PWMJATENG.COM, SEMARANG – Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Semarang berkomitmen memperkuat ekonomi umat melalui sosialisasi intensif bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), Rabu (11/2). Bertempat di Aula PDM Kota Semarang, acara ini mengintegrasikan tiga pilar kemajuan UMKM: sertifikasi halal, digitalisasi produk, dan perlindungan jaminan sosial.
Kegiatan ini dihadiri oleh para pelaku UMKM Muhammadiyah dan perwakilan Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) se-Kota Semarang yang antusias membekali diri guna meningkatkan daya saing pasar.
Salah satu sesi yang paling dinanti adalah pemaparan dari Dosen ITESA Muhammadiyah Semarang, Alfin Muslikhun, S.E., M.M. Ia menegaskan bahwa transformasi digital bukan lagi sekadar pilihan, melainkan keharusan bagi UMKM untuk bertahan.
“Transformasi digital adalah jembatan bagi UMKM untuk memperluas jangkauan pasar. Kita tidak boleh hanya menunggu pembeli datang, tapi harus aktif menjemput mereka melalui platform digital,” ujar Alfin.
Alfin memberikan panduan teknis mendalam mengenai pendaftaran produk pada platform e-commerce, secara khusus fokus pada ShopeeFood. Materi meliputi:
- Proses Administrasi: Langkah-langkah pendaftaran mitra.
- Manajemen Katalog: Cara menampilkan foto produk agar menarik pelanggan.
- Strategi Promosi: Mengoptimalkan fitur diskon untuk mendongkrak penjualan.
- Optimalisasi Layanan: Kiat menjaga kepuasan pelanggan melalui kecepatan dan kualitas.
Selain digitalisasi, peserta juga dibekali pemahaman mengenai pentingnya sertifikasi halal untuk membangun kepercayaan konsumen, serta perlindungan tenaga kerja melalui BPJS Ketenagakerjaan.
Melalui sinergi antara akademisi ITESA dan PDM Kota Semarang, diharapkan UMKM Muhammadiyah mampu bertransformasi menjadi unit usaha yang profesional, tersertifikasi, dan berbasis teknologi.
Kontributor : Humas ITESA Muhammadiyah Semarang
Editor: Al-Afasy
The post Akselerasi UMKM Go Digital, Dosen ITESA Muhammadiyah Semarang Bedah Strategi E-Commerce di Sosialisasi PDM appeared first on Muhammadiyah Jateng.



