PWMJATENG.COM, BLORA — Lazismu Kabupaten Blora menggelar Safari Dakwah Ramadan Zakat di Masjid Mis Anam, Blora, Ahad, 15 Maret. Kegiatan ini menjadi sarana syiar Islam sekaligus ajakan kepada jemaah untuk memperkuat ketakwaan melalui zakat, infak, dan sedekah.
Dalam tausiyahnya, penceramah Ikhwanushoffa menegaskan bahwa keimanan harus diwujudkan dalam ketakwaan yang tampak melalui amal nyata. Ia mengutip Surah Al-Hasyr ayat 18 tentang perintah bertakwa kepada Allah dan pentingnya evaluasi diri atas amal yang dilakukan untuk kehidupan akhirat.
Menurutnya, seseorang yang beriman belum tentu otomatis menjadi pribadi bertakwa apabila belum mengamalkan ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari. Karena itu, setiap Muslim perlu terus memperbaiki kualitas ibadah dan kepedulian sosialnya.
Dakwah Zakat Perlu Dikuatkan
Ikhwanushoffa mengingatkan bahwa zakat merupakan salah satu rukun Islam yang wajib ditunaikan. Namun, menurut dia, perhatian umat terhadap zakat masih kalah dibanding ibadah lain, termasuk haji.
Ia menilai kondisi tersebut terjadi karena dakwah tentang zakat belum disampaikan secara kuat dan berkelanjutan, termasuk dalam pendidikan anak sejak dini.
“Anak-anak kita setelah belajar salat langsung diajak ke manasik haji. Padahal dalam rukun Islam ada zakat dan puasa sebelum haji. Seharusnya anak-anak dilatih untuk bersedekah supaya saat dewasa menjadi orang yang ringan tangan,” ujarnya.
Ia juga menyinggung Surah Al-Ma’un serta Surah Ali Imran ayat 133–134 yang menegaskan bahwa ciri orang bertakwa adalah gemar berinfak, baik saat lapang maupun sempit.
Menurut dia, semangat berbagi perlu ditanamkan di tengah masyarakat, terutama ketika masih ada kecenderungan mengeluarkan biaya besar untuk kepentingan seremonial, tetapi belum membiasakan alokasi dana untuk membantu fakir miskin dan anak yatim.
Wujud Ketakwaan Lewat Berbagi
Melalui Safari Dakwah Ramadan Zakat Blora, jemaah diajak mengubah pola hidup yang berorientasi pada kemewahan pribadi menjadi kepedulian kepada sesama.
“Mari kita menjadi kaum muttaqin, yaitu orang-orang yang mudah berzakat, berinfak, dan bersedekah,” kata Ikhwanushoffa.
Kegiatan kemudian ditutup dengan santunan kepada 73 anak yatim. Santunan tersebut menjadi wujud nyata pesan dakwah yang disampaikan, yakni meneguhkan ketakwaan melalui kepedulian sosial dan semangat berbagi di bulan Ramadan.
Kontributor: Rizky MAradona
Editor: Al-Afasy
The post Safari Dakwah Ramadan Zakat di Blora, Lazismu Ajak Jemaah Perkuat Sedekah appeared first on Muhammadiyah Jateng.








