• Tentang
  • Sumber
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Minggu, Juni 21, 2026
  • Login
  • Home
  • BeritaMu

    Cara Seru Anak Menghafal Al Quran, Murid SD di Solo Ini Pilih Bermain ‘Estafet Ayat’ Ketimbang Gawai

    Singkirkan 79 Ribu Pesaing, Mahasiswa UMS Ini Tembus Google Student Ambassador 2026!

    Profesi Guru Tak Tergantikan Teknologi, Rektor UMS Ungkap Rahasia Menghadapi Tantangan Zaman

    Gedor Inovasi Pembelajaran, Ini Strategi Baru Pendidikan Muhammadiyah Karanganyar Menuju Sekolah Unggulan

    Bukan Cuma Nilai Angka, Ini Bekal Hidup Anak yang Jauh Lebih Penting tapi Tidak Ada di Rapor

    Kader Muhammadiyah Madina Ikuti Tadarus Pemikiran Ahmad Syafii Maarif, Soroti Krisis Kesadaran dan Etika Kemanusiaan

    Trending Tags

    • Kabar PTMA

      Cara Seru Anak Menghafal Al Quran, Murid SD di Solo Ini Pilih Bermain ‘Estafet Ayat’ Ketimbang Gawai

      Singkirkan 79 Ribu Pesaing, Mahasiswa UMS Ini Tembus Google Student Ambassador 2026!

      Profesi Guru Tak Tergantikan Teknologi, Rektor UMS Ungkap Rahasia Menghadapi Tantangan Zaman

      Gedor Inovasi Pembelajaran, Ini Strategi Baru Pendidikan Muhammadiyah Karanganyar Menuju Sekolah Unggulan

      Bukan Cuma Nilai Angka, Ini Bekal Hidup Anak yang Jauh Lebih Penting tapi Tidak Ada di Rapor

      Kader Muhammadiyah Madina Ikuti Tadarus Pemikiran Ahmad Syafii Maarif, Soroti Krisis Kesadaran dan Etika Kemanusiaan

      Trending Tags

      • Hukum Islam

        Richard Online Casino Review Overview for Australian Players

        Elite Spin Online : tout ce qu’il faut savoir

        Richard Casino login review – Australian guide to access, bonuses & payments

        Stay Casino Login: Australian Account Verification Guide & Tips

        Stay Online Casino steps and methods for Australian players

        Richard Casino No Deposit Free Spins: Payment Methods Guide for Australian Players

      • SekolahMu
        SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

        SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

        Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

        Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

        Di SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen, Kemenko PMK Luncurkan Gerakan Tanam 10 Juta Pohon

        Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

        Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

        Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

        Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

        Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

        Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

        Trending Tags

        • Majelis Virtual
        No Result
        View All Result
        Virtumu - Muhammadiyah All Channel
        Advertisement
        • Home
        • BeritaMu

          Cara Seru Anak Menghafal Al Quran, Murid SD di Solo Ini Pilih Bermain ‘Estafet Ayat’ Ketimbang Gawai

          Singkirkan 79 Ribu Pesaing, Mahasiswa UMS Ini Tembus Google Student Ambassador 2026!

          Profesi Guru Tak Tergantikan Teknologi, Rektor UMS Ungkap Rahasia Menghadapi Tantangan Zaman

          Gedor Inovasi Pembelajaran, Ini Strategi Baru Pendidikan Muhammadiyah Karanganyar Menuju Sekolah Unggulan

          Bukan Cuma Nilai Angka, Ini Bekal Hidup Anak yang Jauh Lebih Penting tapi Tidak Ada di Rapor

          Kader Muhammadiyah Madina Ikuti Tadarus Pemikiran Ahmad Syafii Maarif, Soroti Krisis Kesadaran dan Etika Kemanusiaan

          Trending Tags

          • Kabar PTMA

            Cara Seru Anak Menghafal Al Quran, Murid SD di Solo Ini Pilih Bermain ‘Estafet Ayat’ Ketimbang Gawai

            Singkirkan 79 Ribu Pesaing, Mahasiswa UMS Ini Tembus Google Student Ambassador 2026!

            Profesi Guru Tak Tergantikan Teknologi, Rektor UMS Ungkap Rahasia Menghadapi Tantangan Zaman

            Gedor Inovasi Pembelajaran, Ini Strategi Baru Pendidikan Muhammadiyah Karanganyar Menuju Sekolah Unggulan

            Bukan Cuma Nilai Angka, Ini Bekal Hidup Anak yang Jauh Lebih Penting tapi Tidak Ada di Rapor

            Kader Muhammadiyah Madina Ikuti Tadarus Pemikiran Ahmad Syafii Maarif, Soroti Krisis Kesadaran dan Etika Kemanusiaan

            Trending Tags

            • Hukum Islam

              Richard Online Casino Review Overview for Australian Players

              Elite Spin Online : tout ce qu’il faut savoir

              Richard Casino login review – Australian guide to access, bonuses & payments

              Stay Casino Login: Australian Account Verification Guide & Tips

              Stay Online Casino steps and methods for Australian players

              Richard Casino No Deposit Free Spins: Payment Methods Guide for Australian Players

            • SekolahMu
              SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

              SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

              Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

              Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

              Di SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen, Kemenko PMK Luncurkan Gerakan Tanam 10 Juta Pohon

              Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

              Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

              Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

              Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

              Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

              Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

              Trending Tags

              • Majelis Virtual
              No Result
              View All Result
              Virtumu - Muhammadiyah All Channel
              No Result
              View All Result
              Home BeritaMu

              Moderasi Berbangsa sebagai Sebuah Lantun Dengung dalam Kehidupan Kebangsaan

              by
              29/08/2022
              in BeritaMu
              0
              Moderasi Berbangsa sebagai Sebuah Lantun Dengung dalam Kehidupan Kebangsaan
              744
              VIEWS
              Share di FacebookShare di TwitterShare di WA

              muhammadiyah.or.id –

              MUHAMMADIYAH,OR.ID, YOGYAKARTA – Haedar Nashir menyampaikan kita memerlukan moderasi bukan hanya dalam agama tetapi juga dalam berbangsa bahkan dalam ranah kemanusiaan semesta. Menurutnya moderasi adalah pandangan dan proses untuk kita atau apapun untuk berada dalam titik tengah. Di mana kehadiran titik tengah itu menjadi sangat penting dan menentukan dan jelas posisinya ketika kita perbandingkan dengan posisi lain yang orang sebut sebagai ekstrim atau ghuluw yang kadang juga atau sering bahkan kata ekstrim atau ghuluw itu bahkan digeneralisasi menjadi radikal.

              WartaTerkait

              Cara Seru Anak Menghafal Al Quran, Murid SD di Solo Ini Pilih Bermain ‘Estafet Ayat’ Ketimbang Gawai

              Singkirkan 79 Ribu Pesaing, Mahasiswa UMS Ini Tembus Google Student Ambassador 2026!

              Profesi Guru Tak Tergantikan Teknologi, Rektor UMS Ungkap Rahasia Menghadapi Tantangan Zaman

              Gedor Inovasi Pembelajaran, Ini Strategi Baru Pendidikan Muhammadiyah Karanganyar Menuju Sekolah Unggulan

              “Kata moderat bahasa indonesianya tengahan. Bahasa arabnya tawasuth atau wasthiyah. Intinya sama berada dalam titik median. Kalau yang belajar statistik tau artinya median tetapi posisi tengah dalam moderasi itu tidak seperti posisi median yang absolut di tengah. Dia bisa bergerak ke kanan dan ke kiri tetapi tetap dalam bingkat wasathiyah dalam bingkai tengahan dan oposisi ekstrim, dari oposisi ghuluw, dari oposisi biner yang bertentangan dengan itu,” terang Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah ini dalam Kuliah Umum di Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda, Senin (29/8).

              Moderasi berbangsa sebagai sebuah lantun dengung dalam kehidupan kebangsaan Indonesia itu, kata Haedar, merupakan kesejatian dari karakter Indonesia bangsa Indonesia dan dasar Negara Republik Indonesia pancasila yang wataknya tengahan, yang wataknya wasathiyah, yang wasathan moderat.

              “Bangsa Indonesia itu hadir sebagai sebuah proses sejarah yang tak hanya baik dalam kehidupan beragama maupun berbangsa di tanah air itu melarung sampai proses menjadi Indonesia yang berakhir dari akumulasi pertemuannya titik tertentu seluruh elemen, dari agama misalkan atau awal-awal ada kepercayaan setempat, datang Hindu dan Budha lalu Indonesia menjadi mayoritas Hindu. Setelah datang Islam, luar biasa dari Hindu berubah menjadi mayoritas Islam tanpa perang, tapi dengan cara damai,” kisahnya.

              “Sejak Islam masuk beberapa masehi, sampai kawasan yang paling timur di Papua lewat pernah, di Medan juga, dan semua proses Islamisasi berjalan secara wasathiyah, secara tawasuth, secara tengahan, tanpa konflik yang serius dan dilakukan oleh semua tokoh, kelompok, golongan, dan figur. Jawa ada para wali Arab Saudi ada, di luar Jawa ada para tokoh agama, ada Teuku di Aceh, dst, yang semuanya berkiprah memberi andil pada Islamisasi yang tengahan, tawasuth, dan moderat,” sambungnya.

              Maka, Haedar menegaskan bahwa tidak mungkin Islam diambil imam dari agama mayoritas jika dia datang dengan ekstrim, dengan radikal. “Saya lebih banyak menggunakan ketika kata radikal itu dengan maksud ekstrim, radikal ekstrim, karena radikal itu ada 2 makna, satu bermakna radix kembali ke akar yang semua hal beragama berbangsa biasanya kembali kepada radix. Kalau kepada pancasila kita kembali kepada radix pancasila, kalau kita kembali kepada rukun iman dalam beragama secara teknik itu kita kembali kepada rukun iman atau akidah,” jelasnya.

              Baik di dalam politik dan kemudian di dalam hal juga beragama, dan keagamaan bukan hanya Islam. Dikisahkan Haedar bahwa di Eropa Barat saja terjadi peperangan antara Kristen dan Katolik yang cukup panjang, yang kemudian juga memicu lahirnya perang dunia kedua yang dimulai dari Jerman. Menurutnya itu sesungguhnya juga gerakan-gerakan keagamaan yang radikal antar 2 golongan agama yang sah.

              “Satu kotak kecil yang bersejarah di Jerman disana ada bangunan yang sangat klasik, di situ ada lambang dari pengakhiran perang antara Kristen dan Katolik, simbol perdamaian. Kesimpulan yang saya sampaikan bahwa radikal kemudian menjadi menjadi gerakan politik dan keagamaan yang ekstrim itu hadir di Eropa baik dalam konteks berbangsa bernegara maupun dalam konteks agama,” tuturnya.

              The post Moderasi Berbangsa sebagai Sebuah Lantun Dengung dalam Kehidupan Kebangsaan appeared first on Muhammadiyah.

              –Read More muhammadiyah.or.id

              Share98Tweet62Send
              Previous Post

              Perkuat Integrasi Bangsa, Kelompok Islam Minoritas Seperti LDII dan yang lainnya Perlu Mendapat Pengakuan dan Akses Distribusi Dari Negara

              Next Post

              Mahasiswa Muhammadiyah Teliti Limbah Udang Jadi Pengganti Hand Sanitizer Alkohol

              InfoLain

              BeritaMu

              Cara Seru Anak Menghafal Al Quran, Murid SD di Solo Ini Pilih Bermain ‘Estafet Ayat’ Ketimbang Gawai

              21/06/2026
              BeritaMu

              Singkirkan 79 Ribu Pesaing, Mahasiswa UMS Ini Tembus Google Student Ambassador 2026!

              21/06/2026
              BeritaMu

              Profesi Guru Tak Tergantikan Teknologi, Rektor UMS Ungkap Rahasia Menghadapi Tantangan Zaman

              21/06/2026
              Next Post
              PC IMM Surabaya 2022-2023 Dilantik, Gaungkan Kolaborasi dalam Kebaikan

              PC IMM Surabaya 2022-2023 Dilantik, Gaungkan Kolaborasi dalam Kebaikan

              Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

              Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

              Stay Connected

                • Trending
                • Comments
                • Latest

                Kaprodi MPI SPs UMJ Hadiri Muktamar Hidayatul Qur’an di Makkah

                05/09/2024

                Kepemimpinan IMM: Dari Nilai Hingga Transformasi Gerakan

                03/10/2025

                MPI PWM Jateng Gelar Pesantren Digital Ramadan, Siapkan Jurnalis Muda Andal!

                18/03/2025

                Gebrakan Baru! Nasyiatul Aisyiyah Luncurkan 10 Program Unggulan di Tanwir II

                05/09/2025

                Perkuat Internasionalisasi Muhammadiyah, PCIM Arab Saudi Kuatkan Kelembagaan

                0

                Cerita Perkembangan dan Corak Beragam Islam di Amerika

                0

                Ngaji on the Street Makin Asyik saat Belajar Qiroah

                0

                Kompak, Walikota Melton dan Orang tua Siswa Takjub dengan Muhammadiyah Australia College

                0

                Unismuh Makassar Tuan Rumah Kosabangsa 2025, Perkuat Kolaborasi Perguruan Tinggi untuk Pengabdian Masyarakat

                21/06/2026

                Ribuan Warga Rasakan Manfaat, PTMA Salurkan Ratusan Hewan Kurban hingga Pelosok Indonesia

                21/06/2026

                MTCC UNIMMA Dorong Kolaborasi untuk Masa Depan Petani Tembakau Berkelanjutan dan Sejahtera

                21/06/2026

                UMY Masuk QS WUR 2027, Sebagai Kampus Islam Terbaik Indonesia di Peringkat Global

                21/06/2026
                Virtumu – Muhammadiyah All Channel

                Virtumu adalah kumpulan ragam informasi muhammadiyah dari berbagai kanal internet, dengan harapan akan menjadi wahana warta terpadu.

                Follow Us

                Kategori Info

                • BeritaMu (28,491)
                • Hukum Islam (1,436)
                • Kabar PTMA (3,836)
                • KesehatanMu (70)
                • Majelis Virtual (6)
                • Muktamar48 (7)
                • ortomMu (15)
                • sekolahMu (10)
                • Uncategorized (7,428)

                Info terbaru

                Unismuh Makassar Tuan Rumah Kosabangsa 2025, Perkuat Kolaborasi Perguruan Tinggi untuk Pengabdian Masyarakat

                21/06/2026

                Ribuan Warga Rasakan Manfaat, PTMA Salurkan Ratusan Hewan Kurban hingga Pelosok Indonesia

                21/06/2026

                MTCC UNIMMA Dorong Kolaborasi untuk Masa Depan Petani Tembakau Berkelanjutan dan Sejahtera

                21/06/2026
                • Tentang
                • Sumber
                • Advertise
                • Privacy & Policy
                • Contact

                © 2025 VM - Virtual Muhammadiyah by Virtumu1912.

                No Result
                View All Result

                © 2025 VM - Virtual Muhammadiyah by Virtumu1912.

                Welcome Back!

                Sign In with Facebook
                Sign In with Google
                OR

                Login to your account below

                Forgotten Password?

                Retrieve your password

                Please enter your username or email address to reset your password.

                Log In