PWMJATENG.COM, JEPARA — Sebanyak 1.500 jamaah memadati Halalbihalal NU–Muhammadiyah di Gedung Wanita Jepara pada Selasa, 7 April 2026, bertepatan dengan 18 Syawal 1447 H. Kegiatan berlangsung meriah, hangat, dan sarat pesan kebersamaan.
Acara yang digelar sejak pukul 07.00 WIB hingga 10.00 WIB itu dihadiri Bupati Jepara H. Witiarso Utomo, Wakil Bupati Gus Hajar, Sekda Jepara, jajaran Forkopimda, Koramil, Kapolsek, para camat, serta tokoh agama dari Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah se-Kabupaten Jepara.
Kehadiran berbagai unsur tersebut memperkuat nuansa persatuan dan ukhuwah antarorganisasi Islam di Jepara. Antusiasme peserta juga terlihat sejak pagi, saat ruang acara telah dipenuhi jamaah dari berbagai kalangan.
Di tengah suasana yang akrab, padatnya ruangan membuat suhu gedung meningkat. Banyak peserta terlihat menggunakan kardus snack sebagai kipas darurat. Momen ini kemudian menjadi sorotan saat disinggung langsung oleh narasumber utama, KH Khayatun Nufus AH, dalam tausiyahnya.
Dalam penyampaiannya, KH Khayatun Nufus AH menegaskan bahwa panitia gabungan tidak seharusnya berhenti pada suksesnya acara tahun ini, tetapi juga perlu menjaga komunikasi dan koordinasi lintas organisasi untuk penyelenggaraan yang lebih baik pada masa mendatang.
“Jangan dibubarkan dulu grup panitia ini. Harapan saya tahun depan bisa kita agendakan lagi yang lebih baik lagi,” ujarnya di hadapan ribuan jamaah.
Dengan gaya santai namun tegas, ia juga menyinggung soal kenyamanan peserta. Candaan tentang jamaah yang harus berkipas dengan kardus snack langsung disambut tawa dan tepuk tangan hadirin.
“Tahun depan harus lebih baik, jangan sampai ada lagi momen kipasan sama kardus snack,” tambahnya.
Selain menjadi ajang silaturahmi, kegiatan ini juga diwarnai aksi sosial melalui penyaluran santunan yatama oleh LAZISMU Jepara. Sebanyak 100 anak yatim menerima santunan sebagai bentuk kepedulian di tengah perhelatan besar tersebut.
Program ini menegaskan bahwa kolaborasi antara NU dan Muhammadiyah di Jepara tidak hanya memperkuat ukhuwah Islamiyah, tetapi juga menghadirkan dampak nyata bagi masyarakat. Nilai kemanusiaan tetap menjadi pilar penting di samping penguatan persatuan umat.
Melalui kegiatan ini, panitia berharap kualitas penyelenggaraan pada tahun mendatang dapat semakin meningkat. Evaluasi terhadap fasilitas gedung menjadi perhatian agar ribuan jamaah dapat mengikuti rangkaian acara dengan lebih nyaman dan pesan-pesan keagamaan tersampaikan secara optimal.
Kontributor: Kusnitah
Editor: Al-Afasy
The post 1.500 Jamaah Padati Halalbihalal Jepara, Pesan “Kipas Kardus” dari KH Khayatun Nufus Jadi Sorotan appeared first on Muhammadiyah Jateng.





