Saham PT Bank Mandiri (BMRI) Bergerak ke Zona Merah
INFOMU.CO | Jakarta – Saham PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) bergerak di zona merah pada perdagangan sesi I, Senin (24/8/2026), di tengah mencuatnya polemik penanganan rekening Supriyono, warga Pati yang digunakan untuk menghimpun donasi. BMRI melemah 0,71 persen atau 30 poin ke Rp4.190 per saham, setelah perdagangan sebelumnya ditutup pada Rp4.220.
Rekening tersebut disebut menampung sekitar Rp80 juta yang rencananya digunakan untuk memenuhi kebutuhan peserta aksi pada 27 Agustus 2026 di Jakarta. Bank Mandiri kemudian meminta maaf atas ketidaknyamanan yang dialami nasabah dan menyatakan tindakan terhadap rekening dilakukan sebagai tindak lanjut permintaan aparat penegak hukum sesuai prosedur dan ketentuan yang berlaku.
Di sisi lain, Polda Metro Jaya memberikan penjelasan berbeda mengenai istilah tindakan tersebut. Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto menegaskan surat yang diajukan penyidik Ditreskrimsus bukan meminta pemblokiran rekening, melainkan penundaan transaksi untuk mendukung penyelidikan terhadap aliran dana yang masuk.
Polemik ini pun menyisakan dua keterangan yang menjadi perhatian publik: Bank Mandiri menyebut penanganan rekening merupakan tindak lanjut permintaan aparat, sementara kepolisian menegaskan permintaan yang diajukan berupa penundaan transaksi. Pada saat isu tersebut bergulir, saham BMRI tercatat melemah pada sesi I perdagangan. (beritasatu)



