• Tentang
  • Sumber
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Sabtu, Juni 13, 2026
  • Login
  • Home
  • BeritaMu

    Cerdas Bangsa Semesta Bercahaya: Menyelamatkan Generasi dari Politik Tanpa Adab

    Kader Muhammadiyah Raih Kalpataru 2026, Gerakan Sedekah Sampah Berbasis Masjid Diakui Nasional

    Salat Sambil Membaca Mushaf, Bolehkah?

    MUI Desak Adanya Hukuman Tegas Bagi Pelaku dan Pengkampanye LGBT

    Menyempurnakan Amal di Penghujung Tahun Hijriah

    Muhammadiyah Bangun Pabrik Infus untuk Perkuat Ekosistem Ekonomi dan Kesehatan

    Muhammadiyah Bangun Pabrik Infus untuk Perkuat Ekosistem Ekonomi dan Kesehatan

    Trending Tags

    • Kabar PTMA

      Cerdas Bangsa Semesta Bercahaya: Menyelamatkan Generasi dari Politik Tanpa Adab

      Kader Muhammadiyah Raih Kalpataru 2026, Gerakan Sedekah Sampah Berbasis Masjid Diakui Nasional

      Salat Sambil Membaca Mushaf, Bolehkah?

      MUI Desak Adanya Hukuman Tegas Bagi Pelaku dan Pengkampanye LGBT

      Menyempurnakan Amal di Penghujung Tahun Hijriah

      Muhammadiyah Bangun Pabrik Infus untuk Perkuat Ekosistem Ekonomi dan Kesehatan

      Muhammadiyah Bangun Pabrik Infus untuk Perkuat Ekosistem Ekonomi dan Kesehatan

      Trending Tags

      • Hukum Islam

        Cricket Road Slot – przegląd i dostępne opcje gry

        क्रिकेट रोड रजिस्ट्रेशन गाइड: शुरुआती लोगों के लिए पूरी जानकारी और बोनस टिप्स

        Boomerang Willkommensbonus – Dein kompletter Guide für österreichische Spieler

        Cricket Road Game in Bangladesh: Play Guide, Bonuses & Secure Banking

        Cricket Road in Bangladesh: Complete Guide for Players

        Vavada online kazino Latvijā – galvenās priekšrocības un iespējamie trūkumi

      • SekolahMu
        SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

        SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

        Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

        Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

        Di SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen, Kemenko PMK Luncurkan Gerakan Tanam 10 Juta Pohon

        Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

        Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

        Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

        Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

        Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

        Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

        Trending Tags

        • Majelis Virtual
        No Result
        View All Result
        Virtumu - Muhammadiyah All Channel
        Advertisement
        • Home
        • BeritaMu

          Cerdas Bangsa Semesta Bercahaya: Menyelamatkan Generasi dari Politik Tanpa Adab

          Kader Muhammadiyah Raih Kalpataru 2026, Gerakan Sedekah Sampah Berbasis Masjid Diakui Nasional

          Salat Sambil Membaca Mushaf, Bolehkah?

          MUI Desak Adanya Hukuman Tegas Bagi Pelaku dan Pengkampanye LGBT

          Menyempurnakan Amal di Penghujung Tahun Hijriah

          Muhammadiyah Bangun Pabrik Infus untuk Perkuat Ekosistem Ekonomi dan Kesehatan

          Muhammadiyah Bangun Pabrik Infus untuk Perkuat Ekosistem Ekonomi dan Kesehatan

          Trending Tags

          • Kabar PTMA

            Cerdas Bangsa Semesta Bercahaya: Menyelamatkan Generasi dari Politik Tanpa Adab

            Kader Muhammadiyah Raih Kalpataru 2026, Gerakan Sedekah Sampah Berbasis Masjid Diakui Nasional

            Salat Sambil Membaca Mushaf, Bolehkah?

            MUI Desak Adanya Hukuman Tegas Bagi Pelaku dan Pengkampanye LGBT

            Menyempurnakan Amal di Penghujung Tahun Hijriah

            Muhammadiyah Bangun Pabrik Infus untuk Perkuat Ekosistem Ekonomi dan Kesehatan

            Muhammadiyah Bangun Pabrik Infus untuk Perkuat Ekosistem Ekonomi dan Kesehatan

            Trending Tags

            • Hukum Islam

              Cricket Road Slot – przegląd i dostępne opcje gry

              क्रिकेट रोड रजिस्ट्रेशन गाइड: शुरुआती लोगों के लिए पूरी जानकारी और बोनस टिप्स

              Boomerang Willkommensbonus – Dein kompletter Guide für österreichische Spieler

              Cricket Road Game in Bangladesh: Play Guide, Bonuses & Secure Banking

              Cricket Road in Bangladesh: Complete Guide for Players

              Vavada online kazino Latvijā – galvenās priekšrocības un iespējamie trūkumi

            • SekolahMu
              SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

              SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

              Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

              Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

              Di SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen, Kemenko PMK Luncurkan Gerakan Tanam 10 Juta Pohon

              Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

              Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

              Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

              Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

              Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

              Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

              Trending Tags

              • Majelis Virtual
              No Result
              View All Result
              Virtumu - Muhammadiyah All Channel
              No Result
              View All Result
              Home BeritaMu

              Dari Geprek ke Mimbar: Kusnadi dan Revolusi Memakmurkan Masjid Muhammadiyah

              admin by admin
              01/07/2025
              in BeritaMu
              0
              744
              VIEWS
              Share di FacebookShare di TwitterShare di WA

              PWMJATENG.COM – Di tengah stagnasi peran sebagian besar masjid di Indonesia, seorang mantan pengusaha kuliner justru mengukir sejarah baru. Namanya Kusnadi. Mantan Direktur Utama Geprek Grup ini memilih meninggalkan bisnis demi menjadi marbot masjid. Pilihan hidupnya sempat membuat keluarga kaget, namun justru keputusan inilah yang melahirkan gerakan besar: menjadikan masjid sebagai pusat solusi umat.

              Kusnadi mengaku, awalnya ia tidak benar-benar fokus dalam mengelola Masjid Raya Al-Falah Sragen. Ia diangkat sebagai takmir pada 2016, namun baru mulai serius menata masjid sejak 2019. “Dulu itu cuma sambilan,” ujarnya. Kondisi masjid saat itu masih seperti kebanyakan masjid lain: seadanya. Masjid ditutup setelah salat Isya, lampu dipadamkan cepat karena takut boros listrik, dan aktivitas keummatan nyaris minim.

              WartaTerkait

              Cerdas Bangsa Semesta Bercahaya: Menyelamatkan Generasi dari Politik Tanpa Adab

              Kader Muhammadiyah Raih Kalpataru 2026, Gerakan Sedekah Sampah Berbasis Masjid Diakui Nasional

              Salat Sambil Membaca Mushaf, Bolehkah?

              MUI Desak Adanya Hukuman Tegas Bagi Pelaku dan Pengkampanye LGBT

              Takmir masjid berjumlah sekitar 30 orang, tapi rapat hanya dilakukan tiga kali dalam setahun—menjelang Ramadan, Idulfitri, dan Iduladha. Bahkan pegawai masjid seperti Roto hanya digaji Rp75.000 per bulan meskipun telah menyapu masjid sejak pukul 04.30 pagi selama 18 tahun. Sementara ustaz dan muadzin digaji Rp300.000 per bulan. “Saya hitung, itu gajinya cuma Rp2.250 per hari. Saya merasa ini tidak adil,” tuturnya.

              Kondisi ini membuat Kusnadi merenung. Sebagai kader Muhammadiyah yang juga aktif di Lazismu sejak 2010, ia melihat potensi besar jika masjid dikelola secara serius seperti lembaga profesional. Ia terinspirasi dari keberhasilan Lazismu Sragen. Dari awalnya hanya menghimpun Rp15 juta per tahun, kini Lazismu Sragen mampu mengelola dana hingga Rp22 miliar. Bahkan ketika ia bersama Dodok Sartono dipercaya memimpin Lazismu Jawa Tengah, hasilnya luar biasa: pada 2024, penghimpunan mencapai Rp250 miliar.

              Dengan semangat yang sama, Kusnadi mulai membenahi Masjid Raya Al-Falah. Pertama, ia mengganti paradigma. Masjid tak boleh dikelola dengan waktu dan tenaga sisa. Ia merekrut 30 pegawai full-time yang digaji layak. Imam masjid pun mendapat honor rutin. “Kalau imam masjid digaji layak, mereka akan lebih ikhlas karena tidak lagi memikirkan perut,” ujarnya.

              Salah satu gebrakan besarnya adalah membuka masjid 24 jam. Awalnya banyak takmir menolak karena khawatir keamanan. Namun Kusnadi menjawabnya dengan solusi: ia merekrut Kokam untuk menjaga masjid dan menggaji mereka dengan upah minimum. Ia juga membongkar sistem parkir berbayar dan menggantinya dengan “Infak Parkir” melalui kotak infak stainless besar di pintu keluar masjid. “Kalau diberi harga, orang memberi pas-pasan. Tapi kalau diberi kepercayaan, mereka memberi lebih,” jelasnya.

              Inovasi lainnya adalah dalam manajemen infak. Di pintu masuk masjid, ia meletakkan brankas besar senilai Rp10 juta. Hal ini membuat jamaah merasa percaya diri dan termotivasi memberi lebih. “Malu kalau cuma masukkan Rp1.000 ke dalam brankas yang harganya Rp10 juta,” katanya. Hasilnya luar biasa. Infak Ramadan yang semula hanya Rp9 juta, kini mendekati Rp700 juta.

              Program sosial pun digalakkan. Setiap Ramadan, Al-Falah menyajikan 500 porsi buka puasa gratis. Ketika kekurangan dana Rp35 juta, Kusnadi cukup mengumumkan saat salat Jumat. Dalam waktu singkat, kekurangan itu ditutup jamaah—bahkan surplus. “Kuncinya cuma satu: berani bikin program,” tegasnya.

              Baca juga, Pemimpin Tidak Dilahirkan, Tapi Dibentuk: Gagasan Transformasional dari Iwan Junaedi untuk Sekolah Muhammadiyah

              Lebih dari itu, masjid juga menjadi tempat penyelesaian masalah umat. Mulai dari konflik rumah tangga, jodoh, hingga utang-piutang. Masjid membuka layanan konseling, bahkan membantu menyelesaikan utang jamaah dari pinjol dan rentenir. “Sudah 100 orang kami bantu. Yang terbesar, utangnya Rp8 miliar. Kami dampingi hingga lunas dalam 5 tahun tanpa jual aset,” kisahnya.

              Ayat yang menjadi dasar gerakannya adalah:

              إِنَّمَا يَعْمُرُ مَسَاجِدَ ٱللَّهِ مَنْ آمَنَ بِٱللَّهِ وَٱلْيَوْمِ ٱلْآخِرِ وَأَقَامَ ٱلصَّلَوٰةَ وَآتَى ٱلزَّكَاةَ وَلَمْ يَخْشَ إِلَّا ٱللَّهَ فَعَسَىٰ أُو۟لَـٰٓئِكَ أَن يَكُونُوا۟ مِنَ ٱلْمُهْتَدِينَ

              Sesungguhnya yang (pantas) memakmurkan masjid-masjid Allah hanyalah orang yang beriman kepada Allah dan hari Akhir, mendirikan salat, menunaikan zakat, serta tidak takut (kepada siapa pun) selain Allah. Mereka itulah yang diharapkan termasuk golongan orang-orang yang mendapat petunjuk. (QS At-Taubah: 18)

              Menurut Kusnadi, ayat ini adalah SK langsung dari Allah bagi para pengurus masjid. Ia pun mencetak kaos bertuliskan “PNS”—singkatan dari Pegawai Nabi Shallallahu ‘alaihi wasallam. “Saya bangga jadi marbot. Ini pekerjaan paling mulia,” ujarnya.

              Kini, Kusnadi diamanahi PP Muhammadiyah untuk mendirikan Akademi Marbot Masjid. Kurikulumnya bahkan diadopsi oleh Universitas Muhammadiyah Makassar sebagai Program Magister Manajemen Masjid—satu-satunya di dunia. “Dulu kampus belum percaya diri, sekarang mereka minta sendiri,” katanya bangga.

              Perjalanan spiritualnya tidak selalu mulus. Ketika memutuskan berhenti dari dunia bisnis dan fokus menjadi marbot, istri dan anak-anaknya sempat tidak sepakat. “Mereka khawatir soal masa depan dan ekonomi,” kenangnya. Namun setelah dua tahun, dukungan pun mengalir. Kini, sang istri bahkan menyuruhnya terus keliling berdakwah.

              Kisah Kusnadi juga menginspirasi banyak orang. Seperti Kasturi, pedagang pisang tanduk di Jambi yang membangun masjid di atas tanah wakaf 4.500 meter. Atau Mas Zal Hendri, mantan pebisnis yang terkena stroke, namun membangun kompleks replika Masjidil Haram, Nabawi, dan Al-Aqsa di tengah kebun sawit. Semua karena tekad membesarkan agama Allah.

              “Masjid itu magnet umat. Kalau dikelola dengan baik, semua urusan umat akan selesai. Jodoh, utang, masalah keluarga, semuanya bisa dicari solusinya di masjid,” kata Kusnadi menegaskan visinya.

              Kini, Masjid Raya Al-Falah bukan sekadar tempat salat. Ia telah menjadi pusat pembinaan umat, ekonomi, dakwah, bahkan penyembuhan luka sosial. Dan dari sinilah, Kusnadi mengajak seluruh takmir masjid di Indonesia untuk serius mengelola masjid, bukan sekadar menjalankan rutinitas keagamaan.

              “Jangan dikelola seadanya. Jangan hanya pakai tenaga sisa. Allah tidak pernah menyuruh kita bekerja dengan cara sisa,” pungkasnya.

              Kontributor : Marsya Adriana (Siswa Magang SMK Muhammadiyah 1 Kota Semarang)
              Ass Editor : Ahmad; Editor : M Taufiq Ulinuha

              The post Dari Geprek ke Mimbar: Kusnadi dan Revolusi Memakmurkan Masjid Muhammadiyah appeared first on Muhammadiyah Jateng.

              Share98Tweet62Send
              Previous Post

              Urf dalam Manhaj Tarjih Muhammadiyah: Antara Tradisi dan Sumber Hukum Islam

              Next Post

              Rakornas APMU PTMA 2025: Teguhkan Komitmen Mutu dan Berdaya Saing Global

              admin

              admin

              InfoLain

              BeritaMu

              Cerdas Bangsa Semesta Bercahaya: Menyelamatkan Generasi dari Politik Tanpa Adab

              12/06/2026
              BeritaMu

              Kader Muhammadiyah Raih Kalpataru 2026, Gerakan Sedekah Sampah Berbasis Masjid Diakui Nasional

              12/06/2026
              BeritaMu

              Salat Sambil Membaca Mushaf, Bolehkah?

              12/06/2026
              Next Post

              Rakornas APMU PTMA 2025: Teguhkan Komitmen Mutu dan Berdaya Saing Global

              Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

              Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

              Stay Connected

                • Trending
                • Comments
                • Latest

                Kaprodi MPI SPs UMJ Hadiri Muktamar Hidayatul Qur’an di Makkah

                05/09/2024

                Kepemimpinan IMM: Dari Nilai Hingga Transformasi Gerakan

                03/10/2025

                MPI PWM Jateng Gelar Pesantren Digital Ramadan, Siapkan Jurnalis Muda Andal!

                18/03/2025

                Gebrakan Baru! Nasyiatul Aisyiyah Luncurkan 10 Program Unggulan di Tanwir II

                05/09/2025

                Perkuat Internasionalisasi Muhammadiyah, PCIM Arab Saudi Kuatkan Kelembagaan

                0

                Cerita Perkembangan dan Corak Beragam Islam di Amerika

                0

                Ngaji on the Street Makin Asyik saat Belajar Qiroah

                0

                Kompak, Walikota Melton dan Orang tua Siswa Takjub dengan Muhammadiyah Australia College

                0

                Cerdas Bangsa Semesta Bercahaya: Menyelamatkan Generasi dari Politik Tanpa Adab

                12/06/2026

                Kader Muhammadiyah Raih Kalpataru 2026, Gerakan Sedekah Sampah Berbasis Masjid Diakui Nasional

                12/06/2026

                Salat Sambil Membaca Mushaf, Bolehkah?

                12/06/2026

                MUI Desak Adanya Hukuman Tegas Bagi Pelaku dan Pengkampanye LGBT

                12/06/2026
                Virtumu – Muhammadiyah All Channel

                Virtumu adalah kumpulan ragam informasi muhammadiyah dari berbagai kanal internet, dengan harapan akan menjadi wahana warta terpadu.

                Follow Us

                Kategori Info

                • BeritaMu (28,396)
                • Hukum Islam (1,423)
                • Kabar PTMA (3,796)
                • KesehatanMu (70)
                • Majelis Virtual (6)
                • Muktamar48 (7)
                • ortomMu (15)
                • sekolahMu (10)
                • Uncategorized (7,428)

                Info terbaru

                Cerdas Bangsa Semesta Bercahaya: Menyelamatkan Generasi dari Politik Tanpa Adab

                12/06/2026

                Kader Muhammadiyah Raih Kalpataru 2026, Gerakan Sedekah Sampah Berbasis Masjid Diakui Nasional

                12/06/2026

                Salat Sambil Membaca Mushaf, Bolehkah?

                12/06/2026
                • Tentang
                • Sumber
                • Advertise
                • Privacy & Policy
                • Contact

                © 2025 VM - Virtual Muhammadiyah by Virtumu1912.

                No Result
                View All Result

                © 2025 VM - Virtual Muhammadiyah by Virtumu1912.

                Welcome Back!

                Sign In with Facebook
                Sign In with Google
                OR

                Login to your account below

                Forgotten Password?

                Retrieve your password

                Please enter your username or email address to reset your password.

                Log In