• Tentang
  • Sumber
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Senin, Mei 18, 2026
  • Login
  • Home
  • BeritaMu

    Jaring Bibit Unggul Tenis Meja, Universitas Muhammadiyah Purwokerto Sukses Gelar Muhammadiyah Games 2026

    Percepat Migrasi E-KTAM, PDM Karanganyar Dorong Digitalisasi Administrasi Lewat SatuMu

    Asah Karakter Calon Jaksa, Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta Terjunkan Tim ke PRM Ngadirejo

    Dorong Kemandirian Ekonomi, Ratusan Perempuan Hadiri Puncak Milad Aisyiyah ke-109 di Jepara

    Sasar Isu Lingkungan, PDM Lantik Pengurus LBH AP Muhammadiyah Kabupaten Pekalongan

    Refleksi Milad ke-95 Nasyiatul Aisyiyah: Srikandi Penjaga Arah Peradaban

    Trending Tags

    • Kabar PTMA

      Jaring Bibit Unggul Tenis Meja, Universitas Muhammadiyah Purwokerto Sukses Gelar Muhammadiyah Games 2026

      Percepat Migrasi E-KTAM, PDM Karanganyar Dorong Digitalisasi Administrasi Lewat SatuMu

      Asah Karakter Calon Jaksa, Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta Terjunkan Tim ke PRM Ngadirejo

      Dorong Kemandirian Ekonomi, Ratusan Perempuan Hadiri Puncak Milad Aisyiyah ke-109 di Jepara

      Sasar Isu Lingkungan, PDM Lantik Pengurus LBH AP Muhammadiyah Kabupaten Pekalongan

      Refleksi Milad ke-95 Nasyiatul Aisyiyah: Srikandi Penjaga Arah Peradaban

      Trending Tags

      • Hukum Islam

        Mengalihkan Penyembelihan Dam ke Tanah Air, Bagaimana Hukumnya?

        Qiyamul Lail 4 Rakaat, Apakah Pakai Tahiyat Awal?

        Shalat Sunnah Rawatib Apa Saja?

        Shalat Dhuha Secara Berjamaah, Apakah Dituntunkan?

        Lafal Takbir Hari Raya Sesuai Tuntunan Rasulullah SAW

        Khutbah Idul Fitri dan Idul Adha 1 Kali atau 2 Kali, dan Haruskah Diawali Takbir?

      • SekolahMu
        SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

        SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

        Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

        Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

        Di SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen, Kemenko PMK Luncurkan Gerakan Tanam 10 Juta Pohon

        Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

        Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

        Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

        Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

        Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

        Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

        Trending Tags

        • Majelis Virtual
        No Result
        View All Result
        Virtumu - Muhammadiyah All Channel
        Advertisement
        • Home
        • BeritaMu

          Jaring Bibit Unggul Tenis Meja, Universitas Muhammadiyah Purwokerto Sukses Gelar Muhammadiyah Games 2026

          Percepat Migrasi E-KTAM, PDM Karanganyar Dorong Digitalisasi Administrasi Lewat SatuMu

          Asah Karakter Calon Jaksa, Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta Terjunkan Tim ke PRM Ngadirejo

          Dorong Kemandirian Ekonomi, Ratusan Perempuan Hadiri Puncak Milad Aisyiyah ke-109 di Jepara

          Sasar Isu Lingkungan, PDM Lantik Pengurus LBH AP Muhammadiyah Kabupaten Pekalongan

          Refleksi Milad ke-95 Nasyiatul Aisyiyah: Srikandi Penjaga Arah Peradaban

          Trending Tags

          • Kabar PTMA

            Jaring Bibit Unggul Tenis Meja, Universitas Muhammadiyah Purwokerto Sukses Gelar Muhammadiyah Games 2026

            Percepat Migrasi E-KTAM, PDM Karanganyar Dorong Digitalisasi Administrasi Lewat SatuMu

            Asah Karakter Calon Jaksa, Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta Terjunkan Tim ke PRM Ngadirejo

            Dorong Kemandirian Ekonomi, Ratusan Perempuan Hadiri Puncak Milad Aisyiyah ke-109 di Jepara

            Sasar Isu Lingkungan, PDM Lantik Pengurus LBH AP Muhammadiyah Kabupaten Pekalongan

            Refleksi Milad ke-95 Nasyiatul Aisyiyah: Srikandi Penjaga Arah Peradaban

            Trending Tags

            • Hukum Islam

              Mengalihkan Penyembelihan Dam ke Tanah Air, Bagaimana Hukumnya?

              Qiyamul Lail 4 Rakaat, Apakah Pakai Tahiyat Awal?

              Shalat Sunnah Rawatib Apa Saja?

              Shalat Dhuha Secara Berjamaah, Apakah Dituntunkan?

              Lafal Takbir Hari Raya Sesuai Tuntunan Rasulullah SAW

              Khutbah Idul Fitri dan Idul Adha 1 Kali atau 2 Kali, dan Haruskah Diawali Takbir?

            • SekolahMu
              SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

              SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

              Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

              Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

              Di SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen, Kemenko PMK Luncurkan Gerakan Tanam 10 Juta Pohon

              Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

              Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

              Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

              Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

              Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

              Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

              Trending Tags

              • Majelis Virtual
              No Result
              View All Result
              Virtumu - Muhammadiyah All Channel
              No Result
              View All Result
              Home BeritaMu

              Membaca Pilihan Politik Warga Muhammadiyah

              by
              27/04/2023
              in BeritaMu
              0
              Membaca Pilihan Politik Warga Muhammadiyah
              744
              VIEWS
              Share di FacebookShare di TwitterShare di WA

              Oleh : Gus Zuhron Arrofi*

              PWMJATENG.COM – Rasanya sudah bukan misteri lagi siapa capres yang bakalan berlaga dalam pemilu 2024. Sebagian telah dideklarasikan oleh para pengusungnya dan sebagian lagi masih menunggu waktu yang tepat untuk melakukan deklarasi. Tiga nama teratas dalam banyak lembaga survey adalah nama-nama yang paling diminati oleh partai politik untuk diusung. Ganjar Pranowo, Prabowo Subianto dan Anies Baswedan. Soal apakah ketiganya benar-benar akan bertanding dalam pemilu yang akan datang sangat bergantung pada dinamika politik yang akan terjadi dalam waktu dekat ini. Dalam kontek pencalonan rakyak tidak punya hak untuk menentukan, melainkan para elit partai yang menjadi penentu. Kekuatan lobi, hitung-hitungan angka elektabilitas dan kekuatan finansial menjadi sebagian faktor penentu mereka akan mengusung siapa.

              WartaTerkait

              Jaring Bibit Unggul Tenis Meja, Universitas Muhammadiyah Purwokerto Sukses Gelar Muhammadiyah Games 2026

              Percepat Migrasi E-KTAM, PDM Karanganyar Dorong Digitalisasi Administrasi Lewat SatuMu

              Asah Karakter Calon Jaksa, Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta Terjunkan Tim ke PRM Ngadirejo

              Dorong Kemandirian Ekonomi, Ratusan Perempuan Hadiri Puncak Milad Aisyiyah ke-109 di Jepara

              Saat ini yang masih menjadi perbincangan serius para begawan partai adalah tentang siapa pasangan calon dan akan berkoalisi dengan partai mana saja. Belum ada kepastian tentang pilihan, semua bersifat prediktif yang dalam hitungan menit ke menit masih berpotensi untuk berubah. Narasi megabungkan platform nasionalis religius tampaknya masih menjadi pilihan yang potensial. Tokoh dengan basis masa Islam baik berasal dari partai maupun ormas diduga kuat akan dilirik oleh para pasangan calon untuk dipinang sebagai pendampingnya. Atau jika bukan berlatar belakang partai dan ormas Islam setidaknya tokoh yang tampak religius atau yang punya irisan dengan basis masa tersebut.

              Pengalaman sejarah pemilu 2019 yang memunculkan polarisasi begitu kuat di tengah masyarakat masih menyisakan bekas yang belum benar-benar hilang. Sentimen anti penguasa dan pembelaan secara berlebihan terhadap penguasa terus terjadi. Tidak jarang penggunaan isu agama sebagai pewarna dalam pembelahan masyarakat turut melanggengkan ketegangan antar berbagai kelompok yang bersiteru. Tidak dapat dipungkiri di antara kelompok masyarakat yang hanyut dalam arus polarisasi tersebut adalah sebagian warga Muhammadiyah. Sekali lagi sebagian warganya bukan Muhammadiyah secara organisatoris dengan segala pemikiran dan kebijakannya.

              Meskipun para elit Muhammadiyah tidak henti-hentinya menyerukan untuk menyudahi polarisasi tersebut namun fakta dilapangan berbicara sebaliknya. Mereka yang memperpanjang durasi ketegangan sejatinya jumlahnya tidaklah banyak namun terkadang menguasai ruang-ruang publik dan media sosial. Jelang tahun politik semacam ini opini-opini sesat kembali ditampilkan untuk menyerang kubu yang bersebrangan. Kampanye hitam dan bernada negatif direproduksi sebagai senjata pemusnah lawan. Tentu fenomena politik semacam ini adalah indikator belum sehatnya demokrasi kita. Sebab tidak sekedar sebagai bentuk dinamika kontestasi melainkan menjurus pada perpecahan di tengah masyarakat.

              Baca juga, Buku : Bingkisan Istimewa Idulfitri

              Dalam menghadapi pemilu 2024 pilihan politik warga Muhammadiyah jelas tidak mungkin tunggal. Sikap organisasi yang netral dan menganjurkan warganya untuk tetap menggunakan hak politiknya menjadikan para aktor persyarikatan bebas menentukan pilihan sesuai dengan seleranya. Ada yang menggunakan hak politik dengan rasional, ada yang transaksional, namun ada pula yang melabuhkan pilihan karena dorongan sentimen rasa keagamaan. Pada bagian sentimen rasa keagamaan ini sesungguhnya tidak lepas dari warisan masa lalu.

              Politisasi agama sering digunakan sebagai alat legitimasi pilihan dukung-mendukung calon yang dianggap paling dekat memperjuangkan kepentingan ummat. Bahkan semangat yang kebablasan itu dianggap sebagai bentuk amar ma’ruf nahi mungkar, memperjuangkan Islam dan menegakkan agama. Cara pandang ini semakin menjadi-jadi ketika melihat kubu lawan sebagai kelompok munafik, kafir, dzolim dan labeling lain yang tendensius. Padahal sudah berulang kali narasi semacam itu tidak pernah menguntungkan dalam kontek perjuangan politik. Ummat Islam sering hanya digunakan sebagai alat pendorong mobil mogok, kekuatan masanya dimanfaatkan namun perannya ditinggalkan.

              Dugaan sementara warga Muhammadiyah terbelah menjadi tiga kelompok.

              Pertama adalah kelompok yang sudah menentukan pilihan. Kelompok ini jauh hari telah mengidentifikasi figur yang akan dipilih. Kalau sosok yang dilirik bisa berlenggang dalam kompetisi pemilihan Presiden maka sudah dapat dipastikan figur itulah yang akan dijadikan rujukan. Apalagi figur yang dimaksud dibumbui dengan narasi agama ataupun aksesoris lain yang semakin mengokohkan keyakinan kalau idolanya adalah sang ratu adil yang bisa membawa bangsa ini jauh lebih baik kedepan. Kalau sudah sampai pada titik ini maka kampanye, penyampaian visi-misi dan bentuk iklan apapun mengenai figur lain tidak akan mengubah selera pilihan. 

              Kedua adalah kelompok yang masih wait and see alias belum terburu-buru menentukan pilihan. Ini adalah kelompok rasional yang melakukan analisis terlebih dahulu sebelum menentukan pilihan. Jumlahnya mungkin tidak banyak namun sikap politiknya dianggap ideal sebagaimana cara berfikir Muhammadiyah yang condong rasional. Kelas kedua ini adalah orang-orang yang tidak fanatik pada keberpihakan figur melainkan fanatik pada keberpihakan ide. Siapapun yang mempunyai gagasan brilian, rasional, komprehensif, terukur dan seterusnya akan dipilih, tidak peduli dari partai apa calon itu akan diusung.

              Ketiga adalah kelompok pragmatis. Mereka yang menentukan pilihan berdasarkan keuntungan yang akan didapat atau yang berpotensi memenangkan pertarungan. Tidak mementingkan soal ide, ideologi, berasal dari partai mana yang penting tujuan jangka pendeknya tercapai. Kemana angin kemenangan bertiup disitu pilihan akan dijatuhkan. Jenis tipologi yang ketiga ini di Muhammadiyah jumlahnya sangat terbatas, tapi keberadaannya dapat dirasakan. Baik pada level elit, menengah maupun masyarakat bawah.

              Saya sendiri sederhana saja, jika di antara para calon ada yang terbaik maka akan saya pilih, jika baik semua saya pilih semua, namun jika tidak ada yang baik saya tetap datang ke TPS sambil senyum-senyum dan masuk ke bilik suara untuk melihat siapa yang fotonya tampak menawan di antara mereka…he….he… Karena siapapun yang jadi Presiden di tahun 2024 tidak mengubah jati diri saya sebagai seorang Muslim yang Muhammadiyah.

              *Sekretaris MPKSDI PWM Jawa Tengah

              The post Membaca Pilihan Politik Warga Muhammadiyah appeared first on PWM Jawa Tengah.

              muhammadiyah.or.id

              Share98Tweet62Send
              Previous Post

              Niat puasa Senin-Kamis

              Next Post

              Muhammadiyah Sedang Persiapkan Hotel Wakaf di Makkah

              InfoLain

              BeritaMu

              Jaring Bibit Unggul Tenis Meja, Universitas Muhammadiyah Purwokerto Sukses Gelar Muhammadiyah Games 2026

              18/05/2026
              BeritaMu

              Percepat Migrasi E-KTAM, PDM Karanganyar Dorong Digitalisasi Administrasi Lewat SatuMu

              18/05/2026
              BeritaMu

              Asah Karakter Calon Jaksa, Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta Terjunkan Tim ke PRM Ngadirejo

              18/05/2026
              Next Post
              Muhammadiyah Sedang Persiapkan Hotel Wakaf di Makkah

              Muhammadiyah Sedang Persiapkan Hotel Wakaf di Makkah

              Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

              Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

              Stay Connected

                • Trending
                • Comments
                • Latest

                Kaprodi MPI SPs UMJ Hadiri Muktamar Hidayatul Qur’an di Makkah

                05/09/2024

                Kepemimpinan IMM: Dari Nilai Hingga Transformasi Gerakan

                03/10/2025

                MPI PWM Jateng Gelar Pesantren Digital Ramadan, Siapkan Jurnalis Muda Andal!

                18/03/2025

                Gebrakan Baru! Nasyiatul Aisyiyah Luncurkan 10 Program Unggulan di Tanwir II

                05/09/2025

                Perkuat Internasionalisasi Muhammadiyah, PCIM Arab Saudi Kuatkan Kelembagaan

                0

                Cerita Perkembangan dan Corak Beragam Islam di Amerika

                0

                Ngaji on the Street Makin Asyik saat Belajar Qiroah

                0

                Kompak, Walikota Melton dan Orang tua Siswa Takjub dengan Muhammadiyah Australia College

                0

                Percepat Migrasi E-KTAM, PDM Karanganyar Dorong Digitalisasi Administrasi Lewat SatuMu

                18/05/2026

                Jaring Bibit Unggul Tenis Meja, Universitas Muhammadiyah Purwokerto Sukses Gelar Muhammadiyah Games 2026

                18/05/2026

                Dorong Kemandirian Ekonomi, Ratusan Perempuan Hadiri Puncak Milad Aisyiyah ke-109 di Jepara

                18/05/2026

                Asah Karakter Calon Jaksa, Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta Terjunkan Tim ke PRM Ngadirejo

                18/05/2026
                Virtumu – Muhammadiyah All Channel

                Virtumu adalah kumpulan ragam informasi muhammadiyah dari berbagai kanal internet, dengan harapan akan menjadi wahana warta terpadu.

                Follow Us

                Kategori Info

                • BeritaMu (28,122)
                • Hukum Islam (1,416)
                • Kabar PTMA (3,676)
                • KesehatanMu (70)
                • Majelis Virtual (6)
                • Muktamar48 (7)
                • ortomMu (15)
                • sekolahMu (10)
                • Uncategorized (7,428)

                Info terbaru

                Percepat Migrasi E-KTAM, PDM Karanganyar Dorong Digitalisasi Administrasi Lewat SatuMu

                18/05/2026

                Jaring Bibit Unggul Tenis Meja, Universitas Muhammadiyah Purwokerto Sukses Gelar Muhammadiyah Games 2026

                18/05/2026

                Dorong Kemandirian Ekonomi, Ratusan Perempuan Hadiri Puncak Milad Aisyiyah ke-109 di Jepara

                18/05/2026
                • Tentang
                • Sumber
                • Advertise
                • Privacy & Policy
                • Contact

                © 2025 VM - Virtual Muhammadiyah by Virtumu1912.

                No Result
                View All Result

                © 2025 VM - Virtual Muhammadiyah by Virtumu1912.

                Welcome Back!

                Sign In with Facebook
                Sign In with Google
                OR

                Login to your account below

                Forgotten Password?

                Retrieve your password

                Please enter your username or email address to reset your password.

                Log In