PWMJATENG.COM, JEPARA – Ratusan siswa baru tampak antusias mengikuti Forum Ta’aruf dan Silaturahmi (Fortasi) dalam rangka MPLS SMK Muhammadiyah 01 Keling, Jepara, Selasa (14/7/2026). Suasana siang yang semula gerah mendadak berubah menjadi riuh penuh semangat.
Kegaduhan positif tersebut terjadi saat tim Bimbingan dan Konseling (BK) mengambil alih panggung. Secara mengejutkan, tiga guru BK, yakni Kusnitah, Rita Setiyosari, dan Sri Sukadarwati (Tatik), langsung memandu sebuah yel-yel unik.
“Ada apa? Ada W! There is O! Ada W! Wow… wow… keren!” teriak mereka kompak.
Gerakan energik dari ketiga guru tersebut seketika memicu sorak-sorai peserta. Tidak ketinggalan, para pendamping dari Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) juga ikut larut dalam kemeriahan masa pengenalan lingkungan sekolah tersebut.
Ice Breaking Penghancur Kantuk
Aksi kreatif ini sengaja dirancang sebagai sesi ice breaking sebelum penyampaian materi utama. Langkah tersebut terbukti ampuh mengembalikan fokus para peserta yang mulai lelah.
Melalui kegiatan selama 30 menit ini, tim BK berhasil menciptakan suasana belajar yang nyaman. Begitu konsentrasi siswa kembali penuh, panitia segera melanjutkan acara dengan pemaparan materi bertema “Aku dan Sekolahku”.
Materi penting tersebut berisi pengenalan tata tertib serta budaya sekolah. Bergantian secara runut, ketiga guru BK menjelaskan berbagai aturan yang menjadi pedoman selama menempuh pendidikan di sekolah tersebut.
Sosialisasi Tata Tertib yang Edukatif
Poin-poin aturan mencakup kewajiban dasar peserta didik, seperti jam kehadiran maksimal pukul 07.00 WIB. Di samping itu, para guru juga menekankan pentingnya kedisiplinan berpakaian serta etika berinteraksi di lingkungan sekolah.
Penerapan aturan pendukung ini sengaja disampaikan sejak awal tahun ajaran. Tujuannya jelas, agar siswa baru memiliki pemahaman yang utuh mengenai budaya disiplin.
Pendekatan interaktif yang diterapkan oleh tim BK terbukti mendapat respons sangat positif. Lewat penyampaian materi yang segar, para siswa baru lebih mudah memahami aturan tanpa merasa terbebani.
Melalui slogan “Wow Keren”, agenda MPLS SMK Muhammadiyah ini menanamkan pesan penting. Pihak sekolah menegaskan bahwa kedisiplinan dapat berjalan beriringan dengan kegembiraan.
Momen Fortasi Jepara ini akhirnya menjadi langkah awal yang positif. Sekarang, seluruh peserta siap memulai perjalanan pendidikan mereka dengan kedisiplinan dan karakter yang membanggakan.
Kontributor: Kusnitah
Editor: Al-Afasy
The post Viral di MPLS SMK Muhammadiyah, Aksi Kreatif Guru BK Ini Sukses Bikin Heboh Siswa Baru appeared first on Muhammadiyah Jateng.



