Laskar As-Sunnah SMPM- 8 Batu: Menanamkan Karakter Islami melalui Subuh Berjamaah, Kajian, dan Kebersamaan
INFOMU.CO | Batu – Pagi tidak selalu menjadi waktu untuk beristirahat bagi siswa SMP Muhammadiyah 8 Batu. Melalui program unggulannya, Laskar As-Sunnah, seluruh siswa secara bergiliran mengikuti rangkaian kegiatan keislaman, olahraga, dan kebersamaan yang dilaksanakan setiap Ahad pagi.
Kegiatan Laskar As-Sunnah menjadi salah satu bentuk pembiasaan positif yang dirancang untuk membangun karakter siswa melalui pengalaman langsung. Tidak hanya mengajarkan pentingnya ibadah, kegiatan ini juga menanamkan kedisiplinan, tanggung jawab, kebersamaan, serta kepedulian terhadap kesehatan jasmani dan rohani.
Rangkaian kegiatan dimulai sejak dini hari. Pukul 04.30 WIB, seluruh siswa telah berada di Masjid At-Taqwa lantai 2 untuk melaksanakan salat Subuh berjamaah. Suasana pagi yang masih sejuk tidak menghalangi semangat para siswa untuk hadir dan mengikuti ibadah bersama. Setelah salat Subuh, kegiatan dilanjutkan pada pukul 06.00–07.00 WIB dengan mengikuti kajian Ahad pagi. Para siswa menyimak materi kajian yang disampaikan sekaligus mencatat poin-poin penting sebagai bahan resume. Aktivitas tersebut menjadi sarana bagi siswa untuk meningkatkan pemahaman keislaman sekaligus melatih kemampuan menyimak, mencatat, dan mengambil
nilai-nilai yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Usai mengikuti kajian, kegiatan berlanjut dengan aktivitas yang lebih menyegarkan. Pada pukul 07.00–07.30 WIB, seluruh siswa mengikuti jalan pagi bersama. Dengan penuh semangat, siswa berjalan menyusuri rute Masjid At-Taqwa – Jalan Kawi – Jalan Dorowati – Tribun SMP Muhammadiyah 8 Batu.
Kegiatan jalan pagi tidak hanya bertujuan menjaga kebugaran tubuh, tetapi juga menjadi momentum untuk mempererat hubungan antarsiswa. Setelah mengikuti kegiatan keagamaan dan menerima materi kajian, siswa mendapatkan kesempatan untuk berinteraksi secara lebih santai dan membangun rasa kebersamaan.
Sesampainya di tribun sekolah, kegiatan dilanjutkan dengan makan bersama pada pukul 07.30–08.00 WIB. Momen sederhana tersebut menjadi bagian yang tidak kalah penting dalam rangkaian Laskar As-Sunnah. Siswa belajar berbagi, menjaga kebersihan, menghargai makanan, serta menikmati kebersamaan bersama teman-teman dan warga sekolah.
Setelah seluruh rangkaian kegiatan selesai, pukul 08.00 WIB siswa diperbolehkan kembali ke rumah masing-masing.
Laskar As-Sunnah bukan sekadar kegiatan rutin pada Ahad pagi. Di dalamnya terdapat proses pendidikan karakter yang memadukan spiritualitas, intelektualitas, kesehatan, kedisiplinan, dan kebersamaan. Melalui kegiatan tersebut, siswa dibiasakan untuk memulai hari dengan ibadah, memperluas wawasan keislaman, menjaga kesehatan tubuh, serta membangun hubungan sosial yang positif.
Program ini sekaligus menunjukkan bahwa pendidikan di sekolah tidak hanya berlangsung di dalam ruang kelas. Nilai-nilai pendidikan dapat ditanamkan melalui berbagai aktivitas nyata yang dekat dengan kehidupan siswa. Laskar As-Sunnah hadir sebagai ruang pembelajaran yang menyatukan ibadah, ilmu, olahraga, dan kebersamaan dalam satu rangkaian kegiatan.
Dengan konsistensi pelaksanaan dan keterlibatan seluruh siswa secara bergilir, Laskar As-Sunnah diharapkan terus menjadi salah satu identitas positif SMP Muhammadiyah 8 Batu dalam membentuk generasi yang religius, disiplin, sehat, bertanggung jawab, dan memiliki semangat kebersamaan.
Dalam pelaksanaannya, Laskar As-Sunnah tidak hanya menjadi kegiatan yang berorientasi pada pembiasaan ibadah, tetapi juga menjadi ruang bagi siswa untuk memperoleh pengalaman belajar di luar kelas. Kegiatan yang diikuti oleh siswa ini memberikan kesempatan kepada mereka untuk menjalani berbagai aktivitas secara bersama-sama dalam suasana yang lebih santai, tetapi tetap mengandung nilai-nilai pendidikan.
Rangkaian kegiatan yang dilakukan sejak dini hari juga melatih siswa untuk mengatur waktu dan mengikuti kegiatan secara tertib. Kehadiran pada salat Subuh berjamaah menjadi awal dari pembiasaan kedisiplinan, kemudian dilanjutkan dengan kajian yang memberikan tambahan wawasan keislaman. Setelah itu, kegiatan berpindah pada aktivitas fisik melalui jalan pagi sebelum akhirnya ditutup dengan makan bersama.
Hal tersebut sejalan dengan tujuan Laskar As-Sunnah sebagai salah satu bentuk pembinaan siswa di lingkungan SMP Muhammadiyah 8 Kota Batu. Kegiatan keagamaan yang dikemas bersama aktivitas fisik dan kebersamaan membuat siswa tidak hanya mendapatkan pengalaman dalam aspek spiritual, tetapi juga belajar membangun hubungan sosial dengan teman-temannya.
Kebersamaan menjadi salah satu hal yang cukup menonjol dalam kegiatan tersebut. Siswa mengikuti setiap rangkaian kegiatan secara bersama-sama, mulai dari berada di masjid, mengikuti kajian, berjalan menuju sekolah, hingga berkumpul saat makan bersama. Aktivitas sederhana tersebut dapat menjadi sarana untuk memperkuat kekompakan dan menciptakan suasana yang lebih dekat antarsiswa.
Selain itu, kegiatan seperti Laskar As-Sunnah menjadi salah satu cara sekolah dalam menanamkan karakter melalui pembiasaan. Nilai kedisiplinan tidak hanya disampaikan melalui nasihat, tetapi diterapkan secara langsung ketika siswa harus mengikuti jadwal kegiatan. Begitu pula dengan nilai tanggung jawab, kebersamaan, dan kepedulian yang dapat dipelajari melalui keterlibatan siswa dalam seluruh rangkaian kegiatan.
Bagi SMP Muhammadiyah 8 Kota Batu, kegiatan ini juga dapat menjadi momentum untuk menguatkan kembali kebiasaan positif selama berada di lingkungan sekolah. Di tengah rutinitas pembelajaran, kegiatan yang memadukan ibadah, kajian, olahraga, dan kebersamaan memberikan suasana yang berbeda sekaligus tetap memiliki tujuan pendidikan.
Dengan demikian, Laskar As-Sunnah menunjukkan bahwa proses pendidikan karakter dapat dilakukan melalui kegiatan sederhana yang dilakukan secara konsisten. Tidak selalu harus melalui pembelajaran di dalam kelas, nilai-nilai religius, kedisiplinan, kesehatan, dan kebersamaan juga dapat ditanamkan melalui kegiatan yang dekat dengan kehidupan siswa.
Kegiatan Laskar As-Sunnah diharapkan dapat terus menjadi salah satu kegiatan yang memberikan pengalaman positif bagi siswa SMP Muhammadiyah 8 Kota Batu. Melalui pembiasaan yang dilakukan secara bersama-sama, siswa diharapkan mampu membawa nilai-nilai yang diperoleh dari kegiatan tersebut ke dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah maupun di luar sekolah. (cahaya afiliani / rachmatul awaliyyah)









