• Tentang
  • Sumber
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Rabu, Maret 4, 2026
  • Login
  • Home
  • BeritaMu

    43,8 Juta Jemaah Kunjungi Masjidil Haram dan Masjid Nabawi di 10 Hari Pertama Ramadhan

    Pernyataan Pimpinan Pusat Muhammadiyah Tentang Konflik di Timur Tengah

    Mengapa Saya Bertahan di Muhammadiyah

    Rektor UMSU Lepas Keberangkatan Peserta INSIS Tahun 2026 ke Turkey dan Arab Saudi

    Rektor UMSU Lepas Keberangkatan Peserta INSIS Tahun 2026 ke Turkey dan Arab Saudi

    Sikap Warga Amerika Berubah, Dulu Mendukung, Sekarang Tidak

    Strava vs Kesehatan: Pakar Penjas UMS Ingatkan Bahaya FOMO Olahraga Tanpa Persiapan

    Trending Tags

    • Kabar PTMA

      43,8 Juta Jemaah Kunjungi Masjidil Haram dan Masjid Nabawi di 10 Hari Pertama Ramadhan

      Pernyataan Pimpinan Pusat Muhammadiyah Tentang Konflik di Timur Tengah

      Mengapa Saya Bertahan di Muhammadiyah

      Rektor UMSU Lepas Keberangkatan Peserta INSIS Tahun 2026 ke Turkey dan Arab Saudi

      Rektor UMSU Lepas Keberangkatan Peserta INSIS Tahun 2026 ke Turkey dan Arab Saudi

      Sikap Warga Amerika Berubah, Dulu Mendukung, Sekarang Tidak

      Strava vs Kesehatan: Pakar Penjas UMS Ingatkan Bahaya FOMO Olahraga Tanpa Persiapan

      Trending Tags

      • Hukum Islam

        Unismuh Makassar Dampingi Sukamaju Kembangkan Agroekoeduwisata Buah Naga

        PKP2 PTMA di Unismuh Makassar: Ajang Penguatan Sinergi dan Budaya Prestasi Mahasiswa Muhammadiyah

        Peringati Hari Kesehatan Mental Sedunia, Begini Pesan Dosen Psikologi Unismuh

        Personal Calling dan Algoritma Guru Ideal

        Wisuda ke-86 Unismuh Makassar: 1.566 Lulusan Diingatkan Menjaga Nama Baik Persyarikatan

        Hadiri Wisuda ke 86, Kepala LLDIKTI IX: Unismuh Makassar Lokomotif Pendidikan Islam Unggulan di Kawasan Timur

      • SekolahMu
        SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

        SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

        Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

        Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

        Di SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen, Kemenko PMK Luncurkan Gerakan Tanam 10 Juta Pohon

        Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

        Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

        Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

        Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

        Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

        Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

        Trending Tags

        • Majelis Virtual
        No Result
        View All Result
        Virtumu - Muhammadiyah All Channel
        Advertisement
        • Home
        • BeritaMu

          43,8 Juta Jemaah Kunjungi Masjidil Haram dan Masjid Nabawi di 10 Hari Pertama Ramadhan

          Pernyataan Pimpinan Pusat Muhammadiyah Tentang Konflik di Timur Tengah

          Mengapa Saya Bertahan di Muhammadiyah

          Rektor UMSU Lepas Keberangkatan Peserta INSIS Tahun 2026 ke Turkey dan Arab Saudi

          Rektor UMSU Lepas Keberangkatan Peserta INSIS Tahun 2026 ke Turkey dan Arab Saudi

          Sikap Warga Amerika Berubah, Dulu Mendukung, Sekarang Tidak

          Strava vs Kesehatan: Pakar Penjas UMS Ingatkan Bahaya FOMO Olahraga Tanpa Persiapan

          Trending Tags

          • Kabar PTMA

            43,8 Juta Jemaah Kunjungi Masjidil Haram dan Masjid Nabawi di 10 Hari Pertama Ramadhan

            Pernyataan Pimpinan Pusat Muhammadiyah Tentang Konflik di Timur Tengah

            Mengapa Saya Bertahan di Muhammadiyah

            Rektor UMSU Lepas Keberangkatan Peserta INSIS Tahun 2026 ke Turkey dan Arab Saudi

            Rektor UMSU Lepas Keberangkatan Peserta INSIS Tahun 2026 ke Turkey dan Arab Saudi

            Sikap Warga Amerika Berubah, Dulu Mendukung, Sekarang Tidak

            Strava vs Kesehatan: Pakar Penjas UMS Ingatkan Bahaya FOMO Olahraga Tanpa Persiapan

            Trending Tags

            • Hukum Islam

              Unismuh Makassar Dampingi Sukamaju Kembangkan Agroekoeduwisata Buah Naga

              PKP2 PTMA di Unismuh Makassar: Ajang Penguatan Sinergi dan Budaya Prestasi Mahasiswa Muhammadiyah

              Peringati Hari Kesehatan Mental Sedunia, Begini Pesan Dosen Psikologi Unismuh

              Personal Calling dan Algoritma Guru Ideal

              Wisuda ke-86 Unismuh Makassar: 1.566 Lulusan Diingatkan Menjaga Nama Baik Persyarikatan

              Hadiri Wisuda ke 86, Kepala LLDIKTI IX: Unismuh Makassar Lokomotif Pendidikan Islam Unggulan di Kawasan Timur

            • SekolahMu
              SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

              SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

              Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

              Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

              Di SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen, Kemenko PMK Luncurkan Gerakan Tanam 10 Juta Pohon

              Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

              Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

              Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

              Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

              Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

              Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

              Trending Tags

              • Majelis Virtual
              No Result
              View All Result
              Virtumu - Muhammadiyah All Channel
              No Result
              View All Result
              Home Majelis Virtual

              Kita Bisa Tertinggal atau Justru Melonjak: Analisis Urgensi Transformasi Muhammadiyah dalam Menghadapi Perubahan Zaman

              Muhammadiyah harus terus berkemajuan. Tidak boleh diam, apalagi mundur.

              admin by admin
              28/06/2025
              in Majelis Virtual
              0
              Kita Bisa Tertinggal atau Justru Melonjak: Analisis Urgensi Transformasi Muhammadiyah dalam Menghadapi Perubahan Zaman
              744
              VIEWS
              Share di FacebookShare di TwitterShare di WA

              Muhammadiyah sebagai salah satu organisasi Islam terbesar di Indonesia memiliki sejarah panjang dalam memperjuangkan nilai-nilai pembaharuan dan modernisasi dalam konteks keislaman, keindonesiaan, dan kemanusiaan. Sebagai gerakan dakwah yang berkemajuan, Muhammadiyah senantiasa mengambil peran aktif dalam upaya menciptakan masyarakat yang lebih baik melalui pendidikan, pelayanan kesehatan, ekonomi syariah, serta pemberdayaan sosial.

              Namun, dalam dinamika global yang semakin kompleks, tantangan yang dihadapi oleh Muhammadiyah juga semakin multidimensional. Perkembangan teknologi informasi, perubahan geopolitik, transformasi ekonomi syariah, serta evolusi budaya dan nilai-nilai sosial menuntut respons adaptif dari seluruh elemen Persyarikatan. Dalam konteks ini, transformasi tata kelola organisasi dan kepemimpinan menjadi sangat penting untuk menjaga relevansi, efektivitas, dan kontribusi Muhammadiyah di tengah masyarakat modern.

              WartaTerkait

              [mv] Dari Prosiding ke Rekomendasi: Menutup Jurang ‘Knowing-Doing’ dalam Tradisi Intelektual Muktamar

              [mv] Muhammadiyah Memeluk AI: Wasilah Baru Dakwah dan Masa Depan Adaptif

              Solusi Disrupsi dari Muhammadiyah: Ketika AI Jadi ‘Wasilah’ Peradaban

              Strategi Permusyawaratan Muhammadiyah: Menuju Model Hibrida Adaptif di Era Multidimensi

              Artikel ini bertujuan untuk memberikan analisis mendalam mengenai urgensi transformasi Muhammadiyah menjelang Muktamar 2027, dengan fokus pada aspek struktur organisasi, regulasi internal, digitalisasi, regenerasi kepemimpinan, dan kolaborasi antar stakeholder. Selain itu, artikel ini menekankan bahwa proses transformasi tersebut harus dilihat sebagai upaya kolektif untuk membangun sistem yang kuat, bukan hanya pergantian individu atau personal yang akan memimpin.

              Konteks Perubahan Global dan Nasional

              Dalam lima hingga sepuluh tahun terakhir, dunia telah mengalami perubahan yang begitu cepat dan signifikan. Revolusi industri 4.0, perkembangan teknologi digital (termasuk AI, big data, dan platform virtual), serta isu-isu global seperti perubahan iklim, polarisasi politik, dan krisis pandemi telah mengubah pola interaksi manusia, termasuk dalam ruang lingkup organisasi keagamaan.

              Di tingkat nasional, Indonesia menghadapi transisi demografi, pergeseran nilai-nilai generasi muda, serta peningkatan kebutuhan akan layanan publik yang lebih inklusif dan inovatif. Muhammadiyah, sebagai bagian integral dari bangsa, tidak dapat terlepas dari dinamika ini. Organisasi ini dituntut untuk tetap relevan, tidak hanya dalam skala lokal maupun nasional, tetapi juga dalam kerangka global sebagai pelaku utama gerakan Islam moderat.

              Transformasi yang dimaksud bukan sekadar penyesuaian formalistik terhadap aturan administratif atau penggantian figur pimpinan. Lebih jauh lagi, ia merupakan rekonstruksi menyeluruh atas paradigma organisasi agar sesuai dengan prinsip tajdid (pembaharuan) yang menjadi landasan filosofis Muhammadiyah.

              Urgensi Transformasi Tata Kelola Organisasi

              Struktur hierarkis Muhammadiyah yang berlapis — mulai dari Pimpinan Ranting hingga Pimpinan Pusat — merupakan kekuatan sekaligus tantangan tersendiri. Di satu sisi, struktur tersebut memberikan stabilitas dan kapasitas koordinasi yang luas. Di sisi lain, struktur yang kompleks rentan terhadap fragmentasi program, duplikasi kebijakan, serta lambatnya respon terhadap dinamika zaman.

              Oleh karena itu, diperlukan:

              • Penyederhanaan dan penyelarasan nomenklatur Unsur Pembantu Pimpinan (UPP),
              • Pengembangan sistem informasi manajemen terpadu (SIMT) untuk meningkatkan efisiensi,
              • Harmonisasi regulasi internal agar tidak terjadi tumpang tindih antar unit,
              • Penguatan mekanisme partisipasi anggota dalam proses pengambilan keputusan.

              Transformasi tata kelola organisasi ini tidak boleh dipandang sebagai upaya untuk merebut kekuasaan atau mengganti pemimpin tertentu, tetapi sebagai langkah strategis untuk memastikan bahwa Persyarikatan tetap mampu menjalankan misi utamanya secara optimal.

              Regenerasi Kepemimpinan yang Berkelanjutan

              Salah satu isu kritis menjelang Muktamar 2027 adalah pertanyaan tentang siapa yang akan memimpin Muhammadiyah di masa depan. Namun, alih-alih terjebak pada narasi individualisme atau pencarian “sosok ideal”, penting untuk memfokuskan perhatian pada sistem kepemimpinan yang kokoh dan berkelanjutan.

              Regenerasi kepemimpinan harus dipandang sebagai proses struktural dan institusional, bukan sekadar pergantian orang. Hal ini mencakup:

              • Pembinaan kader secara sistematis,
              • Pelatihan kepemimpinan berbasis kompetensi dan integritas,
              • Penyediaan jalur karir yang transparan bagi kader muda,
              • Peningkatan kapasitas SDM dalam bidang teknologi, manajemen, dan governance.

              Selain itu, penting untuk membuka ruang yang lebih besar bagi keterlibatan perempuan dan generasi muda dalam posisi kepemimpinan strategis. Ini bukan soal kesetaraan semata, tetapi juga soal efektivitas dan representasi.

              Digitalisasi sebagai Instrumen Dakwah dan Tata Kelola Modern

              Perkembangan teknologi digital telah mengubah cara manusia berkomunikasi, belajar, bekerja, hingga beribadah. Dunia tidak lagi dibatasi oleh ruang fisik, tetapi oleh akses informasi dan konektivitas. Dalam konteks ini, digitalisasi menjadi instrumen penting bagi Muhammadiyah untuk tetap relevan dan efektif.

              Beberapa langkah strategis yang perlu dilakukan:

              • Pengembangan e-musyawarah dan e-voting untuk meningkatkan partisipasi anggota dalam proses musyawarah.
              • Integrasi sistem informasi manajemen terpadu (SIMT) untuk monitoring amal usaha dan evaluasi program secara real-time.
              • Pemanfaatan big data analytics untuk memahami kebutuhan masyarakat dan merancang program yang lebih tepat sasaran.
              • Penguatan platform dakwah digital sebagai media edukasi dan pencerahan moral bagi umat.

              Digitalisasi harus dilihat sebagai wahana untuk memperluas jangkauan dakwah dan meningkatkan efisiensi operasional, bukan sekadar alat tambahan dalam administrasi.

              Relevansi Nilai-nilai Dakwah di Era Disrupsi

              Muhammadiyah lahir sebagai jawaban atas stagnasi dan fanatisme buta pada masa lampau. Filosofi tajdid yang menjadi dasar pendirian Persyarikatan menegaskan bahwa agama tidak statis, tetapi harus terus berdialog dengan zamannya.

              Untuk itu, Muhammadiyah harus terus menjaga relevansi pesan-pesan dakwahnya dengan:

              • Menyesuaikan metode dakwah dengan perkembangan teknologi dan preferensi audiens (terutama generasi muda),
              • Menjawab isu-isu global seperti radikalisme, perubahan iklim, ketidakadilan sosial, dan hak asasi manusia,
              • Memperkuat narasi Islam yang toleran, humanis, dan progresif di kancah internasional.

              Langkah-langkah ini tidak bisa dilakukan oleh individu-individu saja, tetapi harus didukung oleh sistem dan struktur organisasi yang kuat, yang mampu menopang visi jangka panjang Muhammadiyah sebagai organisasi dakwah yang berkemajuan.

              Kolaborasi Antar Stakeholder sebagai Kunci Sinergi

              Muhammadiyah memiliki banyak unsur penting yang berperan dalam menjalankan misinya, yaitu:

              • Majelis dan lembaga di tingkat pusat,
              • Ortom (organisasi otonom) yang menjadi ujung tombak kaderisasi,
              • Amal usaha (pendidikan, kesehatan, sosial) yang menjadi basis pelayanan masyarakat.

              Namun, sering kali tiap unit bekerja secara parsial tanpa koordinasi yang memadai. Untuk itu, penting dilakukan:

              • Penyelarasan visi dan program antar majelis, lembaga, biro, ortom, dan amal usaha,
              • Pembentukan task force lintas-unit untuk isu-isu strategis,
              • Optimalisasi peran Pimpinan Wilayah dan Daerah dalam sinergi antar amal usaha lokal.

              Kolaborasi yang baik akan meningkatkan efektivitas dan efisiensi program, serta memperkuat posisi Muhammadiyah sebagai organisasi yang solid dan berpengaruh.

              Good Governance dan Akuntabilitas Sebagai Fondasi Kepercayaan Publik

              Good governance dan akuntabilitas menjadi fondasi bagi kepercayaan publik terhadap sebuah organisasi. Tanpa transparansi, partisipasi, dan akuntabilitas, maka legitimasi Muhammadiyah sebagai organisasi besar akan terusik.

              Beberapa prinsip yang perlu ditegakkan:

              • Transparansi dalam pengelolaan keuangan dan program,
              • Partisipasi anggota dalam proses pengambilan keputusan,
              • Profesionalisme dalam pengelolaan amal usaha dan program dakwah,
              • Evaluasi berkala terhadap kebijakan dan regulasi internal.

              Sebagai bagian dari reformasi tata kelola, penting kiranya untuk mempertimbangkan pembentukan lembaga pengawasan internal yang independen, mirip dengan konsep ombudsman, guna memastikan bahwa semua aktivitas organisasi berjalan sesuai prinsip-prinsip good governance.

              Fokus pada Tujuan Utama: Kemaslahatan Umat dan Bangsa

              Pada akhirnya, semua transformasi yang dibahas di sini harus dikembalikan pada tujuan utamanya: kemaslahatan umat dan bangsa . Muhammadiyah tidak berdiri untuk kepentingan elit atau kelompok tertentu, tetapi untuk memberikan manfaat nyata kepada masyarakat luas.

              Untuk itu, orientasi transformasi harus selalu bersifat:

              • Maslahat : Memberikan dampak positif yang nyata bagi umat dan masyarakat.
              • Inklusif : Melibatkan seluruh lapisan anggota dalam proses perubahan.
              • Berkeadilan : Menjamin adanya distribusi kesempatan, partisipasi, dan manfaat yang proporsional.
              • Berkelanjutan : Menciptakan sistem yang tangguh dan berdaya tahan tinggi terhadap perubahan.

              Yang sedang kita bicarakan bukan siapa yang akan naik menjadi Ketua Umum atau apa jabatan yang akan dipegang. Yang lebih penting adalah bagaimana Persyarikatan secara keseluruhan mampu beradaptasi, tumbuh, dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi umat dan bangsa.

              Kesimpulan dan Rekomendasi Strategis

              Menghadapi Muktamar 2027, Muhammadiyah dihadapkan pada pilihan kritis: apakah akan menjadi organisasi yang tetap relevan dan progresif, atau justru tertinggal karena gagal beradaptasi dengan dinamika zaman.

              Empat poin utama yang perlu diperhatikan adalah:

              1. Transformasi struktur dan regulasi yang mendukung fleksibilitas dan sinkronisasi antar unit.
              2. Penguatan kaderisasi dan regenerasi kepemimpinan yang profesional, inklusif, dan berkelanjutan.
              3. Digitalisasi tata kelola organisasi untuk meningkatkan transparansi, partisipasi, dan efektivitas.
              4. Penguatan kolaborasi antar stakeholder , baik internal maupun eksternal, demi sinergi yang produktif.

              Transformasi ini harus dilakukan dengan niat utama: meneguhkan eksistensi Muhammadiyah sebagai organisasi dakwah yang berkemajuan, dengan fokus pada kemaslahatan umat dan bangsa, bukan pada ambisi personal atau kelompok tertentu.

              Dengan kesadaran kolektif dan komitmen kuat dari seluruh anggota, Muhammadiyah memiliki potensi besar untuk tidak hanya bertahan, tetapi justru menjadi pelopor dalam membangun wajah baru organisasi keagamaan yang modern, adaptif, dan relevan di era global.

              Penutup

              Muhammadiyah adalah milik umat dan bangsa. Ia tidak akan besar karena sosok tertentu, tetapi karena komitmen bersama para anggotanya untuk terus berbenah, berkemajuan, dan memberikan manfaat riil.

              Mari kita lihat transformasi ini bukan sebagai ajang persaingan kekuasaan, tetapi sebagai momentum untuk membangun sistem yang lebih kuat, kepemimpinan yang lebih matang, dan nilai-nilai dakwah yang lebih relevan.

              Kita bisa tertinggal jika enggan berubah.
              Kita bisa melonjak jika kita berani dan konsisten bertransformasi.
              Dan kita bisa bermakna jika kita tetap setia pada nilai-nilai utama Muhammadiyah: Islam Berkemajuan, Dakwah yang Santun, dan Gerakan yang Berpihak pada Kemaslahatan Bersama.

              Share98Tweet62Send
              Previous Post

              Dedi Mulyadi: Problem Pabrik BYD di Subang Bukan Premanisme Tapi Calo Tanah

              Next Post

              Muhammadiyah 2027: Siapkah Kita Menyambut Transformasi Besar Ini ?

              admin

              admin

              InfoLain

              [mv] Dari Prosiding ke Rekomendasi: Menutup Jurang ‘Knowing-Doing’ dalam Tradisi Intelektual Muktamar
              Majelis Virtual

              [mv] Dari Prosiding ke Rekomendasi: Menutup Jurang ‘Knowing-Doing’ dalam Tradisi Intelektual Muktamar

              26/07/2025
              [mv] Muhammadiyah Memeluk AI: Wasilah Baru Dakwah dan Masa Depan Adaptif
              BeritaMu

              [mv] Muhammadiyah Memeluk AI: Wasilah Baru Dakwah dan Masa Depan Adaptif

              26/07/2025
              Solusi Disrupsi dari Muhammadiyah: Ketika AI Jadi ‘Wasilah’ Peradaban
              BeritaMu

              Solusi Disrupsi dari Muhammadiyah: Ketika AI Jadi ‘Wasilah’ Peradaban

              18/07/2025
              Next Post
              Muhammadiyah 2027: Siapkah Kita Menyambut Transformasi Besar Ini ?

              Muhammadiyah 2027: Siapkah Kita Menyambut Transformasi Besar Ini ?

              Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

              Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

              Stay Connected

                • Trending
                • Comments
                • Latest
                Berkemajuan, Wisuda SMA Trensains Muhammadiyah Sragen: Siswa Diterima Kuliah sebelum Lulus

                Berkemajuan, Wisuda SMA Trensains Muhammadiyah Sragen: Siswa Diterima Kuliah sebelum Lulus

                16/04/2023

                Khutbah Jumat: Memakmurkan Masjid

                31/01/2025

                Kaprodi MPI SPs UMJ Hadiri Muktamar Hidayatul Qur’an di Makkah

                05/09/2024

                Arema FC vs Persik

                01/03/2023

                Perkuat Internasionalisasi Muhammadiyah, PCIM Arab Saudi Kuatkan Kelembagaan

                0

                Cerita Perkembangan dan Corak Beragam Islam di Amerika

                0

                Ngaji on the Street Makin Asyik saat Belajar Qiroah

                0

                Kompak, Walikota Melton dan Orang tua Siswa Takjub dengan Muhammadiyah Australia College

                0

                43,8 Juta Jemaah Kunjungi Masjidil Haram dan Masjid Nabawi di 10 Hari Pertama Ramadhan

                03/03/2026

                Pernyataan Pimpinan Pusat Muhammadiyah Tentang Konflik di Timur Tengah

                03/03/2026

                Mengapa Saya Bertahan di Muhammadiyah

                03/03/2026

                Sikap Warga Amerika Berubah, Dulu Mendukung, Sekarang Tidak

                03/03/2026
                Virtumu – Muhammadiyah All Channel

                Virtumu adalah kumpulan ragam informasi muhammadiyah dari berbagai kanal internet, dengan harapan akan menjadi wahana warta terpadu.

                Follow Us

                Kategori Info

                • BeritaMu (27,362)
                • Hukum Islam (1,409)
                • Kabar PTMA (3,349)
                • KesehatanMu (70)
                • Majelis Virtual (6)
                • Muktamar48 (7)
                • ortomMu (15)
                • sekolahMu (10)
                • Uncategorized (7,428)

                Info terbaru

                43,8 Juta Jemaah Kunjungi Masjidil Haram dan Masjid Nabawi di 10 Hari Pertama Ramadhan

                03/03/2026

                Pernyataan Pimpinan Pusat Muhammadiyah Tentang Konflik di Timur Tengah

                03/03/2026

                Mengapa Saya Bertahan di Muhammadiyah

                03/03/2026
                • Tentang
                • Sumber
                • Advertise
                • Privacy & Policy
                • Contact

                © 2025 VM - Virtual Muhammadiyah by Virtumu1912.

                No Result
                View All Result

                © 2025 VM - Virtual Muhammadiyah by Virtumu1912.

                Welcome Back!

                Sign In with Facebook
                Sign In with Google
                OR

                Login to your account below

                Forgotten Password?

                Retrieve your password

                Please enter your username or email address to reset your password.

                Log In