PWMJATENG.COM, KARANGANYAR – Pimpinan Daerah Muhammadiyah (pdm karanganyar) terus bergerak dinamis dalam memperbarui sistem tata kelola kelembagaan. Langkah konkret ini mewujud melalui kolaborasi strategis bersama Pimpinan Cabang Muhammadiyah (pcm kebakkramat). Kedua pihak sukses menyelenggarakan agenda bimbingan teknis (Bimtek) SatuMu pada Ahad (17/5/2026) yang bertepatan dengan 30 Dzulqo’dah 1447 Hijriah.
Fasilitas Muhammadiyah Training Center (MTC) Kebakkramat menjadi pusat lokasi pelatihan terpadu tersebut. Melalui acara ini, panitia mengusung visi besar untuk mewujudkan manajemen persyarikatan yang akurat dan terintegrasi. Selain itu, momentum tersebut juga menandai era baru pengelolaan data jamaah yang terpusat di Kabupaten Karanganyar.
Apresiasi Langkah Cepat PCM Kebakkramat
Ketua pcm kebakkramat, Paryono, membuka rangkaian acara dengan memberikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh panitia pelaksana. Beliau menegaskan bahwa warga persyarikatan setempat harus menyambut baik hadirnya teknologi modern ini. Sebab, sistem baru ini akan memangkas birokrasi internal organisasi yang selama ini masih bersifat konvensional.
Selanjutnya, Paryono berharap agenda pelatihan ini dapat mempercepat proses migrasi data identitas anggota secara masif. Pengelola menargetkan perubahan Kartu Tanda Anggota muhammadiyah (KTAM) manual menjadi E-KTAM berbasis aplikasi selesai dalam waktu dekat. Oleh karena itu, komitmen dan keaktifan para operator cabang memegang peranan yang sangat krusial.
Urgensi Sistem SatuMu bagi Dakwah Islam
Sementara itu, Ketua PDM Karanganyar, Muhammad Arief Babhier, menilai aspek digitalisasi administrasi merupakan kebutuhan mutlak organisasi modern. Menurutnya, penerapan ekosistem SatuMu akan menjadi pilar utama dalam membangun fondasi dakwah yang kokoh. Langkah strategis ini sekaligus menjadi jawaban atas tantangan perkembangan zaman yang serbacepat.
Melalui integrasi data yang rapi, manajemen persyarikatan muhammadiyah akan menjadi jauh lebih transparan dan akurat. Sistem ini menghubungkan database keanggotaan dari tingkat pusat, daerah, cabang, hingga ke tingkat ranting terkecil. Oleh karena itu, pengurus daerah mengawal ketat jalannya pelatihan ini agar berjalan optimal.
Pendampingan Teknis dari Majelis Pustaka dan Informasi Pusat
Guna memastikan penyerapan materi berjalan dengan baik, panitia menghadirkan instruktur berkompeten dari tingkat pusat. Tim MPI (Majelis Pustaka dan Informasi) PP muhammadiyah turun langsung memberikan pandampingan teknis kepada para peserta. Mereka mengupas tuntas cara pengoperasian platform digital, pengelolaan aset, serta perlindungan privasi data keanggotaan.
Melalui pelaksanaan Bimtek ini, PDM Karanganyar berharap seluruh operator dapat langsung mengaplikasikan ilmu baru tersebut di wilayah masing-masing. Langkah proaktif ini mengukuhkan komitmen persyarikatan dalam menghadirkan gerakan dakwah Islam yang berkemajuan dan tertib administrasi. Alhasil, tata kelola berbasis data terpercaya kini bukan lagi sekadar wacana di level daerah.
Kontributor: Agus S
Editor: Ayma
The post Percepat Migrasi E-KTAM, PDM Karanganyar Dorong Digitalisasi Administrasi Lewat SatuMu appeared first on Muhammadiyah Jateng.



