• Tentang
  • Sumber
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Kamis, Mei 21, 2026
  • Login
  • Home
  • BeritaMu

    Kunci Kampung Berkah dan Bahagia, Anggota PDM Solo Ajak Warga Perkuat Iman

    Peringati Milad 109 Aisyiyah, ‘Aisyiyah Jateng Perkuat Ketahanan Keluarga dan Pangan

    Perjalanan Aisyiyah: Dari Gerakan Pembaruan Perempuan hingga Dakwah Kemanusiaan Berkemajuan

    Sejarah Kebangkitan Nasional 1908, Upaya Memelihara Geist Bangsa

    Dari Receh ke Ratusan Juta, Webinar SUMU CATALYST Kupas Strategi Bangun Bisnis Snack Modern

    Memaknai ‘Aisyiyah: Perempuan Berkemajuan, Tiang Utama Negara. Tulang rusuk Muhammadiyah

    Trending Tags

    • Kabar PTMA

      Kunci Kampung Berkah dan Bahagia, Anggota PDM Solo Ajak Warga Perkuat Iman

      Peringati Milad 109 Aisyiyah, ‘Aisyiyah Jateng Perkuat Ketahanan Keluarga dan Pangan

      Perjalanan Aisyiyah: Dari Gerakan Pembaruan Perempuan hingga Dakwah Kemanusiaan Berkemajuan

      Sejarah Kebangkitan Nasional 1908, Upaya Memelihara Geist Bangsa

      Dari Receh ke Ratusan Juta, Webinar SUMU CATALYST Kupas Strategi Bangun Bisnis Snack Modern

      Memaknai ‘Aisyiyah: Perempuan Berkemajuan, Tiang Utama Negara. Tulang rusuk Muhammadiyah

      Trending Tags

      • Hukum Islam

        Mengalihkan Penyembelihan Dam ke Tanah Air, Bagaimana Hukumnya?

        Qiyamul Lail 4 Rakaat, Apakah Pakai Tahiyat Awal?

        Shalat Sunnah Rawatib Apa Saja?

        Shalat Dhuha Secara Berjamaah, Apakah Dituntunkan?

        Lafal Takbir Hari Raya Sesuai Tuntunan Rasulullah SAW

        Khutbah Idul Fitri dan Idul Adha 1 Kali atau 2 Kali, dan Haruskah Diawali Takbir?

      • SekolahMu
        SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

        SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

        Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

        Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

        Di SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen, Kemenko PMK Luncurkan Gerakan Tanam 10 Juta Pohon

        Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

        Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

        Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

        Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

        Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

        Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

        Trending Tags

        • Majelis Virtual
        No Result
        View All Result
        Virtumu - Muhammadiyah All Channel
        Advertisement
        • Home
        • BeritaMu

          Kunci Kampung Berkah dan Bahagia, Anggota PDM Solo Ajak Warga Perkuat Iman

          Peringati Milad 109 Aisyiyah, ‘Aisyiyah Jateng Perkuat Ketahanan Keluarga dan Pangan

          Perjalanan Aisyiyah: Dari Gerakan Pembaruan Perempuan hingga Dakwah Kemanusiaan Berkemajuan

          Sejarah Kebangkitan Nasional 1908, Upaya Memelihara Geist Bangsa

          Dari Receh ke Ratusan Juta, Webinar SUMU CATALYST Kupas Strategi Bangun Bisnis Snack Modern

          Memaknai ‘Aisyiyah: Perempuan Berkemajuan, Tiang Utama Negara. Tulang rusuk Muhammadiyah

          Trending Tags

          • Kabar PTMA

            Kunci Kampung Berkah dan Bahagia, Anggota PDM Solo Ajak Warga Perkuat Iman

            Peringati Milad 109 Aisyiyah, ‘Aisyiyah Jateng Perkuat Ketahanan Keluarga dan Pangan

            Perjalanan Aisyiyah: Dari Gerakan Pembaruan Perempuan hingga Dakwah Kemanusiaan Berkemajuan

            Sejarah Kebangkitan Nasional 1908, Upaya Memelihara Geist Bangsa

            Dari Receh ke Ratusan Juta, Webinar SUMU CATALYST Kupas Strategi Bangun Bisnis Snack Modern

            Memaknai ‘Aisyiyah: Perempuan Berkemajuan, Tiang Utama Negara. Tulang rusuk Muhammadiyah

            Trending Tags

            • Hukum Islam

              Mengalihkan Penyembelihan Dam ke Tanah Air, Bagaimana Hukumnya?

              Qiyamul Lail 4 Rakaat, Apakah Pakai Tahiyat Awal?

              Shalat Sunnah Rawatib Apa Saja?

              Shalat Dhuha Secara Berjamaah, Apakah Dituntunkan?

              Lafal Takbir Hari Raya Sesuai Tuntunan Rasulullah SAW

              Khutbah Idul Fitri dan Idul Adha 1 Kali atau 2 Kali, dan Haruskah Diawali Takbir?

            • SekolahMu
              SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

              SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

              Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

              Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

              Di SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen, Kemenko PMK Luncurkan Gerakan Tanam 10 Juta Pohon

              Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

              Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

              Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

              Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

              Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

              Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

              Trending Tags

              • Majelis Virtual
              No Result
              View All Result
              Virtumu - Muhammadiyah All Channel
              No Result
              View All Result
              Home BeritaMu

              Salat Tarawih 4 Rakaat Tidak Perlu Tasyahud Awal, ini Dasar Dalilnya

              admin by admin
              21/02/2026
              in BeritaMu
              0
              744
              VIEWS
              Share di FacebookShare di TwitterShare di WA
              Salat Tarawih 4 Rakaat Tidak Perlu Tasyahud Awal, ini Dasar Dalilnya

              Muhammadiyah mengakui prinsip tanawwu’ (keragaman) dalam pelaksanaan ibadah, termasuk dalam salat tarawih. Selama hal itu bertumpu pada hadis Nabi Muhammad yang shahih dan relevan.

              Dari sekian ragam tata cara pelaksanaan salat tarawih yang ada, formasi 4-4-3 rakaat lah yang sering diterapkan warga Muhammadiyah. Bahkan telah menjadi ciri khas tersendiri bagi masjid-masjid persyarikatan.

              WartaTerkait

              Kunci Kampung Berkah dan Bahagia, Anggota PDM Solo Ajak Warga Perkuat Iman

              Peringati Milad 109 Aisyiyah, ‘Aisyiyah Jateng Perkuat Ketahanan Keluarga dan Pangan

              Perjalanan Aisyiyah: Dari Gerakan Pembaruan Perempuan hingga Dakwah Kemanusiaan Berkemajuan

              Sejarah Kebangkitan Nasional 1908, Upaya Memelihara Geist Bangsa

              Beranjak dari hal tersebut, tak sedikit masyarakat yang kemudian mempertanyakan kembali keabsahan praktik salat tarawih 4-4-3 rakaat yang selama ini diamalkan Muhammadiyah. Bahkan, mengkritik tajam atas teknis pelaksanaan tarawih 4-4-3 rakaat tanpa tasyahud awal yang dianggap sebagai praktik ibadah tanpa dalil yang mendasar.

              Tasyahud Awal dalam Salat Tarawih 4 Rakaat, Adakah Dalilnya?

              Perdebatan masyarakat atas pemakaian tasyahud awal dalam salat tarawih 4-4-3 sesungguhnya berpangkal dari sebuah hadis yang diriwayatkan ‘Aisyah

              عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ: كَانَ رَسُولُ اللَّهِ –صلى الله عليه وسلم– يَسْتَفْتِحُ الصَّلاَةَ بِالتَّكْبِيرِ وَالْقِرَاءَةَ بِ (الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ) وَكَانَ إِذَا رَكَعَ لَمْ يُشْخِصْ رَأْسَهُ وَلَمْ يُصَوِّبْهُ وَلَكِنْ بَيْنَ ذَلِكَ وَكَانَ إِذَا رَفَعَ رَأْسَهُ مِنَ الرُّكُوعِ لَمْ يَسْجُدْ حَتَّى يَسْتَوِىَ قَائِمًا وَكَانَ إِذَا رَفَعَ رَأْسَهُ مِنَ السَّجْدَةِ لَمْ يَسْجُدْ حَتَّى يَسْتَوِىَ جَالِسًا وَكَانَ يَقُولُ فِى كُلِّ رَكْعَتَيْنِ التَّحِيَّةَ وَكَانَ يَفْرِشُ رِجْلَهُ الْيُسْرَى وَيَنْصِبُ رِجْلَهُ الْيُمْنَى وَكَانَ يَنْهَى عَنْ عُقْبَةِ الشَّيْطَانِ وَيَنْهَى أَنْ يَفْتَرِشَ الرَّجُلُ ذِرَاعَيْهِ افْتِرَاشَ السَّبُعِ وَكَانَ يَخْتِمُ الصَّلاَةَ بِالتَّسْلِيمِ

              Dari Aisyah ia berkata: adalah Rasulullah saw memulai salatnya dengan takbir dan membaca alhamdulillahi rabbil ‘ālamiin. Jika rukuk beliau tidak menaikkan kepala (terlalu tinggi) atau menurunkan kepala (terlalu rendah), tetapi pertengahan di antara itu. Jika mengangkat kepala dari rukuk, beliau tidak bersegera sujud sampai tegak berdiri. Jika mengangkat kepala dari sujud, beliau tidak bersujud sampai tegak dalam posisi duduk. Beliau membaca tahiyyat pada setiap dua rakaat. Beliau membentangkan kaki kiri dan menegakkan (telapak) kaki kanan. Beliau melarang dari duduknya Syaithan dan melarang seseorang menghamparkan tangannya (dalam sujud salat) seperti binatang buas menghamparkan tangannya. Beliau menutup salat dengan salam. 

              Secara tafsir, setelah ‘Aisyah mengatakan “وَكَانَ يَقُولُ فِى كُلِّ رَكْعَتَيْنِ التَّحِيَّةَ  [beliau membaca tahiyyat pada setiap dua rakaat],” Aisyah lalu mengakhiri pernyataannya dengan kalimat “وَكَانَ يَخْتِمُ الصَّلاَةَ بِالتَّسْلِيمِ [beliau menutup salat dengan salam]”. Dari dua kalimat tersebut, dapat disimpulkan bahwasanya ibadah salat yang dimaksudkan oleh ‘Aisyah adalah ibadah salat dua rakaat, bukan salat empat rakaat. Alhasil hadis ini lebih tepat digunakan sebagai dalil rujukan ibadah salat dua rakaat.

              Maka Majelis Tarjih Pimpinan Pusat Muhammadiyah secara tegas menilai hadis ‘Aisyah tersebut tidak dapat dijadikan sebagai batu pijakan atas praktik tasyahud awal dalam salat sunnah tarawih 4-4-3.

              Karena sejatinya di setiap tuntunan tasyahud awal dalam salat sunnah, selalu disertai dengan dalil khususnya. Seperti pada salat lail 7 rakaat yang diriwayatkan hadis Ummul Mukminin Aisyah Ra. Salat lail 9 rakaat yang diriwayatkan oleh ‘Aisyah. Begitu pula, salat sunnah rawatib 4 rakaat sebelum ashar turut memiliki dalil khususnya dalam hadis riwayat ‘Aṣim ibn Ḍamrah dari sahabat Ali ibn Abi Ṭalib.

              Dengan ketidakadaan dalil khusus atas tuntunan tasyahud awal dalam salat tarawih empat rakaat, maka praktek tasyahud awal tersebut sejatinya tidaklah pernah ada.

              Lantas, Bagaimana Dasar Dalil Salat Tarawih 4-4-3 Tanpa Tasyahud Awal?

              Secara hakikat dan tata cara pelaksanaannya, salat tarawih itu sama halnya dengan salat lail maupun salat tahajud. Istilah “tarawih” hanyalah istilah khusus yang digunakan untuk salat malam di bulan suci Ramadhan.

              Maka dalam menentukan dasar hukum tasyahud awal dalam salat tarawih 4-4-3 dapat didasarkan pula pada dalil-dalil salat lail.

              Salah satunya hadis riwayat Abu Dawud berikut

              عَنْ قَتَادَةَ قَالَ: يُصَلِّى ثَمَانِ رَكَعَاتٍ لاَ يَجْلِسُ فِيهِنَّ إِلاَّ عِنْدَ الثَّامِنَةِ فَيَجْلِسُ فَيَذْكُرُ اللَّهَ عَزَّ وَجَلَّ ثُمَّ يَدْعُو ثُمَّ يُسَلِّمُ تَسْلِيمًا يُسْمِعُنَا ثُمَّ يُصَلِّى رَكْعَتَيْنِ وَهُوَ جَالِسٌ بَعْدَ مَا يُسَلِّمُ ثُمَّ يُصَلِّى رَكْعَةً فَتِلْكَ إِحْدَى عَشْرَةَ رَكْعَةً يَا بُنَىَّ فَلَمَّا أَسَنَّ رَسُولُ اللَّهِ –صلى الله عليه وسلم– وَأَخَذَ اللَّحْمَ أَوْتَرَ بِسَبْعٍ وَصَلَّى رَكْعَتَيْنِ وَهُوَ جَالِسٌ بَعْدَ مَا يُسَلِّمُ

              Dari Qatadah ia berkata: (Nabi Saw) salat delapan rakaat, beliau tidak duduk kecuali pada rakaat yang ke 8. Beliau duduk sambil zikir kepada Allah, kemudian berdoa, lalu salam, sehingga kami dapat mendengar salamnya itu. Kemudian beliau salat lagi dua rakaat sambil duduk lalu salam. Kemudian beliau salat satu rakaat. Maka jadilah ia 11 rakaat. Setelah Rasulullah berusia lanjut dan bertambah berat badannya, beliau kerjakan salat witir (lail dan witir) 7 rakaat. Kemudian melakukan salat 2 rakaat dengan cara duduk sesudah salam. 

              Dalam hadis tersebut, dijelaskan bahwasanya Rasulullah melaksanakan salat delapan rakaat dan tidak duduk kecuali pada rakaat yang kedelapan atau terakhir. Makna tidak duduk di sana adalah Rasulullah tidak melaksanakan duduk tasyahud awal. Hal ini menjadi indikasi akan salat tarawih yang berjumlah empat rakaat juga tidak mengenal tasyahud awal.

              Sebuah kaidah mantiq tentang salat tarawih delapan & empat rakaat, menyatakan bahwa adanya tasyahud awal dalam salat empat rakaat juga mengharuskan adanya tasyahud awal dalam salat delapan rakaat. Maka dengan tidak adanya tasyahud awal dalam salat tarawih delapan rakaat, juga mengharuskan tidak adanya tasyahud dalam salat tarawih empat rakaat.

              Lebih lanjut, jika diasumsikan salat tarawih yang berjumlah empat rakaat menggunakan tasyahud awal, maka semestinya salat witir yang dilakukan setelah itu turut menggunakan tasyahud awal. Karena sesungguhnya salat witir dalam salat tarawih adalah satu paket yang tak terpisahkan.

              Namun faktanya dalam hadis riwayat Ubay bin Ka’ab

              عَنْ أُبَيِّ بْنِ كَعْبٍ قَالَ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقْرَأُ فِي الْوِتْرِ بِسَبِّحْ اسْمَ رَبِّكَ الْأَعْلَى وَفِي الرَّكْعَةِ الثَّانِيَةِ بِقُلْ يَا أَيُّهَا الْكَافِرُونَ وَفِي الثَّالِثَةِ بِقُلْ هُوَ اللَّهُ أَحَدٌ وَلَا يُسَلِّمُ إِلَّا فِي آخِرِهِنَّ وَيَقُولُ يَعْنِي بَعْدَ التَّسْلِيمِ سُبْحَانَ الْمَلِكِ الْقُدُّوسِ ثَلَاثًا
              [رواه النسائى]

              Dari Ubay bin Ka’ab, ia berkata: Rasulullah saw membaca dalam salat witir “sabbiḥisma rabikal a‘lā”, pada rakaat kedua membaca “qul yā ayyuhal kāfirūn”, pada rakaat ketiga “qul huwallāhu aḥad”. Rasulullah tidak salam kecuali di akhir salat. Setelah salat Rasulullah mengucapkan “subḥānal malikil quddūs”. [Nasai].

              Adapun dalam hadis yang diriwayatkan Abu Hurairah

              عن أبي هريرة عن رسول الله صلى الله عليه و سلم أنه قال: لا توتروا بثلاث أوتروا بخمس أو بسبع ولا تشبهوا بصلاة المغرب 

              Dari Abu Hurairah, dari Rasulullah saw bahwasanya ia berkata: Janganlah kalian melakukan witir tiga rakaat, akan tetapi lakukanlah witir 5 rakaat atau 7 rakaat. Jangan samakan witir dengan salat magrib. [Ibnu Majah, al-Hakim dan al-Baihaqi. Menurut Syu‘aib al-Arnauṭ: Sanadnya shahih sesuai syarat Muslim].

              Rasulullah dalam hadis-hadis tersebut, secara tegas melarang pelaksanaan salat witir yang menyerupai salat Maghrib. Makna larangan ini merujuk pada praktik duduk tasyahud awal dalam salat witir. Demi menghindari keserupaan, maka salat witir dilaksanakan secara kontinyu tanpa duduk tasyahud awal di tengah salat. Serta dengan menambah jumlah rakaat salat witir menjadi lima atau tujuh, sesuai saran nabi.

              Sejalan dengan kaedah al-aṣlu fi al-‘ibādah at-tawqīf wa al-ittibā’. Suatu ibadah tidak dapat dilakukan sampai ada dalil yang memerintahkannya dan sesuai dengan yang dilakukan Rasulullah. Maka pelaksanaan salat tarawih dalam formasi 4-4-3 rakaat sejatinya tidak perlu menggunakan tasyahud awal. (***)

              Share98Tweet62Send
              Previous Post

              70 Santri Pesantren Kualamadu Ikuti Program Praktik Dakwah Lapangan

              Next Post

              Kronologi Upaya Umat Islam Menyatukan Kalender Hijriah Global: Dari Fragmentasi Menuju Unifikasi

              admin

              admin

              InfoLain

              BeritaMu

              Kunci Kampung Berkah dan Bahagia, Anggota PDM Solo Ajak Warga Perkuat Iman

              21/05/2026
              BeritaMu

              Peringati Milad 109 Aisyiyah, ‘Aisyiyah Jateng Perkuat Ketahanan Keluarga dan Pangan

              21/05/2026
              BeritaMu

              Perjalanan Aisyiyah: Dari Gerakan Pembaruan Perempuan hingga Dakwah Kemanusiaan Berkemajuan

              21/05/2026
              Next Post

              Kronologi Upaya Umat Islam Menyatukan Kalender Hijriah Global: Dari Fragmentasi Menuju Unifikasi

              Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

              Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

              Stay Connected

                • Trending
                • Comments
                • Latest

                Kaprodi MPI SPs UMJ Hadiri Muktamar Hidayatul Qur’an di Makkah

                05/09/2024

                Kepemimpinan IMM: Dari Nilai Hingga Transformasi Gerakan

                03/10/2025

                MPI PWM Jateng Gelar Pesantren Digital Ramadan, Siapkan Jurnalis Muda Andal!

                18/03/2025

                Gebrakan Baru! Nasyiatul Aisyiyah Luncurkan 10 Program Unggulan di Tanwir II

                05/09/2025

                Perkuat Internasionalisasi Muhammadiyah, PCIM Arab Saudi Kuatkan Kelembagaan

                0

                Cerita Perkembangan dan Corak Beragam Islam di Amerika

                0

                Ngaji on the Street Makin Asyik saat Belajar Qiroah

                0

                Kompak, Walikota Melton dan Orang tua Siswa Takjub dengan Muhammadiyah Australia College

                0

                Mahasiswa UM Kuningan Raih Prestasi pada Muhammadiyah Games 2026

                21/05/2026

                Unimma Kukuhkan Uky Yudatama sebagai Guru Besar, Tegaskan Tata Kelola TI untuk Kedaulatan Digital

                21/05/2026

                Ahmad Muttaqin Tegaskan Peran Strategis Guru Besar dan PTMA dalam Membangun Peradaban

                21/05/2026

                Milad ke-109 ‘Aisyiyah Teguhkan Dakwah Kemanusiaan dan Perdamaian

                21/05/2026
                Virtumu – Muhammadiyah All Channel

                Virtumu adalah kumpulan ragam informasi muhammadiyah dari berbagai kanal internet, dengan harapan akan menjadi wahana warta terpadu.

                Follow Us

                Kategori Info

                • BeritaMu (28,159)
                • Hukum Islam (1,416)
                • Kabar PTMA (3,710)
                • KesehatanMu (70)
                • Majelis Virtual (6)
                • Muktamar48 (7)
                • ortomMu (15)
                • sekolahMu (10)
                • Uncategorized (7,428)

                Info terbaru

                Mahasiswa UM Kuningan Raih Prestasi pada Muhammadiyah Games 2026

                21/05/2026

                Unimma Kukuhkan Uky Yudatama sebagai Guru Besar, Tegaskan Tata Kelola TI untuk Kedaulatan Digital

                21/05/2026

                Ahmad Muttaqin Tegaskan Peran Strategis Guru Besar dan PTMA dalam Membangun Peradaban

                21/05/2026
                • Tentang
                • Sumber
                • Advertise
                • Privacy & Policy
                • Contact

                © 2025 VM - Virtual Muhammadiyah by Virtumu1912.

                No Result
                View All Result

                © 2025 VM - Virtual Muhammadiyah by Virtumu1912.

                Welcome Back!

                Sign In with Facebook
                Sign In with Google
                OR

                Login to your account below

                Forgotten Password?

                Retrieve your password

                Please enter your username or email address to reset your password.

                Log In