PC Aisyiyah Tanjung Sari Berbagi Berlangsung 15 Hari, Ditutup Hari ini
INFOMU.CO | Medan – Pimpinan Cabang Aisyiyah Tanjung Sari menggelar Gerakan Aisyiyah Berbagi : Siapa Saja Boleh Memberi, Siapa Saja Boleh Mengambil ( Seperlunya !). Kegiatan yang berlangsung selama 15 hari ( 23 Februari sampai 11 Maret 2026) berakhir Rabu pagi (11/3) dan ditutup langsung oleh Ketua Pimpinan Daerah Aisyiyah Kota Medan, Kholisani Nasution SAg.
Gerakan Aisyiyah Berbagi, gerakan yang berlandaskan spirit Al-Ma’un itu sudah berlangsung selama lima tahun. Persisnya sejak masa Covid dimana banyak masyarakat yang mengalami kesulitan dan keterbangsan pergerakan. Dalam kondisi sulit itulah PC Aisyiyah Tanjung Sari menginisiasi ” Aisyiyah Berbagi”
Ketua PC Aisyiyah Tanjung Sari Salmawati kepada jurnalis infomo.co bercerita, Gerakan Aisyiyah Berbagi menjadi bagian dakwah sosial Aisyiyah kepada masyarakat. Kata Salmawati, panitia setiap pagi, mendistribusikan kupon di pagi hari sebanyak 100 kopun. Kemudian masyarakat boleh mengambil satu paket, misalnya beras, gula, atau sayur-sayuran. ” Hari terakhir, atau di hari ke-15, paket bantuan diberikan dalam bentuk beras 5 Kg, kemudian warga boleh mengambil satu potong pakaian yang sudah tersedia,” kata Salmawati.
Dari catatan panitia, selama program ini berlangsung pihak panitia menggelontorkan anggaran sekitar Rp 40 Juta diluar dari logistik yang diantar langsung oleh donatur. ” Alhamdulillah, banyak donatur yang memberi dukungan logistik untuk menambah jumlah bantuan,” tambah Salmawati.

Ketua Pimpinan Daerah Aisyiyah Kota Medan, Kholisani Nasution memberi apresiasi atas Gerakan Aisyiyah Berbagi yang digelar PC Aisyiyah Tanjung Sari. ” Ini gerakan yang baik, implementasi spirit Al-Ma’un, gerakan sosial yang pantas dilanjutkan dan ditiru Cabang Aisyiyah lain,” kata Kholisani.
Kholisani memujikan gerakan-gerakan yang dilakukan Aisyiyah Tanjung Sari, yang menurut Kholisani, merupakan salah satu Cabang Aisyiyah terbaik di kota Medan.
Sementara itu, Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah, Taufik Pasaribu, menegaskan bahwa gerakan Aisyiyah Berbagi adalah satu gerakan yang sangat berkemajuan. Diingatkan bahwa gerakan dakwah Muhammadiyah harus memberi perhatian kepada kaum dhuafa yang jumlahnya tidak sedikit. “Jangan kita menjadi orang-orang yang mendustakan agama,” kata Taufik. Untuk itulah gerakan Aisyiyah berbagi yang dilakukan Aisyiyah menjadi jawabannya.
Taufik mengapresiasi gerakan dakwah sosial yang dilakukan PCA Tanjung Sari itu.
Suasana penutupan Gerakan Aisyiyah Berbagi yang berlangsung di halaman TK Bustanul Athfal, terasa sangat menyentuh hati karena masyarakat mendapatkan santunan ditengah suasana ekonomi yang semakin sulit. (Syaifulh)





