• Tentang
  • Sumber
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Senin, Juli 27, 2026
  • Login
  • Home
  • BeritaMu

    Pelajar Muhammadiyah Serbelawan Anti Narkoba, Tawuran dan Gelar Pengajian Bulanan

    MUI Minta Pembayaran Zakat Diakui Langsung Sebagai Pajak: Umat Jangan ‘Double Tax’

    Mitigasi Gelombang Panas dan Ancaman Keamanan Gaya Baru

    Sembilan Masjid Tertua dalam Sejarah Islam, Bertahan 4.000 Tahun Lebih

    Dari ‘Rindu Serindu-rindunya’ Menuju Unggul Seunggul-unggulnya’

    Saatnya Muhammadiyah Memiliki Tim Eksekutif Profesional

    Trending Tags

    • Kabar PTMA

      Pelajar Muhammadiyah Serbelawan Anti Narkoba, Tawuran dan Gelar Pengajian Bulanan

      MUI Minta Pembayaran Zakat Diakui Langsung Sebagai Pajak: Umat Jangan ‘Double Tax’

      Mitigasi Gelombang Panas dan Ancaman Keamanan Gaya Baru

      Sembilan Masjid Tertua dalam Sejarah Islam, Bertahan 4.000 Tahun Lebih

      Dari ‘Rindu Serindu-rindunya’ Menuju Unggul Seunggul-unggulnya’

      Saatnya Muhammadiyah Memiliki Tim Eksekutif Profesional

      Trending Tags

      • Hukum Islam

        Гама казино онлайн – Gama Casino Online – обзор (2026)

        Meilleur Casino en ligne 2026 – Classement complet

        1win — зеркало сайта букмекерской конторы 1вин

        1win — казино и БК

        Betify Casino – Avis & Bonus exclusif (2026)

        1win — зеркало официального сайта букмекера, рабочее на сегодня

      • SekolahMu
        SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

        SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

        Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

        Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

        Di SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen, Kemenko PMK Luncurkan Gerakan Tanam 10 Juta Pohon

        Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

        Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

        Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

        Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

        Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

        Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

        Trending Tags

        • Majelis Virtual
        No Result
        View All Result
        Virtumu - Muhammadiyah All Channel
        Advertisement
        • Home
        • BeritaMu

          Pelajar Muhammadiyah Serbelawan Anti Narkoba, Tawuran dan Gelar Pengajian Bulanan

          MUI Minta Pembayaran Zakat Diakui Langsung Sebagai Pajak: Umat Jangan ‘Double Tax’

          Mitigasi Gelombang Panas dan Ancaman Keamanan Gaya Baru

          Sembilan Masjid Tertua dalam Sejarah Islam, Bertahan 4.000 Tahun Lebih

          Dari ‘Rindu Serindu-rindunya’ Menuju Unggul Seunggul-unggulnya’

          Saatnya Muhammadiyah Memiliki Tim Eksekutif Profesional

          Trending Tags

          • Kabar PTMA

            Pelajar Muhammadiyah Serbelawan Anti Narkoba, Tawuran dan Gelar Pengajian Bulanan

            MUI Minta Pembayaran Zakat Diakui Langsung Sebagai Pajak: Umat Jangan ‘Double Tax’

            Mitigasi Gelombang Panas dan Ancaman Keamanan Gaya Baru

            Sembilan Masjid Tertua dalam Sejarah Islam, Bertahan 4.000 Tahun Lebih

            Dari ‘Rindu Serindu-rindunya’ Menuju Unggul Seunggul-unggulnya’

            Saatnya Muhammadiyah Memiliki Tim Eksekutif Profesional

            Trending Tags

            • Hukum Islam

              Гама казино онлайн – Gama Casino Online – обзор (2026)

              Meilleur Casino en ligne 2026 – Classement complet

              1win — зеркало сайта букмекерской конторы 1вин

              1win — казино и БК

              Betify Casino – Avis & Bonus exclusif (2026)

              1win — зеркало официального сайта букмекера, рабочее на сегодня

            • SekolahMu
              SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

              SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

              Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

              Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

              Di SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen, Kemenko PMK Luncurkan Gerakan Tanam 10 Juta Pohon

              Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

              Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

              Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

              Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

              Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

              Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

              Trending Tags

              • Majelis Virtual
              No Result
              View All Result
              Virtumu - Muhammadiyah All Channel
              No Result
              View All Result
              Home BeritaMu

              Mitigasi Gelombang Panas dan Ancaman Keamanan Gaya Baru

              admin by admin
              27/07/2026
              in BeritaMu
              0
              744
              VIEWS
              Share di FacebookShare di TwitterShare di WA

              Mitigasi Gelombang Panas dan Ancaman Keamanan Gaya Baru

              Oleh Boy Anugerah | Founder dan Peneliti Utama Senayan Geopolitical Forum (SGF)

              WartaTerkait

              Pelajar Muhammadiyah Serbelawan Anti Narkoba, Tawuran dan Gelar Pengajian Bulanan

              MUI Minta Pembayaran Zakat Diakui Langsung Sebagai Pajak: Umat Jangan ‘Double Tax’

              Sembilan Masjid Tertua dalam Sejarah Islam, Bertahan 4.000 Tahun Lebih

              Dari ‘Rindu Serindu-rindunya’ Menuju Unggul Seunggul-unggulnya’

              EROPA sedang berada dalam situasi krisis. Krisis yang terjadi bukan karena adanya serangan militer, ancaman nuklir, atau konflik geopolitik mematikan seperti yang sedang terjadi di Timur Tengah. Krisis yang terjadi di Eropa saat ini dipicu oleh gejala alam berupa serangan gelombang panas yang bersifat mematikan. Data yang dibeberkan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menunjukkan bahwa sedikitnya terjadi lebih dari 10 ribu kematian di seluruh Eropa akibat cuaca ekstrem.

              Dampaknya tidak berhenti sampai di situ. Gelombang panas juga memicu persoalan ekologis seperti kebakaran hutan, kerusakan fasilitas publik, hingga lumpuhnya transportasi dan aktivitas publik. Dari fenomena ini menyeruak sebuah fakta baru perihal minimnya perhatian dan kewaspadaan nasional dari para pemangku kebijakan negara-negara di Eropa terhadap gelombang panas sebagai ancaman keamanan non-tradisional, yang tak kalah mematikan dibandingkan ancaman tradisional seperti serangan militer atau invasi dari negara lain.

              Persepsi merupakan hal yang paling krusial dalam perumusan strategi keamanan sebuah negara. Persepsi akan menentukan apa atau siapa yang menjadi ancaman, seberapa besar level ancaman yang diberikan, apa dampak yang ditimbulkan apabila ancaman keamanan tersebut tidak mampu dihadapi, serta bagaimana strategi mitigasi dan kurasinya. 

              Merujuk situasi Eropa saat ini, dapat dikatakan bahwa para pemimpin negara-negara di Benua Biru belum memberikan atensi serius terhadap ancaman keamanan non-tradisional seperti perubahan iklim dan gelombang panas. Tidak dimungkiri bahwa persepsi negara-negara kuat seperti Jerman, Inggris, Perancis, Spanyol, dan lainnya masih didominasi ancaman berbasis militer dan penggunaan instrumen koersif lain.

              Dikotomi Persepsi Ancaman Keamanan

              Masih kuatnya persepsi ancaman berbasis pendekatan keamanan tradisional ini tercermin secara lugas dalam kebijakan negara-negara Eropa, terutama mereka yang bergabung dalam Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO). Peningkatan anggaran militer secara sigifikan terlihat pada Jerman yang berkomitmen untuk menaikkan anggaran militer hingga 3,5 persen dari PDB pada 2029, Inggris yang menaikkan anggaran militer hingga 27 persen untuk mengejar target 2,7 persen dari PDB dalam beberapa tahun ke depan, serta Italia dan Perancis yang mengejar target anggaran militer hingga 2,5 persen dari PDB dalam beberapa tahun ke depan.

              Yang lebih gila, Hungaria manargetkan anggaran militer sebesar 5 persen dari PDB—angka ideal anggaran pertahanan 1,5-2 persen dari PDB. Perlombaan peningkatan anggaran militer ini sejatinya dilakukan untuk ancaman yang belum tentu konkret seperti persepsi serangan dari Rusia atau teroris. Sedangkan hal-halyang sifatnya nyata dan di depan mata seperti perubahan iklim dan gelombang panas menjadi realitas empirik yang cenderung diabaikan.

              Barry Buzan, Ole Waever, dan Jaap de Wilde dalam bukunya yang berjudul “Security: A New Framework for Analysis” (1999) mengenalkan istilah sekuritisasi. Dalam konsepsi ini, ancaman bukanlah realitas objektif yang diam di tempat melainkan dibentuk melalui diskursus. Sebuah isu diangkat menjadi status ancaman tatkala aktor politik—dalam hal ini pemerintah suatu negara—melalui kebijakannya memberikan izin untuk meresponsnya melalui tindakan keamanan yang bersifat luar biasa.

              Konsepsi sekuritisasi secara tidak langsung telah memperluas definisi keamanan tidak terbatas pada hal-hal yang sifatnya militer—spionase, agresi, invasi, terorisme, nulklir—tapi juga menyasar pada isu-isu sosial, politik, dan budaya, termasuk yang berasal dari lingkungan seperti perubahan iklim, deforestasi, kenaikan permukaan air laut, hingga kenaikan suhu global dan gelombang panas seperti yang melanda Eropa saat ini.

              Yang menjadi persoalan, hasil riset akademik para akademisi yang disebut sebagai Copenhagen School ini tidak diaksentuasikan dengan baik oleh pemimpin negara-negara di dunia.Respons baru diberikan tatkala ancaman tersebut telah berubah menjadi sebuahbencana riil yang menimbulkan kerugian yang tidak sedikit bagi para pihak yang terpapar.

              Dampak Gelombang Panas

              Gelombang panas yang melanda Eropa telah menyebabkan dampak serius. Spanyol merupakan negara terdampak paling parah dibandingkan dengan negara Eropa lainnya. Pada bulan lalu, suhu di Spanyol mencapai lebih dari 40 derajat celcius di beberapa wilayah yang mengakibatkan kematian 1.028 orang. Gelombang panas di Spanyol bahkan memicu kebakaran hutan hebat di wilayah Almeria (Spanyol bagian Selatan) yang menelan belasan korban jiwa. Perancis, Italia, Inggris, Jerman, dan Swiss juga menghadapi situasi yang sama meskipun dengandampak yang lebih minim.

              Pemerintah negara-negara Eropa sudah mengambil langkah-langkah responsif strategis seperti memperkuat langkah mitigasi melalui kontrol dan peringatan dari otoritas masing-masing, pengaktifan protokol darurat, namun belum bisa menghilangkan kesan kurangnya kewaspadaan terhadap bahaya dan ancaman yang ditimbulkan. Hal ini tercermin dari kurang tanggapnya

              pemerintah negara-negara tersebut terhadap dampak derivatif yang ditimbulkan seperti panic buying untuk produk payung, kipas angin, AC, dan alat pendingin lainnya. Fernomena ini berdampak pada bentrok antarwarga dan kelangkaan stok akibat tidak imbangnya antara ketersediaan barang dan lonjakan jumlah permintaan.

              Dampak yang bersifat multidimensi dan fatalistik yang diakibatkan oleh gelombang panas di Eropa ini sudah seyogianya menjadi pembelajaran penting bagi para pemerintahan di Eropa untuk lebih mencermati hal-hal yang bersifat ancaman keamanan yang nyata. Ancaman tidak melulu perkara militer, tapi terkadang berasal dari hal-hal yang kerap diabaikan dan merupakan konsekuensi logis dari perilaku manusia yang antroposentris terhadap alam.

              Ancaman keamanan non-tradisional seperti gelombang panas yang melanda Eropa berada pada derajat ancaman yang sama dengan ancaman militer apabila tidak dibersamai dengan kapasitas

              kewaspadaan nasional yang tinggi dari pemerintah. Jika menggunakan pendekatan komparatif, apa yang terjadi di Eropa saat ini serupa dengan bencana banjir yangkerap terjadi di Tiongkok yang menelan ribuan jiwa, serta pandemi Covid-19 pada 2019-2022 yang menjadi katastrofi dan bencana global. Persoalannya adalah lemahnya persepsi dan atensi pemerintah negara-negara di dunia untuk menempatkannya sebagai ancaman nyata yang perlu diantisipasi secara lebih serius.

              Langkah Strategis

              Pemerintah negara-negara di dunia tampaknya perlu memasukkan ancaman keamanan non-tradisional dan spesifikasinya dalam regulasi pertahanan masing-masing. Hal ini penting untuk menjadi pedoman untuk menetapkan langkah-langkah mitigatif dan punitif. Dengan pemetaan ancaman keamanan non-tradisional secara regulatif tersebut, maka pemerintah dapat membuat skala prioritas dan skala kemungkinan, untuk kemudian melakukan delegasi kewenangan pada instansi terkait dalam menetapkan langkah responsif secara segera ketika ancaman itu terjadi—baik dari sisi anggaran, personel, serta strateginya.

              Melalui mekanisme ini, ancaman keamanan non-tradisional seperti kebakaran hutan, banjir, hingga gelombang panas yang notabene berasal dari alam dapat diperkecil risikonya. Jika merujuk pada dampak yang dialami oleh Eropa dewasa ini, tergambar jelas kelemahan negara- negara tersebut dalam kapasitas mitigasi—hutan dengan cepat terbakar, infrastruktur tidak tahan gelombang panas, dan aktivasi protokol darurat yang bersifat reaktif dan reaksioner setelah menelan banyak korban jiwa.

              Gelombang panas yang melanda Eropa hari ini menjadi pembelajaran mahal mengenai pentingnya kapasitas pemerintah dalam mempersepsikan ancaman. Ancaman yang fatalistik ternyata bukan berasal dari Rusia yang dianggap sebagai “musuh Eropa”, bukan juga dari kelompok teroris atau ekstremis. Ancaman justru berasal dari fenomena alam yang tidak terpetakan dan diantisipasi dengan baik sebelumnya.

              Dalam jangka panjang, fenomen gelombang panas yang melanda Eropa saat ini harus menjadi  pukulan keras yang menyadarkan para pengambil kebijakan untuk kembali fokus pada strategi mitigasi terhadap perubahan iklim. Pendekatan pengelolaan ekonomi politik negara-negara Eropa yang cenderung industrialis dan antroposentris terhadap sumber daya alam akan membuat mereka berada pada situasi yang lebih berbahaya di masa mendatang, lebih dari yang mereka hadapi saat ini. (*)

              Share98Tweet62Send
              Previous Post

              Sembilan Masjid Tertua dalam Sejarah Islam, Bertahan 4.000 Tahun Lebih

              Next Post

              MUI Minta Pembayaran Zakat Diakui Langsung Sebagai Pajak: Umat Jangan ‘Double Tax’

              admin

              admin

              InfoLain

              BeritaMu

              Pelajar Muhammadiyah Serbelawan Anti Narkoba, Tawuran dan Gelar Pengajian Bulanan

              27/07/2026
              BeritaMu

              MUI Minta Pembayaran Zakat Diakui Langsung Sebagai Pajak: Umat Jangan ‘Double Tax’

              27/07/2026
              BeritaMu

              Sembilan Masjid Tertua dalam Sejarah Islam, Bertahan 4.000 Tahun Lebih

              27/07/2026
              Next Post

              MUI Minta Pembayaran Zakat Diakui Langsung Sebagai Pajak: Umat Jangan ‘Double Tax’

              Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

              Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

              Stay Connected

                • Trending
                • Comments
                • Latest

                Kaprodi MPI SPs UMJ Hadiri Muktamar Hidayatul Qur’an di Makkah

                05/09/2024

                Kepemimpinan IMM: Dari Nilai Hingga Transformasi Gerakan

                03/10/2025

                MPI PWM Jateng Gelar Pesantren Digital Ramadan, Siapkan Jurnalis Muda Andal!

                18/03/2025

                BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem Enam Hari di Sumut akibat IOD Negatif

                26/11/2025

                Perkuat Internasionalisasi Muhammadiyah, PCIM Arab Saudi Kuatkan Kelembagaan

                0

                Cerita Perkembangan dan Corak Beragam Islam di Amerika

                0

                Ngaji on the Street Makin Asyik saat Belajar Qiroah

                0

                Kompak, Walikota Melton dan Orang tua Siswa Takjub dengan Muhammadiyah Australia College

                0

                Pelajar Muhammadiyah Serbelawan Anti Narkoba, Tawuran dan Gelar Pengajian Bulanan

                27/07/2026

                MUI Minta Pembayaran Zakat Diakui Langsung Sebagai Pajak: Umat Jangan ‘Double Tax’

                27/07/2026

                Mitigasi Gelombang Panas dan Ancaman Keamanan Gaya Baru

                27/07/2026

                Sembilan Masjid Tertua dalam Sejarah Islam, Bertahan 4.000 Tahun Lebih

                27/07/2026
                Virtumu – Muhammadiyah All Channel

                Virtumu adalah kumpulan ragam informasi muhammadiyah dari berbagai kanal internet, dengan harapan akan menjadi wahana warta terpadu.

                Follow Us

                Kategori Info

                • BeritaMu (28,859)
                • Hukum Islam (1,570)
                • Kabar PTMA (4,003)
                • KesehatanMu (70)
                • Majelis Virtual (6)
                • Muktamar48 (7)
                • ortomMu (15)
                • sekolahMu (10)
                • Uncategorized (7,428)

                Info terbaru

                Pelajar Muhammadiyah Serbelawan Anti Narkoba, Tawuran dan Gelar Pengajian Bulanan

                27/07/2026

                MUI Minta Pembayaran Zakat Diakui Langsung Sebagai Pajak: Umat Jangan ‘Double Tax’

                27/07/2026

                Mitigasi Gelombang Panas dan Ancaman Keamanan Gaya Baru

                27/07/2026
                • Tentang
                • Sumber
                • Advertise
                • Privacy & Policy
                • Contact

                © 2025 VM - Virtual Muhammadiyah by Virtumu1912.

                No Result
                View All Result

                © 2025 VM - Virtual Muhammadiyah by Virtumu1912.

                Welcome Back!

                Sign In with Facebook
                Sign In with Google
                OR

                Login to your account below

                Forgotten Password?

                Retrieve your password

                Please enter your username or email address to reset your password.

                Log In