WARTAPTM.ID, MAUMERE – Universitas Muhammadiyah Maumere (UNIMOF) resmi melantik jajaran Wakil Rektor pada Kamis (30/4) di Aula Gedung Ahmad Dahlan. Prosesi yang berlangsung khidmat ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat tata kelola kelembagaan sekaligus menegaskan komitmen peningkatan mutu pendidikan tinggi yang inklusif dan berkemajuan.
Pelantikan dihadiri berbagai unsur pimpinan, mulai dari perwakilan Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah, LLDIKTI Wilayah XV, Pimpinan Wilayah Muhammadiyah NTT, hingga perwakilan Pemerintah Kabupaten Sikka, serta sivitas akademika UNIMOF.
Dalam prosesi tersebut, Rektor UNIMOF, Gunawan Suryoputro secara resmi melantik tiga Wakil Rektor, yakni Mohammad Fitri sebagai Wakil Rektor I bidang Akademik dan Kerja Sama, Desvian Bandarsyah sebagai Wakil Rektor II bidang Keuangan, SDM, dan Sarana Prasarana, serta Abdul Kholiq sebagai Wakil Rektor III bidang Al-Islam Kemuhammadiyahan dan Kemahasiswaan.
Rektor menegaskan bahwa pelantikan ini bukan sekadar seremoni, melainkan bagian dari strategi memperkuat tata kelola universitas yang profesional, transparan, dan akuntabel.
“Tantangan pendidikan tinggi ke depan menuntut kepemimpinan yang adaptif, inovatif, dan mampu membangun kolaborasi,” ujarnya. Ia berharap para Wakil Rektor dapat menjadi motor penggerak dalam peningkatan mutu akademik dan pengembangan kerja sama.
Dari unsur persyarikatan, Abdul Majid selaku Pimpinan Wilayah Muhammadiyah NTT mengingatkan bahwa kepemimpinan di Perguruan Tinggi Muhammadiyah harus berlandaskan nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan. Amanah jabatan, menurutnya, harus dijalankan dengan integritas dan keikhlasan demi kemaslahatan umat.
Apresiasi juga datang dari Pemerintah Kabupaten Sikka yang diwakili oleh Patrisius Pederiko. Ia menilai UNIMOF telah berkontribusi nyata dalam pembangunan daerah, khususnya dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Ia berharap sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah dapat terus diperkuat untuk menjawab tantangan pembangunan ke depan.
Sementara itu, Kepala LLDIKTI Wilayah XV, Siprianus Tua, menekankan pentingnya penguatan sistem penjaminan mutu, peningkatan akreditasi, serta tata kelola yang adaptif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.
Dalam amanatnya, Suyadi dari Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah menyoroti pentingnya penguatan nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK), khususnya dalam konteks masyarakat multikultural di Indonesia Timur.
Ia menegaskan bahwa pendekatan AIK perlu dikembangkan secara inklusif, dengan menekankan nilai-nilai universal seperti humanisme, etika, toleransi, dan persaudaraan.
“Pendekatan AIK tidak bersifat doktriner semata, tetapi juga harus dipahami secara akademik dan kontekstual agar dapat diterima oleh seluruh mahasiswa dari berbagai latar belakang,” ungkapnya.
Pelantikan ini diharapkan menjadi titik awal penguatan kepemimpinan di UNIMOF dalam mendorong transformasi institusi. Dengan semangat kolaborasi dan inovasi, UNIMOF optimistis dapat terus berkembang sebagai perguruan tinggi yang unggul, adaptif, dan berdaya saing, serta memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.
The post UNIMOF Lantik Wakil Rektor, Tegaskan Komitmen Mutu dan Kepemimpinan Inklusif appeared first on Warta PTM.





