• Tentang
  • Sumber
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Selasa, November 3, 2026
  • Login
  • Home
  • BeritaMu

    Tingkatkan Kompetensi Amil, LAZISMU Sumatera Utara Kirim 15 Peserta ke Sekolah Amil Nasional

    Tanpa Takhta, Tanpa Nama, Tanpa Mahkota, Bersatu

    Dari Pemadaman ke Perubahan Tata Kelola  Memutus Lingkaran Kekuasaan dalam Penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan

    Dari Pemadaman ke Perubahan Tata Kelola Memutus Lingkaran Kekuasaan dalam Penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan

    Dari Fikih Lansia hingga Kedaulatan Pangan, Ini Lima Agenda Munas Tarjih Muhammadiyah ke-XXXIII

    Bedah Buku di UMSU, Prof. Syamsul Arifin Kupas Etos Muhammadiyah di Era Digital

    BNPB Terbitkan Surat Edaran Kesiapsiagaan Hadapi Musim Hujan 2026/2027

    Trending Tags

    • Kabar PTMA

      Tingkatkan Kompetensi Amil, LAZISMU Sumatera Utara Kirim 15 Peserta ke Sekolah Amil Nasional

      Tanpa Takhta, Tanpa Nama, Tanpa Mahkota, Bersatu

      Dari Pemadaman ke Perubahan Tata Kelola  Memutus Lingkaran Kekuasaan dalam Penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan

      Dari Pemadaman ke Perubahan Tata Kelola Memutus Lingkaran Kekuasaan dalam Penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan

      Dari Fikih Lansia hingga Kedaulatan Pangan, Ini Lima Agenda Munas Tarjih Muhammadiyah ke-XXXIII

      Bedah Buku di UMSU, Prof. Syamsul Arifin Kupas Etos Muhammadiyah di Era Digital

      BNPB Terbitkan Surat Edaran Kesiapsiagaan Hadapi Musim Hujan 2026/2027

      Trending Tags

      • Hukum Islam

        Lafal Salam Mengakhiri Shalat dan Salam Penutup Khutbah

        Adakah Azan Iqamah untuk Shalat Sendirian?

        Roh Anak Dikorbankan untuk Pesugihan

        SG Casino: El Playground Definitivo para Sesiones de Juego Cortas y de Alta‑Intensidad

        5Gringos Casino: High‑Intensity Slots & Live Play for Quick Wins

        Magius Casino: Quick‑Hit Slots en Snelle Winsten

      • SekolahMu
        SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

        SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

        Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

        Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

        Di SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen, Kemenko PMK Luncurkan Gerakan Tanam 10 Juta Pohon

        Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

        Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

        Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

        Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

        Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

        Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

        Trending Tags

        • Majelis Virtual
        No Result
        View All Result
        Virtumu - Muhammadiyah All Channel
        Advertisement
        • Home
        • BeritaMu

          Tingkatkan Kompetensi Amil, LAZISMU Sumatera Utara Kirim 15 Peserta ke Sekolah Amil Nasional

          Tanpa Takhta, Tanpa Nama, Tanpa Mahkota, Bersatu

          Dari Pemadaman ke Perubahan Tata Kelola  Memutus Lingkaran Kekuasaan dalam Penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan

          Dari Pemadaman ke Perubahan Tata Kelola Memutus Lingkaran Kekuasaan dalam Penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan

          Dari Fikih Lansia hingga Kedaulatan Pangan, Ini Lima Agenda Munas Tarjih Muhammadiyah ke-XXXIII

          Bedah Buku di UMSU, Prof. Syamsul Arifin Kupas Etos Muhammadiyah di Era Digital

          BNPB Terbitkan Surat Edaran Kesiapsiagaan Hadapi Musim Hujan 2026/2027

          Trending Tags

          • Kabar PTMA

            Tingkatkan Kompetensi Amil, LAZISMU Sumatera Utara Kirim 15 Peserta ke Sekolah Amil Nasional

            Tanpa Takhta, Tanpa Nama, Tanpa Mahkota, Bersatu

            Dari Pemadaman ke Perubahan Tata Kelola  Memutus Lingkaran Kekuasaan dalam Penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan

            Dari Pemadaman ke Perubahan Tata Kelola Memutus Lingkaran Kekuasaan dalam Penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan

            Dari Fikih Lansia hingga Kedaulatan Pangan, Ini Lima Agenda Munas Tarjih Muhammadiyah ke-XXXIII

            Bedah Buku di UMSU, Prof. Syamsul Arifin Kupas Etos Muhammadiyah di Era Digital

            BNPB Terbitkan Surat Edaran Kesiapsiagaan Hadapi Musim Hujan 2026/2027

            Trending Tags

            • Hukum Islam

              Lafal Salam Mengakhiri Shalat dan Salam Penutup Khutbah

              Adakah Azan Iqamah untuk Shalat Sendirian?

              Roh Anak Dikorbankan untuk Pesugihan

              SG Casino: El Playground Definitivo para Sesiones de Juego Cortas y de Alta‑Intensidad

              5Gringos Casino: High‑Intensity Slots & Live Play for Quick Wins

              Magius Casino: Quick‑Hit Slots en Snelle Winsten

            • SekolahMu
              SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

              SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

              Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

              Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

              Di SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen, Kemenko PMK Luncurkan Gerakan Tanam 10 Juta Pohon

              Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

              Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

              Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

              Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

              Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

              Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

              Trending Tags

              • Majelis Virtual
              No Result
              View All Result
              Virtumu - Muhammadiyah All Channel
              No Result
              View All Result
              Home BeritaMu

              Masih Perlukah Mahasiswa Belajar Menulis di Era AI?

              admin by admin
              16/02/2026
              in BeritaMu
              0
              744
              VIEWS
              Share di FacebookShare di TwitterShare di WA
              Masih Perlukah Mahasiswa Belajar Menulis di Era AI?

              Pakar Sosiologi Universitas Negeri Surabaya (UNESA), Moh Mudzakkir PhD menyoroti tren ketergantungan mahasiswa kepada akal imitasi atau artificial intelligence (AI) dalam aktivitas menulis. Menurutnya, ini berbahaya sebab berpotensi melemahkan kemampuan berpikir kritis hingga skill berkomunikasi.

              “AI itu membantu sebagai teman dialog. Tetapi kedalaman pengetahuan tetap manusianya yang menentukan. Kalau mahasiswa hanya mengandalkan AI, nanti juga akan terlihat, apalagi kalau dosennya juga paham AI,” ujarnya kepada wartawan Maklumat.id di Surabaya pada Rabu (14/2/2025).

              Mudzakkir menegaskan bahwa perlu ada pembedaan yang jelas antara AI sebagai alat bantu dan ketergantungan terhadap AI. Adapun perbedaan keduanya terletak pada siapa yang menjadi aktor utama dalam proses berpikir.

              WartaTerkait

              Tingkatkan Kompetensi Amil, LAZISMU Sumatera Utara Kirim 15 Peserta ke Sekolah Amil Nasional

              Tanpa Takhta, Tanpa Nama, Tanpa Mahkota, Bersatu

              Dari Pemadaman ke Perubahan Tata Kelola Memutus Lingkaran Kekuasaan dalam Penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan

              Dari Fikih Lansia hingga Kedaulatan Pangan, Ini Lima Agenda Munas Tarjih Muhammadiyah ke-XXXIII

              Jika AI digunakan sebagai alat bantu, manusia tetap memegang kendali. Individu tersebut sudah memiliki dasar kemampuan membaca, menulis, dan memahami materi, lalu menggunakan AI untuk membantu sistematisasi ide hingga mencari celah pada tulisan yang sudah dibuat.

              Dalam posisi ini, AI hanya memperkuat kemampuan yang sudah ada. Mudzakkir menjelaskan bahwa individu dengan tipe ini tetap berpikir sendiri. Sebab individu tersebut mampu menilai jawaban AI serta bertanggung jawab atas hasil akhirnya.

              “AI juga sangat tergantung pada prompt atau umpan yang diberikan. Maka aktor utamanya tetap manusia. Semakin banyak stock of knowledge-nya, maka artikulasi pertanyaannya juga berbeda. AI membantu sistematisasi, iya. Membantu sebagai teman dialog, iya,” katanya.

              Baca Juga  Warek Unesa Sarankan Langkah Ini untuk Jamin Keberlangsungan Sekolah Swasta dalam Penerapan Putusan MK

              Ketergantungan kepada AI

              Mudzakkir lalu menjelaskan bahwa ketergantungan terjadi ketika AI menggantikan proses berpikir itu sendiri. Individu dengan tipe ini adalah mereka yang langsung meminta AI membuatkan tulisan atau jawaban tanpa benar-benar memahami isinya.

              Tipe ini tidak memiliki bekal pengetahuan yang cukup untuk menilai apakah jawaban tersebut tepat atau tidak. Lebih dari itu, tipe ini kehilangan daya kritis untuk melihat susunan bahasa dalam konteks bagaimana cara menyampaikan sesuatu.

              “Kalau hanya memberi prompt, ‘Buatkan saya artikel dengan kategori ini, ini, ini,’ itu bukan sekadar membantu. Ini tentu tantangan bagi dunia akademik. Namun masing-masing bidang keilmuan mungkin punya standar berbeda,” ujarnya.

              Dalam kondisi ini, AI bukan lagi alat bantu, melainkan menjadi “pengganti” usaha belajar. Mudzakkir mengingatkan jika kebiasaan ini terus berlangsung, maka kemampuan berkomunikasi dapat melemah karena tidak pernah benar-benar dilatih.

              Pria yang juga menjabat sebagai Wakil Sekretair sPWM Jatim itu menjelaskan bahwa dosen kini dapat dengan sekali lihat membedakan mana tulisan yang sepenuhnya hasil AI dan mana yang tidak. Hal itu dapat terlihat, misalnya, dari gaya bahasa yang digunakan dalam tulisan tersebut.

              Ia juga menambahkan bahwa batas sejauh mana AI diperbolehkan dalam proses penulisan masih diperdebatkan. Belum ada konsensus umum karena setiap bidang keilmuan memiliki latar belakang dan standar yang beragam.

              Baca Juga  Siapa Pun Capres-Cawapres Akan Menang Kalau Menggandeng Muhammadiyah, Ini Syaratnya

              “Di beberapa kampus sekarang sudah ada aturan. Dalam publikasi jurnal pun ada yang menerima penggunaan AI, tetapi dalam batas tertentu dan harus dijelaskan di mana posisi bantuan AI tersebut secara jujur,” jelasnya.

              Menulis Sebagai Skill Penting

              Mudzakkir menjelaskan bahwa kemampuan menulis adalah bagian dari komunikasi. Hal ini penting sebab melalui menulis, seseorang belajar menyampaikan gagasan yang dapat dipahami oleh orang lain.

              “Kemampuan berkomunikasi itu penting, apa pun bidang keilmuan Anda. Menulis itu kemampuan dasar. Siapa pun itu, ini bagian dari life skill yang harus dimiliki. Teknik mesin pun harus bisa berkomunikasi, baik written communication maupun oral communication. Karena ini kebutuhan,” jelasnya.

              Menurutnya, jika individu tidak mampu menulis dengan baik, maka pesan yang sebenarnya bagus bisa gagal dipahami atau bahkan diabaikan. Pembaca bisa salah menangkap maksud yang sebenarnya.

              Ketika seseorang menulis apa yang ada di dalam pikirannya, sebenarnya ia sedang menyusun logika, memilih kata, hingga menata argumen. Proses inilah yang melatih cara berpikir kritis dan sistematis. AI bisa membantu, tetapi tidak bisa menggantikan proses mental yang terjadi ketika seseorang benar-benar menulis sendiri.

              “Di mana pun, kemampuan menulis itu menjadi kemampuan yang penting. Saya kira itu kemampuan dasar yang harus digembleng. Itu semua perlu dibiasakan. Beda cerita kalau terbiasanya malah bergantung dengan AI,” tandasnya. (maklumat)

              Share98Tweet62Send
              Previous Post

              Monsun Asia Menguat, Waspada Potensi Hujan Lebat di Sejumlah Wilayah Indonesia

              Next Post

              Saat Berwudu, Apakah Boleh Berbicara?

              admin

              admin

              InfoLain

              BeritaMu

              Tingkatkan Kompetensi Amil, LAZISMU Sumatera Utara Kirim 15 Peserta ke Sekolah Amil Nasional

              03/11/2026
              BeritaMu

              Tanpa Takhta, Tanpa Nama, Tanpa Mahkota, Bersatu

              03/11/2026
              Dari Pemadaman ke Perubahan Tata Kelola  Memutus Lingkaran Kekuasaan dalam Penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan
              BeritaMu

              Dari Pemadaman ke Perubahan Tata Kelola Memutus Lingkaran Kekuasaan dalam Penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan

              03/11/2026
              Next Post

              Saat Berwudu, Apakah Boleh Berbicara?

              Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

              Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

              Stay Connected

                • Trending
                • Comments
                • Latest

                Kepemimpinan IMM: Dari Nilai Hingga Transformasi Gerakan

                03/10/2025

                Kaprodi MPI SPs UMJ Hadiri Muktamar Hidayatul Qur’an di Makkah

                05/09/2024

                MPI PWM Jateng Gelar Pesantren Digital Ramadan, Siapkan Jurnalis Muda Andal!

                18/03/2025

                BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem Enam Hari di Sumut akibat IOD Negatif

                26/11/2025

                Perkuat Internasionalisasi Muhammadiyah, PCIM Arab Saudi Kuatkan Kelembagaan

                0

                Cerita Perkembangan dan Corak Beragam Islam di Amerika

                0

                Ngaji on the Street Makin Asyik saat Belajar Qiroah

                0

                Kompak, Walikota Melton dan Orang tua Siswa Takjub dengan Muhammadiyah Australia College

                0

                Tingkatkan Kompetensi Amil, LAZISMU Sumatera Utara Kirim 15 Peserta ke Sekolah Amil Nasional

                03/11/2026

                Tanpa Takhta, Tanpa Nama, Tanpa Mahkota, Bersatu

                03/11/2026
                Dari Pemadaman ke Perubahan Tata Kelola  Memutus Lingkaran Kekuasaan dalam Penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan

                Dari Pemadaman ke Perubahan Tata Kelola Memutus Lingkaran Kekuasaan dalam Penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan

                03/11/2026

                Dari Fikih Lansia hingga Kedaulatan Pangan, Ini Lima Agenda Munas Tarjih Muhammadiyah ke-XXXIII

                03/11/2026
                Virtumu – Muhammadiyah All Channel

                Virtumu adalah kumpulan ragam informasi muhammadiyah dari berbagai kanal internet, dengan harapan akan menjadi wahana warta terpadu.

                Follow Us

                Kategori Info

                • BeritaMu (30,127)
                • Hukum Islam (1,633)
                • Kabar PTMA (4,405)
                • KesehatanMu (70)
                • Majelis Virtual (6)
                • Muktamar48 (7)
                • ortomMu (15)
                • sekolahMu (10)
                • Uncategorized (7,428)

                Info terbaru

                Tingkatkan Kompetensi Amil, LAZISMU Sumatera Utara Kirim 15 Peserta ke Sekolah Amil Nasional

                03/11/2026

                Tanpa Takhta, Tanpa Nama, Tanpa Mahkota, Bersatu

                03/11/2026
                Dari Pemadaman ke Perubahan Tata Kelola  Memutus Lingkaran Kekuasaan dalam Penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan

                Dari Pemadaman ke Perubahan Tata Kelola Memutus Lingkaran Kekuasaan dalam Penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan

                03/11/2026
                • Tentang
                • Sumber
                • Advertise
                • Privacy & Policy
                • Contact

                © 2025 VM - Virtual Muhammadiyah by Virtumu1912.

                No Result
                View All Result

                © 2025 VM - Virtual Muhammadiyah by Virtumu1912.

                Welcome Back!

                Sign In with Facebook
                Sign In with Google
                OR

                Login to your account below

                Forgotten Password?

                Retrieve your password

                Please enter your username or email address to reset your password.

                Log In