PWMJATENG.COM, Tulungagung — Gelaran Kopdar Gabungan (Kopdargab) VI BikersMu Jawa Timur di Tulungagung pada 9–10 Mei 2026 berlangsung meriah. Acara ini bukan sekadar ajang berkumpul para pengendara motor Muhammadiyah. Namun, kegiatan ini menghadirkan rangkaian agenda yang sarat nilai dakwah, sosial, dan kepedulian lingkungan.
Para peserta mengusung semangat “Melaju Bersama Dakwah” saat memadati Kota Marmer. Agenda rutin tiga bulanan ini terasa lebih lengkap dan penuh makna bagi para anggota. Peserta hadir dari ujung timur Banyuwangi hingga Ngawi untuk memperkuat ukhuwah serta memperkokoh gerakan dakwah komunitas.
Spirit Dakwah dan Pengukuhan Pengurus
Ustadz Kusnadi Ikhwani dan Abah Sutrimo melepas keberangkatan peserta dengan penuh khidmat. Keduanya merupakan pengurus LPCPRM PP Muhammadiyah sekaligus Ta’mir Masjid Al Fattah. Beliau mengingatkan agar seluruh peserta menjaga niat dan keselamatan selama perjalanan BikersMu Jawa Timur berlangsung.
Selanjutnya, para rider mengikuti Kajian Subuh sebagai ruang penguatan spiritual. Momentum ini menjadi ciri khas yang membedakan komunitas ini dengan klub motor lainnya. Peserta mendapatkan tausiyah tentang pentingnya menjaga niat dalam berhobi agar tetap membawa manfaat bagi sesama.
Selain penguatan iman, agenda ini menjadi sarana konsolidasi organisasi antar chapter se-Jawa Timur. Salah satu momen krusialnya adalah pengukuhan pengurus BikersMu Tulungagung. Kehadiran pengurus baru ini menjadi tonggak penting berkembangnya jaringan komunitas di wilayah selatan Jawa Timur.
Baca Juga: Perkuat Dakwah Komunitas, Pemuda Muhammadiyah Launching Bikersmu Kota Magelang
Aksi Sosial dan Pelestarian Lingkungan
Suasana semakin hangat ketika peserta melakukan aksi berbagi sosial dengan konsep yang menyentuh. Para rider turun langsung ke jalan untuk membagikan paket sembako bagi warga di sekitar Masjid Al-Fattah. Mereka juga menyasar para pahlawan keluarga yang sedang bekerja di sepanjang sudut kota.
Selain bantuan pangan, BikersMu Jawa Timur menunjukkan kepedulian lingkungan melalui penyerahan bibit pohon alpukat. Program penghijauan ini bertujuan memberikan manfaat ekonomi jangka panjang bagi masyarakat setempat. Langkah tersebut membuktikan bahwa komunitas motor mampu memberikan kontribusi nyata bagi alam.
Tadabur Alam di Jalur Lintas Selatan (JLS)
Setelah agenda formal selesai, peserta diajak melakukan tadabur alam ke Pantai Sine. Hamparan laut selatan menjadi ruang refleksi atas kebesaran ciptaan Allah SWT bagi seluruh anggota. Kebersamaan antar rider pun semakin erat di tengah keindahan alam Tulungagung yang mempesona.
Agenda semakin menarik saat rombongan mulai menjelajahi Jalur Lintas Selatan (JLS) yang ikonik. Jalur ini menawarkan panorama indah sekaligus medan yang cukup menantang bagi para pengendara. Meskipun menikmati perjalanan, para rider tetap mengedepankan keamanan berkendara dan tertib lalu lintas.
Ketua BikersMu Jawa Timur, Ahmad Taufik, menegaskan bahwa rangkaian acara ini adalah wadah pemberdayaan. Beliau ingin komunitas ini terus konsisten dalam menjalankan misi dakwah, sosial, dan lingkungan secara bersamaan. Kopdargab VI Tulungagung menjadi bukti nyata bahwa komunitas motor bisa tampil religius, solid, dan bermanfaat.
Kontributor : Alexs Mac
Editor: Al-Afasy
The post Kopdargab BikersMu Jawa Timur di Tulungagung: Touring Dakwah dan Aksi Sosial appeared first on Muhammadiyah Jateng.



