• Tentang
  • Sumber
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Selasa, Juni 9, 2026
  • Login
  • Home
  • BeritaMu

    Wamendikdasmen Fajar Serukan Lompatan Mutu Pendidikan Melalui Budaya Ihsan

    Biomassa dan Biogas, Pilar Strategis Menuju Kemandirian Energi Nasional

    Babi Pesta

    Panitia Pusat Muktamar 49 Muhammadiyah dan Aisyiyah Kunjungi Venue Muktamar

    Panitia Pusat Muktamar 49 Muhammadiyah dan Aisyiyah Kunjungi Venue Muktamar

    Perluas Dakwah ke Pelosok, Muhammadiyah Bumijawa Kukuhkan 4 Ranting Baru di Lereng Slamet

    Sering Dianggap Sepele, Ini 5 Cara Mencegah Perundungan Anak Usia Dini yang Harus Diketahui Orang Tua

    Trending Tags

    • Kabar PTMA

      Wamendikdasmen Fajar Serukan Lompatan Mutu Pendidikan Melalui Budaya Ihsan

      Biomassa dan Biogas, Pilar Strategis Menuju Kemandirian Energi Nasional

      Babi Pesta

      Panitia Pusat Muktamar 49 Muhammadiyah dan Aisyiyah Kunjungi Venue Muktamar

      Panitia Pusat Muktamar 49 Muhammadiyah dan Aisyiyah Kunjungi Venue Muktamar

      Perluas Dakwah ke Pelosok, Muhammadiyah Bumijawa Kukuhkan 4 Ranting Baru di Lereng Slamet

      Sering Dianggap Sepele, Ini 5 Cara Mencegah Perundungan Anak Usia Dini yang Harus Diketahui Orang Tua

      Trending Tags

      • Hukum Islam

        Mengalihkan Penyembelihan Dam ke Tanah Air, Bagaimana Hukumnya?

        Qiyamul Lail 4 Rakaat, Apakah Pakai Tahiyat Awal?

        Shalat Sunnah Rawatib Apa Saja?

        Shalat Dhuha Secara Berjamaah, Apakah Dituntunkan?

        Lafal Takbir Hari Raya Sesuai Tuntunan Rasulullah SAW

        Khutbah Idul Fitri dan Idul Adha 1 Kali atau 2 Kali, dan Haruskah Diawali Takbir?

      • SekolahMu
        SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

        SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

        Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

        Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

        Di SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen, Kemenko PMK Luncurkan Gerakan Tanam 10 Juta Pohon

        Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

        Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

        Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

        Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

        Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

        Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

        Trending Tags

        • Majelis Virtual
        No Result
        View All Result
        Virtumu - Muhammadiyah All Channel
        Advertisement
        • Home
        • BeritaMu

          Wamendikdasmen Fajar Serukan Lompatan Mutu Pendidikan Melalui Budaya Ihsan

          Biomassa dan Biogas, Pilar Strategis Menuju Kemandirian Energi Nasional

          Babi Pesta

          Panitia Pusat Muktamar 49 Muhammadiyah dan Aisyiyah Kunjungi Venue Muktamar

          Panitia Pusat Muktamar 49 Muhammadiyah dan Aisyiyah Kunjungi Venue Muktamar

          Perluas Dakwah ke Pelosok, Muhammadiyah Bumijawa Kukuhkan 4 Ranting Baru di Lereng Slamet

          Sering Dianggap Sepele, Ini 5 Cara Mencegah Perundungan Anak Usia Dini yang Harus Diketahui Orang Tua

          Trending Tags

          • Kabar PTMA

            Wamendikdasmen Fajar Serukan Lompatan Mutu Pendidikan Melalui Budaya Ihsan

            Biomassa dan Biogas, Pilar Strategis Menuju Kemandirian Energi Nasional

            Babi Pesta

            Panitia Pusat Muktamar 49 Muhammadiyah dan Aisyiyah Kunjungi Venue Muktamar

            Panitia Pusat Muktamar 49 Muhammadiyah dan Aisyiyah Kunjungi Venue Muktamar

            Perluas Dakwah ke Pelosok, Muhammadiyah Bumijawa Kukuhkan 4 Ranting Baru di Lereng Slamet

            Sering Dianggap Sepele, Ini 5 Cara Mencegah Perundungan Anak Usia Dini yang Harus Diketahui Orang Tua

            Trending Tags

            • Hukum Islam

              Mengalihkan Penyembelihan Dam ke Tanah Air, Bagaimana Hukumnya?

              Qiyamul Lail 4 Rakaat, Apakah Pakai Tahiyat Awal?

              Shalat Sunnah Rawatib Apa Saja?

              Shalat Dhuha Secara Berjamaah, Apakah Dituntunkan?

              Lafal Takbir Hari Raya Sesuai Tuntunan Rasulullah SAW

              Khutbah Idul Fitri dan Idul Adha 1 Kali atau 2 Kali, dan Haruskah Diawali Takbir?

            • SekolahMu
              SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

              SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

              Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

              Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

              Di SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen, Kemenko PMK Luncurkan Gerakan Tanam 10 Juta Pohon

              Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

              Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

              Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

              Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

              Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

              Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

              Trending Tags

              • Majelis Virtual
              No Result
              View All Result
              Virtumu - Muhammadiyah All Channel
              No Result
              View All Result
              Home BeritaMu

              Menafsir Ulang Sirah Nabawiyah: Dari Narasi Mitos Menuju Pemahaman Historis

              admin by admin
              14/09/2025
              in BeritaMu
              0
              744
              VIEWS
              Share di FacebookShare di TwitterShare di WA

              PWMJATENG.COM – Wakil Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Tengah, M. Abduh Hisyam, dalam salah satu ceramahnya menyampaikan sudut pandang baru dalam memahami sirah nabawiyah. Ia menekankan bahwa sirah bukanlah kitab sejarah dalam arti yang murni akademis, melainkan kumpulan riwayat yang sering kali bercampur dengan dongeng atau kisah mitis. Karena itu, banyak bagian dari sirah yang sumbernya lemah dan tidak terverifikasi secara ilmiah.

              Menurutnya, sirah tetap penting karena menjadi dokumen awal tentang kehidupan Nabi Muhammad. Di samping sirah nabawiyah, terdapat pula sirah sahabiyah yang memuat kisah-kisah sahabat Nabi. Pada masa formatif Islam, literatur semacam ini berperan besar dalam mengenalkan ajaran Islam dan figur Nabi kepada masyarakat Arab yang masih sederhana dalam pola pikir dan budaya literasi.

              WartaTerkait

              Wamendikdasmen Fajar Serukan Lompatan Mutu Pendidikan Melalui Budaya Ihsan

              Biomassa dan Biogas, Pilar Strategis Menuju Kemandirian Energi Nasional

              Babi Pesta

              Panitia Pusat Muktamar 49 Muhammadiyah dan Aisyiyah Kunjungi Venue Muktamar

              Namun, seiring meningkatnya pendidikan dan daya nalar umat, kisah-kisah mitis yang dahulu dilekatkan pada sosok Nabi mulai dipandang tidak relevan. Abduh menekankan bahwa sejak abad lalu sudah ada kajian ilmiah mengenai Nabi Muhammad dengan pendekatan historis maupun arkeologis. Meski begitu, di kalangan umat Islam, informasi tentang Nabi kerap tetap bercampur dengan dongeng yang diwariskan dari generasi ke generasi.

              Mitos Kelahiran Nabi dan Tradisi Lisan

              Abduh menyinggung contoh mitos seputar kelahiran Nabi Muhammad. Dikisahkan bahwa saat Aminah melahirkan, rumahnya dipenuhi cahaya terang benderang. Atau bahwa Abdullah, ayah Nabi, memiliki cahaya di dahinya sebelum menikah. Menurutnya, cerita semacam ini sulit diterima secara logis, namun hidup subur dalam tradisi lisan masyarakat Muslim.

              Hal itu tidak lepas dari kondisi masyarakat Arab pada masa jahiliah. Berbeda dengan Bani Israel yang memiliki Taurat, atau umat Nasrani yang memiliki Injil, masyarakat Arab pra-Islam tidak memiliki kitab suci maupun sistem hukum yang mapan. Mereka hidup di padang pasir dengan kondisi alam yang keras dan fenomena yang sering kali tiba-tiba. Akibatnya, keyakinan terhadap hal-hal gaib sangat kuat.

              Mereka percaya pada jin, makhluk gaib, hingga benda-benda sakti. Bahkan istilah majnun (orang gila) berasal dari kata jinn, karena diyakini bahwa penyakit jiwa disebabkan oleh kemasukan jin. Pandangan semacam ini turut memengaruhi cara mereka menerima kisah-kisah yang penuh keajaiban tentang Nabi dan para tokoh agama.

              Sirah Nabawiyah dalam Lingkungan Mitis

              Ibnu Ishaq, penyusun awal sirah nabawiyah, hidup di masa ketika umat Islam masih sangat dipengaruhi oleh pola pikir mitis. Tak heran, banyak riwayat yang menggambarkan Nabi dengan cara yang luar biasa dan penuh keajaiban. Hal ini juga terlihat dalam kisah para nabi sebelumnya, sebagaimana disebut dalam Al-Qur’an.

              Baca juga, Hukum Gaji yang Didapatkan dari Pekerjaan Lewat Jalur Ordal

              Misalnya, Nabi Musa dengan tongkat yang berubah menjadi ular, atau tongkat yang membelah laut menjadi jalan kering. Kisah semacam itu mudah diterima oleh masyarakat yang terbiasa dengan narasi mitis. Untuk meyakinkan kehebatan Nabi Ibrahim, bahkan diceritakan bahwa ia tidak mempan dibakar api.

              Namun, Nabi Muhammad justru menegaskan bahwa tugasnya bukan mendatangkan mukjizat yang bersifat material, melainkan memberi peringatan moral. Ia mengingatkan masyarakat agar tidak melampaui batas, menolong anak yatim, serta membantu kaum lemah. Pesan Nabi, kata Abduh, bersifat universal: menolong sesama manusia dan menjaga keadilan sosial.

              Dari Mitos ke Historis

              Riwayat tentang Nabi yang didatangi malaikat ketika kecil lalu dibedah dadanya untuk mengeluarkan “segumpal hitam” juga dipandang Abduh sebagai simbolis. Itu lebih sebagai penggambaran bahwa Nabi memiliki jiwa bersih, bukan peristiwa medis yang benar-benar terjadi.

              Karena itu, umat Islam modern, menurutnya, perlu mengubah cara pandang terhadap Nabi Muhammad: dari sosok mitis menuju sosok historis. Nabi Muhammad adalah manusia yang hidup di tengah masyarakat Arab dengan kondisi budaya, sosial, ekonomi, dan politik tertentu. Ia menghadapi kebingungan, rasa takut, dan dilema sebagaimana manusia pada umumnya.

              Hal ini sejalan dengan firman Allah dalam Al-Qur’an:

              قُلْ إِنَّمَا أَنَا بَشَرٌ مِّثْلُكُمْ

              Qul innamā anā basyarum mitslukum

              “Katakanlah, sesungguhnya aku hanyalah manusia seperti kamu.” (QS. Al-Kahfi: 110).

              Ayat ini menegaskan kemanusiaan Nabi. Ia bukan sosok yang hidup dalam dunia mitos, melainkan teladan nyata bagi manusia. Justru dalam keterbatasannya sebagai manusia biasa, Nabi Muhammad menjadi uswatun hasanah, suri teladan terbaik bagi umat.

              Penutup: Relevansi Pemahaman Baru

              M. Abduh Hisyam menegaskan, memahami Nabi sebagai manusia historis justru membuat kita lebih adil dalam meneladani beliau. Kita tidak lagi terjebak pada kisah yang sulit diverifikasi, tetapi menekankan pada nilai universal yang diajarkan: kejujuran, kepedulian, dan keberpihakan kepada kaum lemah.

              Dengan pemahaman ini, sirah nabawiyah tetap memiliki nilai penting, tetapi dibaca secara kritis. Narasi mitis dapat dipahami sebagai bagian dari konteks budaya masa lalu, sementara inti ajaran Nabi Muhammad harus dipandang sebagai pedoman moral yang abadi.

              Ass Editor : Ahmad; Editor : M Taufiq Ulinuha

              The post Menafsir Ulang Sirah Nabawiyah: Dari Narasi Mitos Menuju Pemahaman Historis appeared first on Muhammadiyah Jateng.

              Share98Tweet62Send
              Previous Post

              Meneladani Sisi Manusiawi Nabi Muhammad: Uswah Hasanah yang Membumi

              Next Post

              UM Bulukumba Tanamkan Spirit Kemuhammadiyahan Lewat BAMA 2025

              admin

              admin

              InfoLain

              BeritaMu

              Wamendikdasmen Fajar Serukan Lompatan Mutu Pendidikan Melalui Budaya Ihsan

              08/06/2026
              BeritaMu

              Biomassa dan Biogas, Pilar Strategis Menuju Kemandirian Energi Nasional

              08/06/2026
              BeritaMu

              Babi Pesta

              08/06/2026
              Next Post

              UM Bulukumba Tanamkan Spirit Kemuhammadiyahan Lewat BAMA 2025

              Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

              Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

              Stay Connected

                • Trending
                • Comments
                • Latest

                Kaprodi MPI SPs UMJ Hadiri Muktamar Hidayatul Qur’an di Makkah

                05/09/2024

                Kepemimpinan IMM: Dari Nilai Hingga Transformasi Gerakan

                03/10/2025

                MPI PWM Jateng Gelar Pesantren Digital Ramadan, Siapkan Jurnalis Muda Andal!

                18/03/2025

                Gebrakan Baru! Nasyiatul Aisyiyah Luncurkan 10 Program Unggulan di Tanwir II

                05/09/2025

                Perkuat Internasionalisasi Muhammadiyah, PCIM Arab Saudi Kuatkan Kelembagaan

                0

                Cerita Perkembangan dan Corak Beragam Islam di Amerika

                0

                Ngaji on the Street Makin Asyik saat Belajar Qiroah

                0

                Kompak, Walikota Melton dan Orang tua Siswa Takjub dengan Muhammadiyah Australia College

                0

                Wamendikdasmen Fajar Serukan Lompatan Mutu Pendidikan Melalui Budaya Ihsan

                08/06/2026

                Biomassa dan Biogas, Pilar Strategis Menuju Kemandirian Energi Nasional

                08/06/2026

                Babi Pesta

                08/06/2026
                Panitia Pusat Muktamar 49 Muhammadiyah dan Aisyiyah Kunjungi Venue Muktamar

                Panitia Pusat Muktamar 49 Muhammadiyah dan Aisyiyah Kunjungi Venue Muktamar

                08/06/2026
                Virtumu – Muhammadiyah All Channel

                Virtumu adalah kumpulan ragam informasi muhammadiyah dari berbagai kanal internet, dengan harapan akan menjadi wahana warta terpadu.

                Follow Us

                Kategori Info

                • BeritaMu (28,355)
                • Hukum Islam (1,416)
                • Kabar PTMA (3,770)
                • KesehatanMu (70)
                • Majelis Virtual (6)
                • Muktamar48 (7)
                • ortomMu (15)
                • sekolahMu (10)
                • Uncategorized (7,428)

                Info terbaru

                Wamendikdasmen Fajar Serukan Lompatan Mutu Pendidikan Melalui Budaya Ihsan

                08/06/2026

                Biomassa dan Biogas, Pilar Strategis Menuju Kemandirian Energi Nasional

                08/06/2026

                Babi Pesta

                08/06/2026
                • Tentang
                • Sumber
                • Advertise
                • Privacy & Policy
                • Contact

                © 2025 VM - Virtual Muhammadiyah by Virtumu1912.

                No Result
                View All Result

                © 2025 VM - Virtual Muhammadiyah by Virtumu1912.

                Welcome Back!

                Sign In with Facebook
                Sign In with Google
                OR

                Login to your account below

                Forgotten Password?

                Retrieve your password

                Please enter your username or email address to reset your password.

                Log In