Prodi Ilkom FISIP UMJ gelar Workshop Pemetaan dan Penetapan Mata Kuliah Unggulan Prodi Ilmu Komunikasi di Novetel Tanggerang. Workshop ini adalah sebagai bagian dari kegiatan Hibah PKKM on going tahun kedua. Melibatkan Direktur Operasional Nusantara TV, Untung Pranoto, Founder/Senior Advisory Consultant Kinanti Budi Rizanto Binol, dan Co-Founder RWE Digital Agency David Rianto, workshop diikuti oleh seluruh dosen Prodi Ilmu Komunikasi secara luring, Selasa (13/09).
Pada kesempatan tersebut hadir pula Wakil Rektor I Dr. Muhammad Hadi, S.Kp.,M.Kep., Dekan FISIP UMJ Dr. Evi Satispi, M.Si., Ketua Prodi Ilmu Komunikasi Dr. Oktaviana Purnamasari, M.Si., serta jajaran dosen Ilmu Komunikasi FISIP UMJ.
Saat membuka acara, Muhammadi Hadi menyampaikan secara langsung bahwa Ilmu Komunikasi adalah sebuah inovasi baru di era sekarang. “Sebagai akademisi maka kita harus punya talenta, baik internal maupun eksternal. Dalam dunia pekerjaan yang diutuhkan banyak aspek vokasi dan professional. Di dalam pendidikan banyak dibutuhkan seorang akademisi,” ungkap Hadi.
Kegiatan kemudian diisi oleh ketiga narasumber yang memaparkan terkait dengan Broadcasting, Advertising, dan Public Relation. Pemaparan materi workshop dari ketiga narasumber memberikan insight tentang kebutuhan industri baik itu penyiaran, periklanan, dan public relations atau kehumasan.
“Dibutuhkan di dunia penyiaran adalah kreatifitas, mampu meningkatkan pengetahuan tentang mengenai jurnalisme”, jelas Untung Pranoto saat menyampaikan materi workshop tentang broadcasting.
Sementara itu, David Rianto, yang menyampaikan terkait dengan advertising memberikan rekomendasi penting kepada dosen Prodi Ilmu Komunikasi. Menurutnya, advertising dapat digunakan sebagai sarana pengembangan diri (mahasiswa).
David Rianto juga merekomendasikan dua mata kuliah yang menjadi unggulan di konsentrasi PR karena akan menjadi kekuatan prodi untuk mencetak lulusan yang memiliki kemampuan strategis menganalisa atau kemampuan riset PR. “Strategy & Tactic Public Relations, dan IMC akan menjadi unggulan di Prodi karena keduanya sangat dibutuhkan di industri,” kata David.
Sebelum dititup, Workshop memfasilitasi dosen berkolaborasi dengan mahasiswa untuk membuat video pembelajaran bagi mata kuliah unggulan. “Saya siap menyiapkan tim jika Prodi Ilmu Komunikasi FISIP UMJ membutuhkan peningkatan kemampuan mahasiswa dan dosen dalam menggali mata kuliah unggulan di konsentrasi Public Relations,” ucap Rizanto Binol. (ID/KSU)
Artikel Prodi Ilkom Gelar Workshop Pemetaan dan Penetapan Mata kuliah Unggulan untuk Inovasi Pembelajaran PKKM Tahap II pertama kali tampil pada Universitas Muhammadiyah Jakarta.






