• Tentang
  • Sumber
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Selasa, April 21, 2026
  • Login
  • Home
  • BeritaMu

    Harga LPG Non Subsidi Resmi Naik! Tabung 12 Kg Tembus Rp 228 Ribu

    Mulai 2026, Masa Tinggal Jemaah Haji Mau Dikurangi Jadi 38 Hari

    Literasi sebagai Pilar Kaderisasi Muhammadiyah Membangun Tradisi Pengetahuan melalui Pengalaman Aktivisme

    Pagi ini, Kloter 1 JCH Sumut Masuk Asrama, Malamnya Terbang Menuju Madinah

    Miqat Makani: Menentukan Titik Awal Ihram dalam Perjalanan Haji dan Umrah

    Kebijakan Kemenkes terkait Nutri Level Terkesan Kompromistis dan Ambigu

    Trending Tags

    • Kabar PTMA

      Harga LPG Non Subsidi Resmi Naik! Tabung 12 Kg Tembus Rp 228 Ribu

      Mulai 2026, Masa Tinggal Jemaah Haji Mau Dikurangi Jadi 38 Hari

      Literasi sebagai Pilar Kaderisasi Muhammadiyah Membangun Tradisi Pengetahuan melalui Pengalaman Aktivisme

      Pagi ini, Kloter 1 JCH Sumut Masuk Asrama, Malamnya Terbang Menuju Madinah

      Miqat Makani: Menentukan Titik Awal Ihram dalam Perjalanan Haji dan Umrah

      Kebijakan Kemenkes terkait Nutri Level Terkesan Kompromistis dan Ambigu

      Trending Tags

      • Hukum Islam

        Qiyamul Lail 4 Rakaat, Apakah Pakai Tahiyat Awal?

        Shalat Sunnah Rawatib Apa Saja?

        Shalat Dhuha Secara Berjamaah, Apakah Dituntunkan?

        Lafal Takbir Hari Raya Sesuai Tuntunan Rasulullah SAW

        Khutbah Idul Fitri dan Idul Adha 1 Kali atau 2 Kali, dan Haruskah Diawali Takbir?

        Khatib Shalat Id Terlambat Datang, Bagaimana Menyikapinya?

      • SekolahMu
        SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

        SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

        Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

        Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

        Di SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen, Kemenko PMK Luncurkan Gerakan Tanam 10 Juta Pohon

        Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

        Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

        Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

        Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

        Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

        Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

        Trending Tags

        • Majelis Virtual
        No Result
        View All Result
        Virtumu - Muhammadiyah All Channel
        Advertisement
        • Home
        • BeritaMu

          Harga LPG Non Subsidi Resmi Naik! Tabung 12 Kg Tembus Rp 228 Ribu

          Mulai 2026, Masa Tinggal Jemaah Haji Mau Dikurangi Jadi 38 Hari

          Literasi sebagai Pilar Kaderisasi Muhammadiyah Membangun Tradisi Pengetahuan melalui Pengalaman Aktivisme

          Pagi ini, Kloter 1 JCH Sumut Masuk Asrama, Malamnya Terbang Menuju Madinah

          Miqat Makani: Menentukan Titik Awal Ihram dalam Perjalanan Haji dan Umrah

          Kebijakan Kemenkes terkait Nutri Level Terkesan Kompromistis dan Ambigu

          Trending Tags

          • Kabar PTMA

            Harga LPG Non Subsidi Resmi Naik! Tabung 12 Kg Tembus Rp 228 Ribu

            Mulai 2026, Masa Tinggal Jemaah Haji Mau Dikurangi Jadi 38 Hari

            Literasi sebagai Pilar Kaderisasi Muhammadiyah Membangun Tradisi Pengetahuan melalui Pengalaman Aktivisme

            Pagi ini, Kloter 1 JCH Sumut Masuk Asrama, Malamnya Terbang Menuju Madinah

            Miqat Makani: Menentukan Titik Awal Ihram dalam Perjalanan Haji dan Umrah

            Kebijakan Kemenkes terkait Nutri Level Terkesan Kompromistis dan Ambigu

            Trending Tags

            • Hukum Islam

              Qiyamul Lail 4 Rakaat, Apakah Pakai Tahiyat Awal?

              Shalat Sunnah Rawatib Apa Saja?

              Shalat Dhuha Secara Berjamaah, Apakah Dituntunkan?

              Lafal Takbir Hari Raya Sesuai Tuntunan Rasulullah SAW

              Khutbah Idul Fitri dan Idul Adha 1 Kali atau 2 Kali, dan Haruskah Diawali Takbir?

              Khatib Shalat Id Terlambat Datang, Bagaimana Menyikapinya?

            • SekolahMu
              SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

              SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

              Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

              Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

              Di SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen, Kemenko PMK Luncurkan Gerakan Tanam 10 Juta Pohon

              Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

              Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

              Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

              Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

              Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

              Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

              Trending Tags

              • Majelis Virtual
              No Result
              View All Result
              Virtumu - Muhammadiyah All Channel
              No Result
              View All Result
              Home BeritaMu

              Sudah Saatnya Kita Memperbanyak Amal Usaha di Sektor Ekonomi

              by
              10/05/2023
              in BeritaMu
              0
              Sudah Saatnya Kita Memperbanyak Amal Usaha di Sektor Ekonomi
              744
              VIEWS
              Share di FacebookShare di TwitterShare di WA

              muhammadiyah.or.id –

              Sudah Saatnya Kita Memperbanyak Amal Usaha di Sektor Ekonomi

              WartaTerkait

              Harga LPG Non Subsidi Resmi Naik! Tabung 12 Kg Tembus Rp 228 Ribu

              Mulai 2026, Masa Tinggal Jemaah Haji Mau Dikurangi Jadi 38 Hari

              Literasi sebagai Pilar Kaderisasi Muhammadiyah Membangun Tradisi Pengetahuan melalui Pengalaman Aktivisme

              Pagi ini, Kloter 1 JCH Sumut Masuk Asrama, Malamnya Terbang Menuju Madinah

              Oleh: Amidi

              Persyarikatan yang kita cintai ini telah memberikan kontribusi yang tidak kecil terhadap negeri ini, terutama kontribusi  Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) dibidang pendidikan dan kesehatan. Kedua AUM ini tidak hanya ikut membesarkan  persyarikatan Muhammadiyah tetapi telah membantu pemerintah dalam melayani anak negeri ini dalam memenuhi kebutuhan akan pendidikan dan kesehatan-nya. Dengan kata lain, kedua AUM ini telah membantu pemerintah dalam mencerdaskan dan menyehatkan anak negeri ini.

              Dari kiprahnya,   persyarikatan ini semakin diperhitungkan, baik dikancah nasional maupun internasional. Semakin hari keberadaan kedua AUM ini secara kuantitas dan kualitas terus menunjukkan peningkatan. Sehinggai tidak heran, kalau ada anak negeri ini yang non Muhammadiyah dan atau simpatisan Muhamamdiyah sengaja memburu kedua AUM ini. Dengan kata lain, mereka dengan sengaja untuk menempuh pendidikan di Sekolah/Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan sengaja memburu tempat berobat di Rumah Sakit/Klinik atau di fasilitas kesehatan Muhammadiyah.

              Berdasarkan data yang ada, saat ini persyarikatan ini telah memiliki TK/PTQ sebanyak 4.623 unit, SD/MI sebanyak 2.604 unit, SMP/MTS sebanyak 1.772 unit, SMA/SMK/MA sebanyak 1.143 unit,  Ponpes sebanyak 67 unit, PT sebanyak 172 unit, RS sebanyak 119 unit dan klinik sebanyak 600 unit (unismuhpalu, 11 Januari 2021 dan gema uhamka.ac.id, 18 Juli 2021).

              Bila kita memperhatikan data untuk kedua AUM tersebut, sudah cukup memadai untuk menjawab kebutuhan anak negeri ini akan pendidikan dan kesehatan. Apalagi ke depan ini kedua AUM ini akan terus ditingkatkan dan dikembnagkan. Namun, sayang persyarikatan ini belum memaksimalkan AUM di sektor ekonomi.

              Jumlah AUM di sektor ekonomi masih sangat terbatas, seperti  AUM di sektor ekonomi bidang perdagangan, bidang jasa (jasa keuangan/jasa penginapan/hotel/lainnya), bidang percekan, bidang pers, bidang energi dan bidang lainnya. Seperti disitir oleh Sri Herwidya Baskara dalam Solopos.com, 11 November 2022 bahwa hingga tahun 2021 lalu persyarikatan ini baru memiliki 347 baitul mal wa tamwil (BMT), 26 Bank Perkreditan Rakyat Syariah (BPRS), 128 gerai swalayan. Kemduian persyarikatan ini baru memiliki aset sebesar Rp. 320 triliun.

              Jika, kita bandingkan dengan kedua AUM tersebut, AUM di sektor ekonomi  masih jauh sekali. Kondisi ini menunjukkan bahwa kita (warga persyarikatan Muhammadiyah) terutama pengurus persyarikatan (majelis ekonomi) harus sama-sama memikirkan bagaimana memperbanyak/meningkatkan jumlah kepemilikan AUM di sektor ekonomi dengan berbagai bidang ekonomi yang ada.

              Memang sebagian pengurus persyarikatan dan atau pengurus AUM pada dua sektor (pendidikan dan kesehatan) tersebut telah ada yang mengembangkan unit usahanya ke sektor ekonomi dengan beberapa bidang ekonomi tersebut, namun jumlahnya masih terbilang sedikit, masih bisa dilakukan perhitungan dengan jari.

              Misalnya di Kecamatan Cileungsi Kabupaten Bogor, persyarikatan Muhammadiyah-nya telah mengembangkan AUM di sektor ekonomi dengan bidang ekonominya,  BMT, air mineral, konveksi, perdagangan (mart), penginapan/hotel dan beberapa unit bisnis lainnya (muhammadiyah cileungsi.org).

              Misalnya Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) yang telah mengembangkan bisnis bidang perhotelan, energi (POM bensin). Begitu juga dengan persyariktan Muhammadiyah dan atau AUM lain, memang ada yang sudah mulai mengembangkan AUM di sektor ekonomi tersebut, namun sebgian besar baru terbatas pada bidang perdagangan (gerai mart) dan BMT.

              Dari kondisi yang ada, maka memang sudah saatnya kita (persyarikatan Muhammadiyah) merambah  atau mengembangkan AUM di sektor ekonomi. Untuk mendorong agar persyarikatan dan atau AUM yang sudah ada dapat menambah/mengembangkan  AUM di sektor ekonomi dengan berbagai bidang ekonomi tersebut menurut hamat saya setidaknya ada beberapa hal yang harus dilakukan dan menjadi perhatian.

              Beberapa  Hal yang Perlu Dilakukan/diperhatikan

              Perlu melakukan pemetaan potensi. Dalam memetakan potensi ini, kita mulai dengan merapikan data yang kita miliki, mulai dari data keanggotaan, data AUM di sektor pendidikan dan kesehatan dan aset yang kita miliki. Berdasarkan  pengalaman, saya masih kesulitan menemukan data akurat tentang hal tersebut. Memang data tersedia, namun masih simpang siur, sehingga yang ada data perkiraan.

              Ini penting, dalam rangka kita mendorong timbulnya AUM di sektor ekonomi nantinya, karena tidak hanya persyarikatan yang bisa membuka AUM di sektor ekonomi, namun AUM yang sudah ada (pendidikan dan kesehatan) pun dapat mengembangkan AUM nya ke sektor ekonomi. Dengaan adanya pemetaan tersebut dapat diketahui potensi yang kita miliki yang bisa dijadikan faktor kekuatan dalam membuka suatu unit bisnis.

              Menanamkan jiwa bisnis/kewirausahaan.  Blla kita cermati memang tidak berlebihan kalau saya katakan bahwa dalam persyarikatan ini, kita masih kekurangan orang yang memiliki jiwa bisnis,  terutama  secara persyarikatan, namun bila secara individu memang banyak.  Untuk itu tidak ada salahnya kalau dalam menjaring keanggotaan pengurus persyarikatan ke depan orang yang mempunyai instink bisnis ini harus kita rangkul, baik orang didalam persyariktan sendiri maupun dari luar yang mau bergabung dan mau membesarkan Muhammadiyah.

              Memanfaatkan potensi SDM yang ada. Sebenarnya tidak sedikit SDM dalam persyarikatan dan di luar persyarikatan yang bisa diajak bergabung dalam mengembangkan dan atau membuka AUM di sektor ekonomi.  Hanya, bagaimana kita bisa mengakomodasi potensi SDM yang kita miliki tersebut, jangan sampai SDM tersebut dimanfaatkan oleh orang lain (pemerintah/swasta) di luar Muhammadiyah.

              Menumbuhkan  paradigma baru. Dalam rangka mengembangkan persyarikatan ini tidak boleh lagi kita terjebak dengan “mengagungkan-agungkan” dan atau “membesarkan” kedua AUM yang kita miliki (pendidikan dan kesehatan) itu saja, namun sudah saatnya persyariktan  ini harus kita besarkan dengan mendorong timbulnya/mengembangkan AUM di sektor ekonomi. Peluang bisnis tersedia dan kita masih bisa  masuk kedalamnya.

              Kemudian, harus ada kemauan yang kuat untuk berkolaborasi antara AUM yang kuat dengan  yang masih lemah dan atau antara unit persyarikatan yang kuat dengan yang masih lemah  untuk melakukan patungan dalam pendanan dalam menjalankan unit bisnis atau dalam melakoni sektor ekonomi tersebut.

              Saya yakin kita tidak ingin, orang kaya di negeri ini didominasi oleh kalangan non muslim dan atau kalangan non Muhammadiyah. Kita kepingin orang kaya dan terkaya dinegeri adalah orang muslim dan atau dari kalangan Muhammadiyah. Kita dorong timbulnya Chairul Tanjung-Chairul Tanjung baru di negeri ini, kita dorong agar anak negeri ini tidak “kere”. Selamat Berjuang!!!!

              Amidi, Dosen FEB Universitas Muhammadiyah Palembang

              –Read Moremuhammadiyah.or.id

              Share98Tweet62Send
              Previous Post

              Kisah Bung Karno Walk Out Saat Rapat Karena Suatu Alasan

              Next Post

              Ketua PP Muhammadiyah Kukuhkan Pengurus FGM Pusat

              InfoLain

              BeritaMu

              Harga LPG Non Subsidi Resmi Naik! Tabung 12 Kg Tembus Rp 228 Ribu

              21/04/2026
              BeritaMu

              Mulai 2026, Masa Tinggal Jemaah Haji Mau Dikurangi Jadi 38 Hari

              21/04/2026
              BeritaMu

              Literasi sebagai Pilar Kaderisasi Muhammadiyah Membangun Tradisi Pengetahuan melalui Pengalaman Aktivisme

              21/04/2026
              Next Post
              Ketua PP Muhammadiyah Kukuhkan Pengurus FGM Pusat

              Ketua PP Muhammadiyah Kukuhkan Pengurus FGM Pusat

              Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

              Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

              Stay Connected

                • Trending
                • Comments
                • Latest

                Kaprodi MPI SPs UMJ Hadiri Muktamar Hidayatul Qur’an di Makkah

                05/09/2024

                Gebrakan Baru! Nasyiatul Aisyiyah Luncurkan 10 Program Unggulan di Tanwir II

                05/09/2025

                Kepemimpinan IMM: Dari Nilai Hingga Transformasi Gerakan

                03/10/2025

                MPI PWM Jateng Gelar Pesantren Digital Ramadan, Siapkan Jurnalis Muda Andal!

                18/03/2025

                Perkuat Internasionalisasi Muhammadiyah, PCIM Arab Saudi Kuatkan Kelembagaan

                0

                Cerita Perkembangan dan Corak Beragam Islam di Amerika

                0

                Ngaji on the Street Makin Asyik saat Belajar Qiroah

                0

                Kompak, Walikota Melton dan Orang tua Siswa Takjub dengan Muhammadiyah Australia College

                0

                Harga LPG Non Subsidi Resmi Naik! Tabung 12 Kg Tembus Rp 228 Ribu

                21/04/2026

                Mulai 2026, Masa Tinggal Jemaah Haji Mau Dikurangi Jadi 38 Hari

                21/04/2026

                Literasi sebagai Pilar Kaderisasi Muhammadiyah Membangun Tradisi Pengetahuan melalui Pengalaman Aktivisme

                21/04/2026

                Pagi ini, Kloter 1 JCH Sumut Masuk Asrama, Malamnya Terbang Menuju Madinah

                21/04/2026
                Virtumu – Muhammadiyah All Channel

                Virtumu adalah kumpulan ragam informasi muhammadiyah dari berbagai kanal internet, dengan harapan akan menjadi wahana warta terpadu.

                Follow Us

                Kategori Info

                • BeritaMu (27,851)
                • Hukum Islam (1,415)
                • Kabar PTMA (3,532)
                • KesehatanMu (70)
                • Majelis Virtual (6)
                • Muktamar48 (7)
                • ortomMu (15)
                • sekolahMu (10)
                • Uncategorized (7,428)

                Info terbaru

                Harga LPG Non Subsidi Resmi Naik! Tabung 12 Kg Tembus Rp 228 Ribu

                21/04/2026

                Mulai 2026, Masa Tinggal Jemaah Haji Mau Dikurangi Jadi 38 Hari

                21/04/2026

                Literasi sebagai Pilar Kaderisasi Muhammadiyah Membangun Tradisi Pengetahuan melalui Pengalaman Aktivisme

                21/04/2026
                • Tentang
                • Sumber
                • Advertise
                • Privacy & Policy
                • Contact

                © 2025 VM - Virtual Muhammadiyah by Virtumu1912.

                No Result
                View All Result

                © 2025 VM - Virtual Muhammadiyah by Virtumu1912.

                Welcome Back!

                Sign In with Facebook
                Sign In with Google
                OR

                Login to your account below

                Forgotten Password?

                Retrieve your password

                Please enter your username or email address to reset your password.

                Log In