PWMJATENG.COM, SURAKARTA – RS UMS AR Fachrudin terus menegaskan komitmennya dalam menghadirkan pelayanan kesehatan berkelanjutan dan berwawasan lingkungan di Jawa Tengah. Langkah strategis ini terwujud saat RS UMS AR Fachrudin menghadiri Sosialisasi Persetujuan Lingkungan DLH Surakarta di Hotel Sahid Jaya Solo pada Kamis (22/10/2026).
Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surakarta menggelar agenda ini sebagai bagian dari Program Pembinaan dan Pengawasan Izin Lingkungan Tahun Anggaran 2026. Melalui kegiatan tersebut, Pemerintah Kota Surakarta mendorong seluruh fasilitas kesehatan agar makin taat terhadap aturan perlindungan alam.
Kepala Seksi Sarana Prasarana sekaligus Penanggung Jawab Sanitasi, Da’i Maulana Hidayat, S.Tr.Kes., hadir langsung mewakili RS UMS AR Fachrudin. Kehadiran beliau menjadi bukti nyata keseriusan pihak manajemen dalam menjaga operasional medis tetap aman serta ramah lingkungan.
Fondasi Kuat Pengelolaan Limbah Medis B3
Persetujuan Lingkungan DLH Surakarta memegang peranan sangat vital sebagai instrumen pencegahan pencemaran. Oleh sebab itu, setiap lembaga pelayanan kesehatan wajib mengendalikan serta memantau dampak aktivitas harian mereka secara disiplin.
Sebagai fasilitas kesehatan publik, RS UMS AR Fachrudin rutin mengelola berbagai jenis limbah cair, domestik, hingga pengelolaan limbah medis B3. Pengelolaan terpadu ini menuntut penerapan standar baku mutu yang ketat demi keselamatan masyarakat sekitar.
Selain mematuhi regulasi administrasi, langkah ini juga menjadi bentuk tanggung jawab moral rumah sakit. Kesesuaian dokumen perizinan menjamin operasional medis berjalan tanpa mengorbankan kualitas ekosistem.
Integrasi Mutu Layanan dan Keselamatan Pasien
Manajemen RS UMS AR Fachrudin memandang bahwa kebersihan lingkungan berbanding lurus dengan mutu pelayanan pasien. Oleh karena itu, prinsip rumah sakit ramah lingkungan selalu menjadi pijakan utama dalam seluruh aktivitas operasional.
Beberapa fokus utama tata kelola sanitasi mencakup pengoperasian Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL), pemilahan limbah medis, serta efisiensi energi. Selain itu, seluruh staf medis rutin mengikuti pelatihan internal demi meningkatkan kapasitas pengelolaan fasilitas.
Langkah preventif ini juga mencerminkan nilai-nilai persyarikatan Muhammadiyah yang menjunjung tinggi kebersihan dan kelestarian alam. Landasan dakwah ini memperkuat budaya organisasi di RS UMS AR Fachrudin yang peduli lingkungan.
Komitmen Pelayanan Kesehatan Berkelanjutan
Kegiatan sosialisasi ini menjadi momentum penting bagi RS UMS AR Fachrudin untuk terus mengevaluasi sarana sanitasi secara berkala. Hasil dari pertemuan tersebut langsung masuk ke dalam program kerja evaluasi tata kelola internal.
Sinergi antara Pemkot Surakarta dan fasilitas kesehatan diharapkan mampu menciptakan standar baru layanan medis yang bersih. Kerja sama ini menjadi kunci utama dalam menjaga kesehatan masyarakat sekaligus merawat ekosistem daerah.
Ke depan, RS UMS AR Fachrudin bertekad mempertahankan predikat sebagai pelopor rumah sakit ramah lingkungan. Manajemen terus menghadirkan inovasi medis yang aman bagi pasien, tenaga kesehatan, dan lingkungan hidup.
Kontributor: Sidiq Pramudito / RS UMS A.R. Fachrudin
Editor: Akmal
The post RS UMS AR Fachrudin Perkuat Tata Kelola Rumah Sakit Ramah Lingkungan Bersama DLH Surakarta appeared first on Muhammadiyah Jateng.




