• Tentang
  • Sumber
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Sabtu, September 19, 2026
  • Login
  • Home
  • BeritaMu

    Hijrah Solusi Membangun Peradaban Ummat Berkemajuan

    PBB Sebut AS Terindikasi Lakukan Kejahatan Perang di Iran

    Buku : Wakaf Pohon Lindung, Membuka Jalan Menuju Peradaban Hijau

    1.730 Bencana Terjadi di Indonesia, Guru Besar UMY Ajak Masyarakat Berbenah dan Menjaga Alam

    PP Muhammadiyah dan Global Peace Foundation Perkuat Aksi Perdamaian

    Kabut Asap Selimuti Sumut, Jarak Pandang Cuma 2 Km

    Trending Tags

    • Kabar PTMA

      Hijrah Solusi Membangun Peradaban Ummat Berkemajuan

      PBB Sebut AS Terindikasi Lakukan Kejahatan Perang di Iran

      Buku : Wakaf Pohon Lindung, Membuka Jalan Menuju Peradaban Hijau

      1.730 Bencana Terjadi di Indonesia, Guru Besar UMY Ajak Masyarakat Berbenah dan Menjaga Alam

      PP Muhammadiyah dan Global Peace Foundation Perkuat Aksi Perdamaian

      Kabut Asap Selimuti Sumut, Jarak Pandang Cuma 2 Km

      Trending Tags

      • Hukum Islam

        Lafal Salam Mengakhiri Shalat dan Salam Penutup Khutbah

        Adakah Azan Iqamah untuk Shalat Sendirian?

        Roh Anak Dikorbankan untuk Pesugihan

        SG Casino: El Playground Definitivo para Sesiones de Juego Cortas y de Alta‑Intensidad

        5Gringos Casino: High‑Intensity Slots & Live Play for Quick Wins

        Magius Casino: Quick‑Hit Slots en Snelle Winsten

      • SekolahMu
        SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

        SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

        Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

        Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

        Di SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen, Kemenko PMK Luncurkan Gerakan Tanam 10 Juta Pohon

        Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

        Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

        Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

        Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

        Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

        Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

        Trending Tags

        • Majelis Virtual
        No Result
        View All Result
        Virtumu - Muhammadiyah All Channel
        Advertisement
        • Home
        • BeritaMu

          Hijrah Solusi Membangun Peradaban Ummat Berkemajuan

          PBB Sebut AS Terindikasi Lakukan Kejahatan Perang di Iran

          Buku : Wakaf Pohon Lindung, Membuka Jalan Menuju Peradaban Hijau

          1.730 Bencana Terjadi di Indonesia, Guru Besar UMY Ajak Masyarakat Berbenah dan Menjaga Alam

          PP Muhammadiyah dan Global Peace Foundation Perkuat Aksi Perdamaian

          Kabut Asap Selimuti Sumut, Jarak Pandang Cuma 2 Km

          Trending Tags

          • Kabar PTMA

            Hijrah Solusi Membangun Peradaban Ummat Berkemajuan

            PBB Sebut AS Terindikasi Lakukan Kejahatan Perang di Iran

            Buku : Wakaf Pohon Lindung, Membuka Jalan Menuju Peradaban Hijau

            1.730 Bencana Terjadi di Indonesia, Guru Besar UMY Ajak Masyarakat Berbenah dan Menjaga Alam

            PP Muhammadiyah dan Global Peace Foundation Perkuat Aksi Perdamaian

            Kabut Asap Selimuti Sumut, Jarak Pandang Cuma 2 Km

            Trending Tags

            • Hukum Islam

              Lafal Salam Mengakhiri Shalat dan Salam Penutup Khutbah

              Adakah Azan Iqamah untuk Shalat Sendirian?

              Roh Anak Dikorbankan untuk Pesugihan

              SG Casino: El Playground Definitivo para Sesiones de Juego Cortas y de Alta‑Intensidad

              5Gringos Casino: High‑Intensity Slots & Live Play for Quick Wins

              Magius Casino: Quick‑Hit Slots en Snelle Winsten

            • SekolahMu
              SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

              SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

              Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

              Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

              Di SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen, Kemenko PMK Luncurkan Gerakan Tanam 10 Juta Pohon

              Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

              Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

              Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

              Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

              Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

              Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

              Trending Tags

              • Majelis Virtual
              No Result
              View All Result
              Virtumu - Muhammadiyah All Channel
              No Result
              View All Result
              Home BeritaMu

              Merayakan Perbedaan dalam Keberagaman

              by
              05/04/2023
              in BeritaMu
              0
              Merayakan Perbedaan dalam Keberagaman
              744
              VIEWS
              Share di FacebookShare di TwitterShare di WA

              muhammadiyah.or.id –

              Merayakan Perbedaan dalam Keberagaman

              WartaTerkait

              Hijrah Solusi Membangun Peradaban Ummat Berkemajuan

              PBB Sebut AS Terindikasi Lakukan Kejahatan Perang di Iran

              Buku : Wakaf Pohon Lindung, Membuka Jalan Menuju Peradaban Hijau

              1.730 Bencana Terjadi di Indonesia, Guru Besar UMY Ajak Masyarakat Berbenah dan Menjaga Alam

              Oleh: Ahsan Jamet Hamidi

              Indonesia, adalah negara besar, yang penduduknya sangat beragam. Baik agama, suku, warna kulit dan rasnya. Salah satu ciri utama warganya adalah, sikap hidup mereka yang menempatkan agama sebagai prinsip penting dalam hidupnya. Tidak hanya itu, symbol Agama juga akan selalu melekat, sebagai identitas penting bagi umumnya warga negara. Sedikit sekali orang Indonesia yang memilih untuk tidak beragama. Jikapun ada, mereka enggan menunjukkan pilihannya itu ke publik.

              Masing-masing pemeluk agama memiliki ritual keagamaan yang secara rutin dirayakan. Tidak heran, jika banyak libur nasional karena alasan ada perayaan agama. Ada yang merayakan ritual tersebut secara individu maupun berjamaah dalam satu agama. Ada juga jenis perayaan ritual keagamaan yang sarat nilai sosial dan kemanusiaan secara universal. Perayaan itu dianggap tidak sakral, terbuka, bisa diikuti oleh siapa saja.

              Komunitas muslim Indonesia memiliki budaya unik saat memasuki bulan puasa. Momen itu akan dirayakan secara bersama-sama. Bentuk perayaannya juga beragam. Ada yang melakukan bersih diri dengan cara mandi bersama-sama di sungai ataupun kolam. Ada yang mendatangi kuburan untuk berdoa. Ada yang saling berkirim pesan lewat media social untuk bermaaf-mafaan. Juga ada yang merayakanya dengan cara makan ramai-ramai di tempat ibadah. Seperti tradisi potluck.

              Tradisi Unik di Kantor

              Perayaan seperti itu juga rutin dilakukan di kantor saya, The Asia Foundation Indonesia setiap menjelang puasa. Kami menamakannya dengan istilah “cucurak”. Istilah berbahasa Sunda. Praktiknya simpel, seluruh staf akan berkumpul bersama, lalu makan dan minum beramai-ramai. Tujuannya juga simpel, untuk memperkuat silaturahmi antar staf. Perayaan seperti cucurak ini juga dilakukan dalam rangka menyambut Natal dan Tahun Baru. Ketika perayaan Imlek, kami secara beramai-ramai akan menggunakan pakaian bercorak merah, berfoto bersama dan tidak lupa, berbagi hadiah dengan yang lain.

              Masing-masing staf akan membawa berbagai jenis makanan dan minuman unik, dan enak. Semua dikumpulkan di atas meja, kemudian disantap bersama-sama. Sebelum acara santap makan, akan didahului dengan sambutan dari pimpinan kantor, lalu doa bersama sebelum makan. Uniknya, agenda do’a bersama akan dilakukan sesuai dengan beragam agama yang merepresentasi jumlah pemeluk agama di kantor. Untuk tahun 2023, doa dilakukan dalam 3 agama. Islam, Kristen dan Budha. Hal itu sesuai dengan jenis agama yang dianut oleh kurang lebih 80 staf di kantor.

              Selama 13 tahun saya bekerja di kantor tersebut, sudah mengikuti 13 kali perayaan seperti itu. Semakin lama, ritual perayaan itu semakin kreatif dan meriah. Selain acara doa dan makan-makan, ada games, pembagian hadiah, menyanyi. Semua bergembira dan bahagia. Perayaan khas itu menjadi moment yang dirindukan oleh para staf di kantor.

              Para penggerak perayaan itu berlaku secara bergantian secara alamiah. Menjelang bulan puasa, kawan-kawan Non-Muslim yang aktif bekerja. Ketika hendak masuk waktu Natal dan Tahun Baru, giliran mereka yang beragama Islam lah yang lebih banyak bekerja. Spirit yang terbangun adalah menghidupkan nilai kesalingan dalam menghormati perbedaan dan menjunjung tinggi pilihan agama masing-masing individu.

              Merayakan Perbedaan dengan Gembira

              Sepintas, ritual perayaan tersebut nampak seperti makan-makan biasa. Tidak ada yang istimewa dari tradisi potluck yang biasa terjadi. Namun, jika terlibat aktif dalam perayaan itu, kesan yang muncul sungguh sangat dalam. Ada spirit kebersamaan sangat kuat yang terinternalisasi ke dalam batin para pelakunya. Ada nilai solidaritas, kerukunan yang diteguhkan secara alamiah, lalu termanifestasi secara nyata melalui perayaan bersama itu.

              Sebagai orang yang berlatar belakang pendidikan agama Islam sejak belia, dulu saya tidak terbiasa bergaul dengan orang yang berbeda agama. Namun, budaya kerja di kantor ini, telah mengajarkan saya akan nilai solidaritas, kebersamaan, toleransi, saling menolong sebagai sesama manusia. Nilai kemanusiaan itu menjadi lebih terasa wujudnya. Interaksi personal dengan kawan-kawan satu kantor yang berbeda agama begitu cair, tanpa sekat dan lebih mudah. Saya sama sekali tidak punya sikap curiga, hanya karena alasan berbeda agama.

              Mengapa Tradisi Perayaan Bersama itu penting?

              Seperti yang sudah saya sampaikan di atas, bahwa bagi warga Indonesia, hidup dengan prinsip dan simbol agama itu utama. Memang, ajaran dasar semua agama akan selalu berada pada pusaran kebaikan, kejujuran dan keadilan yang harus dijalankan oleh para pemeluknya. Namun, dalam praktiknya, dimensi agama bisa berkembang jauh merasuk dalam urusan duniawi yang begitu dinamis.

              Wujudnya sangat beragam. Agama tidak semata-mata menjadi kendaraan untuk meraih keselamatan dan kemaslahatan kehidupan dunia dan akhirat. Isu agama, ternyata juga telah digunakan oleh orang-orang tertentu sebagai prasyarat terpenuhinya seseorang dalam meraih posisi dan jabatan tertentu di dunia kerja.

              Dalam kontestasi politik saat pemilihan umum, ada juga yang menjadikan agama sebagai media untuk mendulang dukungan suara. Mereka aktif membangkitkan solidarits semu para konsituennya. Ada juga yang berupaya memperuncing sentimen karena perbedaan pilihan agama. Hal itu dilakukan demi untuk meraih dukungan dan memenangkan kontestasi.

              Agama, terkadang juga diajarkan dengan berbagai macam cara. Ada pengajar agama yang gemar mengungkit sejarah perang antar pemeluk agama di masa lalu. Juga sejarah konflik antar pemeluk agama, atau antar pegiat organisasi keagamaan. Tidak heran, jika ada yang memandang agama seolah sarat dengan kompetisi. Pemeluknya menjadi bersikap curiga, merasa terancam oleh pemeluk agama lain. Bahkan, harus selalu bersiap siaga untuk bertahan atau menyerang. Beragama, seolah identik dengan perang berhadapan dengan mereka yang berbeda dengan dirinya.

              Bagi pemeluk agama yang sifat dasar kepribadiannya tertutup, minim pengetahuan dan pergaulan, ajaran agama yang diajarkan dengan cara seperti itu, bisa-bisa akan menyuburkan sikap penuh curiga kepada pemeluk agama lain. Dalam kondisi seperti ini, agama semakin terjauhkan dari citi-cita luhurnya, yaitu untuk mewujudkan keadaban, keselamatan dan kemaslahatan bagi seluruh ummat manusia.

              Indonesia, yang warganya sangat beragama, memiliki tantangan seperti itu. Peran pemerintah yang kerap menggunakan pendekatan hukum dalam mengatasi tantangan ini dirasa tidak cukup. Praktik dan pengalaman hidup dalam membangun prinsip kesalingan dalam menjaga kerukunan dan kedamaian telah lama ada. Bersikap rileks dan terbuka dalam menghadapi perbedaan, juga telah berjalan lama sekali di Komunitas. Praktik baik itu harus terus dirawat dan dikembangkan. Untuk itulah, kami terus belajar merayakan perbedaan dengan gembira dan bahagia.

              Ahsan Jamet Hamidi, Ketua Pimpinan Ranting Muhammadiyah Legoso, Ciputat Timur

              –Read Moremuhammadiyah.or.id

              Share98Tweet62Send
              Previous Post

              Ustadz Somad

              Next Post

              Muhammadiyah Tidak Membiarkan Pemerintah Bekerja Sendiri untuk Mengentaskan Kemiskinan

              InfoLain

              BeritaMu

              Hijrah Solusi Membangun Peradaban Ummat Berkemajuan

              19/09/2026
              BeritaMu

              PBB Sebut AS Terindikasi Lakukan Kejahatan Perang di Iran

              19/09/2026
              BeritaMu

              Buku : Wakaf Pohon Lindung, Membuka Jalan Menuju Peradaban Hijau

              19/09/2026
              Next Post
              Muhammadiyah Tidak Membiarkan Pemerintah Bekerja Sendiri untuk Mengentaskan Kemiskinan

              Muhammadiyah Tidak Membiarkan Pemerintah Bekerja Sendiri untuk Mengentaskan Kemiskinan

              Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

              Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

              Stay Connected

                • Trending
                • Comments
                • Latest

                Kaprodi MPI SPs UMJ Hadiri Muktamar Hidayatul Qur’an di Makkah

                05/09/2024

                Kepemimpinan IMM: Dari Nilai Hingga Transformasi Gerakan

                03/10/2025

                MPI PWM Jateng Gelar Pesantren Digital Ramadan, Siapkan Jurnalis Muda Andal!

                18/03/2025

                BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem Enam Hari di Sumut akibat IOD Negatif

                26/11/2025

                Perkuat Internasionalisasi Muhammadiyah, PCIM Arab Saudi Kuatkan Kelembagaan

                0

                Cerita Perkembangan dan Corak Beragam Islam di Amerika

                0

                Ngaji on the Street Makin Asyik saat Belajar Qiroah

                0

                Kompak, Walikota Melton dan Orang tua Siswa Takjub dengan Muhammadiyah Australia College

                0

                Hijrah Solusi Membangun Peradaban Ummat Berkemajuan

                19/09/2026

                PBB Sebut AS Terindikasi Lakukan Kejahatan Perang di Iran

                19/09/2026

                Buku : Wakaf Pohon Lindung, Membuka Jalan Menuju Peradaban Hijau

                19/09/2026

                1.730 Bencana Terjadi di Indonesia, Guru Besar UMY Ajak Masyarakat Berbenah dan Menjaga Alam

                19/09/2026
                Virtumu – Muhammadiyah All Channel

                Virtumu adalah kumpulan ragam informasi muhammadiyah dari berbagai kanal internet, dengan harapan akan menjadi wahana warta terpadu.

                Follow Us

                Kategori Info

                • BeritaMu (29,496)
                • Hukum Islam (1,633)
                • Kabar PTMA (4,222)
                • KesehatanMu (70)
                • Majelis Virtual (6)
                • Muktamar48 (7)
                • ortomMu (15)
                • sekolahMu (10)
                • Uncategorized (7,428)

                Info terbaru

                Hijrah Solusi Membangun Peradaban Ummat Berkemajuan

                19/09/2026

                PBB Sebut AS Terindikasi Lakukan Kejahatan Perang di Iran

                19/09/2026

                Buku : Wakaf Pohon Lindung, Membuka Jalan Menuju Peradaban Hijau

                19/09/2026
                • Tentang
                • Sumber
                • Advertise
                • Privacy & Policy
                • Contact

                © 2025 VM - Virtual Muhammadiyah by Virtumu1912.

                No Result
                View All Result

                © 2025 VM - Virtual Muhammadiyah by Virtumu1912.

                Welcome Back!

                Sign In with Facebook
                Sign In with Google
                OR

                Login to your account below

                Forgotten Password?

                Retrieve your password

                Please enter your username or email address to reset your password.

                Log In