YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Dalam rangka semarak Musyawarah Wilayah PWM DIY, MPS PWM DIY melalui FORPAMA (Forum Komunikasi Panti Asuhan Muhammadiyah-Aisyiah) mengadakan acara jambore Panti Asuhan Muhammadiyah dan Aisyiyah se-DIY dengan tema “Bergembira Bersama Menjalin Ukhuwah Dalam Giat Jambore Pandu Santri”, Ahad (22/01).
Tujuan kegiatan ini dalam rangka untuk silaturahmi dengan saling mengenal serta memahami antara santri Panti Asuhan Muhammadiyah Aisyiyah se-DIY. Seperti yang disampaikan oleh Ramanda Wibowo yang merupakan sekertaris FORPAMA mengatakan agar santri dapat saling mengenal.
“Tujuan jambore santri ini selain untuk mengenalkan Gedung PWM DIY yang ada di Gedongkuning juga agar santri saling mengenal antara satu dengan lainnya,” ungkapnya.
Jambore yang diikuti sejumlah 24 panti asuhan Muhammadiyah Aisyiyah se-DIY yang diadakan di lingkungan PWM DIY ini, memberikan pelatihan-pelatihan berupa materi fiqh kepanduan, seminar Hizbul Wathan, pengenalan reptile, dan Pertolongan Pertama Gawat Daruratan.
Materi-materi tersebut dipilih karena memang jarang diberikan di sekolah dan panti asuhan. Selain itu materi yang cenderung lebih menarik, menyenangkan, serta menantang, dengan harapan adanya regenerasi kader Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan.
Ketua panitia pelaksana Rakanda Hadi Rizky Maulana Batubara mengatakan harapan dari kegiatan jambore santri yang diadakan dalam waktu singkat ini (1 hari) agar para santri mempunyai rasa ketertarikan untuk berkepanduan.
Acara jambore santri ini, bekerjasama dengan PKU Muhammdiyah Yogyakarta dan Bantul, FORPAM (Forum Siltaruhami Ambulan), KOKAM Wilayah DIY, dan LazisMu. (FA)



