WARTAPTM.ID, MADIUN — Universitas Muhammadiyah Jawa Timur (sebelumnya Universitas Muhammadiyah Madiun) terus memperkuat pengembangan program studi berbasis kebutuhan masa depan melalui kehadiran Program Studi Ilmu Aktuaria di bawah Fakultas Informatika, Teknologi, dan Sains (FITS).
Di tengah dinamika ekonomi digital yang semakin kompleks, kebutuhan terhadap kemampuan analisis risiko keuangan menjadi semakin penting. Ilmu aktuaria hadir sebagai disiplin strategis yang menggabungkan matematika, statistika, dan keuangan untuk menghasilkan keputusan berbasis data yang presisi.
Kepala Program Studi Ilmu Aktuaria, Lenny Puspita Dewi, menjelaskan bahwa Prodi Ilmu Aktuaria UMJT dikembangkan dengan pendekatan yang integratif dan kontekstual.
“Kami tidak hanya mencetak ahli risiko, tetapi juga profesional yang mampu membaca data, memahami konteks lokal, serta merancang solusi keuangan yang berkelanjutan,” ujarnya, Rabu (13/5).
Ia menambahkan bahwa keunikan program studi ini terletak pada integrasi antara analisis data berbasis kearifan lokal, transformasi digital, serta prinsip ekonomi hijau. Pendekatan ini menjadi ciri khas dalam menjawab tantangan pembangunan berkelanjutan di sektor keuangan.
Kurikulum Berbasis Kompetensi dan Industri
Dalam proses pembelajaran, mahasiswa dibekali dengan kombinasi keilmuan matematika, statistika, dan keuangan yang terstruktur secara bertahap. Kurikulum mencakup 145 SKS yang terdiri dari teori dan praktik, mulai dari dasar hingga penerapan.
Selain mata kuliah umum seperti Al-Islam dan Kemuhammadiyahan, Pancasila, dan kewarganegaraan, mahasiswa juga mempelajari mata kuliah inti seperti kalkulus, teori peluang, komputasi aktuaria, hingga financial technology.
Tahapan pembelajaran dirancang berjenjang, dimulai dari penguatan dasar matematika dan ekonomi, dilanjutkan ke statistika, hingga fokus pada analisis aktuaria dan riset terapan.
Keunggulan: Ilmu Langka dan Relevan
Prodi Ilmu Aktuaria UMJT memiliki sejumlah keunggulan strategis. Selain tergolong sebagai bidang ilmu yang masih relatif langka di Indonesia, kebutuhan industri terhadap tenaga ahli aktuaria terus meningkat, terutama di sektor keuangan dan asuransi.
Kurikulum yang dirancang juga menekankan pada praktik industri, profesionalisme, serta etika bisnis, sehingga lulusan memiliki kesiapan kerja yang kuat. Dukungan teknologi dan integrasi data science menjadi nilai tambah dalam menghadapi era digital.
Prospek Karier Luas
Lulusan Ilmu Aktuaria memiliki peluang karier yang luas, mulai dari perusahaan asuransi dan reasuransi, perbankan, lembaga keuangan, dana pensiun, hingga konsultan manajemen risiko dan instansi pemerintah.
Dengan kompetensi dalam perhitungan risiko, analisis data, serta penguasaan teknologi, lulusan diharapkan mampu menjadi pengambil keputusan strategis di berbagai sektor.
Selain itu, lulusan juga dibekali dengan karakter berintegritas dan nilai-nilai keislaman sebagai bagian dari pendidikan di lingkungan Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (PTMA).
The post UMJT Kembangkan Ilmu Aktuaria, Siapkan SDM Unggul di Bidang Analisis Risiko dan Keuangan appeared first on Warta PTM.



