PWMJATENG.COM, MAKASSAR – Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Prof. Irwan Akib, menekankan pentingnya peran strategis generasi muda Muhammadiyah dalam menyongsong Indonesia Emas 2045. Hal tersebut disampaikannya dalam pembukaan Olympic Ahmad Dahlan (OlympicAD) VIII yang berlangsung khidmat di Makassar.
Menurut Prof. Irwan, masa depan bangsa tidak akan ditentukan oleh mereka yang “biasa-biasa saja”, melainkan oleh generasi yang memiliki keseimbangan antara kekuatan iman, kecerdasan intelektual, dan akhlakul karimah.
Dalam sambutannya, ia menggarisbawahi empat karakteristik utama yang harus dimiliki kader Muhammadiyah untuk mengisi kursi kepemimpinan nasional di masa depan:
- Mantap Keimanannya: Memiliki fondasi tauhid yang kokoh.
- Unggul Intelektualnya: Cerdas dan adaptif terhadap ilmu pengetahuan.
- Kuat Akhlaknya: Menjadi teladan moral di tengah masyarakat.
- Sigap dalam Berkarya: Kreatif dan solutif dalam menjawab tantangan zaman.
“Indonesia Emas tidak akan diisi oleh generasi yang biasa-biasa saja, tetapi oleh generasi yang tangguh. Kita butuh generasi penentu arah kemajuan bangsa,” tegas Prof. Irwan.
Meskipun OlympicAD merupakan ajang kompetisi, Prof. Irwan mengingatkan seluruh peserta bahwa meraih piala bukanlah tujuan akhir. Nilai kemuhammadiyahan harus tetap tercermin dalam setiap pertandingan.
“Tujuan kita bukan sekadar meraih juara atau piala, tetapi ada nilai yang harus dijunjung bersama, yakni kejujuran, sportivitas, dan integritas. Menjadi juara tanpa integritas tidak akan memberikan makna apa pun,” tambahnya.
Antusiasme ajang kali ini tercatat sangat luar biasa. Berdasarkan data panitia, total kehadiran mencapai 8.525 orang, yang terdiri dari 4.838 peserta dan 3.687 pendamping. Para duta pendidikan ini datang dari seluruh penjuru tanah air, mulai dari ujung Aceh hingga pelosok Papua, menjadikan Makassar sebagai pusat gravitasi prestasi pelajar Muhammadiyah pekan ini.
Kontributor: Hendra | Humas
Editor: Al-Afasy
The post Menuju Indonesia Emas 2045, Prof Irwan Akib: OlympicAD VIII Siapkan Generasi Penentu Arah Bangsa appeared first on Muhammadiyah Jateng.



