• Tentang
  • Sumber
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Rabu, Maret 11, 2026
  • Login
  • Home
  • BeritaMu

    Ikhwanushoffa: Orang Bertakwa Selalu Berinfak saat Lapang maupun Sempit

    Menggapai Ridho Ilahi Meraih Kebahagiaan Sejati

    Malam Telah Tiba: Ketika Sepuluh Langit Terakhir Ramadhan Menyimpan Rahasia Lailatul Qadar

    Guru Besar UMS Soroti Dampak Konflik Iran–Amerika–Israel terhadap Ekonomi Global dan Indonesia

    Muhammadiyah Purbalingga Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Warga Desa Serang Pasca Banjir

    Tim SATUMU PP Muhammadiyah Dorong Percepatan Migrasi E-KTAM

    Tim SATUMU PP Muhammadiyah Dorong Percepatan Migrasi E-KTAM

    Trending Tags

    • Kabar PTMA

      Ikhwanushoffa: Orang Bertakwa Selalu Berinfak saat Lapang maupun Sempit

      Menggapai Ridho Ilahi Meraih Kebahagiaan Sejati

      Malam Telah Tiba: Ketika Sepuluh Langit Terakhir Ramadhan Menyimpan Rahasia Lailatul Qadar

      Guru Besar UMS Soroti Dampak Konflik Iran–Amerika–Israel terhadap Ekonomi Global dan Indonesia

      Muhammadiyah Purbalingga Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Warga Desa Serang Pasca Banjir

      Tim SATUMU PP Muhammadiyah Dorong Percepatan Migrasi E-KTAM

      Tim SATUMU PP Muhammadiyah Dorong Percepatan Migrasi E-KTAM

      Trending Tags

      • Hukum Islam

        Unismuh Makassar Dampingi Sukamaju Kembangkan Agroekoeduwisata Buah Naga

        PKP2 PTMA di Unismuh Makassar: Ajang Penguatan Sinergi dan Budaya Prestasi Mahasiswa Muhammadiyah

        Peringati Hari Kesehatan Mental Sedunia, Begini Pesan Dosen Psikologi Unismuh

        Personal Calling dan Algoritma Guru Ideal

        Wisuda ke-86 Unismuh Makassar: 1.566 Lulusan Diingatkan Menjaga Nama Baik Persyarikatan

        Hadiri Wisuda ke 86, Kepala LLDIKTI IX: Unismuh Makassar Lokomotif Pendidikan Islam Unggulan di Kawasan Timur

      • SekolahMu
        SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

        SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

        Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

        Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

        Di SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen, Kemenko PMK Luncurkan Gerakan Tanam 10 Juta Pohon

        Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

        Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

        Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

        Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

        Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

        Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

        Trending Tags

        • Majelis Virtual
        No Result
        View All Result
        Virtumu - Muhammadiyah All Channel
        Advertisement
        • Home
        • BeritaMu

          Ikhwanushoffa: Orang Bertakwa Selalu Berinfak saat Lapang maupun Sempit

          Menggapai Ridho Ilahi Meraih Kebahagiaan Sejati

          Malam Telah Tiba: Ketika Sepuluh Langit Terakhir Ramadhan Menyimpan Rahasia Lailatul Qadar

          Guru Besar UMS Soroti Dampak Konflik Iran–Amerika–Israel terhadap Ekonomi Global dan Indonesia

          Muhammadiyah Purbalingga Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Warga Desa Serang Pasca Banjir

          Tim SATUMU PP Muhammadiyah Dorong Percepatan Migrasi E-KTAM

          Tim SATUMU PP Muhammadiyah Dorong Percepatan Migrasi E-KTAM

          Trending Tags

          • Kabar PTMA

            Ikhwanushoffa: Orang Bertakwa Selalu Berinfak saat Lapang maupun Sempit

            Menggapai Ridho Ilahi Meraih Kebahagiaan Sejati

            Malam Telah Tiba: Ketika Sepuluh Langit Terakhir Ramadhan Menyimpan Rahasia Lailatul Qadar

            Guru Besar UMS Soroti Dampak Konflik Iran–Amerika–Israel terhadap Ekonomi Global dan Indonesia

            Muhammadiyah Purbalingga Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Warga Desa Serang Pasca Banjir

            Tim SATUMU PP Muhammadiyah Dorong Percepatan Migrasi E-KTAM

            Tim SATUMU PP Muhammadiyah Dorong Percepatan Migrasi E-KTAM

            Trending Tags

            • Hukum Islam

              Unismuh Makassar Dampingi Sukamaju Kembangkan Agroekoeduwisata Buah Naga

              PKP2 PTMA di Unismuh Makassar: Ajang Penguatan Sinergi dan Budaya Prestasi Mahasiswa Muhammadiyah

              Peringati Hari Kesehatan Mental Sedunia, Begini Pesan Dosen Psikologi Unismuh

              Personal Calling dan Algoritma Guru Ideal

              Wisuda ke-86 Unismuh Makassar: 1.566 Lulusan Diingatkan Menjaga Nama Baik Persyarikatan

              Hadiri Wisuda ke 86, Kepala LLDIKTI IX: Unismuh Makassar Lokomotif Pendidikan Islam Unggulan di Kawasan Timur

            • SekolahMu
              SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

              SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

              Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

              Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

              Di SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen, Kemenko PMK Luncurkan Gerakan Tanam 10 Juta Pohon

              Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

              Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

              Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

              Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

              Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

              Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

              Trending Tags

              • Majelis Virtual
              No Result
              View All Result
              Virtumu - Muhammadiyah All Channel
              No Result
              View All Result
              Home BeritaMu

              Mengapa Saya Bertahan di Muhammadiyah

              admin by admin
              03/03/2026
              in BeritaMu
              0
              744
              VIEWS
              Share di FacebookShare di TwitterShare di WA

              Mengapa Saya Bertahan di Muhammadiyah

              ( Tulisan ke-45 dari Beberapa Tulisan Bertema Kaderisasi)

              WartaTerkait

              Ikhwanushoffa: Orang Bertakwa Selalu Berinfak saat Lapang maupun Sempit

              Menggapai Ridho Ilahi Meraih Kebahagiaan Sejati

              Malam Telah Tiba: Ketika Sepuluh Langit Terakhir Ramadhan Menyimpan Rahasia Lailatul Qadar

              Guru Besar UMS Soroti Dampak Konflik Iran–Amerika–Israel terhadap Ekonomi Global dan Indonesia

              Oleh : Amrizal – Wakil Ketua MPKSDI PWM Sumut/Dosen Universitas Negeri Medan

               

              Suatu sore, setelah pulang kuliah, saya singgah dan duduk sendirian di ruang pustaka lantai 2 Gedoeng Dakwah Muhammadiyah jalan Ahmad Dahlan. Tubuh lelah, pikiran penuh. Di kepala saya berputar satu pertanyaan yang tidak sederhana: mengapa saya masih bertahan di Muhammadiyah, setelah sekian banyak waktu, energi, dan kegelisahan yang saya habiskan?

              Pertanyaan itu tidak lahir dari kekecewaan sesaat. Ia tumbuh perlahan, seiring usia bertambah dan pengalaman menumpuk. Saya telah melalui berbagai fase dalam Muhammadiyah—dari remaja di IRM, mahasiswa di IMM, lanjut ke Pemuda Muhammadiyah, hingga menjadi bagian dari struktur persyarikatan. Saya pernah berada di ruang kaderisasi yang hangat, juga di forum-forum yang dingin oleh rutinitas. Saya pernah merasakan idealisme yang menyala, juga kelelahan yang sunyi.

              Di tengah semua itu, pertanyaan tentang bertahan atau pergi bukan hal asing. Ia sering muncul di antara kader-kader yang telah lama berjalan. Terutama ketika aktivitas terasa padat, tetapi makna seolah menipis. Ketika rapat demi rapat berjalan rapi, namun kegelisahan tentang arah gerakan jarang dibicarakan.

              Namun justru dari kegelisahan itulah saya belajar memahami Muhammadiyah secara lebih dewasa.

              Muhammadiyah, bagi saya, bukan sekadar organisasi. Ia adalah ruang belajar yang panjang. Di dalamnya, saya tidak hanya belajar memimpin, tetapi juga belajar dikritik. Tidak hanya belajar menggerakkan orang lain, tetapi juga mengendalikan diri sendiri. Di Muhammadiyah, saya belajar bahwa tajdid bukan sekadar slogan pembaruan, melainkan sikap batin untuk terus bertanya: apakah yang kita lakukan masih setia pada nilai?

              Nilai itulah yang membuat saya bertahan. Nilai tentang pendidikan sebagai jalan pencerahan. Tentang kaderisasi sebagai proses pematangan, bukan percepatan jabatan. Tentang amal usaha yang seharusnya menjadi ladang pengabdian, bukan sekadar institusi administratif. Nilai-nilai ini tidak selalu tampak dalam praktik sehari-hari, tetapi ia hidup sebagai ingatan kolektif yang terus memanggil untuk dijaga.

              Sebagai pendidik, saya menemukan Muhammadiyah bukan hanya di forum musyawarah, tetapi di ruang kelas. Di sekolah-sekolah yang dibangun dengan semangat gotong royong. Di guru-guru yang bertahan mengajar dengan segala keterbatasan. Di situ saya melihat bahwa Muhammadiyah hidup bukan karena strukturnya, melainkan karena orang-orang yang bekerja dengan keikhlasan.

              Namun, bertahan bukan berarti menutup mata. Justru karena bertahan, saya merasa berkewajiban untuk jujur. Ada kegelisahan yang tidak bisa diabaikan. Kita semakin rapi dalam administrasi, tetapi sering gagap dalam refleksi. Kaderisasi berjalan rutin, tetapi kehilangan daya sentuh batin. Aktivisme menjadi padat agenda, namun miskin perenungan.

              Kita terlalu sering mengukur keberhasilan dari seberapa cepat seseorang naik, bukan dari seberapa dalam ia bertumbuh. Kepemimpinan kadang dipersempit menjadi soal jabatan, bukan keteladanan. Forum-forum organisasi dipenuhi laporan, tetapi jarang memberi ruang untuk bertanya tentang makna.

              Kritik ini bukan untuk menyalahkan siapa pun. Ia lahir dari kecintaan. Dari kesadaran bahwa gerakan besar bisa lelah bukan karena kekurangan kader, tetapi karena kelebihan rutinitas tanpa ruh. Ketika proses tidak lagi dihargai, nilai akan perlahan memudar, meski simbol tetap terjaga.

              Saya bertahan di Muhammadiyah karena saya percaya organisasi ini masih memiliki daya koreksi dari dalam. Tradisi musyawarah, nilai tajdid, dan etos pendidikan memberi ruang untuk memperbaiki diri. Tetapi daya itu hanya akan hidup jika ada keberanian untuk jujur pada diri sendiri.

              Bertahan juga berarti bersedia tinggal lebih lama bersama proses. Tidak selalu berada di garis depan, tidak selalu merasa paling benar. Bersedia mendengar generasi baru tanpa merasa terancam. Bersedia menepi ketika saatnya tiba, tanpa kehilangan rasa memiliki.

              Dalam perjalanan panjang ini, saya belajar bahwa kesetiaan bukan soal bertahan tanpa kritik, tetapi merawat kritik agar tetap berakar pada nilai. Muhammadiyah tidak membutuhkan kader yang hanya pandai memuji, tetapi kader yang berani gelisah demi kebaikan bersama.

              Saya tidak bertahan karena semuanya sempurna. Saya bertahan karena Muhammadiyah memberi ruang bagi ketidaksempurnaan yang terus diperbaiki. Ia bukan organisasi tanpa cacat, tetapi gerakan yang selalu membuka peluang untuk belajar dari kesalahan.

              Sore itu, di ruang Pustaka yang sunyi, diantara tumpukan buku yang ditulis oleh pejuang Muhammadiyah terdahulu, pertanyaan saya akhirnya menemukan jawabannya sendiri. Saya bertahan bukan karena jabatan, bukan karena nostalgia, tetapi karena saya masih menemukan ruang untuk belajar tentang keikhlasan, kesabaran, dan kedewasaan organisasi.

              Barangkali Muhammadiyah hari ini tidak membutuhkan kader yang paling lantang bersuara, tetapi kader yang bersedia menjaga nurani gerakan. Kader yang tetap tinggal ketika semangat ramai telah reda. Kader yang memilih setia pada proses, meski hasilnya tidak selalu segera terlihat.

              Dan mungkin, bertahan adalah bentuk paling sunyi dari cinta pada sebuah gerakan.

              Wallahu a’lam bish shawab

               

              Share98Tweet62Send
              Previous Post

              Sikap Warga Amerika Berubah, Dulu Mendukung, Sekarang Tidak

              Next Post

              Pernyataan Pimpinan Pusat Muhammadiyah Tentang Konflik di Timur Tengah

              admin

              admin

              InfoLain

              BeritaMu

              Ikhwanushoffa: Orang Bertakwa Selalu Berinfak saat Lapang maupun Sempit

              11/03/2026
              BeritaMu

              Menggapai Ridho Ilahi Meraih Kebahagiaan Sejati

              11/03/2026
              BeritaMu

              Malam Telah Tiba: Ketika Sepuluh Langit Terakhir Ramadhan Menyimpan Rahasia Lailatul Qadar

              11/03/2026
              Next Post

              Pernyataan Pimpinan Pusat Muhammadiyah Tentang Konflik di Timur Tengah

              Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

              Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

              Stay Connected

                • Trending
                • Comments
                • Latest
                Berkemajuan, Wisuda SMA Trensains Muhammadiyah Sragen: Siswa Diterima Kuliah sebelum Lulus

                Berkemajuan, Wisuda SMA Trensains Muhammadiyah Sragen: Siswa Diterima Kuliah sebelum Lulus

                16/04/2023

                Khutbah Jumat: Memakmurkan Masjid

                31/01/2025

                Kaprodi MPI SPs UMJ Hadiri Muktamar Hidayatul Qur’an di Makkah

                05/09/2024

                Arema FC vs Persik

                01/03/2023

                Perkuat Internasionalisasi Muhammadiyah, PCIM Arab Saudi Kuatkan Kelembagaan

                0

                Cerita Perkembangan dan Corak Beragam Islam di Amerika

                0

                Ngaji on the Street Makin Asyik saat Belajar Qiroah

                0

                Kompak, Walikota Melton dan Orang tua Siswa Takjub dengan Muhammadiyah Australia College

                0

                UMTAS dan Universiti Sains Malaysia Perkuat Kolaborasi Akademik Internasional

                11/03/2026

                Prodi BPI UIAD Sinjai Raih Akreditasi Unggul dari BAN-PT

                11/03/2026

                Empat Mahasiswa Farmasi UMP Ikuti Student Mobility Program di Malaysia

                11/03/2026

                Mahasiswa D4 TLM UNIMUS Publikasikan Riset di Jurnal Scopus, Lulus Tanpa Sidang Tugas Akhir

                11/03/2026
                Virtumu – Muhammadiyah All Channel

                Virtumu adalah kumpulan ragam informasi muhammadiyah dari berbagai kanal internet, dengan harapan akan menjadi wahana warta terpadu.

                Follow Us

                Kategori Info

                • BeritaMu (27,450)
                • Hukum Islam (1,409)
                • Kabar PTMA (3,392)
                • KesehatanMu (70)
                • Majelis Virtual (6)
                • Muktamar48 (7)
                • ortomMu (15)
                • sekolahMu (10)
                • Uncategorized (7,428)

                Info terbaru

                UMTAS dan Universiti Sains Malaysia Perkuat Kolaborasi Akademik Internasional

                11/03/2026

                Prodi BPI UIAD Sinjai Raih Akreditasi Unggul dari BAN-PT

                11/03/2026

                Empat Mahasiswa Farmasi UMP Ikuti Student Mobility Program di Malaysia

                11/03/2026
                • Tentang
                • Sumber
                • Advertise
                • Privacy & Policy
                • Contact

                © 2025 VM - Virtual Muhammadiyah by Virtumu1912.

                No Result
                View All Result

                © 2025 VM - Virtual Muhammadiyah by Virtumu1912.

                Welcome Back!

                Sign In with Facebook
                Sign In with Google
                OR

                Login to your account below

                Forgotten Password?

                Retrieve your password

                Please enter your username or email address to reset your password.

                Log In