• Tentang
  • Sumber
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Sabtu, Oktober 10, 2026
  • Login
  • Home
  • BeritaMu

    Mahasiswa UUM Malaysia dan FEB UMSU Gelar Pertukaran Budaya

    Istiqomah dalam Beribadah kepada ALLAH

    SUMU Batam Perkuat Kapasitas UMKM Lewat Business Forum

    UMSU Terus Melejit: Bukan Hanya tentang Rektor, tetapi Perjalanan Panjang Sebuah Perjuangan

    HW Harus Jadi Kepanduan Berkemajuan yang Terbuka dan Solutif

    Wacana Wajib Militer Terbatas di Indonesia, Seberapa Relevan Diterapkan Saat Ini?

    Trending Tags

    • Kabar PTMA

      Mahasiswa UUM Malaysia dan FEB UMSU Gelar Pertukaran Budaya

      Istiqomah dalam Beribadah kepada ALLAH

      SUMU Batam Perkuat Kapasitas UMKM Lewat Business Forum

      UMSU Terus Melejit: Bukan Hanya tentang Rektor, tetapi Perjalanan Panjang Sebuah Perjuangan

      HW Harus Jadi Kepanduan Berkemajuan yang Terbuka dan Solutif

      Wacana Wajib Militer Terbatas di Indonesia, Seberapa Relevan Diterapkan Saat Ini?

      Trending Tags

      • Hukum Islam

        Lafal Salam Mengakhiri Shalat dan Salam Penutup Khutbah

        Adakah Azan Iqamah untuk Shalat Sendirian?

        Roh Anak Dikorbankan untuk Pesugihan

        SG Casino: El Playground Definitivo para Sesiones de Juego Cortas y de Alta‑Intensidad

        5Gringos Casino: High‑Intensity Slots & Live Play for Quick Wins

        Magius Casino: Quick‑Hit Slots en Snelle Winsten

      • SekolahMu
        SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

        SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

        Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

        Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

        Di SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen, Kemenko PMK Luncurkan Gerakan Tanam 10 Juta Pohon

        Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

        Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

        Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

        Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

        Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

        Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

        Trending Tags

        • Majelis Virtual
        No Result
        View All Result
        Virtumu - Muhammadiyah All Channel
        Advertisement
        • Home
        • BeritaMu

          Mahasiswa UUM Malaysia dan FEB UMSU Gelar Pertukaran Budaya

          Istiqomah dalam Beribadah kepada ALLAH

          SUMU Batam Perkuat Kapasitas UMKM Lewat Business Forum

          UMSU Terus Melejit: Bukan Hanya tentang Rektor, tetapi Perjalanan Panjang Sebuah Perjuangan

          HW Harus Jadi Kepanduan Berkemajuan yang Terbuka dan Solutif

          Wacana Wajib Militer Terbatas di Indonesia, Seberapa Relevan Diterapkan Saat Ini?

          Trending Tags

          • Kabar PTMA

            Mahasiswa UUM Malaysia dan FEB UMSU Gelar Pertukaran Budaya

            Istiqomah dalam Beribadah kepada ALLAH

            SUMU Batam Perkuat Kapasitas UMKM Lewat Business Forum

            UMSU Terus Melejit: Bukan Hanya tentang Rektor, tetapi Perjalanan Panjang Sebuah Perjuangan

            HW Harus Jadi Kepanduan Berkemajuan yang Terbuka dan Solutif

            Wacana Wajib Militer Terbatas di Indonesia, Seberapa Relevan Diterapkan Saat Ini?

            Trending Tags

            • Hukum Islam

              Lafal Salam Mengakhiri Shalat dan Salam Penutup Khutbah

              Adakah Azan Iqamah untuk Shalat Sendirian?

              Roh Anak Dikorbankan untuk Pesugihan

              SG Casino: El Playground Definitivo para Sesiones de Juego Cortas y de Alta‑Intensidad

              5Gringos Casino: High‑Intensity Slots & Live Play for Quick Wins

              Magius Casino: Quick‑Hit Slots en Snelle Winsten

            • SekolahMu
              SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

              SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

              Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

              Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

              Di SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen, Kemenko PMK Luncurkan Gerakan Tanam 10 Juta Pohon

              Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

              Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

              Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

              Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

              Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

              Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

              Trending Tags

              • Majelis Virtual
              No Result
              View All Result
              Virtumu - Muhammadiyah All Channel
              No Result
              View All Result
              Home BeritaMu

              Jejak Kritis dan Moderat Muhammadiyah terhadap Kekuasaan

              admin by admin
              29/05/2026
              in BeritaMu
              0
              744
              VIEWS
              Share di FacebookShare di TwitterShare di WA
              Jejak Kritis dan Moderat Muhammadiyah terhadap Kekuasaan
              Oleh : Jufri 
              Dalam sejarah Indonesia, Muhammadiyah bukan hanya dikenal sebagai organisasi dakwah dan pendidikan, tetapi juga memiliki jejak panjang dalam mengawal kekuasaan. Menariknya, sikap Muhammadiyah terhadap negara sering berada di antara dua kutub: kritis tetapi tetap moderat. Tidak terlalu dekat hingga kehilangan independensi, namun juga tidak memilih jalan konfrontasi yang berlebihan.
              Muhammadiyah sejak awal lahir bukan organisasi politik praktis. Ia lahir sebagai gerakan pembaruan sosial-keagamaan. Tetapi karena agama tidak pernah benar-benar bisa dipisahkan dari kehidupan publik, maka Muhammadiyah akhirnya selalu bersentuhan dengan kekuasaan. Dari zaman kolonial, Orde Lama, Orde Baru, hingga era reformasi, relasi itu terus berubah mengikuti zaman.
              Pada masa penjajahan Belanda, Muhammadiyah memilih jalur pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan umat. Itu sebenarnya juga bentuk kritik sosial. Ketika rakyat tertinggal dalam pendidikan dan kesehatan, Muhammadiyah hadir membangun sekolah, rumah sakit, dan gerakan sosial. Kritiknya tidak selalu berbentuk pidato keras, tetapi diwujudkan dalam kerja nyata. Di situlah salah satu watak moderat Muhammadiyah terlihat: memperbaiki keadaan tanpa harus selalu gaduh.
              Namun moderat bukan berarti diam. Dalam banyak momentum sejarah, Muhammadiyah tetap menunjukkan sikap kritis terhadap kekuasaan. Ketika negara dianggap terlalu jauh dari kepentingan rakyat, suara-suara dari tokoh Muhammadiyah sering muncul mengingatkan pemerintah. Kritik itu biasanya disampaikan dengan bahasa yang lebih teduh, argumentatif, dan berbasis moral. Tidak jarang justru karena disampaikan dengan tenang, kritik itu menjadi lebih tajam.
              Sikap Muhammadiyah sejak era Soekarno, Soeharto hingga sekarang harus terus dijaga. Karena Muhammadiyah bukan organisasi yang tugasnya menyenangkan kekuasaan, tetapi mengawal dan mengawasinya. Dalam setiap rezim, Muhammadiyah memiliki tantangan yang berbeda-beda, tetapi garis moralnya tetap sama: berada bersama kepentingan umat, bangsa, dan nilai keadilan. Ketika negara berjalan baik, Muhammadiyah mendukung. Tetapi ketika kekuasaan mulai menjauh dari kritik dan kepentingan rakyat, Muhammadiyah juga harus tetap berani mengingatkan.
              Pada masa Orde Baru misalnya, hubungan organisasi Islam dengan negara berada dalam tekanan politik yang tidak mudah. Banyak organisasi memilih aman demi bertahan hidup. Muhammadiyah juga mengalami dinamika itu. Tetapi di tengah keterbatasan ruang kritik, Muhammadiyah tetap menjaga tradisi intelektual dan pendidikan yang melahirkan kesadaran kritis masyarakat. Kampus-kampus Muhammadiyah menjadi ruang lahirnya banyak gagasan sosial dan demokrasi.
              Di era reformasi, tantangan berubah. Kekuasaan tidak lagi terlalu tertutup terhadap kritik, tetapi justru sering berusaha mendekati organisasi masyarakat sipil demi legitimasi politik. Dalam situasi seperti ini, menjaga jarak yang sehat dengan kekuasaan menjadi lebih sulit. Banyak tokoh Muhammadiyah masuk ke pemerintahan, partai politik, atau lembaga negara. Itu sah dalam demokrasi. Tetapi publik juga berharap Muhammadiyah tetap memiliki keberanian moral untuk mengkritik ketika kekuasaan mulai menjauh dari keadilan sosial.
              Jejak sejarah Muhammadiyah inilah yang harus dipahami oleh generasi muda Muhammadiyah dan Ortom di tengah gempuran pragmatisme kekuasaan yang mulai mencengkeram dari dalam. Kekuasaan bukan untuk dimusuhi, kita tidak boleh apriori. Tetapi kekuasaan juga tidak boleh membutakan mata Muhammadiyah untuk tetap bersikap kritis sekaligus moderat. Sebab ketika organisasi terlalu larut dalam kekuasaan, sering kali keberanian moral perlahan memudar. Kritik menjadi sungkan, dan suara umat kadang kalah oleh kepentingan kedekatan dengan penguasa.
              Sekarang, ketika banyak kader bahkan pimpinan Muhammadiyah dan Ortomnya berada dalam pemerintahan, sikap kritis dan moderat Muhammadiyah itu sedang diuji. Independensi Muhammadiyah dengan sendirinya juga sedang diuji. Sebab kedekatan dengan kekuasaan selalu membawa dua kemungkinan sekaligus: peluang untuk memberi manfaat lebih besar kepada rakyat, tetapi juga risiko melemahnya daya kritis organisasi. Dalam situasi seperti ini, Muhammadiyah dituntut tetap mampu membedakan antara kerja sama kebangsaan dengan ketergantungan politik.
              Muhammadiyah tidak hanya menghadirkan pejabat, tetapi melahirkan pemimpin. Bukan hanya melahirkan politisi, tetapi negarawan. Di sinilah titik paling krusial dari sikap berkemajuan dan mencerahkan itu. Sebab pejabat bisa lahir karena jabatan, tetapi negarawan lahir karena visi dan keberanian moral. Politisi mungkin berpikir tentang kekuasaan hari ini, tetapi negarawan berpikir tentang masa depan bangsa dan kepentingan rakyat yang lebih besar. Karena itu, kader Muhammadiyah yang berada dalam lingkar kekuasaan seharusnya tidak sekadar menjadi bagian dari sistem, tetapi juga menjadi penjaga akal sehat, etika, dan nurani publik.
              Muhammadiyah memiliki tradisi penting: dakwah amar ma’ruf nahi munkar. Artinya bukan hanya mengajak kepada kebaikan, tetapi juga mengingatkan terhadap penyimpangan. Dalam konteks negara, itu berarti organisasi ini tidak cukup hanya membangun sekolah dan rumah sakit, tetapi juga menjaga nurani publik. Kritik kepada kekuasaan bukan kebencian terhadap negara. Justru kritik adalah bentuk kecintaan agar negara tidak kehilangan arah.
              Sikap moderat Muhammadiyah sebenarnya sangat relevan bagi Indonesia hari ini. Di tengah suasana publik yang sering mudah marah, mudah membenci, dan cepat terbelah, Muhammadiyah menunjukkan bahwa kritik tidak harus disampaikan dengan caci maki. Sebaliknya, kedekatan dengan penguasa juga tidak boleh membuat organisasi kehilangan keberanian moral.
              Karena itu, jejak Muhammadiyah terhadap kekuasaan bukan jejak oposisi permanen, tetapi juga bukan jejak pendukung tanpa syarat. Muhammadiyah bergerak di tengah: menjaga negara tetap waras, sambil tetap menjaga umat agar tidak kehilangan akal sehat. Di situlah mungkin kekuatan terbesar Muhammadiyah selama lebih dari satu abad — mampu bertahan tanpa kehilangan identitas, mampu dekat tanpa larut, dan mampu kritis tanpa harus menjadi ekstrem.
              Silaturahmi Kolaborasi Sinergi Harmoni

              WartaTerkait

              Mahasiswa UUM Malaysia dan FEB UMSU Gelar Pertukaran Budaya

              Istiqomah dalam Beribadah kepada ALLAH

              SUMU Batam Perkuat Kapasitas UMKM Lewat Business Forum

              UMSU Terus Melejit: Bukan Hanya tentang Rektor, tetapi Perjalanan Panjang Sebuah Perjuangan

              Share98Tweet62Send
              Previous Post

              Inovasi Kurban PCIM Malaysia: Hadirkan “Kids Corner” dan Dukungan Penuh KBRI Kuala Lumpur

              Next Post

              Mengenal Konsep TITAH: Hikmah Idul Adha yang Jadi Kunci Pengikis Sifat Egois

              admin

              admin

              InfoLain

              BeritaMu

              Mahasiswa UUM Malaysia dan FEB UMSU Gelar Pertukaran Budaya

              09/10/2026
              BeritaMu

              Istiqomah dalam Beribadah kepada ALLAH

              09/10/2026
              BeritaMu

              SUMU Batam Perkuat Kapasitas UMKM Lewat Business Forum

              09/10/2026
              Next Post

              Mengenal Konsep TITAH: Hikmah Idul Adha yang Jadi Kunci Pengikis Sifat Egois

              Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

              Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

              Stay Connected

                • Trending
                • Comments
                • Latest

                Kepemimpinan IMM: Dari Nilai Hingga Transformasi Gerakan

                03/10/2025

                Kaprodi MPI SPs UMJ Hadiri Muktamar Hidayatul Qur’an di Makkah

                05/09/2024

                MPI PWM Jateng Gelar Pesantren Digital Ramadan, Siapkan Jurnalis Muda Andal!

                18/03/2025

                BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem Enam Hari di Sumut akibat IOD Negatif

                26/11/2025

                Perkuat Internasionalisasi Muhammadiyah, PCIM Arab Saudi Kuatkan Kelembagaan

                0

                Cerita Perkembangan dan Corak Beragam Islam di Amerika

                0

                Ngaji on the Street Makin Asyik saat Belajar Qiroah

                0

                Kompak, Walikota Melton dan Orang tua Siswa Takjub dengan Muhammadiyah Australia College

                0

                Mahasiswa UUM Malaysia dan FEB UMSU Gelar Pertukaran Budaya

                09/10/2026

                Istiqomah dalam Beribadah kepada ALLAH

                09/10/2026

                SUMU Batam Perkuat Kapasitas UMKM Lewat Business Forum

                09/10/2026

                UMSU Terus Melejit: Bukan Hanya tentang Rektor, tetapi Perjalanan Panjang Sebuah Perjuangan

                09/10/2026
                Virtumu – Muhammadiyah All Channel

                Virtumu adalah kumpulan ragam informasi muhammadiyah dari berbagai kanal internet, dengan harapan akan menjadi wahana warta terpadu.

                Follow Us

                Kategori Info

                • BeritaMu (29,751)
                • Hukum Islam (1,633)
                • Kabar PTMA (4,294)
                • KesehatanMu (70)
                • Majelis Virtual (6)
                • Muktamar48 (7)
                • ortomMu (15)
                • sekolahMu (10)
                • Uncategorized (7,428)

                Info terbaru

                Mahasiswa UUM Malaysia dan FEB UMSU Gelar Pertukaran Budaya

                09/10/2026

                Istiqomah dalam Beribadah kepada ALLAH

                09/10/2026

                SUMU Batam Perkuat Kapasitas UMKM Lewat Business Forum

                09/10/2026
                • Tentang
                • Sumber
                • Advertise
                • Privacy & Policy
                • Contact

                © 2025 VM - Virtual Muhammadiyah by Virtumu1912.

                No Result
                View All Result

                © 2025 VM - Virtual Muhammadiyah by Virtumu1912.

                Welcome Back!

                Sign In with Facebook
                Sign In with Google
                OR

                Login to your account below

                Forgotten Password?

                Retrieve your password

                Please enter your username or email address to reset your password.

                Log In