• Tentang
  • Sumber
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Senin, Juni 29, 2026
  • Login
  • Home
  • BeritaMu

    Demi Pemerataan Kesehatan, Muhammadiyah Perbanyak Fakultas Kedokteran di Luar Jawa

    Muktamar Muhammadiyah: Menyalakan Pencerahan, Merawat Demokrasi, Membangun Peradaban

    120 Hotel BUMN Digabung, Injourney Jadi Operator Hotel Terbesar Kedua

    Ketua PDM Gowa Sebut PRM Samata sebagai Ranting Muhammadiyah Terbaik di Kabupaten Gowa

    BBM Baru RI B50 Resmi Hadir di Juli 2026, Berapa harganya?

    Gempa Venezuela Rusak Ribuan Bangunan, Jutaan Warga Terdampak

    Trending Tags

    • Kabar PTMA

      Demi Pemerataan Kesehatan, Muhammadiyah Perbanyak Fakultas Kedokteran di Luar Jawa

      Muktamar Muhammadiyah: Menyalakan Pencerahan, Merawat Demokrasi, Membangun Peradaban

      120 Hotel BUMN Digabung, Injourney Jadi Operator Hotel Terbesar Kedua

      Ketua PDM Gowa Sebut PRM Samata sebagai Ranting Muhammadiyah Terbaik di Kabupaten Gowa

      BBM Baru RI B50 Resmi Hadir di Juli 2026, Berapa harganya?

      Gempa Venezuela Rusak Ribuan Bangunan, Jutaan Warga Terdampak

      Trending Tags

      • Hukum Islam

        Пин Ап Казино Официальный сайт | Pin Up Casino играть онлайн – Вход, Зеркало (2026)

        Vodka онлайн казино – официальный сайт

        1xbet app en France : guide complet d’installation, bonus de bienvenue et sécurité

        Олимп Казино ᐉ Официальный сайт в Казахстане – Olimp Casino

        Los casinos online más populares de Chile

        Pinco Online Kazino (Пинко) 2026 – Qaydalar və Şərtlər üzrə Bələdçi

      • SekolahMu
        SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

        SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

        Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

        Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

        Di SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen, Kemenko PMK Luncurkan Gerakan Tanam 10 Juta Pohon

        Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

        Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

        Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

        Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

        Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

        Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

        Trending Tags

        • Majelis Virtual
        No Result
        View All Result
        Virtumu - Muhammadiyah All Channel
        Advertisement
        • Home
        • BeritaMu

          Demi Pemerataan Kesehatan, Muhammadiyah Perbanyak Fakultas Kedokteran di Luar Jawa

          Muktamar Muhammadiyah: Menyalakan Pencerahan, Merawat Demokrasi, Membangun Peradaban

          120 Hotel BUMN Digabung, Injourney Jadi Operator Hotel Terbesar Kedua

          Ketua PDM Gowa Sebut PRM Samata sebagai Ranting Muhammadiyah Terbaik di Kabupaten Gowa

          BBM Baru RI B50 Resmi Hadir di Juli 2026, Berapa harganya?

          Gempa Venezuela Rusak Ribuan Bangunan, Jutaan Warga Terdampak

          Trending Tags

          • Kabar PTMA

            Demi Pemerataan Kesehatan, Muhammadiyah Perbanyak Fakultas Kedokteran di Luar Jawa

            Muktamar Muhammadiyah: Menyalakan Pencerahan, Merawat Demokrasi, Membangun Peradaban

            120 Hotel BUMN Digabung, Injourney Jadi Operator Hotel Terbesar Kedua

            Ketua PDM Gowa Sebut PRM Samata sebagai Ranting Muhammadiyah Terbaik di Kabupaten Gowa

            BBM Baru RI B50 Resmi Hadir di Juli 2026, Berapa harganya?

            Gempa Venezuela Rusak Ribuan Bangunan, Jutaan Warga Terdampak

            Trending Tags

            • Hukum Islam

              Пин Ап Казино Официальный сайт | Pin Up Casino играть онлайн – Вход, Зеркало (2026)

              Vodka онлайн казино – официальный сайт

              1xbet app en France : guide complet d’installation, bonus de bienvenue et sécurité

              Олимп Казино ᐉ Официальный сайт в Казахстане – Olimp Casino

              Los casinos online más populares de Chile

              Pinco Online Kazino (Пинко) 2026 – Qaydalar və Şərtlər üzrə Bələdçi

            • SekolahMu
              SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

              SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

              Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

              Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

              Di SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen, Kemenko PMK Luncurkan Gerakan Tanam 10 Juta Pohon

              Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

              Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

              Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

              Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

              Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

              Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

              Trending Tags

              • Majelis Virtual
              No Result
              View All Result
              Virtumu - Muhammadiyah All Channel
              No Result
              View All Result
              Home BeritaMu

              Mata Air Pancasila, Cerdas Bangsa Semesta Bercahaya

              admin by admin
              28/06/2026
              in BeritaMu
              0
              744
              VIEWS
              Share di FacebookShare di TwitterShare di WA
              Mata Air Pancasila, Cerdas Bangsa Semesta Bercahaya: Komitmen Darul Ahdi wa Syahadah dalam Membangun Indonesia Berkarakter
              Oleh: Jufri
              Subuh ini pikiran saya terasa sedikit lebih berat. Ada beberapa pekerjaan yang harus segera diselesaikan, tetapi semuanya harus dimulai dengan berpikir. Saya teringat petuah orang bijak bahwa sebelum bekerja harus dipikirkan, dan setelah dipikirkan barulah dikerjakan. Kalimat sederhana itu kembali mengingatkan bahwa kualitas sebuah tindakan sering kali ditentukan oleh kualitas cara kita berpikir.
              Di tengah suasana hening menjelang pagi,  pandangan saya kemudian tertuju pada dua buku karya Dr. Yudi Latif yang saya peroleh melalui cara yang berbeda. Satu saya beli karena memang ingin memilikinya, sementara yang satu lagi saya dapatkan sebagai hadiah dari seorang sahabat. Meski hadir melalui jalan yang berbeda, keduanya seolah saling melengkapi karena mengangkat tema yang sama: Indonesia dan Pancasila. Membaca kedua buku itu bukan sekadar menambah pengetahuan, tetapi juga mengajak saya merenungkan kembali makna menjadi warga negara Indonesia yang beragama, berakhlak, mencintai tanah air, dan bertanggung jawab terhadap masa depan bangsa.
              Membaca dua karya Dr. Yudi Latif membuat saya semakin memahami bahwa Pancasila bukan sekadar dasar negara yang dihafalkan di sekolah atau dibacakan dalam upacara. Pancasila adalah mata air kebangsaan yang terus mengalir memberi kehidupan bagi Indonesia yang majemuk. Di dalamnya terdapat nilai-nilai yang telah hidup jauh sebelum republik ini berdiri, kemudian dirumuskan menjadi fondasi kehidupan berbangsa dan bernegara.
              Kang Yudi menjelaskan sejarah lahirnya Pancasila dengan bahasa yang mudah dipahami, tetapi tetap kaya makna. Ia menggambarkan bagaimana hubungan Pancasila dengan bangsa Indonesia, bagaimana relasi agama dan negara dalam Negara Pancasila, serta mengapa Pancasila mampu menjadi titik temu bagi berbagai suku, agama, budaya, dan golongan.
              Yang paling menarik bagi saya adalah penjelasan bahwa mengamalkan Pancasila sesungguhnya tidak memerlukan teori yang rumit. Keteladanan jauh lebih penting daripada pidato panjang. Ketika seseorang berlaku jujur, menepati janji, menghormati sesama, bekerja keras, menolong orang lain, serta menjaga persatuan, pada hakikatnya ia sedang mengamalkan Pancasila.
              Di sinilah saya melihat adanya titik temu antara Pancasila dan ajaran agama. Seseorang yang sungguh-sungguh mengamalkan ajaran agamanya dengan benar hampir pasti akan mengamalkan nilai-nilai Pancasila. Kejujuran, keadilan, kasih sayang, amanah, musyawarah, serta kepedulian terhadap sesama merupakan nilai yang hidup dalam agama sekaligus menjadi ruh Pancasila. Karena itu, menjadi seorang yang taat beragama tidak bertentangan dengan menjadi seorang nasionalis. Justru keduanya saling menguatkan.
              Pemikiran tersebut mengingatkan saya pada konsep Darul Ahdi wa Syahadah yang menjadi pandangan Muhammadiyah terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia. Indonesia adalah negara hasil konsensus nasional yang harus dijaga bersama, sekaligus ruang pengabdian untuk menghadirkan karya terbaik bagi kemajuan bangsa. Mencintai Indonesia bukan sekadar pilihan kebangsaan, tetapi juga bagian dari pengamalan nilai-nilai Islam Berkemajuan.
              Refleksi ini terasa semakin relevan ketika Muhammadiyah bersiap menyelenggarakan Muktamar Muhammadiyah ke-49 di Sumatera Utara dengan tema “Cerdas Bangsa, Semesta Bercahaya.” Tema tersebut mengandung pesan yang sangat mendalam. Bangsa yang cerdas bukan hanya diukur dari tingginya angka pendidikan atau pesatnya kemajuan teknologi, tetapi juga dari kualitas karakter manusianya. Kecerdasan harus berjalan seiring dengan kejujuran, integritas, kepedulian, serta tanggung jawab moral.
              Di sinilah pentingnya membangun manajemen sumber daya manusia yang berkelanjutan. Indonesia tidak cukup hanya membangun jalan, pelabuhan, bendungan, atau gedung-gedung megah. Yang jauh lebih penting adalah membangun manusia yang berkarakter. Manusia yang terus belajar sepanjang hayat, mampu beradaptasi terhadap perubahan, memiliki kompetensi, berintegritas, dan menjadikan agama serta Pancasila sebagai pedoman hidup. Sebab, sebesar apa pun kekayaan alam yang dimiliki, masa depan Indonesia pada akhirnya akan ditentukan oleh kualitas manusianya.
              Muhammadiyah telah lama memberikan teladan melalui ribuan sekolah, perguruan tinggi, rumah sakit, panti asuhan, dan berbagai amal usaha yang tersebar di seluruh Indonesia. Semua itu merupakan investasi jangka panjang dalam membangun sumber daya manusia yang unggul, berakhlak, dan mampu memberi manfaat bagi semesta. Inilah wujud nyata pengamalan Pancasila yang tidak banyak berbicara, tetapi banyak berkarya.
              Sayangnya, dalam kehidupan berbangsa kita masih sering menyaksikan Pancasila berhenti sebagai slogan. Tidak sedikit orang yang lantang mengaku Pancasilais, tetapi masih akrab dengan dusta, korupsi, penyalahgunaan kekuasaan, intoleransi, dan berbagai bentuk ketidakjujuran. Padahal, Pancasila tidak membutuhkan teriakan. Pancasila membutuhkan keteladanan.
              Karena itu, membaca buku-buku Yudi Latif menjadi pengalaman yang menyegarkan. Ia mengajak kita kembali kepada substansi, bahwa Pancasila harus hadir dalam setiap aktivitas kehidupan, mulai dari keluarga, sekolah, kampus, organisasi, tempat kerja, hingga penyelenggaraan negara. Nilai-nilai Pancasila harus tampak dalam keputusan, kebijakan, dan perilaku sehari-hari.
              Sebagai anak bangsa, kita memikul amanah sejarah yang tidak ringan. Tugas kita bukan sekadar mewarisi Indonesia dari para pendiri bangsa, tetapi juga merawat dan menyempurnakannya. Ada nilai-nilai luhur yang harus terus kita teruskan, dan ada penyimpangan yang harus kita luruskan. Tugas kita adalah meneruskan yang benar dan meluruskan yang bengkok. Meneruskan tradisi kejujuran, gotong royong, persatuan, penghormatan terhadap konstitusi, serta semangat mencerdaskan kehidupan bangsa. Meluruskan praktik-praktik yang menyimpang dari nilai-nilai Pancasila, seperti kebohongan, korupsi, penyalahgunaan kekuasaan, politik yang menghalalkan segala cara, serta lunturnya keteladanan dalam kehidupan publik.
              Mencerdaskan bangsa bukan hanya tugas pemerintah atau lembaga pendidikan. Ia merupakan panggilan moral seluruh anak bangsa. Setiap guru yang mengajar dengan ikhlas, setiap orang tua yang mendidik dengan kasih sayang, setiap pemimpin yang berlaku adil, setiap mahasiswa yang belajar dengan sungguh-sungguh, setiap aparatur yang bekerja dengan jujur, sesungguhnya sedang menyalakan cahaya bagi Indonesia.
              Subuh pun perlahan berganti pagi. Dua buku itu masih tergeletak di meja, tetapi pikiran saya terasa jauh lebih ringan. Saya menyadari bahwa membangun Indonesia tidak selalu harus dimulai dari sesuatu yang besar. Ia dapat dimulai dari cara kita berpikir, cara kita bekerja, cara kita memperlakukan sesama, dan cara kita menjaga kepercayaan.
              Mata air Pancasila tidak boleh dibiarkan mengering. Ia harus terus mengalir melalui ilmu pengetahuan, keteladanan, pengabdian, dan amal nyata. Itulah makna terdalam dari komitmen Darul Ahdi wa Syahadah, sekaligus ruh tema Muktamar Muhammadiyah ke-49: “Cerdas Bangsa, Semesta Bercahaya.” Ketika ilmu menjadi cahaya, agama menjadi pedoman, Pancasila menjadi arah, dan keteladanan menjadi budaya, di sanalah Indonesia akan melahirkan manusia-manusia unggul yang mampu meneruskan yang benar, meluruskan yang bengkok, serta mencerdaskan kehidupan bangsa. Dari sanalah Indonesia akan melangkah menuju masa depan yang maju, adil, bermartabat, dan benar-benar bercahaya.
              Silaturahmi Kolaborasi Sinergi Harmoni

              WartaTerkait

              Demi Pemerataan Kesehatan, Muhammadiyah Perbanyak Fakultas Kedokteran di Luar Jawa

              Muktamar Muhammadiyah: Menyalakan Pencerahan, Merawat Demokrasi, Membangun Peradaban

              120 Hotel BUMN Digabung, Injourney Jadi Operator Hotel Terbesar Kedua

              Ketua PDM Gowa Sebut PRM Samata sebagai Ranting Muhammadiyah Terbaik di Kabupaten Gowa

              Share98Tweet62Send
              Previous Post

              Bimtek SatuMu di Tiga Kawasan Pegunungan Bukit Barisan

              Next Post

              Hilman Latief Dorong Grand Design Dakwah Muhammadiyah yang Berkelanjutan dan Meregenerasi

              admin

              admin

              InfoLain

              BeritaMu

              Demi Pemerataan Kesehatan, Muhammadiyah Perbanyak Fakultas Kedokteran di Luar Jawa

              29/06/2026
              BeritaMu

              Muktamar Muhammadiyah: Menyalakan Pencerahan, Merawat Demokrasi, Membangun Peradaban

              29/06/2026
              BeritaMu

              120 Hotel BUMN Digabung, Injourney Jadi Operator Hotel Terbesar Kedua

              29/06/2026
              Next Post

              Hilman Latief Dorong Grand Design Dakwah Muhammadiyah yang Berkelanjutan dan Meregenerasi

              Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

              Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

              Stay Connected

                • Trending
                • Comments
                • Latest

                Kaprodi MPI SPs UMJ Hadiri Muktamar Hidayatul Qur’an di Makkah

                05/09/2024

                Kepemimpinan IMM: Dari Nilai Hingga Transformasi Gerakan

                03/10/2025

                MPI PWM Jateng Gelar Pesantren Digital Ramadan, Siapkan Jurnalis Muda Andal!

                18/03/2025

                Gebrakan Baru! Nasyiatul Aisyiyah Luncurkan 10 Program Unggulan di Tanwir II

                05/09/2025

                Perkuat Internasionalisasi Muhammadiyah, PCIM Arab Saudi Kuatkan Kelembagaan

                0

                Cerita Perkembangan dan Corak Beragam Islam di Amerika

                0

                Ngaji on the Street Makin Asyik saat Belajar Qiroah

                0

                Kompak, Walikota Melton dan Orang tua Siswa Takjub dengan Muhammadiyah Australia College

                0

                Demi Pemerataan Kesehatan, Muhammadiyah Perbanyak Fakultas Kedokteran di Luar Jawa

                29/06/2026

                Muktamar Muhammadiyah: Menyalakan Pencerahan, Merawat Demokrasi, Membangun Peradaban

                29/06/2026

                120 Hotel BUMN Digabung, Injourney Jadi Operator Hotel Terbesar Kedua

                29/06/2026

                Ketua PDM Gowa Sebut PRM Samata sebagai Ranting Muhammadiyah Terbaik di Kabupaten Gowa

                29/06/2026
                Virtumu – Muhammadiyah All Channel

                Virtumu adalah kumpulan ragam informasi muhammadiyah dari berbagai kanal internet, dengan harapan akan menjadi wahana warta terpadu.

                Follow Us

                Kategori Info

                • BeritaMu (28,585)
                • Hukum Islam (1,447)
                • Kabar PTMA (3,856)
                • KesehatanMu (70)
                • Majelis Virtual (6)
                • Muktamar48 (7)
                • ortomMu (15)
                • sekolahMu (10)
                • Uncategorized (7,428)

                Info terbaru

                Demi Pemerataan Kesehatan, Muhammadiyah Perbanyak Fakultas Kedokteran di Luar Jawa

                29/06/2026

                Muktamar Muhammadiyah: Menyalakan Pencerahan, Merawat Demokrasi, Membangun Peradaban

                29/06/2026

                120 Hotel BUMN Digabung, Injourney Jadi Operator Hotel Terbesar Kedua

                29/06/2026
                • Tentang
                • Sumber
                • Advertise
                • Privacy & Policy
                • Contact

                © 2025 VM - Virtual Muhammadiyah by Virtumu1912.

                No Result
                View All Result

                © 2025 VM - Virtual Muhammadiyah by Virtumu1912.

                Welcome Back!

                Sign In with Facebook
                Sign In with Google
                OR

                Login to your account below

                Forgotten Password?

                Retrieve your password

                Please enter your username or email address to reset your password.

                Log In