PWMJATENG.COM, Sukoharjo — Ikhwanushoffa menghadiri sekaligus mengisi kegiatan halal bihalal yang diselenggarakan Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Kartasura, Ahad (29/3/2026). Dalam tausiyahnya, ia mengajak jamaah menjadikan Syawal sebagai momentum evaluasi diri, memperkuat kepedulian sosial, serta meningkatkan kesadaran menunaikan zakat, sedekah, dan kurban.
Dalam penyampaiannya, ia mengutip firman Allah Swt. dalam Surah Al-Hasyr ayat 18 yang menekankan pentingnya mempersiapkan bekal untuk hari esok atau kehidupan akhirat. Ayat tersebut, kata dia, menjadi pengingat agar setiap Muslim senantiasa melakukan muhasabah atas amal yang telah dikerjakan.
“Ada kalimat memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok. Berarti kita diminta untuk selalu mengevaluasi diri kita,” ujarnya di hadapan peserta halal bihalal.
Al-Ma’un, Zakat, dan Kepedulian Sosial
Ikhwanushoffa juga menyinggung metode dakwah Kiai Ahmad Dahlan yang mengajarkan Surah Al-Ma’un selama berbulan-bulan hingga benar-benar diamalkan. Menurut dia, semangat itu tetap relevan dengan kondisi umat Islam saat ini, terutama dalam membangun kepedulian terhadap kaum lemah dan menunaikan kewajiban zakat.
Ia menilai, masih banyak umat Islam yang memahami zakat sebatas zakat fitrah. Padahal, ada pula zakat mal yang wajib ditunaikan sesuai ketentuan. Karena itu, pesan Al-Ma’un tidak berhenti pada ibadah ritual, tetapi juga menuntut kepedulian kepada anak yatim dan fakir miskin.
Dalam ceramahnya, ia mengingatkan jamaah agar tidak lebih besar mengeluarkan biaya untuk urusan dunia dibandingkan kepentingan akhirat. Menurutnya, keseimbangan antara kebutuhan duniawi dan amal sosial harus dijaga agar umat tidak terjebak pada sikap berlebihan mencintai dunia.
Kenalkan Program Kurban Rendang Lazismu
Selain mengajak jamaah mengoptimalkan zakat dan sedekah, Ikhwanushoffa juga memperkenalkan inovasi program kurban rendang Lazismu. Ia menjelaskan, program tersebut memiliki manfaat luas karena produk olahan kurban dapat bertahan hingga dua tahun dan didistribusikan ke berbagai daerah terdampak bencana, bahkan hingga Palestina.
“PR kita sekarang adalah berkurban melalui Lazismu karena kebermanfaatannya sudah jelas dan luas,” katanya.
Melalui kegiatan ini, halal bihalal PCM Kartasura diharapkan tidak hanya menjadi ajang mempererat silaturahmi pasca-Ramadan. Lebih dari itu, kegiatan tersebut diharapkan meneguhkan komitmen jamaah dalam mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an melalui zakat, sedekah, dan kurban yang berdampak nyata bagi masyarakat.
Kontributor: Rizky Maradona
Editor: Al-Afasy
The post Ikhwanushoffa Ajak Jamaah PCM Kartasura Evaluasi Diri dan Optimalkan Zakat-Kurban appeared first on Muhammadiyah Jateng.






