PWMJATENG.COM, BANYUMAS – Seorang dosen Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) sukses mengukir prestasi gemilang di panggung akademik nasional. Dosen UMP tertinggi SINTA Score di lingkungan Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (PTMA) ini berhasil menduduki peringkat pertama berdasarkan data terbaru Diktilitbang Muhammadiyah.
Prof. Dr. Sugeng Priyadi menjadi sosok ilmuwan yang membawa harum nama kampus tersebut. Beliau mencatatkan angka fantastis dengan capaian skor sebesar 48.656.
Mengungguli Kampus Besar Nasional
Capaian mengagumkan ini menempatkan UMP pada posisi teratas dalam daftar Top 20 Dosen PTMA. Keberhasilan Prof. Sugeng Priyadi sekaligus mengungguli performa riset dari ribuan dosen perguruan tinggi Muhammadiyah lain di seluruh Indonesia.
Pihak kampus menilai raihan tersebut menjadi indikator kuat keunggulan mutu akademik mereka. Terutama, dalam hal konsistensi membangun budaya penelitian, publikasi ilmiah, serta kontribusi keilmuan yang berdampak luas.
Science and Technology Index (SINTA) sendiri merupakan sistem resmi untuk mengukur kinerja akademik para dosen. Pemerintah menggunakan platform ini untuk menilai produktivitas riset berdasarkan publikasi ilmiah, sitasi, hingga jurnal terindeks.
Oleh karena itu, posisi puncak ini membuktikan kekuatan nyata institusi dalam mengelola ekosistem riset yang produktif. Kampus di daerah kini terbukti mampu bersaing ketat di level nasional.
Komitmen Jangka Panjang Kampus
Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UMP, Prof. Dr. Sri Wahyuni, S.E., M.Si., QIA, langsung merespons capaian positif ini. Pihaknya menyatakan bahwa prestasi tersebut merupakan buah dari kerja keras dan komitmen jangka panjang.
“Prestasi ini bukan sekadar capaian individu. Hasil ini mencerminkan budaya akademik yang terus kami pupuk secara konsisten di UMP,” ujar Sri Wahyuni saat memberikan konfirmasi di Purwokerto, Jumat (22/5/2026).
Manajemen universitas, lanjut Sri, selalu mendorong para dosen untuk aktif melakukan riset yang berdampak nyata. Pihak kampus juga terus memfasilitasi publikasi berkualitas serta memperluas jejaring akademik, baik di tingkat nasional maupun internasional.
Prioritas Mutu Akademik Daerah
Sri Wahyuni juga menambahkan bahwa keterbatasan geografis bukan lagi penghalang untuk berprestasi. Kampus yang terletak di daerah tetap bisa memimpin peta persaingan intelektual jika fokus pada mutu.
“Kami terus bertransformasi menjadi universitas riset yang produktif. Kami percaya kekuatan utama perguruan tinggi terletak pada kualitas intelektual para dosennya,” tegasnya.
Sebab itu, penguatan sektor riset selalu menjadi prioritas utama manajemen. Dalam beberapa tahun terakhir, universitas ini memang menunjukkan tren positif pada peningkatan volume penelitian dan kolaborasi lintas institusi.
Keberhasilan luar biasa ini berjalan seiring dengan visi besar UMP untuk menjadi perguruan tinggi unggul. Melalui hasil nyata dosen UMP tertinggi SINTA Score ini, ekosistem akademik Muhammadiyah terbukti semakin kokoh sebagai pilar penting pendidikan tinggi di Indonesia.
Kontributor: Humas UMP
Editor: Alafasy
The post Cetak Rekor! Dosen UMP Raih SINTA Score Tertinggi di PTMA, Kalahkan Ribuan Ilmuwan appeared first on Muhammadiyah Jateng.



