• Tentang
  • Sumber
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Sabtu, April 18, 2026
  • Login
  • Home
  • BeritaMu
    Pelantikan, Ta’aruf, Pelepasan Jamaah Calon Haji dan Muskerda I MUI Kota Medan

    Pelantikan, Ta’aruf, Pelepasan Jamaah Calon Haji dan Muskerda I MUI Kota Medan

    Raih Akreditasi Unggul, IQT UMS Siap Jadi Solusi Kehidupan Umat di Era Modern

    Sekjen PWI Zulmansyah Sekedang Meninggal Dunia

    Dinilai Intoleran, Kebijakan Kacabdis Wilayah I soal MTQ Tuai Kritik Pemuda Muhammadiyah Kota Medan

    Tradisi Mengantar Jemaah Haji di Indonesia, Ini Sejarah dan Maknanya

    Talbiyah dalam Haji: Bolehkah Dilafalkan dengan Komando?

    Trending Tags

    • Kabar PTMA
      Pelantikan, Ta’aruf, Pelepasan Jamaah Calon Haji dan Muskerda I MUI Kota Medan

      Pelantikan, Ta’aruf, Pelepasan Jamaah Calon Haji dan Muskerda I MUI Kota Medan

      Raih Akreditasi Unggul, IQT UMS Siap Jadi Solusi Kehidupan Umat di Era Modern

      Sekjen PWI Zulmansyah Sekedang Meninggal Dunia

      Dinilai Intoleran, Kebijakan Kacabdis Wilayah I soal MTQ Tuai Kritik Pemuda Muhammadiyah Kota Medan

      Tradisi Mengantar Jemaah Haji di Indonesia, Ini Sejarah dan Maknanya

      Talbiyah dalam Haji: Bolehkah Dilafalkan dengan Komando?

      Trending Tags

      • Hukum Islam

        Lafal Takbir Hari Raya Sesuai Tuntunan Rasulullah SAW

        Khutbah Idul Fitri dan Idul Adha 1 Kali atau 2 Kali, dan Haruskah Diawali Takbir?

        Khatib Shalat Id Terlambat Datang, Bagaimana Menyikapinya?

        Unismuh Makassar Dampingi Sukamaju Kembangkan Agroekoeduwisata Buah Naga

        PKP2 PTMA di Unismuh Makassar: Ajang Penguatan Sinergi dan Budaya Prestasi Mahasiswa Muhammadiyah

        Peringati Hari Kesehatan Mental Sedunia, Begini Pesan Dosen Psikologi Unismuh

      • SekolahMu
        SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

        SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

        Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

        Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

        Di SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen, Kemenko PMK Luncurkan Gerakan Tanam 10 Juta Pohon

        Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

        Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

        Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

        Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

        Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

        Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

        Trending Tags

        • Majelis Virtual
        No Result
        View All Result
        Virtumu - Muhammadiyah All Channel
        Advertisement
        • Home
        • BeritaMu
          Pelantikan, Ta’aruf, Pelepasan Jamaah Calon Haji dan Muskerda I MUI Kota Medan

          Pelantikan, Ta’aruf, Pelepasan Jamaah Calon Haji dan Muskerda I MUI Kota Medan

          Raih Akreditasi Unggul, IQT UMS Siap Jadi Solusi Kehidupan Umat di Era Modern

          Sekjen PWI Zulmansyah Sekedang Meninggal Dunia

          Dinilai Intoleran, Kebijakan Kacabdis Wilayah I soal MTQ Tuai Kritik Pemuda Muhammadiyah Kota Medan

          Tradisi Mengantar Jemaah Haji di Indonesia, Ini Sejarah dan Maknanya

          Talbiyah dalam Haji: Bolehkah Dilafalkan dengan Komando?

          Trending Tags

          • Kabar PTMA
            Pelantikan, Ta’aruf, Pelepasan Jamaah Calon Haji dan Muskerda I MUI Kota Medan

            Pelantikan, Ta’aruf, Pelepasan Jamaah Calon Haji dan Muskerda I MUI Kota Medan

            Raih Akreditasi Unggul, IQT UMS Siap Jadi Solusi Kehidupan Umat di Era Modern

            Sekjen PWI Zulmansyah Sekedang Meninggal Dunia

            Dinilai Intoleran, Kebijakan Kacabdis Wilayah I soal MTQ Tuai Kritik Pemuda Muhammadiyah Kota Medan

            Tradisi Mengantar Jemaah Haji di Indonesia, Ini Sejarah dan Maknanya

            Talbiyah dalam Haji: Bolehkah Dilafalkan dengan Komando?

            Trending Tags

            • Hukum Islam

              Lafal Takbir Hari Raya Sesuai Tuntunan Rasulullah SAW

              Khutbah Idul Fitri dan Idul Adha 1 Kali atau 2 Kali, dan Haruskah Diawali Takbir?

              Khatib Shalat Id Terlambat Datang, Bagaimana Menyikapinya?

              Unismuh Makassar Dampingi Sukamaju Kembangkan Agroekoeduwisata Buah Naga

              PKP2 PTMA di Unismuh Makassar: Ajang Penguatan Sinergi dan Budaya Prestasi Mahasiswa Muhammadiyah

              Peringati Hari Kesehatan Mental Sedunia, Begini Pesan Dosen Psikologi Unismuh

            • SekolahMu
              SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

              SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

              Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

              Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

              Di SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen, Kemenko PMK Luncurkan Gerakan Tanam 10 Juta Pohon

              Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

              Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

              Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

              Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

              Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

              Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

              Trending Tags

              • Majelis Virtual
              No Result
              View All Result
              Virtumu - Muhammadiyah All Channel
              No Result
              View All Result
              Home BeritaMu

              Kolom Dr. Arwin : Kritik dan Debat dalam Khazanah Intelektual Islam

              by
              12/05/2023
              in BeritaMu
              0
              Kolom Dr. Arwin : Kritik dan Debat dalam Khazanah Intelektual Islam
              744
              VIEWS
              Share di FacebookShare di TwitterShare di WA

              muhammadiyah.or.id

              Kritik dan Debat dalam Khazanah Intelektual Islam

              WartaTerkait

              Pelantikan, Ta’aruf, Pelepasan Jamaah Calon Haji dan Muskerda I MUI Kota Medan

              Raih Akreditasi Unggul, IQT UMS Siap Jadi Solusi Kehidupan Umat di Era Modern

              Sekjen PWI Zulmansyah Sekedang Meninggal Dunia

              Dinilai Intoleran, Kebijakan Kacabdis Wilayah I soal MTQ Tuai Kritik Pemuda Muhammadiyah Kota Medan

              Oleh : Arwin Juli Rakhmadi Butar-Butar, Dosen FAI UMSU & Kepala OIF UMSU

              Kritik dan debat merupakan dua hal penting dalam khazanah intelektual Islam,
              keduanya merupakan satu sikap tidak menerima begitu saja sebuah anggitan sebelum adanya
              uji sahih atau validasi dari berbagai aspek. Dengan tradisi ini setiap ulama (ilmuwan) di
              peradaban Islam tidak secara mudah menulis dan menyampaikan gagasannya kecuali telah
              dipersiapi dengan sejumlah dalil dan argumentasi yang kuat, selain tetap menjaga dan
              mengindahkan etika akademik yang ada dan berlaku ketika itu. Tidak dipungkiri, dengan
              tradisi kritisisme menumbuhkan sikap kehati-hatian di kalangan ilmuwan Muslim, terutama
              dalam menulis dan bertutur. Tidak dipungkiri pula, dengan sikap ini menjadikan segenap ide
              dan gagasan yang diwariskan para ilmuwan Muslim dahulu menjadi landasan kuat konstruksi
              keilmuan saintifik era modern.
              Dalam khazanah intelektual Islam klasik, tradisi kritik tampaknya merupakan
              fenomena umum yang berlaku ketika itu. Tradisi dan fenomena dialog, debat, diskusi,
              korespondensi, dan saling kritik merupakan hal lazim berlaku ketika itu dan berkembang
              pesat. Ibn Sina (w. 428 H/1037 M) dan Al-Biruni (w. 440 H/1048 M) misalnya, keduanya
              pernah saling berdebat tentang berbagai hal mulai dari persoalan astronomi, fisika,
              matematika, sampai filsafat. Al-Biruni misalnya mengkritik keras aliran filsafat peripatetik
              dalam banyak segi yang justru didukung kuat oleh Ibn Sina. Al-Biruni juga mengkritik
              beberapa doktrin fisika peripatetik Aristotelian, misalnya tentang masalah gerak, gravitasi,
              ruang, dan materi. Namun, pada saat yang sama, dua tokoh besar ini pernah saling
              berkorespondensi dan bekerjasama dalam banyak hal yang mereka sepakati bersama. Hal ini
              tidak lain menunjukkan kesadaran intelektual yang tinggi. Dalam satu hal keduanya berdebat
              dan saling mengkritik, namun dalam hal lainnya keduanya dapat bersepakat dan bekerjasama.
              Salah satu bentuk etos kritisisme sarjana Muslim adalah tumbuhnya tradisi revisi
              suatu terjemahan yang dilakukan lebih dari satu kali. Hal ini dilakukan dalam rangka
              melahirkan versi terjemahan dan atau karya utuh yang lebih efektif, autentik, dan otoritatif.
              Di sini, semangat kritisime sarjana Muslim berkorelasi erat dengan etika dan etos
              pertanggungjawaban ilmiah guna mengungkap kebenaran ilmiah yang sejati dan substansi,
              bukan hal-hal yang diluarnya.

              Di dunia Islam, tradisi kritik yang pada akhirnya memunculkan revisi dan catatan
              antara lain pernah dilakukan beberapa tokoh (ilmuwan) Muslim, antara lain Abu Bakr ar-Razi
              (abad ke-3 H/9 M), dia menulis sebuah buku berjudul “asy-Syukuk ‘ala Jalinus” (Keraguan
              Atas Galen) yang berisi kritikan atas sejumlah pemikiran tokoh-tokoh utama Yunani di

              bidang kedokteran yang hidup sesudah Ptolemeus. Selanjutnya Ibn al-Haitsam (w. 433
              H/1041 M), tokoh pencetus ilmu optik, dia mengkritisi tiga buku Ptolemeus dalam tiga
              bidang keilmuan, yaitu: (1) “al-Manazhir” (bidang optik), (2) “Almagets” (bidang
              astronomi), dan (3) “al-Iqtishahs (bidang astronomi). Kritiknya atas tiga karya Ptolemeus ini
              dia tuangkan dalam bukunya yang berjudul “asy-Syukuk ‘ala Bathlamiyus” (Keraguan atas
              Ptolemeus).
              Buku al-Majisthy atau Almagest yang di kritisi oleh Ibn al-Haitsam adalah teks
              astronomi dan astrologi. Buku ini berisi ringkasan pemikiran para tokoh terdahulu Yunai
              tentang astronomi. Buku ini dipandang sebagai sumber utama astronomi di dunia Islam dan
              di dunia Eropa hingga munculnya pemikiran Copernicus tahun 1543 M. ‘Keraguan’
              terpenting Ibn al-Haitsam atas karya ini adalah penolakannya atas penggunaaan apa yang
              disebut “al-falak al-mu’addil li al-masir”. Ptolemeus menerima standar gerak reguler
              melingkar yang diyakini ilmuwan-ilmuwan astronomi Yunani sejak zaman Plato. Lalu
              berdasarkan penemuan ini, para astronom berikutnya mendapatkan konsepsi Aristoteles
              dalam interpretasinya atas gerak langit ternyata tidak reguler.

              Namun patut di catat, baik Al-Razi maupun Ibn al-Haitsam dalam kritiknya ini sama
              sekali tidak menihilkan kontribusi dua tokoh besar Yunani itu (Galen dan Ptolemeus). Ibn al-
              Haitsam mengetahui persis posisi dan keutamaan seorang Ptolemeus. Tokoh ini memiliki
              pengetahuan mumpuni dalam matematika, geometri, dan astronomi. Bahkan karyanya yang
              dia kritisi (Almagest) merupakan buku induk astronomi yang menjadi inspirasi para astronom
              Muslim silam. Namun dalam konteks ini Ibn al-Haitsam meletakkan kebenaran di atas
              segalanya. Menurutnya, “al-haqq mathlub lidzatihi” (kebenaran adalah esensi yang dicari).
              Setiap ilmuwan tidak terbebas dari kesalahan. Manakala kebenaran adalah tujuan, maka
              wajib mengikutinya dengan hujah dan argumen, bukan dengan sentimen, apalagi tendensi.
              Selain itu, apa yang dikritisi Ibn al-Haitsam hanyalah pada poin-poin yang dia anggap
              salah, keliru, atau kurang tepat, dengan sama sekali tidak menafikan hal-hal lainnya.

              Demikian lagi halnya dengan Al-Razi dalam kritik-kritiknya atas karya Galen tersebut.
              Setara dengan tradisi kritik dalam Islam adalah tradisi debat (Arab: manazharah,
              jadal, bahts) yang merupakan satu diantara tradisi atau metode untuk mengungkap
              kebenaran, yang populer dalam sejarah intelektual Islam klasik, yang hari ini nyaris pudar.
              Menurut Azhari Akmal Tarigan (2022 M/1443 H) dalam karyanya “Etika Akademik Ikhtiar
              Mewujudkan Insan Ululalbab”, menyatakan bahwa seseorang perlu senantiasa memperbaiki
              kualitas debatnya, tidak saja berkenaan dengan materi debat, wawasan, data, fakta, tetapi
              lebih dari itu tidak kalah pentingnya adalah tentang etika (hlm. 199). Tidak dipungkiri, dalam
              debat kerap terjadi upaya saling melemahkan dan meruntuhkan argumentasi lawan debat,
              namun patut dicatat bukan debat dengan merendahkan pribadi dan institusi lawan debat,
              sehingga dalam konteks ini harus dibedakan antara materi debat, pelaku debat, dan institusi
              kedua belah pihak.

              Sejatinya, konsep debat diakomodir di dalam al-Qur’an yaitu QS. an-Nahl [16] : 125,
              yang mana ayat ini memberi opsi cara mengungkap fakta (kebenaran) dengan berdebat
              (jadal) yang esensinya mematahkan argumentasi lawan namun dengan cara yang ‘ahsan’
              (terbaik, lebih baik). Menurut Al-Thabari (w. 310 H/923 M) dalam tafsirnya “Jami’ al-Bayan
              fi Ta’wil al-Qur’an”, kata ‘ahsan’ dalam ayat ini bermakna berdebat dalam bingkai etika dan
              adab (Al-Thabari, t.t.: 7/663).

              Melalui ayat ini juga dapat ditangkap bahwa al-Qur’an tatkala menyampaikan pesan
              dan kesannya kepada manusia menggunakan cara-cara yang rasional. Sebagai manusia yang
              bertutur dan berfikir, lazimnya seseorang (atau sekelompok orang) akan menerima sesuatu
              (berupa saran, masukan, dan kritikan) bahkan akan mengikutinya jika dapat diterima nalar
              (akal). Kebalikannya, sebuah saran, masukan, dan kritikan yang bertentangan dengan nalar,
              terlebih bernuansa tendensi, maka seseorang atau sekelompok orang itu cenderung bahkan

              dipastikan akan menolaknya, yang jika terus dipaksakan akan ada pertentangan, perlawanan,
              dan resistensi, ini sesuatu yang alami. Melalui QS. an-Nahl [16]: 125 ini sekali lagi menjadi
              bukti bahwa tradisi debat (dan kritik) merupakan sebuah tradisi yang bersumber dari dan di
              dalam Islam.

              Dari apa yang telah diuraikan ini, setidaknya memberi kearifan kepada kita hari ini
              bahwa segenap ide, gagasan, dan pemikiran, baik dalam bentuk ucapan (lisan) maupun
              tulisan akan ada konsekuensi dan pertangungjawaban ilmiahnya, selain ada pula konsekuensi
              sosialnya. Oleh karena itu diperlukan kehati-hatian dan kejelian dalam mengutip, menulis,
              dan berucap. Wallahu a’lam[]

              The post Kolom Dr. Arwin : Kritik dan Debat dalam Khazanah Intelektual Islam appeared first on Infomu.

              muhammadiyah.or.id

              Share98Tweet62Send
              Previous Post

              Klasmen SEA Games 2023 com

              Next Post

              SMP Muhammadiyah 3 Tanjung Sari Lepas 258 Pelajar Angkatan ke-55

              InfoLain

              Pelantikan, Ta’aruf, Pelepasan Jamaah Calon Haji dan Muskerda I MUI Kota Medan
              BeritaMu

              Pelantikan, Ta’aruf, Pelepasan Jamaah Calon Haji dan Muskerda I MUI Kota Medan

              18/04/2026
              BeritaMu

              Raih Akreditasi Unggul, IQT UMS Siap Jadi Solusi Kehidupan Umat di Era Modern

              18/04/2026
              BeritaMu

              Sekjen PWI Zulmansyah Sekedang Meninggal Dunia

              18/04/2026
              Next Post

              West Ham vs AZ

              Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

              Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

              Stay Connected

                • Trending
                • Comments
                • Latest

                Kaprodi MPI SPs UMJ Hadiri Muktamar Hidayatul Qur’an di Makkah

                05/09/2024

                Gebrakan Baru! Nasyiatul Aisyiyah Luncurkan 10 Program Unggulan di Tanwir II

                05/09/2025

                Kepemimpinan IMM: Dari Nilai Hingga Transformasi Gerakan

                03/10/2025
                Berkemajuan, Wisuda SMA Trensains Muhammadiyah Sragen: Siswa Diterima Kuliah sebelum Lulus

                Berkemajuan, Wisuda SMA Trensains Muhammadiyah Sragen: Siswa Diterima Kuliah sebelum Lulus

                16/04/2023

                Perkuat Internasionalisasi Muhammadiyah, PCIM Arab Saudi Kuatkan Kelembagaan

                0

                Cerita Perkembangan dan Corak Beragam Islam di Amerika

                0

                Ngaji on the Street Makin Asyik saat Belajar Qiroah

                0

                Kompak, Walikota Melton dan Orang tua Siswa Takjub dengan Muhammadiyah Australia College

                0
                Pelantikan, Ta’aruf, Pelepasan Jamaah Calon Haji dan Muskerda I MUI Kota Medan

                Pelantikan, Ta’aruf, Pelepasan Jamaah Calon Haji dan Muskerda I MUI Kota Medan

                18/04/2026

                Raih Akreditasi Unggul, IQT UMS Siap Jadi Solusi Kehidupan Umat di Era Modern

                18/04/2026

                Sekjen PWI Zulmansyah Sekedang Meninggal Dunia

                18/04/2026

                Dinilai Intoleran, Kebijakan Kacabdis Wilayah I soal MTQ Tuai Kritik Pemuda Muhammadiyah Kota Medan

                18/04/2026
                Virtumu – Muhammadiyah All Channel

                Virtumu adalah kumpulan ragam informasi muhammadiyah dari berbagai kanal internet, dengan harapan akan menjadi wahana warta terpadu.

                Follow Us

                Kategori Info

                • BeritaMu (27,829)
                • Hukum Islam (1,412)
                • Kabar PTMA (3,515)
                • KesehatanMu (70)
                • Majelis Virtual (6)
                • Muktamar48 (7)
                • ortomMu (15)
                • sekolahMu (10)
                • Uncategorized (7,428)

                Info terbaru

                Pelantikan, Ta’aruf, Pelepasan Jamaah Calon Haji dan Muskerda I MUI Kota Medan

                Pelantikan, Ta’aruf, Pelepasan Jamaah Calon Haji dan Muskerda I MUI Kota Medan

                18/04/2026

                Raih Akreditasi Unggul, IQT UMS Siap Jadi Solusi Kehidupan Umat di Era Modern

                18/04/2026

                Sekjen PWI Zulmansyah Sekedang Meninggal Dunia

                18/04/2026
                • Tentang
                • Sumber
                • Advertise
                • Privacy & Policy
                • Contact

                © 2025 VM - Virtual Muhammadiyah by Virtumu1912.

                No Result
                View All Result

                © 2025 VM - Virtual Muhammadiyah by Virtumu1912.

                Welcome Back!

                Sign In with Facebook
                Sign In with Google
                OR

                Login to your account below

                Forgotten Password?

                Retrieve your password

                Please enter your username or email address to reset your password.

                Log In