• Tentang
  • Sumber
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Selasa, Juni 30, 2026
  • Login
  • Home
  • BeritaMu

    Puji Sektor Pendidikan Muhammadiyah Magelang, Bupati Grengseng Pamuji: Ini Kunci Entaskan Kemiskinan

    J&T Super Seller: Mahasiswa FEB UMS Sabet Modal Rp20 Juta dan Tembus Top 10 Nasional

    Hadir di Uhamka, Menteri Kebudayaan Fadli Zon Tegaskan Peran Bahasa Indonesia sebagai Fondasi Bangsa

    Edukasi Diabetes Melitus: Mahasiswa FIK UMS Hidupkan Lagi Senam Lansia di Sukoharjo

    Roleplay PDA Jepara Sorot Bahaya Perdagangan Manusia di Jambore ‘Aisyiyah se-Jateng

    Demi Pemerataan Kesehatan, Muhammadiyah Perbanyak Fakultas Kedokteran di Luar Jawa

    Trending Tags

    • Kabar PTMA

      Puji Sektor Pendidikan Muhammadiyah Magelang, Bupati Grengseng Pamuji: Ini Kunci Entaskan Kemiskinan

      J&T Super Seller: Mahasiswa FEB UMS Sabet Modal Rp20 Juta dan Tembus Top 10 Nasional

      Hadir di Uhamka, Menteri Kebudayaan Fadli Zon Tegaskan Peran Bahasa Indonesia sebagai Fondasi Bangsa

      Edukasi Diabetes Melitus: Mahasiswa FIK UMS Hidupkan Lagi Senam Lansia di Sukoharjo

      Roleplay PDA Jepara Sorot Bahaya Perdagangan Manusia di Jambore ‘Aisyiyah se-Jateng

      Demi Pemerataan Kesehatan, Muhammadiyah Perbanyak Fakultas Kedokteran di Luar Jawa

      Trending Tags

      • Hukum Islam

        Пин Ап Казино Официальный сайт | Pin Up Casino играть онлайн – Вход, Зеркало (2026)

        Vodka онлайн казино – официальный сайт

        1xbet app en France : guide complet d’installation, bonus de bienvenue et sécurité

        Олимп Казино ᐉ Официальный сайт в Казахстане – Olimp Casino

        Los casinos online más populares de Chile

        Pinco Online Kazino (Пинко) 2026 – Qaydalar və Şərtlər üzrə Bələdçi

      • SekolahMu
        SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

        SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

        Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

        Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

        Di SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen, Kemenko PMK Luncurkan Gerakan Tanam 10 Juta Pohon

        Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

        Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

        Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

        Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

        Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

        Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

        Trending Tags

        • Majelis Virtual
        No Result
        View All Result
        Virtumu - Muhammadiyah All Channel
        Advertisement
        • Home
        • BeritaMu

          Puji Sektor Pendidikan Muhammadiyah Magelang, Bupati Grengseng Pamuji: Ini Kunci Entaskan Kemiskinan

          J&T Super Seller: Mahasiswa FEB UMS Sabet Modal Rp20 Juta dan Tembus Top 10 Nasional

          Hadir di Uhamka, Menteri Kebudayaan Fadli Zon Tegaskan Peran Bahasa Indonesia sebagai Fondasi Bangsa

          Edukasi Diabetes Melitus: Mahasiswa FIK UMS Hidupkan Lagi Senam Lansia di Sukoharjo

          Roleplay PDA Jepara Sorot Bahaya Perdagangan Manusia di Jambore ‘Aisyiyah se-Jateng

          Demi Pemerataan Kesehatan, Muhammadiyah Perbanyak Fakultas Kedokteran di Luar Jawa

          Trending Tags

          • Kabar PTMA

            Puji Sektor Pendidikan Muhammadiyah Magelang, Bupati Grengseng Pamuji: Ini Kunci Entaskan Kemiskinan

            J&T Super Seller: Mahasiswa FEB UMS Sabet Modal Rp20 Juta dan Tembus Top 10 Nasional

            Hadir di Uhamka, Menteri Kebudayaan Fadli Zon Tegaskan Peran Bahasa Indonesia sebagai Fondasi Bangsa

            Edukasi Diabetes Melitus: Mahasiswa FIK UMS Hidupkan Lagi Senam Lansia di Sukoharjo

            Roleplay PDA Jepara Sorot Bahaya Perdagangan Manusia di Jambore ‘Aisyiyah se-Jateng

            Demi Pemerataan Kesehatan, Muhammadiyah Perbanyak Fakultas Kedokteran di Luar Jawa

            Trending Tags

            • Hukum Islam

              Пин Ап Казино Официальный сайт | Pin Up Casino играть онлайн – Вход, Зеркало (2026)

              Vodka онлайн казино – официальный сайт

              1xbet app en France : guide complet d’installation, bonus de bienvenue et sécurité

              Олимп Казино ᐉ Официальный сайт в Казахстане – Olimp Casino

              Los casinos online más populares de Chile

              Pinco Online Kazino (Пинко) 2026 – Qaydalar və Şərtlər üzrə Bələdçi

            • SekolahMu
              SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

              SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

              Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

              Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

              Di SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen, Kemenko PMK Luncurkan Gerakan Tanam 10 Juta Pohon

              Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

              Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

              Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

              Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

              Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

              Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

              Trending Tags

              • Majelis Virtual
              No Result
              View All Result
              Virtumu - Muhammadiyah All Channel
              No Result
              View All Result
              Home BeritaMu

              Ilusi-Ilusi di Balik Pembukaan Hubungan Diplomatik dengan Israel

              by
              21/10/2022
              in BeritaMu
              0
              Ilusi-Ilusi di Balik Pembukaan Hubungan Diplomatik dengan Israel
              744
              VIEWS
              Share di FacebookShare di TwitterShare di WA

              muhammadiyah.or.id –

              Ilusi-Ilusi di Balik Pembukaan Hubungan Diplomatik Dengan Israel

              WartaTerkait

              Puji Sektor Pendidikan Muhammadiyah Magelang, Bupati Grengseng Pamuji: Ini Kunci Entaskan Kemiskinan

              J&T Super Seller: Mahasiswa FEB UMS Sabet Modal Rp20 Juta dan Tembus Top 10 Nasional

              Hadir di Uhamka, Menteri Kebudayaan Fadli Zon Tegaskan Peran Bahasa Indonesia sebagai Fondasi Bangsa

              Edukasi Diabetes Melitus: Mahasiswa FIK UMS Hidupkan Lagi Senam Lansia di Sukoharjo

              Oleh Hajriyanto Y. Thohari

              Bukan rahasia lagi Israel sangat berkepentingan membuka hubungan diplomatik dengan Indonesia. Pembukaan hubungan diplomatik dengan Indonesia akan memiliki makna simbolik yang sangat besar bagi Israel yang nyatanya sampai hari inj eksistensinya sebagai negara masih belum diakui banyak negara Islam. Baru delapan negara Muslim yang membuka hubungan diplomatik dengan Israel, yaitu  Turki (1949), Mesir (1979), Yordania (1994), Emirat (2020), Bahrein (2020), Sudan (2020), Maroko (2020), dan Kosovo (2020). Iran pernah membuka hubungan diplomatik (1947-1979), tapi tutup lagi setelah Revolusi Islam (1979), bahkan sangat memburuk.

              Pembukaan hubungan diplomatik dengan Indonesia diyakini akan memiliki makna yang lebih besar baik secara simbolik maupun kategoris bagi eksistensi Israel, mengingat Indonesia merupakan negeri Muslim terbesar di dunia dan terjauh dari Israel. Tak heran jika Israel sangat bersemangat untuk mewujudkannya segera. Semangat Israel yang menggebu tersebut karena memang Israel meyakini ada potensi dan peluang politik yang cukup besar untuk dibukanya hubungan diplomatik antar kedua negara tersebut.

              Pertama, Israel tahu betul bahwa, meski secara konstitusional Indonesia menyatakan anti-penjajahan, tetapi ada pihak-pihak yang bukan hanya menutup mata atas fakta penjajahan Israel tersebut, melainkan malah sepertinya bisa diyakinkan bahwa Israel berada di pihak yang benar dan sebaliknya Palestina, apalagi Hamas, sebagai yang salah, bahkan teroris.

              Kedua, Israel juga tahu betul bahwa memang benar Indonesia itu mayoritas Muslim, tetapi bangsa Indonesia sangatlah majemuk dan heterogin secara suku, etnis, agama dan aliran atau sekte. Benar, Indonesia adalah bangsa muslim terbesar di dunia di mana mayoritas penduduknya (87% dari 270 juta jiwa) beragama Islam. Tetapi Israel melalui karya-karya para Indonesianis Amerika dan Barat lainnya tahu betul corak dan texture Islam Indonesia itu seperti apa: ada kebhinekaan antar agama, ada pula kemajemukan internal agama. Jujur saja, yang Muslim itu ada yang santri, ada yang abangan; dan yang santri, ada yang modernis, ada yang tradisionalis; ada yang ortodoks, ada yang heterodoks.

              Memang kaum Muslim ortodoks di Indonesia cukup besar, tetapi penguasa Indonesia, sebagaimana yang ditemukan oleh para Indonesianis dan orientaslis Barat, bukanlah bagian dari mereka. Penguasa Indonesia bukanlah orang-orang Muslim ortodoks yang sangat anti-Israel karena faktor Al-Quds dengan Masjid Aqsa-nya yang dijarah Israel. Karena itu maka, sebagaimana juga telah berjalan selama ini, pertemuan dan pembicaraan antar kedua pejabat negara meski bersifat informal dan rahasia selama ini bisa berlangsung. Hubungan diplomatik belum ada, tetapi hubungan kerjasama di bidang bisnis, pendidikan, pariwisata, dan lain-lainnya de facto sudah berjalan. Artinya Israel tahu: ada potensi dan peluang bagi Israel untuk “masuk”.

              Ketiga, negara-negara Arab, bahkan beberapa di antaranya negara Arab yang pernah berperang dengan Israel saja telah berdamai dan membuka hubungan diplomatik dengan Israel, mengapa Indonesia yang tidak pernah berperang tidak bisa berhubungan? Mengapa Indonesia yang sangat jauh dari episentrum konflik tidak kunjung membuka hubungan diplomatik? Mengapa Indonesia bisa menjadi lebih Arab daripada Arab sendiri? Demikianlah pertanyaan mereka ajukan: tajam laksana silet yang siap menyobek persatuan dan kesatuan bangsa.

              Argumen kelompok pro-Israel

              Kebetulan juga dari dulu sampai sekarang ada orang Indonesia yang pro-Israel, dan sangat menginginkan negara kita Indonesia membuka hubungan diplomatik dengan Israel. Mereka tak perduli bahwa Israel adalah negara yang oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) secara resmi disebut dalam banyak resolusinya sebagai negara yang menjajah (occupy) Palestina dan karena itu disebut sebagai penjajah (occupier). Dus, apa yang dilakukan oleh Israel di wilayah Palestina sekarang ini merupakan sebuah occupation yang artinya pengambil-alihan, pendudukan, atau penjajahan.

              Tentu, dan itu pasti, tanpa sedikitpun keraguan, harus dikatakan bahwa sikap pro-Israel tersebut, pertama, melawan secara diametral Pembukaan UUD 1945 alinea pertama yang menyatakan: “Bahwa sesungguhnya kemerdekaan itu ialah hak segala bangsa dan oleh sebab itu maka penjajahan di atas dunia harus dihapuskan, karena tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan perikeadilan”; dan kedua, menyalahi sikap dan posisi kepemimpinan nasional Indonesia yang memiliki tradisi sangat anti kolonialisme dan imperialism. Presiden Soekarno adalah orang pertama yang memulai tradisi mendukung kemerdekaan Palestina.

              Jumlah orang Indonesia yang pro-Israel secara numerikal tidaklah banyak, tetapi juga tidak sedikit sekali. Pasalnya, ada yang menyampaikan pendapat dan keinginannya secara terus terang, tanpa tedeng aling-aling, tetapi lebih banyak lagi yang sembunyi-sembunyi dan anonim. Belum lagi ada yang diam-diam beroperasi secara canggih dan rahasia. Termasuk yang tersebut terakhir ini adalah beberapa orang taipan, bahkan tokoh agama, dan juga penentu kebijakan dalam pemerintahan negara.

              Mereka yang tersebut terakhir ini adalah pejabat-pejabat pemerintahan negara yang mengirimkan beberapa orang Indonesia untuk mengikuti pelatihan di bidang pertanian, intelligent, militer, dan lain-lainnya, ke Israel. Oh ya, hampir lupa, di antara orang-orang yang mempunyai skenario untuk membuka hubungan diplomatik dengan Israel tersebut ada yang pernah menjadi penguasa tertinggi di negeri ini.

              Argumen yang dijadikan sebagai dalih bagi desakan pembukaan hubungan diplomatik itu ada beberapa macam, tetapi semuanya artifisial (baca: tidak alami alias menyalahi jaman) dan superfisial (dangkal). Misalnya, dikatakan bahwa, dengan membuka hubungan resmi dengan Israel maka Indonesia akan mendapatkan benefit ekonomi yang sangat besar. Mereka berasumsi bahwa Israel adalah negara yang sangat kaya secara ekonomi dan maju secara iptek. Memang Israel negara yang cukup kaya, tapi masih di bawah negara-negara Arab Teluk. Maka jika hanya sekadar meraih benefit ekonomi mengapa tidak konsentrasi saja bekerja sama dengan negara-negara Arab Teluk secara lebih intensif dan ekstensif?

              Memang agak aneh juga kalau beberapa negara Arab Teluk yang sekarang mulai menormalisasi hubungannya dengan Israel karena ada kepentingan ekonomi dan bisnis. Para ahli ekonomi pun sulit untuk melacak dan mendeteksi apa sebenarnya benefit ekonomi yang akan mereka dapat dari Israel. Pasalnya negara-negara Arab Teluk itu sebetulnya jauh lebih kaya dari Israel. Bukankah sebaliknya: Israel yang akan memperoleh banyak benefit ekonomi dan bisnis dari negara-negara Arab Teluk itu? Tetapi politik memang suka mempunyai logika sendiri yang tidak selalu linier!

              Berhubungan dengan Israel juga akan membawa manfaat iptek. Israel disinyalir maju dalam iptek. Padahal sejatinya kemajuan Israel masih jauh di bawah negara-negara Eropa dan Asia Timur seperti Jepang, Korea Selatan, dan Tiongkok. Jika akan mengejar kemajuan iptek maka Indonesia jauh lebih baik belajar ke Eropa dan Asia Timur daripada ke Israel. Apalagi sekadar belajar pertanian (agriculture) seperti yang sekarang dilakukan oleh entah siapa dengan mengirimkan puluhan pelajar Indonesia ke Israel. Belum lagi secara agronomi dan meteorologi geofisika keadaan bumi Israel sangatlah berbeda dengan Indonesia. Walhasil, kegiatan pengiriman mahasiswa Indonesia ke Israel tersebut hanyalah kegiatan waton suloyo saja. Tidak lebih dan tidak kurang dari itu.

              Mburu uceng, kelangan deleg

              Alasan lainnya yang sedikit agak berbobot adalah bahwa dengan membuka hubungan diplomatik dengan Israel maka terbuka peluang bagi Indonesia untuk berperan lebih besar dalam proses perdamaian Israel-Palestina. Benar, bahwa untuk berperan sebagai juru damai antara Israel dan Palestina, Indonesia perlu memiliki hubungan diplomatik yang baik dengan keduanya.  Tetapi langkah ini sungguh akan menimbulkan pertanyaan-pertanyaan etis dan metodologis.

              Pertanyaan etisnya adalah bagaimana Indonesia akan menampakkan wajahnya jika negara yang konstitusinya sangat anti-penjajahan tersebut akan berhubungan diplomatik dengan negara penjajah? Pembukaan hubungan diplomatik artinya akan membuka dan memulai kerjasama kedua negara dalam semua bidang: ekonomi, bisnis, pendidikan, kebudayaan, bahkan pertahanan dan keamanan. Masak negara yang mengklaim anti-penjajahan bermesra-mesraan dengan negara penjajah? Pembukaan hubungan diplomatis menimbulkan pertanyaan etis.

              Pertanyaan metodologisnya adalah bahwa alasan serupa juga digunakan beberapa negara Muslim yang telah lebih dahulu membuka hubungan diplomatik dengan Israel tersebut di atas: dalam rangkai mencari alternatif baru untuk menyelesaikan konflik Palestina dan Israel. Pertanyaannya adalah, setelah beberapa negara Arab dan Muslim tersebut membuka hubungan diplomatik, apakah ada tanda-tanda negara-negara tersebut benar-benar berperan dalam negosiasi perundingan, apalagi yang mengarah ke keberhasilan? Kemajuan perdamaian ternyata sangat minimal, untuk tidak mengatakan nol besar!

              Lantas apakah yang akan dihasilkan oleh Indonesia dengan membuka hubungan diplomatik dengan Israel? Mungkin akan ada sedikit benefit ekonomi dan bisnis di sana. Secara politik Amerika Serikat (aliansi utama dan pelindung Israel) pasti juga akan sangat bergembira jika Indonesia membuka hubungan diplomatik dengan Israel. Tetapi saya rasa kerugian dan kerusakan (madharat)-nya jauh akan lebih besar dari manfaatnya.

              Pembukaan hubungan diplomatik Indonesia-Israel akan berpotensi menimbulkan fitnah yang sangat destruktif bagi keutuhan dan kerukunan bangsa ini. Dan itu adalah awal yang buruk.  Kerusakan yang berupa disintegrasi bangsa Indonesia akan sangatlah sulit dipulihkan kembali. Sungguh kerusakan akibat fitnah ini sangat tidak sepadan dengan benefit yang hendak diraih. Ibarat ungkapan Jawa yang akan terjadi adalah: “Mburu uceng, kelangan deleg’! Maka sebaiknya dihindari. Janganlah mencari penyakit!

              Tulisan ini pernah dimuat di majalah Suara Muhammadiyah edsi nomor 13 tahun 2021

              –Read Moremuhammadiyah.or.id

              Share98Tweet62Send
              Previous Post

              Sambut Hari Santri Nasional dengan Kajian hingga Baksos Peduli Bencana

              Next Post

              Cegah Makanan “Sate Jamu”,  Panitia Penerima Siapkan Muktamar Solo Great Sale

              InfoLain

              BeritaMu

              Puji Sektor Pendidikan Muhammadiyah Magelang, Bupati Grengseng Pamuji: Ini Kunci Entaskan Kemiskinan

              30/06/2026
              BeritaMu

              J&T Super Seller: Mahasiswa FEB UMS Sabet Modal Rp20 Juta dan Tembus Top 10 Nasional

              30/06/2026
              BeritaMu

              Hadir di Uhamka, Menteri Kebudayaan Fadli Zon Tegaskan Peran Bahasa Indonesia sebagai Fondasi Bangsa

              30/06/2026
              Next Post
              Cegah Makanan “Sate Jamu”,  Panitia Penerima Siapkan Muktamar Solo Great Sale

              Cegah Makanan “Sate Jamu”,  Panitia Penerima Siapkan Muktamar Solo Great Sale

              Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

              Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

              Stay Connected

                • Trending
                • Comments
                • Latest

                Kaprodi MPI SPs UMJ Hadiri Muktamar Hidayatul Qur’an di Makkah

                05/09/2024

                Kepemimpinan IMM: Dari Nilai Hingga Transformasi Gerakan

                03/10/2025

                MPI PWM Jateng Gelar Pesantren Digital Ramadan, Siapkan Jurnalis Muda Andal!

                18/03/2025

                Gebrakan Baru! Nasyiatul Aisyiyah Luncurkan 10 Program Unggulan di Tanwir II

                05/09/2025

                Perkuat Internasionalisasi Muhammadiyah, PCIM Arab Saudi Kuatkan Kelembagaan

                0

                Cerita Perkembangan dan Corak Beragam Islam di Amerika

                0

                Ngaji on the Street Makin Asyik saat Belajar Qiroah

                0

                Kompak, Walikota Melton dan Orang tua Siswa Takjub dengan Muhammadiyah Australia College

                0
                Post Title

                Post Title​Peny Eriska

                30/06/2026

                Fakultas Pertanian UMSU Yudisium 137 Lulusan Siap Hadapi Pertanian Modern​Peny Eriska

                30/06/2026

                Konjen RRT di Medan Kunjungan Silaturahim ke UMSU​Peny Eriska

                30/06/2026

                UMSU Jalin Kerja sama Internasional dengan UniSZA Malaysia​Peny Eriska

                30/06/2026
                Virtumu – Muhammadiyah All Channel

                Virtumu adalah kumpulan ragam informasi muhammadiyah dari berbagai kanal internet, dengan harapan akan menjadi wahana warta terpadu.

                Follow Us

                Kategori Info

                • BeritaMu (28,590)
                • Hukum Islam (1,447)
                • Kabar PTMA (3,874)
                • KesehatanMu (70)
                • Majelis Virtual (6)
                • Muktamar48 (7)
                • ortomMu (15)
                • sekolahMu (10)
                • Uncategorized (7,428)

                Info terbaru

                Post Title

                Post Title​Peny Eriska

                30/06/2026

                Fakultas Pertanian UMSU Yudisium 137 Lulusan Siap Hadapi Pertanian Modern​Peny Eriska

                30/06/2026

                Konjen RRT di Medan Kunjungan Silaturahim ke UMSU​Peny Eriska

                30/06/2026
                • Tentang
                • Sumber
                • Advertise
                • Privacy & Policy
                • Contact

                © 2025 VM - Virtual Muhammadiyah by Virtumu1912.

                No Result
                View All Result

                © 2025 VM - Virtual Muhammadiyah by Virtumu1912.

                Welcome Back!

                Sign In with Facebook
                Sign In with Google
                OR

                Login to your account below

                Forgotten Password?

                Retrieve your password

                Please enter your username or email address to reset your password.

                Log In