• Tentang
  • Sumber
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Kamis, Oktober 8, 2026
  • Login
  • Home
  • BeritaMu

    Tembus Peringkat 25 Dunia, Prof Waston UMS Cetak Prestasi Gemilang di Bidang Kajian Islam

    Tim UMS Kembangkan Platform KLIKHMU dan Buku Saku Bantu Mahasiswa Indonesia di Turki

    Buka Peluang Kerja Nakes di Jerman, UMS Gandeng ITPC Hamburg

    Pabrik Obat Muhammadiyah di Kendal Resmi Dibangun, Dorong Kemandirian Farmasi dan Hilirisasi Riset

    Pendaftaran UMS Health Innovation Hackathon 2026 Resmi Dibuka, Peserta Ditantang Hadirkan Solusi Kesehatan

    Lazismu Langkat Salurkan 104 Sepatu Sekolah untuk Para Pejuang Pendidikan

    Trending Tags

    • Kabar PTMA

      Tembus Peringkat 25 Dunia, Prof Waston UMS Cetak Prestasi Gemilang di Bidang Kajian Islam

      Tim UMS Kembangkan Platform KLIKHMU dan Buku Saku Bantu Mahasiswa Indonesia di Turki

      Buka Peluang Kerja Nakes di Jerman, UMS Gandeng ITPC Hamburg

      Pabrik Obat Muhammadiyah di Kendal Resmi Dibangun, Dorong Kemandirian Farmasi dan Hilirisasi Riset

      Pendaftaran UMS Health Innovation Hackathon 2026 Resmi Dibuka, Peserta Ditantang Hadirkan Solusi Kesehatan

      Lazismu Langkat Salurkan 104 Sepatu Sekolah untuk Para Pejuang Pendidikan

      Trending Tags

      • Hukum Islam

        Lafal Salam Mengakhiri Shalat dan Salam Penutup Khutbah

        Adakah Azan Iqamah untuk Shalat Sendirian?

        Roh Anak Dikorbankan untuk Pesugihan

        SG Casino: El Playground Definitivo para Sesiones de Juego Cortas y de Alta‑Intensidad

        5Gringos Casino: High‑Intensity Slots & Live Play for Quick Wins

        Magius Casino: Quick‑Hit Slots en Snelle Winsten

      • SekolahMu
        SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

        SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

        Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

        Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

        Di SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen, Kemenko PMK Luncurkan Gerakan Tanam 10 Juta Pohon

        Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

        Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

        Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

        Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

        Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

        Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

        Trending Tags

        • Majelis Virtual
        No Result
        View All Result
        Virtumu - Muhammadiyah All Channel
        Advertisement
        • Home
        • BeritaMu

          Tembus Peringkat 25 Dunia, Prof Waston UMS Cetak Prestasi Gemilang di Bidang Kajian Islam

          Tim UMS Kembangkan Platform KLIKHMU dan Buku Saku Bantu Mahasiswa Indonesia di Turki

          Buka Peluang Kerja Nakes di Jerman, UMS Gandeng ITPC Hamburg

          Pabrik Obat Muhammadiyah di Kendal Resmi Dibangun, Dorong Kemandirian Farmasi dan Hilirisasi Riset

          Pendaftaran UMS Health Innovation Hackathon 2026 Resmi Dibuka, Peserta Ditantang Hadirkan Solusi Kesehatan

          Lazismu Langkat Salurkan 104 Sepatu Sekolah untuk Para Pejuang Pendidikan

          Trending Tags

          • Kabar PTMA

            Tembus Peringkat 25 Dunia, Prof Waston UMS Cetak Prestasi Gemilang di Bidang Kajian Islam

            Tim UMS Kembangkan Platform KLIKHMU dan Buku Saku Bantu Mahasiswa Indonesia di Turki

            Buka Peluang Kerja Nakes di Jerman, UMS Gandeng ITPC Hamburg

            Pabrik Obat Muhammadiyah di Kendal Resmi Dibangun, Dorong Kemandirian Farmasi dan Hilirisasi Riset

            Pendaftaran UMS Health Innovation Hackathon 2026 Resmi Dibuka, Peserta Ditantang Hadirkan Solusi Kesehatan

            Lazismu Langkat Salurkan 104 Sepatu Sekolah untuk Para Pejuang Pendidikan

            Trending Tags

            • Hukum Islam

              Lafal Salam Mengakhiri Shalat dan Salam Penutup Khutbah

              Adakah Azan Iqamah untuk Shalat Sendirian?

              Roh Anak Dikorbankan untuk Pesugihan

              SG Casino: El Playground Definitivo para Sesiones de Juego Cortas y de Alta‑Intensidad

              5Gringos Casino: High‑Intensity Slots & Live Play for Quick Wins

              Magius Casino: Quick‑Hit Slots en Snelle Winsten

            • SekolahMu
              SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

              SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

              Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

              Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

              Di SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen, Kemenko PMK Luncurkan Gerakan Tanam 10 Juta Pohon

              Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

              Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

              Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

              Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

              Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

              Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

              Trending Tags

              • Majelis Virtual
              No Result
              View All Result
              Virtumu - Muhammadiyah All Channel
              No Result
              View All Result
              Home BeritaMu

              Anak Bukan Angka: Sampai Kapan Korban MBG Harus Berjatuhan?

              admin by admin
              14/08/2026
              in BeritaMu
              0
              744
              VIEWS
              Share di FacebookShare di TwitterShare di WA
              Anak Bukan Angka: Sampai Kapan Korban MBG Harus Berjatuhan?
              *  40.759 korban. 36 provinsi. Dan kasus terus berulang. Sampai kapan keselamatan anak dikorbankan atas nama
                  program prioritas?
              Program Makan Bergizi Gratis (MBG) seharusnya menjadi kebijakan untuk memenuhi hak anak atas pangan bergizi dan aman. Namun, rangkaian dugaan keracunan yang terus berulang justru menghadirkan pertanyaan yang semakin serius: apakah negara sungguh-sungguh menempatkan keselamatan anak sebagai prioritas utama?
              Jaringan Pemantau Pendidikan Indonesia (JPPI) mencatat 40.759 orang menjadi korban keracunan MBG sejak 2025 hingga awal Agustus 2026, tersebar di 36 provinsi. Khusus Januari hingga awal Agustus 2026, jumlah korban mencapai 12.656 orang. Jawa Tengah menyumbang sekitar 34 persen, Jawa Timur 18 persen, dan Jawa Barat 9 persen. Tiga provinsi tersebut saja mencakup 61 persen kasus nasional.
              Angka itu bukan sekadar statistik. 40.759 bukan 40.759 angka. Itu 40.759 manusia. Anak-anak yang mengalami sakit, muntah, sesak, harus dibawa ke fasilitas kesehatan, kehilangan waktu belajar, mengalami kecemasan, dan keluarga yang harus menanggung kepanikan serta biaya sosial dari sebuah program yang seharusnya menghadirkan manfaat. Persoalan tersebut belum berhenti!
              Keamanan Pangan MBG Belum Selesai
              Pada 13 Agustus 2026, ratusan siswa di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, kembali diduga mengalami keracunan setelah mengonsumsi MBG. Laporan awal menyebut sekitar 279 siswa dari sejumlah sekolah harus mendapatkan penanganan medis, dengan keluhan mulai dari gatal pada mulut hingga sesak. Makanan tersebut dilaporkan berasal dari SPPG yang melayani sekolah-sekolah tersebut.  Kasus Karo memperlihatkan satu hal yang sulit dibantah: masalah keamanan pangan MBG belum selesai. Karena itu, pertanyaan publik tidak boleh berhenti pada: SPPG mana yang disuspend?
              Pertanyaan yang jauh lebih penting adalah: siapa yang bertanggung jawab? Suspend bukanlah akhir dari pertanggungjawaban. Suspend hanya tindakan administratif. Jika pemeriksaan menemukan kelalaian, pelanggaran standar keamanan pangan, kegagalan pengawasan, atau perbuatan lain yang memenuhi unsur pelanggaran hukum, harus tersedia mekanisme pertanggungjawaban administratif, perdata, dan pidana sesuai tingkat kesalahan masing-masing.
              Pertanggungjawaban juga tidak boleh otomatis berhenti pada petugas dapur. Setiap rantai pengelolaan harus diperiksa: pengadaan bahan pangan, penyimpanan, pengolahan, pengemasan, distribusi, pengawasan mutu, pengawasan SPPG, sampai mekanisme respons ketika terjadi keracunan.
              Prinsipnya sederhana: siapa yang memiliki fungsi, harus memikul tanggung jawab; siapa yang mengendalikan risiko, harus memikul kewajiban pengamanan; dan siapa yang dirugikan, harus memperoleh pemulihan. Negara tidak boleh meminta masyarakat percaya hanya karena MBG merupakan program prioritas. Justru semakin besar sebuah program, semakin tinggi pula standar akuntabilitasnya.
              Tidak Layak Diteruskan
              Amnesty International Indonesia bahkan telah menyatakan MBG tidak layak diteruskan dalam bentuk sekarang dan mendesak penghentian sementara serta evaluasi menyeluruh menyusul berulangnya kasus keracunan. Hukum tidak boleh loyo ketika berhadapan dengan program pemerintah. Hukum tidak boleh bertekuk lutut di hadapan kepentingan politik. Dan hukum tidak boleh tajam hanya kepada pelaksana paling bawah.
              Jika benar terdapat pelanggaran, pemeriksaan harus dilakukan secara transparan, independen, dan dapat dipertanggungjawabkan. Korban harus memperoleh pelayanan kesehatan dan pemulihan. Orang tua berhak memperoleh informasi yang jelas. Masyarakat berhak mengetahui penyebab kejadian dan langkah koreksi yang dilakukan negara.
              Lebih jauh, diperlukan audit keamanan pangan nasional terhadap seluruh SPPG, bukan sekadar menunggu korban berjatuhan lalu melakukan suspend setelah kejadian. MBG boleh menjadi program besar. Namun, keselamatan anak harus menjadi batas yang tidak boleh dinegosiasikan. Sebab negara tidak sedang membagikan sekadar makanan. Negara sedang menyentuh tubuh, kesehatan, dan masa depan anak-anak Indonesia.
              Anak bukan angka. Korban bukan statistik. Keracunan berulang bukan lagi insiden yang boleh diperlakukan sebagai kejadian biasa. Pertanyaan publik hari ini sederhana, tetapi mendasar:
              Sampai kapan anak harus menjadi korban sebelum negara benar-benar bertindak? Saatnya MBG dievaluasi secara menyeluruh. Saatnya pertanggungjawaban hukum ditegakkan. Saatnya keselamatan anak ditempatkan di atas target, serapan anggaran, dan citra keberhasilan program.
              Farid Wajdi
              Founder Ethics of Care

              WartaTerkait

              Tembus Peringkat 25 Dunia, Prof Waston UMS Cetak Prestasi Gemilang di Bidang Kajian Islam

              Tim UMS Kembangkan Platform KLIKHMU dan Buku Saku Bantu Mahasiswa Indonesia di Turki

              Buka Peluang Kerja Nakes di Jerman, UMS Gandeng ITPC Hamburg

              Pabrik Obat Muhammadiyah di Kendal Resmi Dibangun, Dorong Kemandirian Farmasi dan Hilirisasi Riset

              Share98Tweet62Send
              Previous Post

              Dari Susu Terbuang hingga Gadung Kurang Dikenal, KKN MAs UMM Bawa Solusi di Kasembon

              Next Post

              Sidang Tahunan MPR 2026: 103 Anggota Dewan Tidak Hadir

              admin

              admin

              InfoLain

              BeritaMu

              Tembus Peringkat 25 Dunia, Prof Waston UMS Cetak Prestasi Gemilang di Bidang Kajian Islam

              08/10/2026
              BeritaMu

              Tim UMS Kembangkan Platform KLIKHMU dan Buku Saku Bantu Mahasiswa Indonesia di Turki

              08/10/2026
              BeritaMu

              Buka Peluang Kerja Nakes di Jerman, UMS Gandeng ITPC Hamburg

              08/10/2026
              Next Post

              Sidang Tahunan MPR 2026: 103 Anggota Dewan Tidak Hadir

              Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

              Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

              Stay Connected

                • Trending
                • Comments
                • Latest

                Kepemimpinan IMM: Dari Nilai Hingga Transformasi Gerakan

                03/10/2025

                Kaprodi MPI SPs UMJ Hadiri Muktamar Hidayatul Qur’an di Makkah

                05/09/2024

                MPI PWM Jateng Gelar Pesantren Digital Ramadan, Siapkan Jurnalis Muda Andal!

                18/03/2025

                BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem Enam Hari di Sumut akibat IOD Negatif

                26/11/2025

                Perkuat Internasionalisasi Muhammadiyah, PCIM Arab Saudi Kuatkan Kelembagaan

                0

                Cerita Perkembangan dan Corak Beragam Islam di Amerika

                0

                Ngaji on the Street Makin Asyik saat Belajar Qiroah

                0

                Kompak, Walikota Melton dan Orang tua Siswa Takjub dengan Muhammadiyah Australia College

                0

                Tembus Peringkat 25 Dunia, Prof Waston UMS Cetak Prestasi Gemilang di Bidang Kajian Islam

                08/10/2026

                Buka Peluang Kerja Nakes di Jerman, UMS Gandeng ITPC Hamburg

                08/10/2026

                Tim UMS Kembangkan Platform KLIKHMU dan Buku Saku Bantu Mahasiswa Indonesia di Turki

                08/10/2026

                Pendaftaran UMS Health Innovation Hackathon 2026 Resmi Dibuka, Peserta Ditantang Hadirkan Solusi Kesehatan

                08/10/2026
                Virtumu – Muhammadiyah All Channel

                Virtumu adalah kumpulan ragam informasi muhammadiyah dari berbagai kanal internet, dengan harapan akan menjadi wahana warta terpadu.

                Follow Us

                Kategori Info

                • BeritaMu (29,727)
                • Hukum Islam (1,633)
                • Kabar PTMA (4,294)
                • KesehatanMu (70)
                • Majelis Virtual (6)
                • Muktamar48 (7)
                • ortomMu (15)
                • sekolahMu (10)
                • Uncategorized (7,428)

                Info terbaru

                Tembus Peringkat 25 Dunia, Prof Waston UMS Cetak Prestasi Gemilang di Bidang Kajian Islam

                08/10/2026

                Buka Peluang Kerja Nakes di Jerman, UMS Gandeng ITPC Hamburg

                08/10/2026

                Tim UMS Kembangkan Platform KLIKHMU dan Buku Saku Bantu Mahasiswa Indonesia di Turki

                08/10/2026
                • Tentang
                • Sumber
                • Advertise
                • Privacy & Policy
                • Contact

                © 2025 VM - Virtual Muhammadiyah by Virtumu1912.

                No Result
                View All Result

                © 2025 VM - Virtual Muhammadiyah by Virtumu1912.

                Welcome Back!

                Sign In with Facebook
                Sign In with Google
                OR

                Login to your account below

                Forgotten Password?

                Retrieve your password

                Please enter your username or email address to reset your password.

                Log In