PWMJATENG.COM, SURAKARTA — Lembaga Pengembangan Persyarikatan, Pengkaderan, dan Alumni (LP3A) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) bersama Ikatan Keluarga Alumni (IKA) UMS menggelar silaturahmi dosen dan tenaga kependidikan yang merupakan alumni UMS di Auditorium Mohammad Djazman, Jumat (10/4).
Kegiatan tersebut dihadiri ratusan alumni yang kini mengabdi di lingkungan kampus. Acara ini menjadi momentum untuk mempererat hubungan antaralumni sekaligus memperkuat kontribusi mereka dalam pengembangan institusi.
Alumni Jadi Kekuatan Internal Kampus
Kepala LP3A UMS, Dr. Bambang Sukoco, S.H., M.H., mengatakan jumlah alumni UMS yang kini berkiprah sebagai dosen dan tenaga kependidikan di lingkungan kampus mencapai lebih dari 400 orang. Menurut dia, hal itu menunjukkan besarnya kontribusi alumni dalam mendukung keberlangsungan dan kemajuan UMS.
“Kami sampaikan, kami selalu bangga dan kami selalu ada untuk UMS,” ungkap Bambang.
Ia menegaskan, kegiatan ini tidak sekadar menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga langkah awal membangun kolaborasi yang lebih konkret antara alumni dan institusi. Berbagai program strategis diharapkan dapat dirumuskan dan dijalankan bersama demi kemajuan kampus.
“Kita harus menjadi pilar di rumah sendiri. Kita harus memberikan yang terbaik untuk kampus kita,” pesannya.
UMS Dapat Kepercayaan Kembangkan PTMA
Wakil Rektor III UMS, Dr. Mutohharun Jinan, M.Ag., menekankan pentingnya peran alumni dalam perjalanan dan perkembangan UMS hingga saat ini. Ia menyebut capaian dan reputasi yang diraih UMS tidak terlepas dari kontribusi para alumninya di berbagai bidang.
“Kebesaran UMS itu tentu tidak lepas dari peran dari alumni. Saat ini UMS terus-menerus menunjukkan mutu dan penambahan prodi,” tutur Mutohharun Jinan di hadapan alumni.
Menurut dia, keberadaan alumni tidak hanya penting dalam lingkup internal kampus, tetapi juga dalam memperluas peran UMS di tengah masyarakat. Karena itu, sinergi antara alumni dan institusi perlu terus diperkuat agar UMS mampu memberikan dampak yang lebih luas.
Ia juga mengungkapkan bahwa UMS saat ini mendapat kepercayaan dari Pimpinan Pusat Muhammadiyah untuk turut berkontribusi dalam pengembangan Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (PTMA) di berbagai daerah di Indonesia.
“Ini merupakan kepercayaan yang diberikan,” katanya.
Salah satu bentuk kepercayaan tersebut ialah penugasan kepada UMS untuk membantu pengelolaan kampus Muhammadiyah di Bali, yaitu Institut Teknologi dan Bisnis Muhammadiyah Bali. Hal ini menunjukkan kapasitas dan reputasi UMS yang semakin diakui di lingkungan Muhammadiyah.
IKA UMS Siapkan Program Penguatan Kapasitas
Dalam kesempatan yang sama, Ketua IKA UMS, Dr. M. Aditya Warman, menyampaikan rencana pengembangan kapasitas bagi alumni, khususnya dosen dan tenaga kependidikan. Ke depan, kata dia, akan diselenggarakan pelatihan serta program sertifikasi bagi alumni UMS.
Program tersebut diharapkan dapat meningkatkan kompetensi sekaligus memperkuat peran alumni dalam mendukung kemajuan institusi. Dengan adanya sertifikasi itu, kontribusi alumni dalam mengembangkan UMS diharapkan semakin optimal.
Kegiatan ini menegaskan bahwa alumni bukan hanya bagian dari sejarah UMS, tetapi juga kekuatan penting dalam menopang pengembangan kampus ke depan.
Kontributor: Maysali
Editor: Al-Afasy
The post IKA UMS Dorong Alumni Jadi Pilar Utama Pengembangan Kampus appeared first on Muhammadiyah Jateng.






