makan, dan Rumah. Kajian terhadap delapan kelompok masyarakat di tiga kawasan aglomerasi Pulau Jawa itu menunjukkan bahwa dampak krisis iklim paling banyak tercermin pada pola konsumsi dan biaya pangan sebesar 41 persen, diikuti produktivitas dan pendapatan sebesar 39 persen.

              Temuan tersebut digunakan Greenpeace untuk menegaskan hubungan antara persoalan ekologis dan tekanan ekonomi rumah tangga, terutama bagi kelompok masyarakat yang rentan terhadap perubahan cuaca dan ketidakpastian penghasilan.

              Aksi di Bundaran HI juga diikuti perkembangan terkait penanganan peserta demonstrasi. Sebanyak sebelas orang yang terlibat dalam aksi sempat dibawa ke Polda Metro Jaya. Lima orang lebih dahulu diperbolehkan pulang, sementara enam aktivis lainnya baru dipulangkan pada Selasa malam sekitar pukul 20.30 WIB.

              Menurut Tim Advokasi untuk Demokrasi (TAUD), enam aktivis tersebut dipulangkan setelah proses pendataan dan pemeriksaan awal tidak menemukan unsur tindak pidana. Pihak pendamping hukum juga menyampaikan keberatan terhadap lamanya proses yang dialami para aktivis. (can)

              The post Aksi Demonstrasi 20 Oktober di Berbagai Kota, Mahasiswa dan Masyarakat Sipil Soroti Pendidikan hingga Krisis Lingkungan appeared first on Warta PTM.

              Share98Tweet62Send
              Previous Post

              Muhadjir Effendy: Transformasi UMJT Harus Dibuktikan dengan Peningkatan Mutu

              Next Post

              Respons Karhutla di Kalimantan Tengah, Muhammadiyah Dampingi Warga Terdampak

              admin

              admin

              InfoLain

              Kabar PTMA

              UMG Belajar Pengelolaan Tracer Study ke Umsida untuk Persiapan Akreditasi Institusi

              23/10/2026
              Kabar PTMA

              Respons Karhutla di Kalimantan Tengah, Muhammadiyah Dampingi Warga Terdampak

              23/10/2026
              Kabar PTMA

              Muhadjir Effendy: Transformasi UMJT Harus Dibuktikan dengan Peningkatan Mutu

              23/10/2026
              Next Post

              UMG Belajar Pengelolaan Tracer Study ke Umsida untuk Persiapan Akreditasi Institusi

              Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

              Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

              Stay Connected

                • Trending
                • Comments
                • Latest

                Kepemimpinan IMM: Dari Nilai Hingga Transformasi Gerakan

                03/10/2025

                Kaprodi MPI SPs UMJ Hadiri Muktamar Hidayatul Qur’an di Makkah

                05/09/2024

                MPI PWM Jateng Gelar Pesantren Digital Ramadan, Siapkan Jurnalis Muda Andal!

                18/03/2025

                BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem Enam Hari di Sumut akibat IOD Negatif

                26/11/2025

                Perkuat Internasionalisasi Muhammadiyah, PCIM Arab Saudi Kuatkan Kelembagaan

                0

                Cerita Perkembangan dan Corak Beragam Islam di Amerika

                0

                Ngaji on the Street Makin Asyik saat Belajar Qiroah

                0

                Kompak, Walikota Melton dan Orang tua Siswa Takjub dengan Muhammadiyah Australia College

                0

                Cara Memohon Hujan Menurut Dai Champions Standardisasi MUI: Istigfar dan Ikhtiar Ekologis Harus Seimbang

                24/10/2026

                Gelar Wisuda UMPWR 2026, Rektor Ingatkan 548 Lulusan Agar Tumbuh, Tangguh, dan Bermanfaat bagi Masyarakat

                24/10/2026

                Inovasi Olahan Rumput Laut di Sumba Timur, UMPWR dan Unkriswina Sulap Pesisir Jadi Produk Kuliner Bernilai Tinggi

                24/10/2026

                Tingkatkan Keselamatan Bayi Baru Lahir, RS UMS AR Fachrudin dan IBI Kartasura Gelar Pelatihan Resusitasi Neonatus

                24/10/2026
                Virtumu – Muhammadiyah All Channel

                Virtumu adalah kumpulan ragam informasi muhammadiyah dari berbagai kanal internet, dengan harapan akan menjadi wahana warta terpadu.

                Follow Us

                Kategori Info

                • BeritaMu (29,942)
                • Hukum Islam (1,633)
                • Kabar PTMA (4,355)
                • KesehatanMu (70)
                • Majelis Virtual (6)
                • Muktamar48 (7)
                • ortomMu (15)
                • sekolahMu (10)
                • Uncategorized (7,428)

                Info terbaru

                Cara Memohon Hujan Menurut Dai Champions Standardisasi MUI: Istigfar dan Ikhtiar Ekologis Harus Seimbang

                24/10/2026

                Gelar Wisuda UMPWR 2026, Rektor Ingatkan 548 Lulusan Agar Tumbuh, Tangguh, dan Bermanfaat bagi Masyarakat

                24/10/2026

                Inovasi Olahan Rumput Laut di Sumba Timur, UMPWR dan Unkriswina Sulap Pesisir Jadi Produk Kuliner Bernilai Tinggi

                24/10/2026
                • Tentang
                • Sumber
                • Advertise
                • Privacy & Policy
                • Contact

                © 2025 VM - Virtual Muhammadiyah by Virtumu1912.

                No Result
                View All Result

                © 2025 VM - Virtual Muhammadiyah by Virtumu1912.

                Welcome Back!

                Sign In with Facebook
                Sign In with Google
                OR

                Login to your account below

                Forgotten Password?

                Retrieve your password

                Please enter your username or email address to reset your password.

                Log In