• Tentang
  • Sumber
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Minggu, Agustus 30, 2026
  • Login
  • Home
  • BeritaMu

    Cetak Pemimpin Masa Depan, LDK SMA Muhammadiyah 1 Bangsri Digelar Seru di Gua Sakti Plajan

    Inovasi Living School Tour SD Muhammadiyah Parakan Jadi Rujukan Sekolah Lain

    Rahasia PCM Kalinyamatan Jepara Cetak Generasi Muda Melalui Trilogi Kaderisasi Muhammadiyah

    PMB UMS 2026 Resmi Ditutup: Tembus Target, 8 Ribu Mahasiswa Baru Siap Tempuh Pendidikan

    Rakerda PDM Temanggung: Ketua Umum Instruksikan UPP Tuntaskan Program Kerja Dua Tahun

    Mantapkan Program Indonesia Siaga, RS Lapangan EMT Standar WHO Hadir Layani Kesehatan Pascagempa

    Trending Tags

    • Kabar PTMA

      Cetak Pemimpin Masa Depan, LDK SMA Muhammadiyah 1 Bangsri Digelar Seru di Gua Sakti Plajan

      Inovasi Living School Tour SD Muhammadiyah Parakan Jadi Rujukan Sekolah Lain

      Rahasia PCM Kalinyamatan Jepara Cetak Generasi Muda Melalui Trilogi Kaderisasi Muhammadiyah

      PMB UMS 2026 Resmi Ditutup: Tembus Target, 8 Ribu Mahasiswa Baru Siap Tempuh Pendidikan

      Rakerda PDM Temanggung: Ketua Umum Instruksikan UPP Tuntaskan Program Kerja Dua Tahun

      Mantapkan Program Indonesia Siaga, RS Lapangan EMT Standar WHO Hadir Layani Kesehatan Pascagempa

      Trending Tags

      • Hukum Islam

        Lafal Salam Mengakhiri Shalat dan Salam Penutup Khutbah

        Adakah Azan Iqamah untuk Shalat Sendirian?

        Roh Anak Dikorbankan untuk Pesugihan

        SG Casino: El Playground Definitivo para Sesiones de Juego Cortas y de Alta‑Intensidad

        5Gringos Casino: High‑Intensity Slots & Live Play for Quick Wins

        Magius Casino: Quick‑Hit Slots en Snelle Winsten

      • SekolahMu
        SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

        SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

        Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

        Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

        Di SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen, Kemenko PMK Luncurkan Gerakan Tanam 10 Juta Pohon

        Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

        Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

        Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

        Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

        Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

        Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

        Trending Tags

        • Majelis Virtual
        No Result
        View All Result
        Virtumu - Muhammadiyah All Channel
        Advertisement
        • Home
        • BeritaMu

          Cetak Pemimpin Masa Depan, LDK SMA Muhammadiyah 1 Bangsri Digelar Seru di Gua Sakti Plajan

          Inovasi Living School Tour SD Muhammadiyah Parakan Jadi Rujukan Sekolah Lain

          Rahasia PCM Kalinyamatan Jepara Cetak Generasi Muda Melalui Trilogi Kaderisasi Muhammadiyah

          PMB UMS 2026 Resmi Ditutup: Tembus Target, 8 Ribu Mahasiswa Baru Siap Tempuh Pendidikan

          Rakerda PDM Temanggung: Ketua Umum Instruksikan UPP Tuntaskan Program Kerja Dua Tahun

          Mantapkan Program Indonesia Siaga, RS Lapangan EMT Standar WHO Hadir Layani Kesehatan Pascagempa

          Trending Tags

          • Kabar PTMA

            Cetak Pemimpin Masa Depan, LDK SMA Muhammadiyah 1 Bangsri Digelar Seru di Gua Sakti Plajan

            Inovasi Living School Tour SD Muhammadiyah Parakan Jadi Rujukan Sekolah Lain

            Rahasia PCM Kalinyamatan Jepara Cetak Generasi Muda Melalui Trilogi Kaderisasi Muhammadiyah

            PMB UMS 2026 Resmi Ditutup: Tembus Target, 8 Ribu Mahasiswa Baru Siap Tempuh Pendidikan

            Rakerda PDM Temanggung: Ketua Umum Instruksikan UPP Tuntaskan Program Kerja Dua Tahun

            Mantapkan Program Indonesia Siaga, RS Lapangan EMT Standar WHO Hadir Layani Kesehatan Pascagempa

            Trending Tags

            • Hukum Islam

              Lafal Salam Mengakhiri Shalat dan Salam Penutup Khutbah

              Adakah Azan Iqamah untuk Shalat Sendirian?

              Roh Anak Dikorbankan untuk Pesugihan

              SG Casino: El Playground Definitivo para Sesiones de Juego Cortas y de Alta‑Intensidad

              5Gringos Casino: High‑Intensity Slots & Live Play for Quick Wins

              Magius Casino: Quick‑Hit Slots en Snelle Winsten

            • SekolahMu
              SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

              SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

              Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

              Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

              Di SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen, Kemenko PMK Luncurkan Gerakan Tanam 10 Juta Pohon

              Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

              Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

              Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

              Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

              Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

              Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

              Trending Tags

              • Majelis Virtual
              No Result
              View All Result
              Virtumu - Muhammadiyah All Channel
              No Result
              View All Result
              Home Kabar PTMA

              Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,29 Persen, Dosen UMY Soroti Kualitas Pertumbuhan dan Kesejahteraan Masyarakat

              admin by admin
              30/08/2026
              in Kabar PTMA
              0
              744
              VIEWS
              Share di FacebookShare di TwitterShare di WA

              WARTAPTM.ID, YOGYAKARTA – Pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 5,29 persen pada kuartal II 2026 menjadi sinyal positif bagi ketahanan ekonomi nasional. Namun, capaian tersebut dinilai belum cukup untuk menggambarkan keberhasilan pembangunan apabila belum diikuti peningkatan kesejahteraan masyarakat.

              Dosen Ekonomi Syariah Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Sobar M. Johari, mengatakan pertumbuhan ekonomi perlu dilihat tidak hanya dari sisi kuantitas, tetapi juga kualitas. Angka pertumbuhan yang tinggi harus mampu memberikan dampak nyata terhadap kondisi sosial dan ekonomi masyarakat.

              WartaTerkait

              Peneliti UMRI–Unilak Petakan Transformasi Sastra Melayu Riau di Era Digital

              StethoShare, Inovasi Mahasiswa UMP untuk Pemeriksaan Jantung dan Paru Raih Emas di Malaysia

              Tabayyun di Tengah Algoritma: Ketika Kesalehan Terjebak Echo Chamber

              Atlet Timnas Futsal Muhammad Syaifullah Lanjutkan Pendidikan di Umsura

              “Kalau BPS merilis pertumbuhan 5,29 persen, itu secara kuantitas bagus, itu angka. Tapi secara kualitas itu belum tentu,” ujar Sobar saat diwawancarai, Rabu (25/8/2026).

              Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat ekonomi Indonesia tumbuh 5,29 persen pada kuartal II 2026. Capaian tersebut menunjukkan aktivitas ekonomi nasional masih memiliki daya tahan di tengah ketidakpastian ekonomi global dan berbagai tekanan yang dihadapi masyarakat.

              Namun, menurut Sobar, pertumbuhan ekonomi tidak semestinya berhenti pada indikator Produk Domestik Bruto (PDB), investasi, maupun meningkatnya aktivitas ekonomi. Pertumbuhan perlu diuji melalui dampaknya terhadap kemiskinan, ketimpangan, daya beli, dan kesempatan masyarakat memperoleh penghasilan yang layak.

              “Bagi saya, pertumbuhan ekonomi yang bagus itu minimal punya impact terhadap penurunan angka ketimpangan dan kemiskinan,” jelasnya.

              Pertumbuhan Ekonomi Harus Berdampak

              Pertumbuhan ekonomi secara kuantitatif memang menjadi salah satu indikator penting dalam mengukur kondisi perekonomian nasional. Namun, pertumbuhan yang berkualitas semestinya juga tercermin dalam pemerataan manfaat ekonomi.

              Menurut Sobar, ekonomi yang tumbuh idealnya mampu memperluas kesempatan kerja, meningkatkan pendapatan masyarakat, menjaga daya beli, serta memperkecil kesenjangan ekonomi.

              Persoalannya muncul ketika indikator ekonomi makro menunjukkan pertumbuhan positif, sementara sebagian masyarakat masih menghadapi tekanan biaya hidup. Kondisi tersebut menunjukkan adanya jarak antara performa ekonomi nasional dengan realitas ekonomi rumah tangga.

              Karena itu, pertumbuhan ekonomi perlu dilihat dari kemampuan masyarakat memenuhi kebutuhan hidup sekaligus memperoleh peluang ekonomi yang lebih baik.

              Kelas Menengah di Tengah Tekanan Biaya Hidup

              Sobar juga menyoroti kondisi kelas menengah yang dinilai menghadapi tekanan cukup besar. Kelompok ini berada pada posisi yang berbeda dengan masyarakat miskin yang menjadi sasaran berbagai program perlindungan sosial.

              Di tengah meningkatnya biaya hidup, sebagian kelompok kelas menengah tidak selalu memperoleh bantuan sosial, sementara kemampuan finansial mereka terus menghadapi tekanan.

              “Fenomena yang terjadi di masyarakat kita saat ini adalah terhimpitnya kelas menengah. Sementara yang kelas miskin itu rentan,” kata Sobar.

              Menurutnya, tekanan tersebut salah satunya terlihat dari semakin terkikisnya kemampuan masyarakat menabung akibat meningkatnya pengeluaran untuk kebutuhan sehari-hari.

              “Kelas menengah itu terhimpit karena di antaranya tabungan mereka rata-rata terkikis. Kenaikan harga pangan itu banyak menimbulkan kelas menengah terhimpit,” ujarnya.

              Kondisi tersebut menunjukkan bahwa pertumbuhan ekonomi perlu berjalan beriringan dengan kebijakan yang mampu menjaga daya beli masyarakat dan memperkuat ketahanan ekonomi rumah tangga.

              Bansos Membantu, tetapi Lapangan Kerja Tetap Penting

              Pemerintah telah menjalankan sejumlah kebijakan untuk menjaga daya beli masyarakat, antara lain melalui bantuan sosial, Kartu Indonesia Pintar (KIP), subsidi energi, dan berbagai program perlindungan sosial.

              Sobar menilai kebijakan tersebut cukup responsif untuk menopang kondisi masyarakat dalam jangka pendek. Namun, perlindungan sosial perlu diikuti strategi ekonomi jangka panjang yang mampu menciptakan sumber pendapatan berkelanjutan.

              “Responsif kebijakan pemerintah untuk jangka pendek ini lumayan. Memberikan bantuan sosial, KIP, subsidi energi, itu sudah berjalan. Itu cukup untuk menopang daya beli perekonomian kita,” tuturnya.

              Meski demikian, ia mengingatkan pentingnya kebijakan jangka panjang yang berorientasi pada penciptaan lapangan kerja berkualitas.

              “Tapi untuk jangka panjang, menurut saya itu belum. Dan itu bahaya,” tegas Sobar.

              Menurutnya, masyarakat perlu memiliki akses terhadap pekerjaan dan sumber pendapatan yang berkelanjutan sehingga ketahanan ekonomi tidak hanya bergantung pada bantuan pemerintah.

              Perlu Jembatan antara Ekonomi Makro dan Masyarakat

              Selain persoalan daya beli, Sobar menilai perlu ada penguatan hubungan antara aktivitas ekonomi berskala besar dengan kehidupan ekonomi masyarakat sehari-hari.

              Investasi dan proyek pembangunan memang dapat mendorong aktivitas ekonomi. Namun, manfaatnya perlu memiliki jalur yang jelas agar dapat mengalir ke sektor ekonomi riil, termasuk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

              “Ada ketimpangan antara sektor makro dan sektor mikro riil. Jadi tidak ada kesinambungan jembatan yang menghubungkan sektor makro dan sektor riil,” ujarnya.

              Menurut Sobar, proyek-proyek yang padat modal perlu memiliki keterkaitan lebih kuat dengan UMKM sehingga manfaat pertumbuhan tidak berhenti pada sektor atau kelompok tertentu.

              “Kalau proyek-proyek yang padat modal itu oke untuk langsung ada sektor riil dan sebagainya. Tapi untuk yang mikronya matching dengan UMKM itu tidak ada,” katanya.

              Karena itu, tantangan pemerintah bukan hanya menghadirkan investasi, tetapi memastikan aktivitas investasi menghasilkan efek berganda bagi masyarakat.

              Keterhubungan antara investasi, UMKM, lapangan kerja, dan pendapatan masyarakat menjadi penting agar pertumbuhan ekonomi dapat dirasakan secara lebih luas.

              Mengubah Angka Pertumbuhan Menjadi Kesejahteraan

              Pertumbuhan ekonomi sebesar 5,29 persen menjadi modal penting bagi Indonesia untuk menjaga stabilitas dan momentum pembangunan. Namun, angka tersebut tidak dapat menjadi satu-satunya ukuran keberhasilan ekonomi.

              Menurut Sobar, pertumbuhan ekonomi perlu diterjemahkan menjadi peningkatan kesejahteraan melalui penciptaan lapangan kerja berkualitas, penguatan UMKM, peningkatan daya beli, dan pengurangan kesenjangan.

              Dengan demikian, tantangan ekonomi Indonesia bukan hanya mempertahankan angka pertumbuhan, tetapi membangun mekanisme agar pertumbuhan tersebut memiliki dampak nyata bagi masyarakat.

              Ekonomi yang tumbuh pada akhirnya bukan sekadar ekonomi yang menghasilkan angka positif dalam statistik, melainkan ekonomi yang mampu memberikan kesempatan, pendapatan, dan kehidupan yang lebih layak bagi masyarakat luas.

              The post Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,29 Persen, Dosen UMY Soroti Kualitas Pertumbuhan dan Kesejahteraan Masyarakat appeared first on Warta PTM.

              Share98Tweet62Send
              Previous Post

              STKIP Muhammadiyah Blora Matangkan PPL, Libatkan Sekolah Mitra Siapkan Calon Guru

              Next Post

              Indonesia Tumbuh, tetapi Mengapa Anak Muda Masih Cemas?

              admin

              admin

              InfoLain

              Kabar PTMA

              Peneliti UMRI–Unilak Petakan Transformasi Sastra Melayu Riau di Era Digital

              30/08/2026
              Kabar PTMA

              StethoShare, Inovasi Mahasiswa UMP untuk Pemeriksaan Jantung dan Paru Raih Emas di Malaysia

              30/08/2026
              Kabar PTMA

              Tabayyun di Tengah Algoritma: Ketika Kesalehan Terjebak Echo Chamber

              30/08/2026
              Next Post

              Tabayyun di Tengah Algoritma: Ketika Kesalehan Terjebak Echo Chamber

              Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

              Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

              Stay Connected

                • Trending
                • Comments
                • Latest

                Kaprodi MPI SPs UMJ Hadiri Muktamar Hidayatul Qur’an di Makkah

                05/09/2024

                Kepemimpinan IMM: Dari Nilai Hingga Transformasi Gerakan

                03/10/2025

                MPI PWM Jateng Gelar Pesantren Digital Ramadan, Siapkan Jurnalis Muda Andal!

                18/03/2025

                BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem Enam Hari di Sumut akibat IOD Negatif

                26/11/2025

                Perkuat Internasionalisasi Muhammadiyah, PCIM Arab Saudi Kuatkan Kelembagaan

                0

                Cerita Perkembangan dan Corak Beragam Islam di Amerika

                0

                Ngaji on the Street Makin Asyik saat Belajar Qiroah

                0

                Kompak, Walikota Melton dan Orang tua Siswa Takjub dengan Muhammadiyah Australia College

                0

                StethoShare, Inovasi Mahasiswa UMP untuk Pemeriksaan Jantung dan Paru Raih Emas di Malaysia

                30/08/2026

                Peneliti UMRI–Unilak Petakan Transformasi Sastra Melayu Riau di Era Digital

                30/08/2026

                Atlet Timnas Futsal Muhammad Syaifullah Lanjutkan Pendidikan di Umsura

                30/08/2026

                Tabayyun di Tengah Algoritma: Ketika Kesalehan Terjebak Echo Chamber

                30/08/2026
                Virtumu – Muhammadiyah All Channel

                Virtumu adalah kumpulan ragam informasi muhammadiyah dari berbagai kanal internet, dengan harapan akan menjadi wahana warta terpadu.

                Follow Us

                Kategori Info

                • BeritaMu (29,267)
                • Hukum Islam (1,633)
                • Kabar PTMA (4,149)
                • KesehatanMu (70)
                • Majelis Virtual (6)
                • Muktamar48 (7)
                • ortomMu (15)
                • sekolahMu (10)
                • Uncategorized (7,428)

                Info terbaru

                StethoShare, Inovasi Mahasiswa UMP untuk Pemeriksaan Jantung dan Paru Raih Emas di Malaysia

                30/08/2026

                Peneliti UMRI–Unilak Petakan Transformasi Sastra Melayu Riau di Era Digital

                30/08/2026

                Atlet Timnas Futsal Muhammad Syaifullah Lanjutkan Pendidikan di Umsura

                30/08/2026
                • Tentang
                • Sumber
                • Advertise
                • Privacy & Policy
                • Contact

                © 2025 VM - Virtual Muhammadiyah by Virtumu1912.

                No Result
                View All Result

                © 2025 VM - Virtual Muhammadiyah by Virtumu1912.

                Welcome Back!

                Sign In with Facebook
                Sign In with Google
                OR

                Login to your account below

                Forgotten Password?

                Retrieve your password

                Please enter your username or email address to reset your password.

                Log In