• Tentang
  • Sumber
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Jumat, Juni 19, 2026
  • Login
  • Home
  • BeritaMu

    LAPK Soroti Pembangunan BRT,: Jangan Korbankan Ruang Hijau

    Hijrah yang Tertunda: Ketika Kaderisasi Tidak Lagi Menjadi Kesadaran Peradaban

    MTT PWM Sumut Akan Menggelar PKTW 2026 untuk Perkuat Kaderisasi Ulama Tarjih

    MTT PWM Sumut Akan Menggelar PKTW 2026 untuk Perkuat Kaderisasi Ulama Tarjih

    Islam Berkemajuan Dimulai dari Ranting dan Masjid

    Pemerintah Israel Cabut Hak Administrasi, Tata Ruang Atas Kompleks Masjid Ibrahimi di Kota Hebron

    Pemerintah Israel Cabut Hak Administrasi, Tata Ruang Atas Kompleks Masjid Ibrahimi di Kota Hebron

    PP Aisyiyah Gelar Konperensi Internasional ICAS 2026

    PP Aisyiyah Gelar Konperensi Internasional ICAS 2026

    Trending Tags

    • Kabar PTMA

      LAPK Soroti Pembangunan BRT,: Jangan Korbankan Ruang Hijau

      Hijrah yang Tertunda: Ketika Kaderisasi Tidak Lagi Menjadi Kesadaran Peradaban

      MTT PWM Sumut Akan Menggelar PKTW 2026 untuk Perkuat Kaderisasi Ulama Tarjih

      MTT PWM Sumut Akan Menggelar PKTW 2026 untuk Perkuat Kaderisasi Ulama Tarjih

      Islam Berkemajuan Dimulai dari Ranting dan Masjid

      Pemerintah Israel Cabut Hak Administrasi, Tata Ruang Atas Kompleks Masjid Ibrahimi di Kota Hebron

      Pemerintah Israel Cabut Hak Administrasi, Tata Ruang Atas Kompleks Masjid Ibrahimi di Kota Hebron

      PP Aisyiyah Gelar Konperensi Internasional ICAS 2026

      PP Aisyiyah Gelar Konperensi Internasional ICAS 2026

      Trending Tags

      • Hukum Islam

        1win Casino App for Android – Download the APK

        Chicken Road – Online Casino Slot Offering Wild Chicken Road-Crossing Action

        UP-X онлайн казино – настольные игры

        Покердом – Официальный сайт онлайн казино Pokerdom (2026)

        Nettcasino i Norge

        Gdzie wpisać kod promocyjny Energy Casino – kroki i metody

      • SekolahMu
        SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

        SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

        Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

        Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

        Di SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen, Kemenko PMK Luncurkan Gerakan Tanam 10 Juta Pohon

        Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

        Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

        Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

        Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

        Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

        Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

        Trending Tags

        • Majelis Virtual
        No Result
        View All Result
        Virtumu - Muhammadiyah All Channel
        Advertisement
        • Home
        • BeritaMu

          LAPK Soroti Pembangunan BRT,: Jangan Korbankan Ruang Hijau

          Hijrah yang Tertunda: Ketika Kaderisasi Tidak Lagi Menjadi Kesadaran Peradaban

          MTT PWM Sumut Akan Menggelar PKTW 2026 untuk Perkuat Kaderisasi Ulama Tarjih

          MTT PWM Sumut Akan Menggelar PKTW 2026 untuk Perkuat Kaderisasi Ulama Tarjih

          Islam Berkemajuan Dimulai dari Ranting dan Masjid

          Pemerintah Israel Cabut Hak Administrasi, Tata Ruang Atas Kompleks Masjid Ibrahimi di Kota Hebron

          Pemerintah Israel Cabut Hak Administrasi, Tata Ruang Atas Kompleks Masjid Ibrahimi di Kota Hebron

          PP Aisyiyah Gelar Konperensi Internasional ICAS 2026

          PP Aisyiyah Gelar Konperensi Internasional ICAS 2026

          Trending Tags

          • Kabar PTMA

            LAPK Soroti Pembangunan BRT,: Jangan Korbankan Ruang Hijau

            Hijrah yang Tertunda: Ketika Kaderisasi Tidak Lagi Menjadi Kesadaran Peradaban

            MTT PWM Sumut Akan Menggelar PKTW 2026 untuk Perkuat Kaderisasi Ulama Tarjih

            MTT PWM Sumut Akan Menggelar PKTW 2026 untuk Perkuat Kaderisasi Ulama Tarjih

            Islam Berkemajuan Dimulai dari Ranting dan Masjid

            Pemerintah Israel Cabut Hak Administrasi, Tata Ruang Atas Kompleks Masjid Ibrahimi di Kota Hebron

            Pemerintah Israel Cabut Hak Administrasi, Tata Ruang Atas Kompleks Masjid Ibrahimi di Kota Hebron

            PP Aisyiyah Gelar Konperensi Internasional ICAS 2026

            PP Aisyiyah Gelar Konperensi Internasional ICAS 2026

            Trending Tags

            • Hukum Islam

              1win Casino App for Android – Download the APK

              Chicken Road – Online Casino Slot Offering Wild Chicken Road-Crossing Action

              UP-X онлайн казино – настольные игры

              Покердом – Официальный сайт онлайн казино Pokerdom (2026)

              Nettcasino i Norge

              Gdzie wpisać kod promocyjny Energy Casino – kroki i metody

            • SekolahMu
              SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

              SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

              Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

              Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

              Di SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen, Kemenko PMK Luncurkan Gerakan Tanam 10 Juta Pohon

              Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

              Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

              Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

              Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

              Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

              Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

              Trending Tags

              • Majelis Virtual
              No Result
              View All Result
              Virtumu - Muhammadiyah All Channel
              No Result
              View All Result
              Home BeritaMu

              Pendidikan Vokasi : Solusi Atasi Pengangguran

              by
              05/05/2023
              in BeritaMu
              0
              Pendidikan Vokasi : Solusi Atasi Pengangguran
              744
              VIEWS
              Share di FacebookShare di TwitterShare di WA

              Oleh : Untung*

              PWMJATENG.COM – Menurut data yang dikeluarkan oleh Badan Pusat Statistik (BPS), terdapat sebanyak 8,4 juta orang yang menganggur di Indonesia pada Agustus 2022. Angka tersebut setara dengan 5,86% dari total angkatan kerja nasional. Kelompok usia 20-24 tahun adalah kelompok yang paling banyak mengalami pengangguran, yakni sebanyak 2,54 juta orang atau setara dengan 30,12% dari total pengangguran di Indonesia. Selanjutnya, terdapat pula 1,86 juta jiwa (22,03%) penganggur dari kelompok usia 15-19 tahun, 1,17 juta jiwa (13,84%) dari kelompok usia 25-29 tahun, 608,41 ribu jiwa (7,22%) dari kelompok usia 30-34 tahun, dan 485,54 ribu jiwa (5,76%) dari kelompok usia 60 tahun ke atas. Sedangkan pengangguran dari kelompok usia 35-39 tahun mencapai 439,94 ribu jiwa (5,22%), usia 40-44 tahun 395,17 ribu jiwa (4,69%), usia 45-49 tahun 355,84 ribu jiwa (94,22%), usia 50-54 tahun 324,18 ribu jiwa (3,85%), dan usia 55-59 tahun 254,17 ribu jiwa (3,02%).

              WartaTerkait

              LAPK Soroti Pembangunan BRT,: Jangan Korbankan Ruang Hijau

              Hijrah yang Tertunda: Ketika Kaderisasi Tidak Lagi Menjadi Kesadaran Peradaban

              MTT PWM Sumut Akan Menggelar PKTW 2026 untuk Perkuat Kaderisasi Ulama Tarjih

              Islam Berkemajuan Dimulai dari Ranting dan Masjid

              Total penduduk usia kerja di Indonesia mencapai 209,42 juta jiwa pada Agustus 2022, dan dari jumlah tersebut sebanyak 143,72 juta jiwa termasuk dalam angkatan kerja. Tingkat partisipasi angkatan kerja (TPAK) nasional mencapai 68,63%, dengan rincian TPAK laki-laki sebesar 83,87% dan TPAK perempuan sebesar 53,41%. Dengan adanya data ini, pemerintah perlu mengambil langkah-langkah untuk menurunkan tingkat pengangguran dan meningkatkan partisipasi angkatan kerja, terutama untuk kelompok usia yang paling rentan mengalami pengangguran.

              Pendidikan vokasi menghadapi tantangan dalam menyediakan lulusan dengan kompetensi sesuai industri dan dunia kerja[1]. Strategi untuk meningkatkan mutu pendidikan vokasi terus dirumuskan. Meskipun telah banyak lulusan pendidikan vokasi di Indonesia, tingkat pengangguran terbuka di antara mereka masih cukup tinggi. Bahkan, lulusan sekolah menengah kejuruan menjadi penyumbang terbesar dari angka tersebut. Karena itu, pelatihan bagi lulusan vokasi tetap dibutuhkan agar mereka dapat lebih mudah memasuki pasar kerja.

              Hal ini diperkuat oleh hasil olahan data Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) 2022, yang menunjukkan bahwa jumlah penganggur terbuka lulusan vokasi tahun 2022 mencapai 1,8 juta orang atau 22 persen dari total penganggur. Jumlah terbanyak dari penganggur vokasi ini disumbang oleh lulusan SMK jika dibandingkan dengan lulusan diploma satu (D-1), diploma dua (D-2), dan diploma tiga (D-3).

              Dalam sebuah diskusi bulanan dinamika kependudukan yang digelar secara daring oleh Lembaga Demografi FEB UI, Dwini Handayani, seorang peneliti di lembaga tersebut, memaparkan bahwa angka penganggur vokasi di Indonesia ini tergolong besar. Ratna Indrayanti, peneliti lain di Lembaga Demografi, menambahkan bahwa jumlah penganggur lulusan SMK yang tertinggi berasal dari bidang keahlian teknologi dan rekayasa serta bisnis manajemen, sedangkan yang terendah dari bidang keahlian energi dan pertambangan serta seni dan industri kreatif.

              Baca juga, Halalbihalal UMP, Ketua PWM Jateng : Idulfitri Fenomena Syariat dan Budaya

              Untuk mengatasi masalah pengangguran vokasi ini, beberapa strategi kebijakan perlu diterapkan. Salah satunya adalah pelatihan tenaga kerja yang responsif dan adaptif, sesuai dengan permintaan pasar dan kebutuhan yang heterogen (umur, jender, potensi wilayah, dan jabatan pekerjaan), dengan modul yang fokus pada praktik dan magang. Evaluasi secara berkala juga perlu dilakukan sesuai permintaan pasar.

              Selain itu, dibutuhkan penciptaan lapangan pekerjaan yang berkelanjutan dengan menelusuri lulusan, serta perbaikan basis data lulusan, peningkatan pelatihan keterampilan (lebih dari satu jenis pelatihan), pengembangan sistem informasi pasar tenaga kerja, dan penguatan sistem perlindungan sosial. Semua strategi ini diharapkan dapat memenuhi permintaan tenaga kerja dan mengurangi angka pengangguran vokasi di Indonesia.

              Muhammad Iqbal Abbas, Perencana Ahli Utama Kedeputian Kependudukan dan Ketenagakerjaan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional, menekankan pentingnya adanya peta okupasi nasional sebagai alat untuk menciptakan keselarasan antara kebutuhan okupasi riil industri dan dunia kerja pada suatu area fungsi. Peta ini tidak hanya berguna bagi tenaga kerja, siswa, dan peserta pelatihan untuk pengembangan profesi, tetapi juga bagi lembaga pendidikan dan pelatihan dalam pengembangan kurikulum dan profil lulusan pendidikan dan pelatihan, serta bagi lembaga sertifikasi profesi dalam pengembangan perencanaan dan asesmen. Di sisi lain, otoritas sertifikasi dapat memanfaatkan peta ini untuk pengembangan skema sertifikasi secara nasional. Terakhir, bagi industri dan dunia kerja, peta okupasi nasional ini mendukung rekrutmen berbasis kompetensi dan pengembangan karier profesional sumber daya manusia.

              Ajak Industri Berinvestasi melalui Pendidikan

              Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nadiem Anwar Makarim baru-baru ini mengumumkan program SMK pusat keunggulan (SMK PK) yang diluncurkan pada tahun 2021 untuk memperkuat mutu pendidikan vokasi di sekolah menengah kejuruan (SMK). Program ini merupakan bagian dari transformasi SMK dan dilakukan dengan pemadanan dukungan industri sebagai katalis perwujudan visi pendidikan Indonesia. Pada tahun 2022, program SMK PK telah menjangkau 27,7 persen dari total siswa SMK di Indonesia, meningkat 9,18 persen dari tahun sebelumnya, dengan 1.401 SMK PK tersebar di 34 provinsi dan 365 kabupaten/kota. Nadiem menargetkan pada tahun 2023, akan dikembangkan SMK PK yang mencakup 30,50 persen dari total siswa SMK di Indonesia, dengan 1.551 SMK PK, dan pada tahun 2024, targetnya adalah 41 persen dari total siswa SMK. Kemendikbudristek memprioritaskan SMK PK berdasarkan jumlah murid untuk memastikan sumber daya yang digunakan secara efektif untuk membantu masyarakat[2].

              Program SMK PK yang dijalankan oleh pemerintah Indonesia memiliki kontribusi yang sangat penting dari industri dalam memperkuat talenta tenaga kerja. Sebagai contohnya, PT Panasonic Manufacturing Indonesia memberikan skema pemadanan dana (SPD) pada 20 SMK PK dengan investasi Rp 7,2 miliar dan PT Profesional Telekomunikasi Indonesia memberikan total investasi Rp 5 miliar untuk SMK PK Wisudha Karya, Kudus, dalam rangka mengembangkan kompetensi keahlian mekatronika.

              Pemerintah Indonesia memiliki komitmen yang kuat untuk memastikan bahwa pendidikan vokasi tidak menjadi penyumbang pengangguran. Hal tersebut dibuktikan dengan dikeluarkannya Instruksi Presiden tentang Revitalisasi SMK pada tahun 2016 dan dibentuknya Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi pada tahun 2019. Selain itu, dukungan pada pendidikan vokasi semakin kuat dengan dikeluarkannya Perpres Nomor 68/2022 tentang Revitalisasi Pendidikan dan Pelatihan Vokasi[3].

              Pendidikan Vokasi dan Pelatihan Vokasi

              Vokasi tidak hanya mencakup pendidikan formal di sekolah atau perguruan tinggi, tetapi juga mencakup pelatihan yang terintegrasi dengan dunia industri dan kerja. Pelatihan vokasi bertujuan untuk meningkatkan keterampilan dan kompetensi tenaga kerja sesuai dengan kebutuhan industri dan pasar kerja. Dengan pelatihan vokasi yang baik, tenaga kerja dapat memiliki keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan industri dan dapat memperoleh pekerjaan yang lebih baik. Oleh karena itu, penting bagi industri dan dunia pendidikan untuk bekerja sama dalam menyediakan pelatihan vokasi yang terintegrasi dengan kebutuhan industri dan pasar kerja.

              Pendidikan dan pelatihan vokasi dianggap sebagai metode strategis untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Indonesia. Namun, standarisasi kompetensi pendidikan dan pelatihan vokasi masih belum merata di seluruh wilayah Indonesia. Oleh karena itu, industri perlu menyediakan pengajar yang berbasis kurikulum yang tepat agar industri tidak hanya menjadi tempat magang bagi para siswa.

              Ketua Bidang Ketenagakerjaan Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo), Anton Supit, menyatakan bahwa sistem pendidikan dan pelatihan vokasi sangat tepat untuk meningkatkan kompetensi dan kualitas tenaga kerja. Dalam sistem pelatihan vokasi, pertukaran ilmu dan keterampilan antara perusahaan industri dan tenaga kerja menjadi lebih mudah. Anton mencontohkan bahwa PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMI) telah berhasil menjalankan sistem pelatihan vokasi yang baik dengan memberikan keterampilan selama enam bulan bagi tenaga kerja. Para lulusan pelatihan vokasi TMMI pun dapat terserap menjadi karyawan PT TMMI.

              Apa Upaya yang Harus Dilakukan?

              Terdapat beberapa cara yang dapat dilakukan untuk menjadikan pendidikan vokasi dalam hal ini SMK untuk mengatasi pengangguran, di antaranya:

              Menyediakan kurikulum yang relevan dengan kebutuhan industri: Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) perlu menyesuaikan kurikulumnya dengan kebutuhan industri saat ini. Dengan demikian, siswa SMK akan memiliki keterampilan dan kompetensi yang dibutuhkan oleh industri, sehingga mereka lebih mudah diterima dan menjadi produktif setelah lulus.

              Menyediakan fasilitas dan sarana yang memadai: SMK harus menyediakan fasilitas dan sarana yang memadai, seperti laboratorium, peralatan, dan teknologi terbaru, agar siswa dapat belajar dan berlatih dengan optimal. Hal ini akan membantu siswa untuk mendapatkan pengalaman praktis yang sesuai dengan dunia kerja.

              Menyediakan pelatihan dan magang di industri: SMK dapat bekerja sama dengan industri untuk menyediakan program pelatihan dan magang bagi siswa. Dengan magang, siswa akan mendapatkan pengalaman praktis dan keterampilan yang lebih baik, sehingga lebih siap untuk terjun ke dunia kerja.

              Memperluas jaringan kerja: SMK dapat memperluas jaringan kerja dengan industri dan perusahaan untuk memudahkan siswa mendapatkan pekerjaan setelah lulus. Hal ini dapat dilakukan melalui kegiatan seperti seminar, pertemuan, atau acara yang melibatkan dunia industri.

              Menyediakan konseling karir: SMK dapat menyediakan konseling karir bagi siswa untuk membantu mereka memilih jalur karir yang sesuai dengan minat dan bakat mereka. Dengan begitu, siswa akan lebih siap untuk terjun ke dunia kerja dan memiliki kesempatan yang lebih baik untuk sukses di masa depan.

              Dengan melakukan cara-cara di atas, diharapkan SMK dapat menjadi solusi dalam mengatasi pengangguran dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Indonesia.

              [1] https://batukarinfo.com/komunitas/articles/mengatasi-pengangguran-dari-pendidikan-vokasi

              [2] https://news.republika.co.id/berita/rsdcqr423/nadiem-targetkan-program-smk-pk-cakup-305-persen-siswa-pada-2023

              [3] https://www.kompas.id/baca/humaniora/2023/04/02/mengatasi-pengangguran-dari-pendidikan-vokasi

              *Majelis Pembinaan Kesejahteraan Sosial (MPKS)

              Editor : M Taufiq Ulinuha

              The post Pendidikan Vokasi : Solusi Atasi Pengangguran appeared first on PWM Jawa Tengah.

              muhammadiyah.or.id

              Share98Tweet62Send
              Previous Post

              Kultur Kepemimpinan Muhammadiyah

              Next Post

              Tak Hanya Tahfiz dan Tahsin, Sudah Saatnya PontrenMu Fokus ke Ilmu ‘Alat

              InfoLain

              BeritaMu

              LAPK Soroti Pembangunan BRT,: Jangan Korbankan Ruang Hijau

              18/06/2026
              BeritaMu

              Hijrah yang Tertunda: Ketika Kaderisasi Tidak Lagi Menjadi Kesadaran Peradaban

              18/06/2026
              MTT PWM Sumut Akan Menggelar PKTW 2026 untuk Perkuat Kaderisasi Ulama Tarjih
              BeritaMu

              MTT PWM Sumut Akan Menggelar PKTW 2026 untuk Perkuat Kaderisasi Ulama Tarjih

              18/06/2026
              Next Post
              Nobar Film Buya HAMKA, KH. Tafsir : Teladani HAMKA Dakwah Harus Menyesuaikan Perkembangan Zaman

              Nobar Film Buya HAMKA, KH. Tafsir : Teladani HAMKA Dakwah Harus Menyesuaikan Perkembangan Zaman

              Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

              Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

              Stay Connected

                • Trending
                • Comments
                • Latest

                Kaprodi MPI SPs UMJ Hadiri Muktamar Hidayatul Qur’an di Makkah

                05/09/2024

                Kepemimpinan IMM: Dari Nilai Hingga Transformasi Gerakan

                03/10/2025

                MPI PWM Jateng Gelar Pesantren Digital Ramadan, Siapkan Jurnalis Muda Andal!

                18/03/2025

                Gebrakan Baru! Nasyiatul Aisyiyah Luncurkan 10 Program Unggulan di Tanwir II

                05/09/2025

                Perkuat Internasionalisasi Muhammadiyah, PCIM Arab Saudi Kuatkan Kelembagaan

                0

                Cerita Perkembangan dan Corak Beragam Islam di Amerika

                0

                Ngaji on the Street Makin Asyik saat Belajar Qiroah

                0

                Kompak, Walikota Melton dan Orang tua Siswa Takjub dengan Muhammadiyah Australia College

                0

                LAPK Soroti Pembangunan BRT,: Jangan Korbankan Ruang Hijau

                18/06/2026

                Hijrah yang Tertunda: Ketika Kaderisasi Tidak Lagi Menjadi Kesadaran Peradaban

                18/06/2026

                Islam Berkemajuan Dimulai dari Ranting dan Masjid

                18/06/2026
                MTT PWM Sumut Akan Menggelar PKTW 2026 untuk Perkuat Kaderisasi Ulama Tarjih

                MTT PWM Sumut Akan Menggelar PKTW 2026 untuk Perkuat Kaderisasi Ulama Tarjih

                18/06/2026
                Virtumu – Muhammadiyah All Channel

                Virtumu adalah kumpulan ragam informasi muhammadiyah dari berbagai kanal internet, dengan harapan akan menjadi wahana warta terpadu.

                Follow Us

                Kategori Info

                • BeritaMu (28,463)
                • Hukum Islam (1,430)
                • Kabar PTMA (3,826)
                • KesehatanMu (70)
                • Majelis Virtual (6)
                • Muktamar48 (7)
                • ortomMu (15)
                • sekolahMu (10)
                • Uncategorized (7,428)

                Info terbaru

                LAPK Soroti Pembangunan BRT,: Jangan Korbankan Ruang Hijau

                18/06/2026

                Hijrah yang Tertunda: Ketika Kaderisasi Tidak Lagi Menjadi Kesadaran Peradaban

                18/06/2026

                Islam Berkemajuan Dimulai dari Ranting dan Masjid

                18/06/2026
                • Tentang
                • Sumber
                • Advertise
                • Privacy & Policy
                • Contact

                © 2025 VM - Virtual Muhammadiyah by Virtumu1912.

                No Result
                View All Result

                © 2025 VM - Virtual Muhammadiyah by Virtumu1912.

                Welcome Back!

                Sign In with Facebook
                Sign In with Google
                OR

                Login to your account below

                Forgotten Password?

                Retrieve your password

                Please enter your username or email address to reset your password.

                Log In