WARTAPTM.ID, SIDOARJO — Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida) kembali meluluskan ribuan mahasiswa dalam prosesi Wisuda ke-47 Program Diploma, Sarjana, dan Pascasarjana Tahun Akademik 2025/2026. Kegiatan ini berlangsung pada Sabtu hingga Minggu, 27–28 Juni 2026, di Auditorium KH Ahmad Dahlan, Kampus 1 Umsida.
Sebanyak 1.116 wisudawan resmi dikukuhkan dalam tiga sesi pelaksanaan. Prosesi berlangsung khidmat dengan dihadiri sejumlah tokoh persyarikatan Muhammadiyah, pimpinan wilayah, mitra institusi, serta sivitas akademika.
Para lulusan berasal dari lima fakultas dan program pascasarjana, meliputi Fakultas Pendidikan dan Studi Islam, Fakultas Sains dan Teknologi, Fakultas Bisnis, Hukum, dan Ilmu Sosial, Fakultas Ilmu Kesehatan dan Psikologi, serta Program Pascasarjana.
Secara akademik, capaian lulusan menunjukkan hasil yang kompetitif dengan rata-rata Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) mencapai 3,73.
Rektor Umsida, Hidayatulloh, menyampaikan apresiasi kepada seluruh wisudawan atas capaian yang diraih serta menekankan pentingnya kontribusi ilmu bagi masyarakat.
“Atas nama pimpinan universitas, kami menyampaikan selamat kepada seluruh lulusan. Ilmu yang diperoleh diharapkan dapat memberikan manfaat luas bagi masyarakat,” ujarnya.
Perkuat Langkah Menuju Daya Saing Internasional
Dalam kesempatan tersebut, Rektor juga memaparkan perkembangan institusi dalam mewujudkan visi sebagai perguruan tinggi unggul berbasis nilai-nilai Islam.
Umsida saat ini telah menyelesaikan fase penguatan sebagai perguruan tinggi unggul di tingkat nasional (2022–2026) dan mulai memasuki fase berikutnya yang berfokus pada peningkatan daya saing nasional hingga internasional.
Sejumlah capaian pemeringkatan turut memperkuat posisi Umsida di tingkat global. Di kawasan ASEAN, Umsida tercatat sebagai salah satu perguruan tinggi swasta dengan peringkat kompetitif, serta menunjukkan peningkatan signifikan dalam berbagai indikator internasional.
Pada pemeringkatan Times Higher Education (THE) Impact Rankings, Umsida mencatatkan progres pada indikator Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya pada aspek pendidikan berkualitas (SDGs 4), dengan posisi di kisaran peringkat 201–300 dunia.
Selain itu, Umsida juga masuk dalam pemeringkatan UI GreenMetric dunia sebagai bagian dari komitmen terhadap kampus berkelanjutan.
Rektor menegaskan bahwa capaian tersebut menjadi landasan untuk mendorong lulusan agar berkontribusi aktif dalam pembangunan masyarakat.
Dalam prosesi wisuda, Wakil Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia, Dzulfikar Ahmad Tawalla, turut memberikan motivasi kepada para wisudawan.
Ia menekankan pentingnya peran keluarga, khususnya orang tua, dalam perjalanan pendidikan setiap lulusan.
“Keberhasilan yang diraih hari ini tidak terlepas dari doa dan perjuangan orang tua. Jadikan nasihat mereka sebagai pegangan dalam menjalani kehidupan,” pesannya.
Ia juga mengingatkan bahwa para lulusan akan menghadapi dinamika dunia yang terus berubah dengan cepat. Oleh karena itu, diperlukan ketangguhan dan kemampuan adaptasi sebagai bekal utama.
Menurutnya, lulusan perguruan tinggi Muhammadiyah memiliki karakter kuat yang tidak hanya berorientasi pada keberhasilan duniawi, tetapi juga nilai-nilai spiritual.
“Lulusan Muhammadiyah diharapkan mampu menjadi pemimpin yang membawa manfaat, tidak hanya untuk diri sendiri, tetapi juga bagi masyarakat luas,” ujarnya.
Wisuda ke-47 ini menjadi momentum penting bagi Umsida dalam menegaskan peran perguruan tinggi Muhammadiyah dalam mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian sosial dan kontribusi nyata.
The post Wisuda ke-47 Umsida Luluskan 1.116 Sarjana, Perkuat Komitmen Lulusan Berdampak dan Berdaya Saing Global appeared first on Warta PTM.





