• Tentang
  • Sumber
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Rabu, Juni 24, 2026
  • Login
  • Home
  • BeritaMu

    Din Syamsuddin: Bung Karno Tokoh Muslim dan Nasionalis

    Algoritma, Ideologi, dan Masa Depan Kader Muhammadiyah

    Wamendikdasmen Fajar: Sekolah Muhammadiyah Harus Jadi Ahsanu ‘Amala

    Wamendikdasmen Fajar: Sekolah Muhammadiyah Harus Jadi Ahsanu ‘Amala

    FOKAL IMM Teknik UMSU Resmi Dibentuk, Perkuat Sinergi Alumni dan Kader Berkemajuan

    Pemadaman Listrik, No Jawa No Viral?

    Mendikdasmen terima surat terima kasih untuk Presiden dari murid di 3T

    Trending Tags

    • Kabar PTMA

      Din Syamsuddin: Bung Karno Tokoh Muslim dan Nasionalis

      Algoritma, Ideologi, dan Masa Depan Kader Muhammadiyah

      Wamendikdasmen Fajar: Sekolah Muhammadiyah Harus Jadi Ahsanu ‘Amala

      Wamendikdasmen Fajar: Sekolah Muhammadiyah Harus Jadi Ahsanu ‘Amala

      FOKAL IMM Teknik UMSU Resmi Dibentuk, Perkuat Sinergi Alumni dan Kader Berkemajuan

      Pemadaman Listrik, No Jawa No Viral?

      Mendikdasmen terima surat terima kasih untuk Presiden dari murid di 3T

      Trending Tags

      • Hukum Islam

        Richard Online Casino Review Overview for Australian Players

        Elite Spin Online : tout ce qu’il faut savoir

        Richard Casino login review – Australian guide to access, bonuses & payments

        Stay Casino Login: Australian Account Verification Guide & Tips

        Stay Online Casino steps and methods for Australian players

        Richard Casino No Deposit Free Spins: Payment Methods Guide for Australian Players

      • SekolahMu
        SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

        SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

        Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

        Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

        Di SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen, Kemenko PMK Luncurkan Gerakan Tanam 10 Juta Pohon

        Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

        Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

        Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

        Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

        Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

        Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

        Trending Tags

        • Majelis Virtual
        No Result
        View All Result
        Virtumu - Muhammadiyah All Channel
        Advertisement
        • Home
        • BeritaMu

          Din Syamsuddin: Bung Karno Tokoh Muslim dan Nasionalis

          Algoritma, Ideologi, dan Masa Depan Kader Muhammadiyah

          Wamendikdasmen Fajar: Sekolah Muhammadiyah Harus Jadi Ahsanu ‘Amala

          Wamendikdasmen Fajar: Sekolah Muhammadiyah Harus Jadi Ahsanu ‘Amala

          FOKAL IMM Teknik UMSU Resmi Dibentuk, Perkuat Sinergi Alumni dan Kader Berkemajuan

          Pemadaman Listrik, No Jawa No Viral?

          Mendikdasmen terima surat terima kasih untuk Presiden dari murid di 3T

          Trending Tags

          • Kabar PTMA

            Din Syamsuddin: Bung Karno Tokoh Muslim dan Nasionalis

            Algoritma, Ideologi, dan Masa Depan Kader Muhammadiyah

            Wamendikdasmen Fajar: Sekolah Muhammadiyah Harus Jadi Ahsanu ‘Amala

            Wamendikdasmen Fajar: Sekolah Muhammadiyah Harus Jadi Ahsanu ‘Amala

            FOKAL IMM Teknik UMSU Resmi Dibentuk, Perkuat Sinergi Alumni dan Kader Berkemajuan

            Pemadaman Listrik, No Jawa No Viral?

            Mendikdasmen terima surat terima kasih untuk Presiden dari murid di 3T

            Trending Tags

            • Hukum Islam

              Richard Online Casino Review Overview for Australian Players

              Elite Spin Online : tout ce qu’il faut savoir

              Richard Casino login review – Australian guide to access, bonuses & payments

              Stay Casino Login: Australian Account Verification Guide & Tips

              Stay Online Casino steps and methods for Australian players

              Richard Casino No Deposit Free Spins: Payment Methods Guide for Australian Players

            • SekolahMu
              SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

              SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

              Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

              Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

              Di SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen, Kemenko PMK Luncurkan Gerakan Tanam 10 Juta Pohon

              Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

              Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

              Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

              Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

              Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

              Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

              Trending Tags

              • Majelis Virtual
              No Result
              View All Result
              Virtumu - Muhammadiyah All Channel
              No Result
              View All Result
              Home BeritaMu

              Polemik Rukyat, Kritik KHGT, dan Masa Depan Kalender Islam

              by
              08/03/2025
              in BeritaMu
              0
              744
              VIEWS
              Share di FacebookShare di TwitterShare di WA

              Polemik Rukyat, Kritik KHGT, dan Masa Depan Kalender Islam

              Oleh : Arwin Juli Rakhmadi Butar-Butar (Dosen FAI UMSU, Kepala OIF UMSU, dan Anggota Majelis Tarjih PP Muhammadiyah)

              WartaTerkait

              Din Syamsuddin: Bung Karno Tokoh Muslim dan Nasionalis

              Algoritma, Ideologi, dan Masa Depan Kader Muhammadiyah

              Wamendikdasmen Fajar: Sekolah Muhammadiyah Harus Jadi Ahsanu ‘Amala

              FOKAL IMM Teknik UMSU Resmi Dibentuk, Perkuat Sinergi Alumni dan Kader Berkemajuan

              PWMJATENG.COM – Penerapan kriteria MABIMS 3-6.4 untuk Ramadan 1446 H tahun ini tidak seragam, dimana tiga negara (Brunei Darussalam, Malaysia, dan Singapura) menetapkan awal Ramadan jatuh pada hari Ahad, tanggal 2 Maret 2025 M. Sementara Indonesia seorang diri menetapkan awal Ramadan jatuh pada hari Sabtu, tanggal 1 Maret 2025 M, sama dengan Muhammadiyah. Alasan perbedaan empat negara ini juga berbeda-beda, Malaysia dan Brunei Darussalam beralasan karena saat gurub tanggal 29 Syakban hilal tidak terlihat sehingga bilangan bulan Syakban digenapkan menjadi 30 hari (dikenal dengan istikmal), Singapura dengan alasan karena secara hisab posisi hilal (di Singapura) belum memenuhi 3-6.4 sehingga bilangan Syakban juga digenapkan 30 hari. Sementara itu Indonesia, yang menetapkan 1 Maret, dengan alasan adanya perukyat yang berhasil melihat hilal di Aceh, yang mana telah memenuhi 3-6.4, dan diterima oleh Kementerian Agama RI.

              Khusus di Indonesia, penetapan awal Ramadan 1446 H pemberitaan dan pembahasannya cukup ramai dan mendapat atensi yang tinggi dari masyarakat terutama di media sosial. Atensi itu berupa kritik dan pembelaan, dan tak sedikit juga berupa ‘cemoohan’. Betapa karena kesaksian terlihatnya hilal di Aceh tidak terbuktikan (tidak terverifikasi) secara saintifik alias hanya bukti pengakuan perukyat semata, dalam hal ini tidak ada bukti citra hilal yang didapat untuk dapat dianalisis oleh para ahli. Observatorium Tgk. Chiek Kuta Karangsendiri yang notabenenya sebagai Pos Observasi Bulan resmi Kemenag RI di Aceh tidak berhasil melihat hilal. Seperti diketahui di observatorium ini tersedia alat-alat astronomi canggih (terutama teleskop) berikut sumber daya manusianya, namun sekali lagi tidak berhasil melihat hilal.

              Hal menarik dan menjadi catatan, sebagaimana beredar dalam pemberitaan media sosial, terdapat laporan (pengakuan) terlihat hilal dari Aceh oleh perukyat yang bukan berasal dari perukyat lokal. Namun yang menarik kesaksian perukyat dari luar Aceh (yang laporannya tidak terverifikasi secara saintifik ini) tidak diterima kesaksiannya oleh Mahkamah Syariah setempat oleh karena tidak berada dalam wilayah otoritas-yurisdiksinya. Namun Kemenag RI pusat tetap menjadikan kesaksian tersebut sebagai landasan keputusan. Konon, semua perukyat lokal Aceh tak satupun berhasil dan mengaku melihat hilal, bahkan perukyat lokal yang bersaksi dan disumpah menyatakan tidak melihat hilal.

              Secara keputusan, penetapan awal Ramadan jatuh tanggal 1 Maret 2025 M oleh Pemerintah (Kemenag RI) tentu sah dan tidak ada masalah, dan sepatutnya tidak dipermasalahkan. Namun secara substansi dan dalam konteks kajian ilmiah keputusan tersebut menyisakan problem yaitu terkait validitas-praktikal rumusan 3-6.4 itu sendiri, dimana hingga kini belum juga terbuktikan secara saintifik alias belum pernah ada citra hilal yang berhasil didapatkan. Seperti diketahui rumusan 3-6.4 diyakini oleh penggunanya bukanlah kriteria tunggal, yaitu rukyat saja atau hisab saja, namun gabungan antar keduanya dan keduanya mesti terakomodir. Terdapat klausul tak tertulis bahwa rumusan 3-6.4 ini mesti terverifikasi baik secara saintifik atau semata sumpah di lapangan, terlebih lagi ada klausul dari Nahdlatul Ulama yang menyatakan bahwa penetapan Pemerintah dapat diikuti selama berdasarkan rukyat dan sebaliknya (tidak wajib diikuti) jika tidak berdasarkan rukyat. Ini merupakan prinsip Nahdlatul Ulama, sebagaimana prinsip Muhammadiyah dengan hisabnya. Karena itu pula dua kutub prinsip ini menjadi dilema bagi Pemerintah betapapun Pemerintah mencoba menarasikannya seolah tidak ada dilema.

              Baca juga, Aspek Faktual Penentuan Awal Bulan

              Secara praktis karena adanya keharusan verifikasi (pembuktian) lapangan ini menyebabkan rumusan 3-6.4 ‘tersandera’, artinya Pemerintah akan gamang memutuskan masuknya awal bulan bila semata berpandukan telah terpenuhinya 3-6.4 tanpa adanya verifikasi keterlihatan di lapangan. Padahal secara teoretis rumusan 3-6.4 adalah konsep hisab yang sesungguhnya bisa secara langsung dijadikan acuan menetapkan masuknya awal bulan jika di salah satu titik wilayatul hukminya telah terpenuhi. Aceh sendiri, yang telah memenuhi 3-6.4, adalah bagian integral dari Negara Kesatuan Republik Indonesia, namun karena klausul tadi Pemerintah berkepentingan mesti ada laporan terlihat hilal dari Aceh, karena itu pula laporan dari luar Aceh yang betapapun tidak terverifikasi secara ilmiah dan bahkan secara administratif ditolak oleh Mahkmah Syariah setempat, dijadikan landasan Pemerintah dalam menetapkan awal Ramadan 1446 H jatuh pada hari Sabtu, tanggal 1 Maret 2025 M. Karena itu sekali lagi adanya laporan keterlihatan hilal di lapangan baik terverifikasi secara saintifik atau semata terverifikasi dengan sumpah secara otomatis dapat diterima seperti berlaku selama ini. Seperti biasa, tatkala verifikasi sumpah ini ‘digugat’ biasanya dinarasi dan dipamungkasi dengan kaidah “hukm al-hakim yarfa’ al-khilaf” (ketetapann hakim mengangkat perbedaan). Beberapa waktu lalu saya telah menulis secara singkat tentang fakta klaim rukyat yang banyak berkembang dimana negara (dan para pakarnya) tak berdaya hadir, lalu artikel tentang Pos Observasi Bulan (POB) serta sorotan kualitas dan fungsinya. Selengkapnya dapat dibaca disini: https://oif.umsu.ac.id/2022/05/klaim-rukyat-dan-ketidakberdayaan-negara/ dan https://oif.umsu.ac.id/2022/05/pos-observasi-bulan-dan-kualitas-rukyat-di-indonesia/).

              Dalam konteks penentuan awal bulan an sich, model penetapan seperti dipraktikkan Pemerintah (Kemenag RI) ini tentu sah dan tidak ada masalah, terlebih lagi dalam skop lokal Indonesia. Namun dalam konteks perumusan Kalender Islam, terlebih kalender yang bersifat global baik tunggal atau bizonal, praktik semacam ini tentu menimbulkan problem, bahkan secara pasti tidak bisa dijadikan panduan. Diantara karakter kalender mapan adalah adanya kedefinitifan dan kepastian awal bulannya yang tidak meragukan dan dapat ditentukan sejak jauh hari. Karena itu manakala sebuah kalender meniscayakan verifikasi di lapangan yang verifikasi itu memiliki dua kemungkinan (masuk bulan baru hari ini atau esok harinya), maka dipastikan model dan praktik semacam ini tidak akan dapat membuat kalender yang bersifat global.

              Karena itu Kemenag RI, dalam hal ini para pakar yang tergabung dalam Tim Hisab Rukyat (THR), terlebih seorang pakar yang sangat dominan dalam membela dan menarasikan secara amat sempurna MABIMS 3-6.4 dan atau RJ 2017 disarankan mesti logis dan realistis. Jika kalender global (versi Kemenag RI atau persisnya versi sang pakar itu) memang belum diinginkan, sebaiknya Kemenag RI menjelaskan dan dimintakan sang pakarnya ini untuk menghentikan mengkritisi KHGT secara sinis dan tendensi, terlebih sampai menyematkan dosa. Saya pribadi tidak habis pikir, seorang pakar (profesor riset) yang kerap dipercaya dan mewakili Kemenag RI mengkritisi sebuah keputusan ijtihad sampai pada aspek dosa. Padahal praktis bentuk dan implementasi RJ 2017 yang digadang-gadang sebagai konsep dan bentuk kalender global yang paling ideal itu hingga kini belum ada contoh atau prototipenya, saya sudah ‘menggugat’ sang pakar terkait hal ini, yang sampai tulisan ini dimuat tidak ada sama sekali tanggapan dari yang bersangkutan, silahkan baca: https://oif.umsu.ac.id/2025/02/menyoal-khgt-3-mana-wujud-konkret-kalender-rj-2017/). Akan lebih fair perdebatan dan komparasi antara KHGT dan RJ 2017 jika sama-sama ada bentuk kalendernya. Jika hanya mengkritisi tanpa ada konsep kalender yang dapat dirujuk dan dikomparasi, maka itu tak lebih sebagai sentimen dan tendensi.

              Sikap jelas dan tegas setidaknya telah ditunjukkan Nahdlatul Ulama yang menolak KHGT dengan 33 catatannya. Kejelasan sikap Nahdlatul Ulama ini menjadi titik terang bagi KHGT Muhammadiyah untuk memposisikan Nahdlatul Ulama dalam konteks ini. Saya pribadi mengikuti dan membaca saksama dan dalam waktu lama 33 catatan tersebut, yang konon kabarnya akan ditingkatkan menjadi 99 catatan. Saya menilai 33 catatan itu substantif yang karenanya menjadi masukan penting untuk KHGT, pada waktunya saya akan coba menanggapinya. Tentu saya akan menanggapi secara substantif pula, sama sekali saya tidak tertarik merespons dan menanggapinya secara sindiran-sinis seperti ditunjukkan salah seorang punggawa falak Nahdlatul Ulama itu sendiri di media sosial. Bagi saya mengkritisi dan menolak secara argumentatif akan jauh lebih baik daripada secara sindiran. Karena kita perlu dan berkewajiban meninggalkan diskursus yang elegan kepada generasi yang akan datang. Wallahu a’lam.

              Artikel telah diterbitkan oleh OIF UMSU di website oif.umsu.ac.id.

              Ass Editor : Ahmad; Editor : M Taufiq Ulinuha

              The post Polemik Rukyat, Kritik KHGT, dan Masa Depan Kalender Islam appeared first on Muhammadiyah Jateng.

              muhammadiyah.or.id

              Share98Tweet62Send
              Previous Post

              Ustaz Adi Hidayat: Wasathiyah Mengantarkan Manusia Menuju Kehidupan Sukses Dunia dan Akhirat

              Next Post

              Unimus Raih Akreditasi Unggul! Bukti Komitmen Pendidikan Berkualitas

              InfoLain

              BeritaMu

              Din Syamsuddin: Bung Karno Tokoh Muslim dan Nasionalis

              23/06/2026
              BeritaMu

              Algoritma, Ideologi, dan Masa Depan Kader Muhammadiyah

              23/06/2026
              Wamendikdasmen Fajar: Sekolah Muhammadiyah Harus Jadi Ahsanu ‘Amala
              BeritaMu

              Wamendikdasmen Fajar: Sekolah Muhammadiyah Harus Jadi Ahsanu ‘Amala

              23/06/2026
              Next Post
              Unimus Raih Akreditasi Unggul! Bukti Komitmen Pendidikan Berkualitas

              Unimus Raih Akreditasi Unggul! Bukti Komitmen Pendidikan Berkualitas

              Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

              Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

              Stay Connected

                • Trending
                • Comments
                • Latest

                Kaprodi MPI SPs UMJ Hadiri Muktamar Hidayatul Qur’an di Makkah

                05/09/2024

                Kepemimpinan IMM: Dari Nilai Hingga Transformasi Gerakan

                03/10/2025

                MPI PWM Jateng Gelar Pesantren Digital Ramadan, Siapkan Jurnalis Muda Andal!

                18/03/2025

                Gebrakan Baru! Nasyiatul Aisyiyah Luncurkan 10 Program Unggulan di Tanwir II

                05/09/2025

                Perkuat Internasionalisasi Muhammadiyah, PCIM Arab Saudi Kuatkan Kelembagaan

                0

                Cerita Perkembangan dan Corak Beragam Islam di Amerika

                0

                Ngaji on the Street Makin Asyik saat Belajar Qiroah

                0

                Kompak, Walikota Melton dan Orang tua Siswa Takjub dengan Muhammadiyah Australia College

                0

                Din Syamsuddin: Bung Karno Tokoh Muslim dan Nasionalis

                23/06/2026

                Algoritma, Ideologi, dan Masa Depan Kader Muhammadiyah

                23/06/2026

                FOKAL IMM Teknik UMSU Resmi Dibentuk, Perkuat Sinergi Alumni dan Kader Berkemajuan

                23/06/2026
                Wamendikdasmen Fajar: Sekolah Muhammadiyah Harus Jadi Ahsanu ‘Amala

                Wamendikdasmen Fajar: Sekolah Muhammadiyah Harus Jadi Ahsanu ‘Amala

                23/06/2026
                Virtumu – Muhammadiyah All Channel

                Virtumu adalah kumpulan ragam informasi muhammadiyah dari berbagai kanal internet, dengan harapan akan menjadi wahana warta terpadu.

                Follow Us

                Kategori Info

                • BeritaMu (28,516)
                • Hukum Islam (1,436)
                • Kabar PTMA (3,836)
                • KesehatanMu (70)
                • Majelis Virtual (6)
                • Muktamar48 (7)
                • ortomMu (15)
                • sekolahMu (10)
                • Uncategorized (7,428)

                Info terbaru

                Din Syamsuddin: Bung Karno Tokoh Muslim dan Nasionalis

                23/06/2026

                Algoritma, Ideologi, dan Masa Depan Kader Muhammadiyah

                23/06/2026

                FOKAL IMM Teknik UMSU Resmi Dibentuk, Perkuat Sinergi Alumni dan Kader Berkemajuan

                23/06/2026
                • Tentang
                • Sumber
                • Advertise
                • Privacy & Policy
                • Contact

                © 2025 VM - Virtual Muhammadiyah by Virtumu1912.

                No Result
                View All Result

                © 2025 VM - Virtual Muhammadiyah by Virtumu1912.

                Welcome Back!

                Sign In with Facebook
                Sign In with Google
                OR

                Login to your account below

                Forgotten Password?

                Retrieve your password

                Please enter your username or email address to reset your password.

                Log In