• Tentang
  • Sumber
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Sabtu, Mei 2, 2026
  • Login
  • Home
  • BeritaMu

    Cetak Green Entrepreneur, UMP Latih Kader Nasyiatul Aisyiyah Bumiayu Produksi Pupuk Organik

    Borong 3 Piala, SD Muhammadiyah PK Banyudono Dominasi FLS3N Tingkat Kecamatan

    Memaknai Hari Pendidikan 2026: Implementasi Tujuh Gerakan Anak Indonesia Hebat di Sekolah

    Matangkan Milad ke-109, Aisyiyah Keerom Fokus pada Dakwah dan Pemberdayaan Masyarakat Asli Papua

    Akademi Eco Bhinneka Muhammadiyah Resmi Dibuka: Cetak Kader Muda Lintas Iman Perawat Bumi

    Cetak Pemimpin Muda, SMP Mutu Plus Fokus pada Pendidikan Karakter Siswa di Taruna Melati I

    Trending Tags

    • Kabar PTMA

      Cetak Green Entrepreneur, UMP Latih Kader Nasyiatul Aisyiyah Bumiayu Produksi Pupuk Organik

      Borong 3 Piala, SD Muhammadiyah PK Banyudono Dominasi FLS3N Tingkat Kecamatan

      Memaknai Hari Pendidikan 2026: Implementasi Tujuh Gerakan Anak Indonesia Hebat di Sekolah

      Matangkan Milad ke-109, Aisyiyah Keerom Fokus pada Dakwah dan Pemberdayaan Masyarakat Asli Papua

      Akademi Eco Bhinneka Muhammadiyah Resmi Dibuka: Cetak Kader Muda Lintas Iman Perawat Bumi

      Cetak Pemimpin Muda, SMP Mutu Plus Fokus pada Pendidikan Karakter Siswa di Taruna Melati I

      Trending Tags

      • Hukum Islam

        Mengalihkan Penyembelihan Dam ke Tanah Air, Bagaimana Hukumnya?

        Qiyamul Lail 4 Rakaat, Apakah Pakai Tahiyat Awal?

        Shalat Sunnah Rawatib Apa Saja?

        Shalat Dhuha Secara Berjamaah, Apakah Dituntunkan?

        Lafal Takbir Hari Raya Sesuai Tuntunan Rasulullah SAW

        Khutbah Idul Fitri dan Idul Adha 1 Kali atau 2 Kali, dan Haruskah Diawali Takbir?

      • SekolahMu
        SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

        SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

        Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

        Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

        Di SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen, Kemenko PMK Luncurkan Gerakan Tanam 10 Juta Pohon

        Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

        Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

        Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

        Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

        Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

        Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

        Trending Tags

        • Majelis Virtual
        No Result
        View All Result
        Virtumu - Muhammadiyah All Channel
        Advertisement
        • Home
        • BeritaMu

          Cetak Green Entrepreneur, UMP Latih Kader Nasyiatul Aisyiyah Bumiayu Produksi Pupuk Organik

          Borong 3 Piala, SD Muhammadiyah PK Banyudono Dominasi FLS3N Tingkat Kecamatan

          Memaknai Hari Pendidikan 2026: Implementasi Tujuh Gerakan Anak Indonesia Hebat di Sekolah

          Matangkan Milad ke-109, Aisyiyah Keerom Fokus pada Dakwah dan Pemberdayaan Masyarakat Asli Papua

          Akademi Eco Bhinneka Muhammadiyah Resmi Dibuka: Cetak Kader Muda Lintas Iman Perawat Bumi

          Cetak Pemimpin Muda, SMP Mutu Plus Fokus pada Pendidikan Karakter Siswa di Taruna Melati I

          Trending Tags

          • Kabar PTMA

            Cetak Green Entrepreneur, UMP Latih Kader Nasyiatul Aisyiyah Bumiayu Produksi Pupuk Organik

            Borong 3 Piala, SD Muhammadiyah PK Banyudono Dominasi FLS3N Tingkat Kecamatan

            Memaknai Hari Pendidikan 2026: Implementasi Tujuh Gerakan Anak Indonesia Hebat di Sekolah

            Matangkan Milad ke-109, Aisyiyah Keerom Fokus pada Dakwah dan Pemberdayaan Masyarakat Asli Papua

            Akademi Eco Bhinneka Muhammadiyah Resmi Dibuka: Cetak Kader Muda Lintas Iman Perawat Bumi

            Cetak Pemimpin Muda, SMP Mutu Plus Fokus pada Pendidikan Karakter Siswa di Taruna Melati I

            Trending Tags

            • Hukum Islam

              Mengalihkan Penyembelihan Dam ke Tanah Air, Bagaimana Hukumnya?

              Qiyamul Lail 4 Rakaat, Apakah Pakai Tahiyat Awal?

              Shalat Sunnah Rawatib Apa Saja?

              Shalat Dhuha Secara Berjamaah, Apakah Dituntunkan?

              Lafal Takbir Hari Raya Sesuai Tuntunan Rasulullah SAW

              Khutbah Idul Fitri dan Idul Adha 1 Kali atau 2 Kali, dan Haruskah Diawali Takbir?

            • SekolahMu
              SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

              SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

              Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

              Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

              Di SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen, Kemenko PMK Luncurkan Gerakan Tanam 10 Juta Pohon

              Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

              Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

              Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

              Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

              Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

              Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

              Trending Tags

              • Majelis Virtual
              No Result
              View All Result
              Virtumu - Muhammadiyah All Channel
              No Result
              View All Result
              Home BeritaMu

              Refleksi Diri dalam Gerak Perjuangan di Muhammadiyah

              admin by admin
              24/01/2026
              in BeritaMu
              0
              744
              VIEWS
              Share di FacebookShare di TwitterShare di WA
              Refleksi Diri dalam Gerak Perjuangan di Muhammadiyah
              Oleh : Jaharuddin – Dosen FEB Universitas Muhammadiyah Jakarta

              Dalam sebuah forum Baitul Arqam Dosen Universitas Muhammadiyah Jakarta, akhir tahun 2025 lalu, saya menemukan satu titik hening dalam hidup saya sebagai kader. Bukan karena kegagalan, bukan pula karena kehilangan, tapi karena satu pertanyaan yang menghentak nalar sekaligus menyesakkan batin, siapa saya dalam Muhammadiyah? Di mana posisi saya dalam perjalanan panjang organisasi yang saya cintai ini?

              Pertanyaan ini tidak datang dari luar. Ia lahir dari dalam, dipantik oleh narasi-narasi jernih dan dalam dari para pembicara yang tidak hanya membagikan ilmu, tapi juga menyulut kesadaran. Dalam suasana itu, saya merenung, apakah selama ini saya sungguh-sungguh hadir sebagai bagian dari gerakan? Atau saya hanya sekadar ikut dalam irama, tanpa memahami musiknya?

              Sudah lebih dari satu dekade saya berjalan bersama Muhammadiyah. Mengajar, berkegiatan, berjejaring. Namun waktu tak selalu identik dengan kedewasaan. Ada yang lama di dalam, tapi belum juga memahami ruh gerakan. Ada yang baru bergabung, tapi jiwanya sudah menyatu dengan semangat tajdid dan dakwah pencerahan. Saya sadar, saya perlu berhenti sejenak untuk membaca diri sendiri.

              Para pemateri dalam forum itu memetakan tipologi kader Muhammadiyah menjadi lima kategori. Bukan sebagai penghakiman, melainkan sebagai cermin. Cermin untuk melihat diri, jujur, dan bertanya ulang, di kategori manakah saya berada?

              Pertama, kader biologis, mereka yang lahir dari rahim keluarga Muhammadiyah. Mereka menghirup Muhammadiyah sejak kecil—dari pengajian keluarga, sekolah, hingga rutinitas sosial. Namun tidak sedikit dari mereka yang hanya tinggal dalam identitas, tanpa benar-benar mengalami transformasi ideologis.

              Kedua, kader ideologis, mereka yang menjalani proses kaderisasi dari bawah, memahami pemikiran-pemikiran KH Ahmad Dahlan, menjiwai tafsir sosial atas Al-Ma’un, dan menempatkan diri sebagai penggerak utama perubahan. Mereka adalah tulang punggung yang membawa Muhammadiyah tetap hidup dalam denyut zaman.

              Ketiga, kader AUM (Amal Usaha Muhammadiyah) atau kader honoris. Mereka datang karena pekerjaan. Masuk ke sekolah, rumah sakit, atau kampus Muhammadiyah untuk mencari nafkah. Sebagian dari mereka tumbuh menjadi kader ideologis, sebagian tetap menjadi ‘tamu’ yang tinggal di rumah Muhammadiyah tanpa memahami nilai-nilainya.

              Keempat, kader simpatisan. Mereka bergabung karena cinta. Mungkin bukan karena garis keturunan atau pekerjaan, tapi karena keteladanan. Mereka melihat integritas tokoh Muhammadiyah, kesederhanaan yang langka, pelayanan tanpa pamrih, dan merasa terinspirasi. Mereka yang tertarik karena aura keikhlasan.

              Kelima, kader parasit. Ini yang paling mengkhawatirkan. Mereka yang menjadikan Muhammadiyah sebagai tangga untuk kepentingan pribadi. Jabatan dikejar, proyek diincar, namun semangat fisabilillah tak tampak, dan keberpihakan terhadap mustadh’afin tak terlihat. Mereka hadir bukan untuk berjuang, melainkan untuk mengambil keuntungan dari perjuangan orang lain.

              Kelima kategori ini menyentak kesadaran saya. Refleksi ini bukan untuk menunjuk orang lain, melainkan untuk bertanya dalam diri sendiri, selama ini saya kader jenis yang mana? Apakah saya hanya merasa menjadi bagian dari Muhammadiyah, atau sungguh-sungguh menjiwainya?

              Muhammadiyah tidak didirikan hanya untuk menjadi institusi. Ia adalah gerakan. Ia adalah ruh perubahan. Ia hadir karena tangis sejarah, karena keprihatinan terhadap umat yang tertindas, terhadap pendidikan yang terbengkalai, terhadap kemiskinan yang diwariskan. KH Ahmad Dahlan mendirikan Muhammadiyah bukan untuk membangun kemegahan, tapi untuk memerdekakan. Dari kebodohan, dari kemiskinan, dan dari ketertinggalan.

              Teologi Al-Ma’un menjadi nafasnya. Kita diajari untuk tidak sekadar mengaji ayat, tapi menjelmakan ayat dalam tindakan. Menolong anak yatim, memberi makan fakir miskin, dan tidak membiarkan mereka yang lemah terus tertindas. Spirit inilah yang harus terus hidup dalam setiap diri kader Muhammadiyah.

              Namun hari ini, kita harus jujur. Di tengah kemajuan Amal Usaha yang luar biasa, di tengah tumbuhnya lembaga dan universitas, apakah ruh Al-Ma’un masih menjadi pijakan? Apakah kader-kader kita masih melihat fakir miskin sebagai amanah, atau justru sebagai statistik? Apakah semangat fisabilillah masih mengalir dalam darah kita, atau sudah tergantikan oleh hitung-hitungan untung-rugi?

              Kita tidak boleh lupa, bahwa tokoh-tokoh besar Muhammadiyah hidup dalam kesederhanaan. Mereka bukan hanya bicara dakwah, tapi menjalani dakwah dengan sepenuh hati. Mereka tidak mencari jabatan, tapi jabatan datang karena keikhlasan mereka. Mereka tidak menghitung apa yang diberikan kepada Muhammadiyah, karena mereka merasa bahwa memberi kepada Muhammadiyah adalah bentuk cinta kepada Allah.

              Di zaman yang semakin materialistik ini, kisah-kisah keteladanan itu terdengar seperti dongeng. Namun justru di sanalah letak tantangannya, menjaga ruh Muhammadiyah agar tidak tercerabut dari akar spiritual dan ideologisnya.

              Tulisan ini bukan untuk menggurui. Ini adalah catatan, namun saya berharap bisa menjadi cermin bersama. Setiap dari kita harus terus bergerak dari satu tahap ke tahap yang lebih tinggi. Dari kader biologis menjadi kader ideologis. Dari honoris menjadi simpatisan sejati. Dari sekadar ikut, menjadi penggerak yang penuh kesadaran.

              Menjadi Muhammadiyah sejati artinya memahami bahwa jalan ini adalah jalan sunyi. Bukan tempat mencari sorotan, tapi tempat mengasah keikhlasan. Jalan ini bukan untuk mendapatkan, tapi untuk memberi. Untuk melayani, bukan dilayani.

              Kita semua mungkin pernah tersesat dalam motivasi. Pernah khilaf, terlena, atau bahkan lupa. Tapi selama kita masih mau membaca diri, selama kita masih mau belajar, selama kita masih ingin berubah, maka kita masih berada di jalan yang benar.

              Mari kita jaga Muhammadiyah ini dengan jiwa yang bersih. Dengan etika yang tinggi. Dengan ilmu yang mendalam. Dan dengan semangat fisabilillah yang tak pernah padam. Kembalilah pada Al-Ma’un. Jadilah tangan yang memberi. Jadilah cahaya yang menuntun. Karena di sanalah inti dari menjadi kader sejati Muhammadiyah. (tabligh)

              WartaTerkait

              Cetak Green Entrepreneur, UMP Latih Kader Nasyiatul Aisyiyah Bumiayu Produksi Pupuk Organik

              Borong 3 Piala, SD Muhammadiyah PK Banyudono Dominasi FLS3N Tingkat Kecamatan

              Memaknai Hari Pendidikan 2026: Implementasi Tujuh Gerakan Anak Indonesia Hebat di Sekolah

              Matangkan Milad ke-109, Aisyiyah Keerom Fokus pada Dakwah dan Pemberdayaan Masyarakat Asli Papua

              Share98Tweet62Send
              Previous Post

              K.H. Ahmad Dahlan sebagai Agen Transformasi Praksis dalam Islam Indonesia

              Next Post

              Universitas Al Azhar Kairo Siap Kirim 1000 Dosen ke Indonesia

              admin

              admin

              InfoLain

              BeritaMu

              Cetak Green Entrepreneur, UMP Latih Kader Nasyiatul Aisyiyah Bumiayu Produksi Pupuk Organik

              02/05/2026
              BeritaMu

              Borong 3 Piala, SD Muhammadiyah PK Banyudono Dominasi FLS3N Tingkat Kecamatan

              02/05/2026
              BeritaMu

              Memaknai Hari Pendidikan 2026: Implementasi Tujuh Gerakan Anak Indonesia Hebat di Sekolah

              02/05/2026
              Next Post

              Universitas Al Azhar Kairo Siap Kirim 1000 Dosen ke Indonesia

              Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

              Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

              Stay Connected

                • Trending
                • Comments
                • Latest

                Kaprodi MPI SPs UMJ Hadiri Muktamar Hidayatul Qur’an di Makkah

                05/09/2024

                Kepemimpinan IMM: Dari Nilai Hingga Transformasi Gerakan

                03/10/2025

                Gebrakan Baru! Nasyiatul Aisyiyah Luncurkan 10 Program Unggulan di Tanwir II

                05/09/2025

                MPI PWM Jateng Gelar Pesantren Digital Ramadan, Siapkan Jurnalis Muda Andal!

                18/03/2025

                Perkuat Internasionalisasi Muhammadiyah, PCIM Arab Saudi Kuatkan Kelembagaan

                0

                Cerita Perkembangan dan Corak Beragam Islam di Amerika

                0

                Ngaji on the Street Makin Asyik saat Belajar Qiroah

                0

                Kompak, Walikota Melton dan Orang tua Siswa Takjub dengan Muhammadiyah Australia College

                0

                Dua Mahasiswa UAD Raih Silver Medal di Ajang NESCO 2 2026

                02/05/2026

                Dosen Unismuh Kembangkan Pragmatik Islami untuk Perkuat Etika Berbahasa Mahasiswa

                02/05/2026

                Mahasiswa UAD Raih Juara 1 Pilmapres LLDikti V 2026

                02/05/2026

                Hilirisasi Riset Didorong, Umsida Perkuat Kolaborasi dengan DPR RI dan BRIN

                02/05/2026
                Virtumu – Muhammadiyah All Channel

                Virtumu adalah kumpulan ragam informasi muhammadiyah dari berbagai kanal internet, dengan harapan akan menjadi wahana warta terpadu.

                Follow Us

                Kategori Info

                • BeritaMu (27,946)
                • Hukum Islam (1,416)
                • Kabar PTMA (3,600)
                • KesehatanMu (70)
                • Majelis Virtual (6)
                • Muktamar48 (7)
                • ortomMu (15)
                • sekolahMu (10)
                • Uncategorized (7,428)

                Info terbaru

                Dua Mahasiswa UAD Raih Silver Medal di Ajang NESCO 2 2026

                02/05/2026

                Dosen Unismuh Kembangkan Pragmatik Islami untuk Perkuat Etika Berbahasa Mahasiswa

                02/05/2026

                Mahasiswa UAD Raih Juara 1 Pilmapres LLDikti V 2026

                02/05/2026
                • Tentang
                • Sumber
                • Advertise
                • Privacy & Policy
                • Contact

                © 2025 VM - Virtual Muhammadiyah by Virtumu1912.

                No Result
                View All Result

                © 2025 VM - Virtual Muhammadiyah by Virtumu1912.

                Welcome Back!

                Sign In with Facebook
                Sign In with Google
                OR

                Login to your account below

                Forgotten Password?

                Retrieve your password

                Please enter your username or email address to reset your password.

                Log In