• Tentang
  • Sumber
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Kamis, September 10, 2026
  • Login
  • Home
  • BeritaMu

    Sering Dianggap Bid’ah, Ini Pandangan Muhammadiyah Soal Ziarah Kubur

    Lewat Turba PWM Jateng, PDM Jepara Didorong Kebut Digitalisasi Data DOM

    Inspiratif! Psikologi UMS Dampingi Orang Tua Anak Berkebutuhan Khusus Rancang Masa Depan

    Optimalkan Capaian KPI, PWM Jateng Sambangi PDM Pati

    Awali Perkuliahan, Masta IMM FKIP UMS Tanamkan Nilai Intelektual dan Kepedulian Sosial

    Amar Ma’ruf Nahi Munkar, Tugas Siapa ?

    Amar Ma’ruf Nahi Munkar, Tugas Siapa ?

    Trending Tags

    • Kabar PTMA

      Sering Dianggap Bid’ah, Ini Pandangan Muhammadiyah Soal Ziarah Kubur

      Lewat Turba PWM Jateng, PDM Jepara Didorong Kebut Digitalisasi Data DOM

      Inspiratif! Psikologi UMS Dampingi Orang Tua Anak Berkebutuhan Khusus Rancang Masa Depan

      Optimalkan Capaian KPI, PWM Jateng Sambangi PDM Pati

      Awali Perkuliahan, Masta IMM FKIP UMS Tanamkan Nilai Intelektual dan Kepedulian Sosial

      Amar Ma’ruf Nahi Munkar, Tugas Siapa ?

      Amar Ma’ruf Nahi Munkar, Tugas Siapa ?

      Trending Tags

      • Hukum Islam

        Lafal Salam Mengakhiri Shalat dan Salam Penutup Khutbah

        Adakah Azan Iqamah untuk Shalat Sendirian?

        Roh Anak Dikorbankan untuk Pesugihan

        SG Casino: El Playground Definitivo para Sesiones de Juego Cortas y de Alta‑Intensidad

        5Gringos Casino: High‑Intensity Slots & Live Play for Quick Wins

        Magius Casino: Quick‑Hit Slots en Snelle Winsten

      • SekolahMu
        SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

        SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

        Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

        Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

        Di SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen, Kemenko PMK Luncurkan Gerakan Tanam 10 Juta Pohon

        Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

        Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

        Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

        Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

        Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

        Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

        Trending Tags

        • Majelis Virtual
        No Result
        View All Result
        Virtumu - Muhammadiyah All Channel
        Advertisement
        • Home
        • BeritaMu

          Sering Dianggap Bid’ah, Ini Pandangan Muhammadiyah Soal Ziarah Kubur

          Lewat Turba PWM Jateng, PDM Jepara Didorong Kebut Digitalisasi Data DOM

          Inspiratif! Psikologi UMS Dampingi Orang Tua Anak Berkebutuhan Khusus Rancang Masa Depan

          Optimalkan Capaian KPI, PWM Jateng Sambangi PDM Pati

          Awali Perkuliahan, Masta IMM FKIP UMS Tanamkan Nilai Intelektual dan Kepedulian Sosial

          Amar Ma’ruf Nahi Munkar, Tugas Siapa ?

          Amar Ma’ruf Nahi Munkar, Tugas Siapa ?

          Trending Tags

          • Kabar PTMA

            Sering Dianggap Bid’ah, Ini Pandangan Muhammadiyah Soal Ziarah Kubur

            Lewat Turba PWM Jateng, PDM Jepara Didorong Kebut Digitalisasi Data DOM

            Inspiratif! Psikologi UMS Dampingi Orang Tua Anak Berkebutuhan Khusus Rancang Masa Depan

            Optimalkan Capaian KPI, PWM Jateng Sambangi PDM Pati

            Awali Perkuliahan, Masta IMM FKIP UMS Tanamkan Nilai Intelektual dan Kepedulian Sosial

            Amar Ma’ruf Nahi Munkar, Tugas Siapa ?

            Amar Ma’ruf Nahi Munkar, Tugas Siapa ?

            Trending Tags

            • Hukum Islam

              Lafal Salam Mengakhiri Shalat dan Salam Penutup Khutbah

              Adakah Azan Iqamah untuk Shalat Sendirian?

              Roh Anak Dikorbankan untuk Pesugihan

              SG Casino: El Playground Definitivo para Sesiones de Juego Cortas y de Alta‑Intensidad

              5Gringos Casino: High‑Intensity Slots & Live Play for Quick Wins

              Magius Casino: Quick‑Hit Slots en Snelle Winsten

            • SekolahMu
              SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

              SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

              Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

              Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

              Di SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen, Kemenko PMK Luncurkan Gerakan Tanam 10 Juta Pohon

              Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

              Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

              Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

              Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

              Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

              Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

              Trending Tags

              • Majelis Virtual
              No Result
              View All Result
              Virtumu - Muhammadiyah All Channel
              No Result
              View All Result
              Home BeritaMu

              Mengenal dan Meneladani Buya Hamka

              by
              17/01/2025
              in BeritaMu
              0
              Mengenal dan Meneladani Buya Hamka
              744
              VIEWS
              Share di FacebookShare di TwitterShare di WA

              Read More,

              Oleh: Syamsudin Kadir

              CIREBONMU.COM  —  SAYA sangat bersyukur dan beruntung karena hari Selasa 3 Agustus 2021 lalu pada pukul 15.45-17.00 WIB bisa menghadiri acara Webinar melalui link Zoom Meeting yang bertema “The Untold Story of Hamka; Kisah Hamka yang Belum Terungkap”. Tema ini mengulas lebih awal buku karya jenial salah satu keturunan atau cucu Buya Hamka yang berjudul “Nambo Hamka; The Untold Story” (tebal 360 halaman) yang sudah bisa dinikmati pembaca. 

              WartaTerkait

              Sering Dianggap Bid’ah, Ini Pandangan Muhammadiyah Soal Ziarah Kubur

              Lewat Turba PWM Jateng, PDM Jepara Didorong Kebut Digitalisasi Data DOM

              Inspiratif! Psikologi UMS Dampingi Orang Tua Anak Berkebutuhan Khusus Rancang Masa Depan

              Optimalkan Capaian KPI, PWM Jateng Sambangi PDM Pati

              Pada acara ini, saya mengajak istri saya (Eni Suhaeni) dan ketiga anak saya: Azka Syakira (saat itu 10 tahun), Bukhari Muhtadin (saat itu 7 tahun) dan Aisyah Humaira (saat itu 15 bulan lebih) untuk turut mengikuti acara. Selebihnya, Gema Insani Press (GIP) selaku penerbit buku sekaligus penyelenggara acara menghadirkan penulis sekaligus cucu Buya Hamka, al-Ustadz Abdul Hadi Hamka. Ustadz Abdul Hadi, demikian beliau akrab disapa, merupakan anak kedua dari tiga bersaudara (Abdul Malik, Abdul Hadi dan Abdul Fatah) dari anak Buya Hamka, Prof. Dr. Hj. Aliyah Hamka, MM.  

              Diantara alasan penting sekaligus hal utama yang memotivasi Ustadz Abdul Hadi untuk menulis tentang sang kakek, Buya Hamka, diantaranya, karena beliau sosok yang idealis dalam banyak aspek namun nasehat dan pemikirannya mudah didengar dan dipahami. Kemudian, yang lebih penting lagi adalah sebagai bentuk apresiasi atas jasa besar sang kakek bagi dirinya dan keluarga besar yang hingga kini masih terngiang, bahkan menjadi inspirasi dan teladan bagi banyak orang. Termasuk menyampaikan ke pembaca perihal sisi-sisi unik Buya Hamka yang dirasa belum disampaikan oleh banyak penulis buku tentang beliau, terutama keseharian beliau bersama keluarga dan cara-cara beliau dalam mendidik anak-anak dan cucu-cucunya. 

              Seingat saya, tentu dengan mengelaborasi seperlunya dari apa yang disampaikan oleh Ustadz Abdul Hadi, baik pada saat menyampaikan materi maupun pada sesi tanya-jawab, ada beberapa hal penting, pertama, Buya Hamka merupakan sosok kakek yang sangat inspiratif bagi keluarga besar. Keluarganya memang tergolong besar, yang terdiri dari beberapa kepala keluarga. Beliau menjalankan peran sebagai pembimbing yang baik dalam keragaman kondisi, latar dan dinamika keluarga semacam itu. Dengan kebijaksanaan, kelembutan dan kehangatannya, beliau menjadi magnet pemersatu bagi keluarga besar. Sehingga keluarganya pun mendengar dan meneladani beliau dengan baik sesuai arahan beliau yang memang sangat mencintai dan selalu mengajak sekaligus menasehati keluarganya pada kebaikan.

              Kedua, Buya Hamka merupakan sosok yang melindungi. Dengan kesederhanaan dan kesahajaannya, sebagai kepala keluarga dan sosok tua di keluarga, beliau melakukan perlindungan dan pengasuhan yang begitu apik bagi anak-anak dan cucu-cucunya. Mereka pun memotret kesederhanaan beliau dari banyak hal. Misalnya, bila ada tamu yang berkunjung ke rumahnya, beliau menerimanya dengan ramah. Menyapanya dengan lembut dan mendengar cerita atau tuturnya dengan seksama.

              Ketiga, Buya Hamka adalah sosok yang disiplin dan produktif. Sehari-hari Buya Hamka selalu mengisi waktu dengan membaca dan menulis, baik artikel maupun buku. Beliau juga rajin membaca atau mengkaji al-Quran. Selain itu, beliau juga mengkaji berbagai kitab dan buku karya ulama dan tokoh-tokoh lain, baik dari dalam maupun luar negeri. Sehingga seluruh waktunya benar-benar terisi untuk hal-hal yang bermanfaat.

              Keempat, Buya Hamka adalah sosok pendidik yang hebat.  Kehadiran anak-anak kecil di rumahnya tak membuat Buya Hamka merasa terganggu. Malah beliau selalu merasa nyaman dan mengapresiasi dengan cinta. Apalah lagi anak-anak dan cucu-cucunya yang selalu menemaninya di rumah, merupakan sebuah anugerah yang paling indah yang dirasakan oleh sosok yang akrab dengan berbagai kalangan ini. Cara-cara beliau mendidik anak-anak dan cucu-cucunya, atau siapapun yang belajar mengaji di rumah beliau, itu dengan cara yang unik dan mudah dipahami.

              Kelima, Buya Hamka adalah pendidik yang riang. Misalnya, beliau mengajarkan agama dengan riang, mudah dan merasuk dalam jiwa siapapun yang mendengarnya. Kesempatan bersama anak-anak, misalnya, benar-benar beliau manfaatkan untuk mendidik mereka menjadi generasi unggul yang beradab dan bermanfaat bagi umat juga bangsa. Beliau punya kemampuan membuat cerita yang unik sehingga mampu dipahami juga diadaptasi oleh anak keturunannya. Beliau menyampaikan cerita para nabi dan para sahabat yang akrab dengan kehidupan mereka. Beliau benar-benar sosok yang memahami jiwa anak. Sehingga sangat merasakan beliau sosok pendidik yang riang, bijak dan menuntun.

              Keenam, Buya Hamka adalah sosok yang soleh dan taat beragama. Buya Hamka selalu menunaikan shalat lima waktu secara berjamaah. Hal ini beliau upayakan di tengah anggota keluarga yang tergolong banyak. Bukan saja yang wajib, beliau juga selalu melaksanakan shalat malam (tahajut dan witir), di samping shalat rawatib dan dhuha pagi hari. Hal tersebut ditambah lagi dengan kedisiplinan beliau untuk melaksanakan shaum sunah setiap Senin-Kamis, dan sebagainya.

              Ketujuh, Buya Hamka adalah sosok yang perhatian dan peduli pada keluarga dan sesama. Ya, Buya Hamka adalah sosok kepala keluarga yang sangat perhatian pada keluarga. Hal ini beliau wujudkan dengan mendengar keluhan dan memenuhi kebutuhan keluarga yang memang membutuhkan bantuan. Hal tersebut menjadi inspirasi juga bagi beliau untuk peduli pada sesama, terutama bagi tetangga dan masyarakat sekitar. Bukan saja yang warga muslim tapi juga yang non muslim.

              Kedelapan, Buya Hamka adalah sosok ulama dan dai yang idealis. Hal ini dibuktikan dengan pemahaman dan konsistensi beliau dengan berbagai ajaran Islam, terutama bila dihadap-hadapkan dengan urusan duniawi. Bagi beliau, seluruh aspek dalam kehidupan ini tidak bisa dipisahkan dari ajaran agama. Bahkan agama mesti menjadi mahkota dan kompas yang mengarahkannya. Menurut beliau, memahami sesuatu dari kaca mata Islam yang sempurna dan luas dalam memandang segala hal adalah kunci sesuatu menjadi terarah.

              Kesembilan, Buya Hamka adalah sosok yang toleran pada perbedaan. Walau pun terkenal idealis dengan pemahaman dan sikapanya, Buya Hamka tetap menghormati dan menghargai perbedaan dengan siapapun. Walau idealis, beliau tetap menyampaikan pandangan dan sikapnya dengan cara-cara yang sangat lembut. Dalam menyampaikan nasehat keagamaan di berbagai forum pengajian, misalnya, beliau sampaikan dengan cara yang santun dan tak melukai perasaan siapapun. Beliau pun mengajarkan pada keluarganya bagaimana seharusnya hidup dan menjalani kehidupan keluarga sekaligus sosial dengan memberi rasa nyaman bagi semua.

              Kesepuluh, Buya Hamka adalah sosok yang sangat dikenal  mempermudah dalam beragama. Beliau pun mengajarkan agar tidak berlebihan dalam segala hal, termasuk dalam beragama. Sehingga bila ada permasalahan dan perbedaan pandangan,  diupayakan untuk diselesaikan dengan hati jernih dan akal yang sehat. Menghadapi sesuatu tidak perlu menyinggung dan tidak dengan menyakiti orang lain. Sebab agama adalah jalan petunjuk yang mesti disampaikan dengan damai dan untuk tujuan damai. Agama mesti mempermudah dan tidak mempersulit.

              Dalam hal mencari jodoh bagi anak-anaknya, misalnya, beliau tidak memaksa dan mengharuskan mereka menikah dengan standar yang menyusahkan, malah sangat memudahkan. Sehingga beliau pun selalu berupaya untuk merestui setiap apa yang dilakukan oleh anak-anaknya. Beliau mengingatkan anak-anaknya bahwa cakupan ajaran agama Islam itu luas namun pelaksanannya mudah dan dipermudah, sehingga tidak boleh mempersulit dengan alasan apapun. Beliau pun selalu berupaya untuk mengafirmasi setiap kebiasaan baik yang dilakukan oleh anak-anak dan cucu-cucunya.

              Kesebelas, Buya Hamka adalah sosok teladan yang layak diteladani. Beliau pun selalu menjadi contoh untuk setiap nasehat dan sikapnya. Beliau mengajarkan agar menjalani kehidupan ini dengan ikhlas dan sederhana. Hal ini bukan saja diajarkan atau sekadar dikatakan, tapi memang beliau sendiri melaksanakan atau mengaplikasikannya. Hal ini bisa dirasakan oleh keluarga, bahkan oleh mereka yang pernah mengenal sosok beliau. Buya Hamka pun benar-benar mewarnai kehidupan dan pemikiran anak dan cucu-cucunya, juga masyarakat luas lintas latar belakang. Sehingga keluarga dan masyarakat umum pun merasakan betapa beliau memang hadir dan memberi warna dalam kehidupan mereka.

              Keduabelas, Buya Hamka adalah sosok pembaca dan penulis handal. Salah satu kebiasaan dan rutinitas beliau sehari-hari selain berdakwah melalui TV dan Radio adalah membaca, termasuk menulis artikel dan buku. Hal ini menjadi inspirasi bagi anak-anak dan cucu-cucunya kelak untuk menekuni dunia kepenulisan, walaupun mereka berprofesi di bidang yang berbeda. Beliau pun tak hanya membaca kitab dan menulis buku juga artikel untuk berbagai media, tapi juga memastikan anak-anak dan cucu-cucunya memiliki semangat yang sama yaitu membaca dan menulis. 

              Singkatnya, Buya Hamka adalah sosok yang multi talenta, jenius dan telaten dalam banyak hal. Sehingga beliau pun dikenal bukan saja baik di dalam (keluarga) tapi juga di luar (masyarakat umumnya). Tak heran bila beliau menjadi idola bagi banyak kalangan, baik di dalam maupun di luar negeri. Berbagai kalangan di beberapa negara tetangga seperti Malaysia, Singapura, Brunei Darusalam dan sebagainya pun menjadikan beliau sebagai sosok yang dikenal sebagai ulama, sastrawan dan tokoh besar, sehingga layak diteladani dalam pemahaman dan  pemikiran juga dalam bersikap.

              Buya Hamka tergolong sosok yang sangat sukses dengan seluruh peran dan kontribusinya dalam kehidupan ini, baik bagi umat dan bangsa maupun bagi kemanusiaan. Baginya, kesabaran, keikhlasan, dan doa adalah kunci kesuksesan yang mesti dijaga dengan baik. Beliaupun menjadi sosok ulama soleh, sastrawan ternama dan penulis hebat, bukan dengan duduk santai dan berdiam diri, tapi dengan perjuangan, kerja keras, dan pengorbanan yang tak sedikit.

              Beliau melalui dan mengarungi kehidupannya dengan berliku-liku jalan dan banyak tantangan. Namun beliau bukan sosok yang cengeng lalu mengeluh tanpa berbenah. Beliau menghadapi semua itu dengan semangat membara. Beliau memiliki tekad yang kuat untuk hidup lebih baik dan bermanfaat bagi keluarga dan banyak orang. Beliau memiliki motivasi bahwa siapapun menjadi pewarta kebenaran dengan potensi yang dimilikinya.

              Nama lengkapnya Haji Abdul Malik Karim Amrullah yang disingkat Hamka, lahir pada 17 Februari 1908 di kampung Molek, Maninjau, Sumatra Barat dari pasangan Dr. H. Abdul Karim Amrullah yang dikenal dengan Haji Rasul dan Siti Safiyah Binti Gelanggar yang bergelar Bagindo nan Batuah. Penulis buku Tasawuf Modern, Kesapaduan Iman dan Amal Soleh, Di Bawah Lindungan Kabah, Falsafah Hidup, Lembaga Hidup, Kenang-kenangan Hidup, Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck dan sebagainya, termasuk pengarang Tafsir al-Azhar, salah satu karya monumental dan mashur di tanah Melayu-Nusantara ini,  meninggal di Jakarta pada 24 Juli 1981 pukul 10.41 WIB pada usia 73 tahun 5 bulan. 

              Siapapun kita dan apapun latar belakang kita, sangat elok bila bergiat dan berkesempatan untuk membaca berbagai karya ilmiah tentang Buya Hamka. Sebab Ketua Umum pertama Majelis Ulama Indonesia (MUI) sekaligus Ulama berdarah Muhammadiyah dan tokoh berlatar Masyumi ini sangat kaya pengalaman dan tergolong sosok yang sangat langka selama beberapa dekade terakhir ini. Beliau bukan sosok pendendam, walau karena kepentingan kekuasaan apa yang beliau alami kala itu begitu berat. Karya cucunya kali ini adalah salah satu buku yang menarik dan perlu kita baca dan mereguk berbagai hal yang disuguhkan, agar kita selalu terinspirasi untuk belajar pada Buya Hamka, mendalami ide dan pemikirannya, meneladani sikap serta menapaki prinsip hidupnya. Singkatnya, kita perlu mengenal dan meneladani Buya Hamka, agar langkah dan kontribusi kita selalu terarah dan bermanfaat jangka panjang pada lapak sejarah umat, bangsa dan kemanusiaan. (CM)

              Syamsudin Kadir : Penulis Buku “Ikhtiar Merawat Semesta: Percikan Gagasan dan Kontribusi Muhammadiyah untuk Indonesia dan Dunia”

              muhammadiyah.or.id

              Share98Tweet62Send
              Previous Post

              Saif Ali Khan

              Next Post

              Dewi Yull Berbagi Praktik Baik Pengasuhan Inklusif di Tanwir I Aisyiyah

              InfoLain

              BeritaMu

              Sering Dianggap Bid’ah, Ini Pandangan Muhammadiyah Soal Ziarah Kubur

              10/09/2026
              BeritaMu

              Lewat Turba PWM Jateng, PDM Jepara Didorong Kebut Digitalisasi Data DOM

              10/09/2026
              BeritaMu

              Inspiratif! Psikologi UMS Dampingi Orang Tua Anak Berkebutuhan Khusus Rancang Masa Depan

              10/09/2026
              Next Post
              Dewi Yull Berbagi Praktik Baik Pengasuhan Inklusif di Tanwir I Aisyiyah

              Dewi Yull Berbagi Praktik Baik Pengasuhan Inklusif di Tanwir I Aisyiyah

              Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

              Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

              Stay Connected

                • Trending
                • Comments
                • Latest

                Kaprodi MPI SPs UMJ Hadiri Muktamar Hidayatul Qur’an di Makkah

                05/09/2024

                Kepemimpinan IMM: Dari Nilai Hingga Transformasi Gerakan

                03/10/2025

                MPI PWM Jateng Gelar Pesantren Digital Ramadan, Siapkan Jurnalis Muda Andal!

                18/03/2025

                BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem Enam Hari di Sumut akibat IOD Negatif

                26/11/2025

                Perkuat Internasionalisasi Muhammadiyah, PCIM Arab Saudi Kuatkan Kelembagaan

                0

                Cerita Perkembangan dan Corak Beragam Islam di Amerika

                0

                Ngaji on the Street Makin Asyik saat Belajar Qiroah

                0

                Kompak, Walikota Melton dan Orang tua Siswa Takjub dengan Muhammadiyah Australia College

                0

                Sering Dianggap Bid’ah, Ini Pandangan Muhammadiyah Soal Ziarah Kubur

                10/09/2026

                Inspiratif! Psikologi UMS Dampingi Orang Tua Anak Berkebutuhan Khusus Rancang Masa Depan

                10/09/2026

                Lewat Turba PWM Jateng, PDM Jepara Didorong Kebut Digitalisasi Data DOM

                10/09/2026

                Optimalkan Capaian KPI, PWM Jateng Sambangi PDM Pati

                10/09/2026
                Virtumu – Muhammadiyah All Channel

                Virtumu adalah kumpulan ragam informasi muhammadiyah dari berbagai kanal internet, dengan harapan akan menjadi wahana warta terpadu.

                Follow Us

                Kategori Info

                • BeritaMu (29,380)
                • Hukum Islam (1,633)
                • Kabar PTMA (4,186)
                • KesehatanMu (70)
                • Majelis Virtual (6)
                • Muktamar48 (7)
                • ortomMu (15)
                • sekolahMu (10)
                • Uncategorized (7,428)

                Info terbaru

                Sering Dianggap Bid’ah, Ini Pandangan Muhammadiyah Soal Ziarah Kubur

                10/09/2026

                Inspiratif! Psikologi UMS Dampingi Orang Tua Anak Berkebutuhan Khusus Rancang Masa Depan

                10/09/2026

                Lewat Turba PWM Jateng, PDM Jepara Didorong Kebut Digitalisasi Data DOM

                10/09/2026
                • Tentang
                • Sumber
                • Advertise
                • Privacy & Policy
                • Contact

                © 2025 VM - Virtual Muhammadiyah by Virtumu1912.

                No Result
                View All Result

                © 2025 VM - Virtual Muhammadiyah by Virtumu1912.

                Welcome Back!

                Sign In with Facebook
                Sign In with Google
                OR

                Login to your account below

                Forgotten Password?

                Retrieve your password

                Please enter your username or email address to reset your password.

                Log In