PWMJATENG.COM, Kendal – Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Kendal menggandeng ITESA Muhammadiyah Semarang untuk mengoptimalkan pengelolaan data melalui Program Desa Cantik Kendal (Desa Cinta Statistik) tahun 2026. Kolaborasi strategis yang dibahas pada Rabu (11/3/2026) ini bakal menerjunkan sepuluh mahasiswa ahli statistik guna mendampingi aparatur di tiga desa Kecamatan Cepiring agar lebih mandiri dalam menyajikan informasi statistik nasional.
Program pembinaan ini akan menyasar tiga desa di Kecamatan Cepiring, yakni Desa Juwiring, Desa Pandes, dan Desa Margorejo. Selama periode April hingga Juli 2026, tim gabungan akan fokus meningkatkan kapasitas aparatur dalam manajemen data desa. Langkah ini bertujuan agar desa mampu menyajikan informasi statistik yang akurat sesuai standar nasional.
Kolaborasi Strategis Akademisi dan Pemerintah
BPS Kabupaten Kendal secara khusus menggandeng Program Studi D3 Statistika ITESA Muhammadiyah Semarang untuk memperkuat pendampingan lapangan. Sebanyak 10 mahasiswa terpilih akan terjun langsung membantu proses pengumpulan hingga pengolahan data desa. Sinergi ini memastikan implementasi program Desa Cantik Kendal berjalan lebih optimal dan sistematis.
“Mahasiswa akan membantu proses pengumpulan data, pengolahan data desa, penyusunan informasi statistik, serta pendampingan administrasi data,” tulis poin kesepakatan dalam audiensi tersebut.
Selain penguatan data desa, para mahasiswa juga mendapatkan peluang emas untuk terlibat dalam Sensus Ekonomi 2026. Keterlibatan ini menjadi peluang penting bagi mahasiswa untuk memperoleh pengalaman lebih luas dalam kegiatan statistik resmi nasional. Oleh karena itu, kolaborasi ini memberikan dampak ganda bagi pengembangan sumber daya manusia di bidang statistik.
Mendorong Pembangunan Berbasis Data
Melalui pemanfaatan data yang lebih optimal, pembangunan di tingkat desa diharapkan menjadi lebih tepat sasaran. Literasi statistik masyarakat juga menjadi target utama dalam jangka panjang. Maka dari itu, ITESA Muhammadiyah Semarang berkomitmen memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan berbasis data di Kabupaten Kendal.
“Kerja sama ini diharapkan dapat memperkuat sinergi dalam meningkatkan literasi statistik masyarakat serta mendorong pemanfaatan data untuk pembangunan desa,” tegas pernyataan resmi dari hasil pertemuan tersebut.
Integrasi antara perguruan tinggi dan instansi pemerintah ini sekaligus menegaskan komitmen kedua belah pihak dalam mendukung tata kelola data yang baik. Dengan demikian, Program Desa Cantik Kendal tahun 2026 siap menjadi percontohan bagi wilayah lain dalam mewujudkan kemandirian statistik di tingkat desa.
Editor: Al-Afasy
The post Perkuat Data Desa, BPS dan ITESA Siap Luncurkan Desa Cantik Kendal 2026 appeared first on Muhammadiyah Jateng.



