PWMJATENG.COM, Semarang — Menteri Pendidikan Dasar sekaligus Sekretaris Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Prof. Dr. KH. Abdul Mu’ti, M.Ed., meresmikan gedung baru TK ABA 31 Wonosari, Ngaliyan, Semarang, Sabtu (4/4/2026).
Peresmian gedung baru tersebut menjadi bagian dari penguatan layanan pendidikan anak usia dini di kawasan Semarang Barat. Fasilitas itu juga diarahkan untuk mendukung pengembangan pendidikan Muhammadiyah yang terintegrasi di lingkungan setempat.
Pendidikan Prasekolah Dinilai Menentukan
Dalam sambutannya, Abdul Mu’ti menegaskan bahwa pendidikan prasekolah merupakan fase penting dalam pembentukan karakter anak. Menurutnya, perhatian terhadap pendidikan usia dini sejalan dengan arah kebijakan pemerintah yang mulai mendorong program Wajib Belajar 13 Tahun.
“Pendidikan yang paling menentukan adalah di tingkat prasekolah. Karakter anak di masa depan sangat bergantung pada apa yang mereka alami di masa belia ini,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi langkah TK ABA 31 Ngaliyan yang telah memanfaatkan teknologi digital dalam pembelajaran. Pemerintah, kata dia, turut memberikan bantuan berupa Interactive Flat Panel (IFP) untuk mendukung proses pendidikan anak usia dini.
Abdul Mu’ti berharap penggunaan teknologi tersebut dapat menunjang kreativitas anak tanpa mengabaikan pembentukan akhlak.
Pengembangan Kawasan Pendidikan Muhammadiyah
Kepala TK ABA 31 Wonosari, Sutarmi, S.Pd., menyampaikan rasa syukur atas selesainya pembangunan gedung baru tersebut. Ia mengatakan, gedung dua lantai itu dibangun dengan nilai sekitar Rp1,5 miliar di atas lahan hasil pengadaan mandiri senilai Rp1,3 miliar.
Menurut Sutarmi, keberadaan gedung baru ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas layanan pendidikan bagi masyarakat di wilayah Ngaliyan dan sekitarnya.
Sementara itu, Ketua PCM Ngaliyan, Dr. H. Karnadi Hasan, M.Pd., menjelaskan bahwa kawasan tersebut direncanakan menjadi pusat pengembangan pendidikan Muhammadiyah yang terintegrasi.
“Kami ingin melakukan make-up agar wajah pendidikan di sini menjadi ceria. TK ABA 31 akan menjadi barometer bagi sekolah lain dalam hal inovasi pembelajaran,” ujarnya.
Ketua PWA Jawa Tengah, Dr. Eny Winaryati, M.Pd., yang turut hadir dalam acara itu, juga menekankan pentingnya tertib administrasi dan digitalisasi data organisasi. Ia mendorong agar gerakan pendidikan terus dijalankan secara ikhlas dan berkelanjutan.
Peresmian gedung baru TK ABA 31 Ngaliyan ini menjadi langkah awal penguatan pendidikan usia dini Muhammadiyah di Semarang, sekaligus membuka peluang pengembangan jenjang pendidikan berikutnya di kawasan tersebut.
Kontributor: Adib Abyan Alb
Editor: Al-Afasy
The post Mendikdasmen Abdul Mu’ti Resmikan Gedung Baru TK ABA 31 Ngaliyan Semarang appeared first on Muhammadiyah Jateng.





