• Tentang
  • Sumber
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Sabtu, Agustus 29, 2026
  • Login
  • Home
  • BeritaMu

    Refleksi Milad ke-38, STIT Muhammadiyah Sibolga-Tapteng Gelar Raker Strategis di Berastagi

    FEB UMSU Teken Kerja Sama dengan 100 Pelaku UMKM, Rektor Siap Dampingi

    Khutbah JUmat: Empat Nilai Dasar Beragama

    Demonstrasi dan Tersumbatnya Aspirasi dalam Demokrasi Kita

    Mahasiswa STIT Muhammadiyah Sibolga-Tapanuli Tengah Bersama Tim KKN MAS Hadirkan Inovasi Eco Signage di Kota Batu

    Menakar Ilusi UU Perampasan Aset: Mengapa Regulasi Baru Hanya Menjadi Distraksi Teknokratik

    Menakar Ilusi UU Perampasan Aset: Mengapa Regulasi Baru Hanya Menjadi Distraksi Teknokratik

    Trending Tags

    • Kabar PTMA

      Refleksi Milad ke-38, STIT Muhammadiyah Sibolga-Tapteng Gelar Raker Strategis di Berastagi

      FEB UMSU Teken Kerja Sama dengan 100 Pelaku UMKM, Rektor Siap Dampingi

      Khutbah JUmat: Empat Nilai Dasar Beragama

      Demonstrasi dan Tersumbatnya Aspirasi dalam Demokrasi Kita

      Mahasiswa STIT Muhammadiyah Sibolga-Tapanuli Tengah Bersama Tim KKN MAS Hadirkan Inovasi Eco Signage di Kota Batu

      Menakar Ilusi UU Perampasan Aset: Mengapa Regulasi Baru Hanya Menjadi Distraksi Teknokratik

      Menakar Ilusi UU Perampasan Aset: Mengapa Regulasi Baru Hanya Menjadi Distraksi Teknokratik

      Trending Tags

      • Hukum Islam

        Lafal Salam Mengakhiri Shalat dan Salam Penutup Khutbah

        Adakah Azan Iqamah untuk Shalat Sendirian?

        Roh Anak Dikorbankan untuk Pesugihan

        SG Casino: El Playground Definitivo para Sesiones de Juego Cortas y de Alta‑Intensidad

        5Gringos Casino: High‑Intensity Slots & Live Play for Quick Wins

        Magius Casino: Quick‑Hit Slots en Snelle Winsten

      • SekolahMu
        SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

        SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

        Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

        Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

        Di SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen, Kemenko PMK Luncurkan Gerakan Tanam 10 Juta Pohon

        Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

        Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

        Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

        Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

        Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

        Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

        Trending Tags

        • Majelis Virtual
        No Result
        View All Result
        Virtumu - Muhammadiyah All Channel
        Advertisement
        • Home
        • BeritaMu

          Refleksi Milad ke-38, STIT Muhammadiyah Sibolga-Tapteng Gelar Raker Strategis di Berastagi

          FEB UMSU Teken Kerja Sama dengan 100 Pelaku UMKM, Rektor Siap Dampingi

          Khutbah JUmat: Empat Nilai Dasar Beragama

          Demonstrasi dan Tersumbatnya Aspirasi dalam Demokrasi Kita

          Mahasiswa STIT Muhammadiyah Sibolga-Tapanuli Tengah Bersama Tim KKN MAS Hadirkan Inovasi Eco Signage di Kota Batu

          Menakar Ilusi UU Perampasan Aset: Mengapa Regulasi Baru Hanya Menjadi Distraksi Teknokratik

          Menakar Ilusi UU Perampasan Aset: Mengapa Regulasi Baru Hanya Menjadi Distraksi Teknokratik

          Trending Tags

          • Kabar PTMA

            Refleksi Milad ke-38, STIT Muhammadiyah Sibolga-Tapteng Gelar Raker Strategis di Berastagi

            FEB UMSU Teken Kerja Sama dengan 100 Pelaku UMKM, Rektor Siap Dampingi

            Khutbah JUmat: Empat Nilai Dasar Beragama

            Demonstrasi dan Tersumbatnya Aspirasi dalam Demokrasi Kita

            Mahasiswa STIT Muhammadiyah Sibolga-Tapanuli Tengah Bersama Tim KKN MAS Hadirkan Inovasi Eco Signage di Kota Batu

            Menakar Ilusi UU Perampasan Aset: Mengapa Regulasi Baru Hanya Menjadi Distraksi Teknokratik

            Menakar Ilusi UU Perampasan Aset: Mengapa Regulasi Baru Hanya Menjadi Distraksi Teknokratik

            Trending Tags

            • Hukum Islam

              Lafal Salam Mengakhiri Shalat dan Salam Penutup Khutbah

              Adakah Azan Iqamah untuk Shalat Sendirian?

              Roh Anak Dikorbankan untuk Pesugihan

              SG Casino: El Playground Definitivo para Sesiones de Juego Cortas y de Alta‑Intensidad

              5Gringos Casino: High‑Intensity Slots & Live Play for Quick Wins

              Magius Casino: Quick‑Hit Slots en Snelle Winsten

            • SekolahMu
              SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

              SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

              Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

              Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

              Di SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen, Kemenko PMK Luncurkan Gerakan Tanam 10 Juta Pohon

              Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

              Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

              Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

              Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

              Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

              Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

              Trending Tags

              • Majelis Virtual
              No Result
              View All Result
              Virtumu - Muhammadiyah All Channel
              No Result
              View All Result
              Home BeritaMu

              Merawat Kedermawanan Muhammadiyah

              by
              18/12/2022
              in BeritaMu
              0
              Merawat Kedermawanan Muhammadiyah
              744
              VIEWS
              Share di FacebookShare di TwitterShare di WA

              muhammadiyah.or.id –

              Merawat Kedermawanan Muhammadiyah

              WartaTerkait

              Refleksi Milad ke-38, STIT Muhammadiyah Sibolga-Tapteng Gelar Raker Strategis di Berastagi

              FEB UMSU Teken Kerja Sama dengan 100 Pelaku UMKM, Rektor Siap Dampingi

              Khutbah JUmat: Empat Nilai Dasar Beragama

              Demonstrasi dan Tersumbatnya Aspirasi dalam Demokrasi Kita

              Oleh: Hazim Hamid, Ketua PCIM Hongaria

              Indonesia diakui sebagai negara paling dermawan sedunia. Prediket ini mengacu pada hasil survey yang dilakukan oleh Charities Aid Foundation tahun 2018 dan 2021.

              Nilai kebajikan tersebut setidaknya dapat dipotret dari karakter warga Muhammadiyah. Sebagai salah satu elemen bangsa, jama’ah persyarikatan sangat dikenal dengan kultur nyah nyoh nya yang kuat. Baik yang bersifat donasi dana, barang, maupun tenaga.

              Tetapi, kita diingatkan oleh filosof Herakleitos (540 SM –  480 SM). Bahwa  di dunia ini segala sesuatu berubah, tidak ada yang tinggal tetap, satu-satunya yang tetap adalah perubahan itu sendiri.

              Artinya, kalau ingin mempertahankan hal yang dinilai baik, harus ada upaya sistematis sesuai dengan konteks zamannya. Demikian halnya ketika hendak menjaga nilai baik warga Muhammadiyah. Untuk itu, tulisan ini bermaksud menawarkan gagasan dalam merawat spirit kebajikan tersebut.

              Teologi Filantropi

              Pertama, merawat kedermawanan bisa ditempuh dengan cara meneguhkan teologi filantropi. Suatu landasan keagamaan dalam membantu orang lain yang bersumber dari al-Quran maupun hadits.

              Dalam tradisi Islam, akar kedermawanan bisa dilacak dari adanya ajaran agama untuk menunaikan zakat, infaq, dan shadaqah.

              Selain itu, banyak juga pesan ayat suci maupun hadits yang menyerukan tentang penting memberikan kepedulian dengan sesama ummat manusia. Pesan suci tersebut oleh founding father Muhammadiyah diinterpretasikan secara transformatif yang dikaitkan dengan konteks sosial di sekitarnya.

              Misalnya, ketika KHA. Dahlan mengajarkan kepada santrinya tentang surat Al-Ma’un, beliau tidak hanya mengajak membaca, menghafal, atau menerjemahkan, tapi juga meminta agar santrinya dapat mengamalkan ajaran tersebut.

              Pendekatan yang demikian, diharapkan mampu melahirkan satu sikap yang seimbang antara keimanaan dan kemanusiaan. Antara kesalehan individu dan kesalehan sosial.

              Landasan teologis transformatif ini perlu didiseminasikan dari generasi ke generasi. Materi-materi pengajian tentang kepedulian sosial tidak boleh kalah gencarnya dengan kajian yang membahas produk tarjih tentang fiqih ibadah.

              Penguatan teologi filantropi diharapkan mampu menghasilkan satu karakter warga Muhammadiyah yang seimbang dalam memegang teguh keimanan dan jiwa sosialnya.

              Pelopor dan Inspirator Filantropi

              Kedua, Muhammadiyah perlu selalu menghadirkan figur-figur inspirator sekaligus pelopor filantropi. Mereka berperan sebagai influencers bagi jutaan ummat Muhammadiyah dalam gerakan sosial.

              Strategi menghadirkan influencers belakangan banyak diterapkan oleh berbagai pihak, terutama di sektor politik dan bisnis. Goal-nya adalah mempengaruhi publik agar menduplikasi cara berfikir dan perilaku para role models tersebut.

              Hanya saja, ada perbedaan substantial antara yang dilakukan oleh Muhammadiyah dengan lembaga-lembaga pragmatis tersebut. Kalau influencers di Muhammadiyah umumnya bersifat natural, sedangkan di lembaga lain lebih bersifat pencitraan.

              Pendahulu-pendahulu Muhammadiyah banyak berperan pelopor filantropi sekaligus sebagai inspirasi. Sosok KH.A Dahlan adalah salah satu model yang sangat menarik diteladani. Cerita kebajikannya tak pernah habis dikuliti.

              Dalam catatan H Soedjak (1882-1962) “Cerita Tentang Kyai Haji Ahmad Dahlan” digambarkan bagaimana upaya yang dilakukan mempelopori kedermawanan untuk kepentingan Muhammadiyah.

              Ketika kondisi ekonomi sekolah yang dirintisnya mengalami kesulitan pembiayaan dan harus menangguhkan pembayaran gaji ke para guru, Kyai Dahlan kemudian memutuskan untuk melelang semua aset yang dimilikinya.  Tersisa hanya satu surban, satu jas, dua baju dalam dan dua sarung lama.

              Menariknya, menurut kalkulasi awal, total barang yang dilelang diperkirakan senilai 500 gulden. Tetapi hasil penjualan yang diperolah mencapai lebih dari 4000 gulden atau setara dengan delapan kali lipat.

              Lebih dari itu, semua barang yang sudah dibeli akhirnya dikembalikan lagi kepada Kyai Dahlan. Sehingga barang yang dimiliki tidak berkurang sedikitpun tapi mampu meraih donasi yang cukup signifikan guna kelangsungan persyarikatan.

              Kisah lelang ini, menurut catatan Kyai Soedjak, sangat mempengaruhi semangat kedermawanan bagi keluarga Muhammdiyah khususnya dan kaum muslimin simpatisan pada umumnya kala itu.

              Peropor dan inspirator kedermawanan ini lazim terjadi di awal-awal rintisan Muhammadiyah di berbagai daerah. Merekalah yang menginspirasi warga Muhammadiyah dalam berlomba-lomba  menjemput pahala. Baik bersifat donasi dana, material, maupun tenaga.

              Mempertimbangkan peran pentingnya, figur-figur influencers filantropi yang  sebisa mungkin terus dihadirkan dan direproduksi. Agar spirit kedermawanan tetap lestari.

              Kepercayaan Publik

              Cara ketiga dalam merawat kedermawanan adalah dengan menjaga kepercayaan publik. Ini merupakah aset persyarikatan yang tak ternilai harganya. Hal ini bisa dilakukan setidaknya melalui pengelolaan yang amanah dan profesional.

              Sudah menjadi rahasia umum, daya tarik bagi warga maupun simpatisan Muhammadiyah menitipkan harta sosialnya melalui Muhammadiyah, baik berupa zakat, infaq, shadaqah, maupun waqaf, adalah karena diyakini bahwa pengelolanya tidak perlu diragukan tingkat kepercayaannya.

              Kepercayaan masyarakat karena ke-amanah-an ini harus terus dirawat. Kasus penyalahgunaan yang dilakukan oleh lembaga filantropi Aksi Cepat Tanggap (ACT) beberapa waktu silam bisa diambil pelajaran. Jangan sampai kasus serupa terjadi di tubuh Muhammadiyah.

              Selain itu, kepercayaan publik harus dijaga dengan pengelolaan filantropi yang profesional.  Tata kelola profesional merupakan identitas khas organisasi modern, Muhmmadiyah.

              Hasil studi disertasinya Amelia Fauzia (2008) menyebutkan, bahwa Muhammadiyah sudah menerapkan sistem pengelolaan filantropi modern sejak masa kolonial. Pengelolaan modern tersebut diindikasikan dengan adanya pengelolaan berbasis kelembagaan secara profesional.

              Konsekuensi dari lembaga filantropi modern, mekanisme  pengelolaan, baik penerimaan maupun penyalurannya adalah dikendalikan secara organisasi, bukan oleh individu.

              Model pendekatan modern yang dikembangkan Muhammadiyah kala itu, kontras dengan praktik pengelolaan filantropi tradisional yang hanya diserahkan pada tokoh lokal, misalnya modin atau kyai lokal.

              Dalam perkembangannya, sistem filantropi modern kini telah diadopsi oleh lembaga-lembaga lain. Baik lembaga yang berbasis agama maupun yang business-oriented.

              Meskipun demikian, profesionalisme filantropi cara Muhammadiyah tentu berbeda dengan pendekatan lembaga filantropi lain, terutama yang baru lahir dalam dekade belakangan. Masing-masing memiliki konteks sosial dan akar historis yang berbeda.

              Kalau filantropi yang berkembang pada institusi lain, seperti YSDF, Dompet dhuafa’ ACT, mereka berperan pada dua sisi, menghimpun dana dan mengembangkan program untuk menyalurkan dana ummat tersebut.

              Filantropi di Muhammadiyah dapat diperankan sebagai institusi penopang gerak program majelis dan lembaga terkait. Sistem kerjanya bersifat kolaboratif antar majelis dalam rangka mendukung tercapainya tujuan Muhammadiyah.

              Melalui mekanisme yang demikian, salah satu ukuran keberhasilannya bisa dilihat dari sejauh mana pengelolaan dana ummat dapat dikolaborasikan dengan majelis maupun lembaga lainnya untuk memberikan dampak bagi kesejahteraan sosial.

              Atau secara kelembataan, filantropi Muhammadiyah lebih strategis jika menfocuskan pada upaya berkontribusi dalam mempersempit kesenjangan antar amal usaha. Sehingga tidak perlu ada kesan amal usaha yang menjadi sumber “mata air” dan yang penuh “air mata”.

              Amanah dan profesionalisme sebagaimana diuraikan di atas menjadi karakter filantropi Muhammadiyah sejak awal yang mutlak dijunjung tinggi demi memperkuat kepercayaan publik, baik di kalangan internal Muhammadiyah maupun eksternal.

              Akhirnya, ada idiom popular yang patut direfleksikan: “menciptakan sesuatu itu sulit, tapi merawatnya jauh lebih sulit”. Semoga generasi Sang Surya senantiasa mendapatkan kemudahan dalam merawat perilaku prososial warga Muhammadiyah.

              –Read Moremuhammadiyah.or.id

              Share98Tweet62Send
              Previous Post

              Maroko vs Kroasia

              Next Post

              Ulama dan Mujtahid Muhammadiyah Dituntut Aktif dan Berani Lahirkan Ijtihad Baru

              InfoLain

              BeritaMu

              Refleksi Milad ke-38, STIT Muhammadiyah Sibolga-Tapteng Gelar Raker Strategis di Berastagi

              28/08/2026
              BeritaMu

              FEB UMSU Teken Kerja Sama dengan 100 Pelaku UMKM, Rektor Siap Dampingi

              28/08/2026
              BeritaMu

              Khutbah JUmat: Empat Nilai Dasar Beragama

              28/08/2026
              Next Post
              Ulama dan Mujtahid Muhammadiyah Dituntut Aktif dan Berani Lahirkan Ijtihad Baru

              Ulama dan Mujtahid Muhammadiyah Dituntut Aktif dan Berani Lahirkan Ijtihad Baru

              Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

              Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

              Stay Connected

                • Trending
                • Comments
                • Latest

                Kaprodi MPI SPs UMJ Hadiri Muktamar Hidayatul Qur’an di Makkah

                05/09/2024

                Kepemimpinan IMM: Dari Nilai Hingga Transformasi Gerakan

                03/10/2025

                MPI PWM Jateng Gelar Pesantren Digital Ramadan, Siapkan Jurnalis Muda Andal!

                18/03/2025

                BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem Enam Hari di Sumut akibat IOD Negatif

                26/11/2025

                Perkuat Internasionalisasi Muhammadiyah, PCIM Arab Saudi Kuatkan Kelembagaan

                0

                Cerita Perkembangan dan Corak Beragam Islam di Amerika

                0

                Ngaji on the Street Makin Asyik saat Belajar Qiroah

                0

                Kompak, Walikota Melton dan Orang tua Siswa Takjub dengan Muhammadiyah Australia College

                0

                Refleksi Milad ke-38, STIT Muhammadiyah Sibolga-Tapteng Gelar Raker Strategis di Berastagi

                28/08/2026

                FEB UMSU Teken Kerja Sama dengan 100 Pelaku UMKM, Rektor Siap Dampingi

                28/08/2026

                Khutbah JUmat: Empat Nilai Dasar Beragama

                28/08/2026

                Demonstrasi dan Tersumbatnya Aspirasi dalam Demokrasi Kita

                28/08/2026
                Virtumu – Muhammadiyah All Channel

                Virtumu adalah kumpulan ragam informasi muhammadiyah dari berbagai kanal internet, dengan harapan akan menjadi wahana warta terpadu.

                Follow Us

                Kategori Info

                • BeritaMu (29,250)
                • Hukum Islam (1,633)
                • Kabar PTMA (4,139)
                • KesehatanMu (70)
                • Majelis Virtual (6)
                • Muktamar48 (7)
                • ortomMu (15)
                • sekolahMu (10)
                • Uncategorized (7,428)

                Info terbaru

                Refleksi Milad ke-38, STIT Muhammadiyah Sibolga-Tapteng Gelar Raker Strategis di Berastagi

                28/08/2026

                FEB UMSU Teken Kerja Sama dengan 100 Pelaku UMKM, Rektor Siap Dampingi

                28/08/2026

                Khutbah JUmat: Empat Nilai Dasar Beragama

                28/08/2026
                • Tentang
                • Sumber
                • Advertise
                • Privacy & Policy
                • Contact

                © 2025 VM - Virtual Muhammadiyah by Virtumu1912.

                No Result
                View All Result

                © 2025 VM - Virtual Muhammadiyah by Virtumu1912.

                Welcome Back!

                Sign In with Facebook
                Sign In with Google
                OR

                Login to your account below

                Forgotten Password?

                Retrieve your password

                Please enter your username or email address to reset your password.

                Log In