WARTAPTM.ID, PONOROGO — Klinik Pratama Al Manar Universitas Muhammadiyah Ponorogo (UMPO) menjalani asesmen lapangan dalam rangka rekredensialing BPJS Kesehatan, Senin (5/10/2026). Proses tersebut menjadi bagian dari evaluasi untuk memastikan kesiapan klinik dalam melanjutkan kerja sama sebagai Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) BPJS Kesehatan.
Asesmen dilakukan tim BPJS Kesehatan Cabang Ponorogo bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Ponorogo. Tim menilai sejumlah aspek pelayanan Klinik Al Manar, mulai dari sumber daya manusia, tenaga medis, sarana dan prasarana, peralatan medis, administrasi dan manajemen, hingga mutu layanan serta keselamatan pasien.
Penanggung Jawab Klinik Al Manar UMPO, dr. Asei Febria Wardani, mengatakan pihaknya telah mempersiapkan dokumen, fasilitas, dan berbagai sarana pendukung sesuai dengan standar yang ditetapkan.
“Alhamdulillah hari ini visitasi rekredensialing berjalan lancar. Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan mutu layanan primer yang paripurna, sesuai standar BPJS dan mendukung program UMPO sebagai kampus unggul yang melayani masyarakat Ponorogo,” ujar dr. Asei.
Proses asesmen diawali dengan pemaparan profil Klinik Al Manar. Tim kemudian melakukan telusur dokumen dan lapangan untuk melihat secara langsung kesiapan fasilitas pelayanan.
Sejumlah unit yang ditinjau meliputi ruang pendaftaran, ruang pemeriksaan dokter umum, ruang dokter gigi, ruang farmasi, ruang tindakan, hingga unit gawat darurat.
Penilaian tersebut dilakukan untuk melihat kesiapan klinik dalam memberikan pelayanan kepada peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Aspek kelengkapan fasilitas, tata kelola, dan proses pelayanan menjadi bagian dari evaluasi dalam rekredensialing.
Dalam kunjungan tersebut, tim asesor juga mengapresiasi kelengkapan sarana serta komitmen Klinik Al Manar dalam menghadirkan pelayanan yang ramah, bersih, dan berorientasi pada kebutuhan peserta JKN.
Bagi Klinik Al Manar, rekredensialing tidak hanya menjadi tahapan administratif dalam kerja sama dengan BPJS Kesehatan. Proses tersebut menjadi momentum untuk mengevaluasi dan menjaga mutu pelayanan kesehatan secara berkelanjutan.
Keberadaan Klinik Al Manar di lingkungan UMPO menjadi bagian dari upaya kampus menyediakan akses layanan kesehatan bagi mahasiswa dan sivitas akademika. Pada saat yang sama, klinik juga melayani masyarakat di sekitar Kecamatan Siman, Kabupaten Ponorogo.
Orientasi tersebut menempatkan fasilitas kesehatan kampus tidak hanya sebagai penunjang kebutuhan internal perguruan tinggi, tetapi juga sebagai bagian dari kemanfaatan UMPO bagi masyarakat.
Semangat tersebut sejalan dengan tradisi pelayanan kesehatan Muhammadiyah yang menempatkan akses dan mutu layanan sebagai bagian dari pengabdian sosial. Muhammadiyah juga menegaskan keterbukaan layanan kesehatan bagi masyarakat tanpa membedakan latar belakang maupun status sosial-ekonomi.
Melalui rekredensialing ini, Klinik Al Manar UMPO terus memperkuat kesiapan layanan sekaligus menjaga standar pelayanan kesehatan bagi peserta JKN dan masyarakat. Hasil asesmen selanjutnya menjadi bagian penting dalam keberlanjutan kerja sama Klinik Al Manar dengan BPJS Kesehatan.
The post Klinik Al Manar UMPO Jalani Rekredensialing BPJS, Perkuat Komitmen Mutu Layanan appeared first on Warta PTM.




